kemerdekaan
433 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kesultanan Yogyakarta
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Daerah Istimewa Yogyakarta

Daerah Istimewa Yogyakarta adalah salah satu dari 34 provinsi di Indonesia, Yogyakarta menyandang status sebagai daerah istimewa berkenaan dengan sejarah berdirinya provinsi ini pada masa lampau. Menurut Babad Gianti, Yogyakarta atau Ngayogyakarta (bahasa Jawa) adalah nama yang diberikan Paku Buwono II (raja Mataram tahun 1719-1727) sebagai pengganti nama pesanggrahan Gartitawati. Yogyakarta berarti Yogya yang kerta,  Yogya yang makmur , sedangkan  Ngayogyakarta Hadiningrat  berarti  Yogya yang makmur dan yang paling utama.  Sumber lain mengatakan, nama Yogyakarta diambil dari nama (ibu) kota  Sanskrit Ayodhya  dalam epos Ramayana. Dalam penggunaannya sehari-hari, Yogyakarta lazim diucapkan Jogja(karta) atau Ngayogyakarta (bahasa Jawa).  Sebelum Indonesia merdeka, Yogyakarta sudah mempunyai tradisi pemerintahan karena Yogyakarta adalah Kasultanan, termasuk di dalamnya terdapat juga Kadipaten Pakualaman. Daerah yang memp...

avatar
OSKM_19818090_Mardhiya Ghina Salima
Gambar Entri
Taman Makam Kehormatan Belanda (Ereveld) Leuwigajah
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Tahukan kamu bahwa di Cimahi terdapat suatu tempat yang menyimpan sejuta sejarah didalamnya? ya, tempat itu adalah Taman Makam Kehormatan Belanda (Ereveld) Leuwigajah yang berlokasi di leuwigajah, Cimahi Selatan, Jawa Barat. Setelah melalui panjangnya perjuangan meraih kemerdekaan, sisa-sisa perjuangan itu dapat dibuktikan dengan adanya taman makam ini, karena hal ini adalah salah satu bukti nyata dimana bangsa Indonesia dengan titik darah dan keringatnya sendiri untuk meraih kemerdekaanya yang hakiki. Di Indonesia terdapat 7 taman makam kehormatan Belanda (Ereveld) yang diantaranya adalah Ereveld Menteng Pulo dan Ereveld Ancol di Jakarta, Ereveld Kalibanteng dan Candi di Semarang, Ereveld Kembang Kuning di Surabaya dan Ereveld Leuwigajah di Cimahi ini. Ketika memasuki area pemakaman, akan terlihat nisan yang disusun rapi dengan dilatar belakangi perbukitan hijau sejauh mata memandang. Meskipun luasnya hanya 3hektare, tapi ereveld ini menyimpan sekitar kurang lebih 5200 jasad ta...

avatar
OSKM18_16418194_Nurul Fauziyyah
Gambar Entri
Komplek Baros Indah
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Komplek Baros Indah adalah sebuah komplek yang terletak tidak jauh dari Kota Cimahi, Jawa Barat, Indonesia. Komplek ini memiliki kurang lebih 50 rumah, satu masjid, dua pos keamanan, dan satu gapura. Selain itu komplek baros indah berdekatan dengan perumahan pilar mas. Sekolah yang paling dekat dengan komplek ini adalah SMP 1 Cimahi dan SMK 1 Cimahi. Kondisi komplek ini cukup sejuk dan strategis sehingga banyak orang yang memilih komplek ini sebagai tempat tinggal tetap mereka. Ketika orang tua saya menikah, mereka bingung untuk memilih tempat tinggal, berbagai perumahan mereka kunjungi tetapi tidak ada yang cocok. Akhirnya mereka menemukan komplek baros indah, karena mama saya jatuh cinta dengan kondisi komplek ini, akhirnya mereka menetapkan komplek ini sebagai tempat tinggal mereka sampai saya lahir. Kondisi sosial masyarakat di sini cukup baik, terlihat setiap hari penduduk muslim melaksanakan shalat wajib berjamaah di masjid. Terdapat banyak pohon di komplek ini, salah satunya...

avatar
OSKM18_16718397_Farakhan Pranata
Gambar Entri
Alat Musik Gajeuma khas Suku Mentawai
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Barat

        Indonesia kaya akan kebudayaannya, salah satunya adalah alat musik yang beraneka ragam. Setiap daerah pasti memiliki ciri khas tesendiri. Alat-alat musik memiliki banyak makna dan arti yang diturunkan oleh leluhur setempat dan masih dipercayai hingga saat ini. Alat dan bahan yang digunakan untuk membuat alat musik pun bermacam-macam jenisnya ada yang berbahan dasar kayu, bambu, besi, kulit dsb. Salah satu alat musik yang berbahan dasar kulit dan kayu adalah gajeuma, alat musik khas Suku Mentawai.         Gajeuma merupakan alat musik yang terbuat dari kayu dan kulit bate (kulit biawak). Bentuk dari gajeuma mirip seperti kentongan, dengan kayu berbentuk silinder sebagai awak dari alat musik ini dan bagian atas ditutup oleh kulit bate (kulit biawak) yang berfungsi sebagai sumber suara. Alat musik gajeuma dimainkan secara dipukul oleh jemari tangan dan daun tangan. Permainan gajeuma ini dapat lebih menarik...

avatar
Oskm_16018330_nita Juang
Gambar Entri
Sejarah Pemerintah Kota Semarang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

SEJARAH PEMERINTAH KOTA SEMARANG   Kota Semarang adalah ibukota Provinsi Jawa Tengah. Kota Semarang terhitung sebagai kota besar dengan jumlah penduduk hampir mencapai 1,6 juta jiwa dengan luas wilayah 373,67 km 2 terbagi menjadi 16 kecamatan dan 177 kelurahan. Dari masa ke masa berbagai fasilitas sarana dan prasarana dibangun terus menerus. Kota ini memiliki pelabuhan besar yang telah dibangun oleh kolonial Belanda sejak tahun 1900 yaitu Pelabuhan Tanjung Mas, terminal udara yang megah Bandara Ahmad Yani, dan beberapa terminal angkutan darat di wilayah Mangkang, Genuk, dan Banyumanik. Untuk memudahkan penjelasan sejarah tentang berdirinya Kota Semarang, kita dapat bagi sejarah ini menjadi tiga bagian berdasar pada pola kepemerintahan, yaitu: kepemerintahan kerajaan, kepemerintahan asing (era kolonial), dan kepemerintahan Indonesia. Kepemerintahan Kerajaan Pada abad ke 6 Masehi, Semarang merupakan daerah milik kerajaan Mataram Kuno. Di masa ini, per...

avatar
OSKM18_16718213_Nanda Nanda Yulanda
Gambar Entri
Sejarah Monumen Batu Tugu Sawangan Simbol Perjuangan Terhadap Belanda
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Kecamatan Sawangan menjadi salah satu titik perlawanan masyarakat pribumi Sawangan melawan terhadap tentara Nica maupun Belanda. Hal itu terbukti dengan berdirinya prasasti Tugu Batu Sawangan sebagai simbol perjuangan masyarakat Kecamatan Sawangan yang memiliki rasa nasionalisme tinggi. Salah seorang tokoh masyarakat Sawangan, Jamhurrobi mengatakan, prasasti Batu Tugu Sawangan yang berdiri tepat dipersimpangan jalan, yang menghubungkan Jalan Raya Muchtar dengan akses jalan lingkungan menuju wilayah Kelurahan Pasir Putih dan Bedahan, merupakan bukti perlawanan masyarakat Sawangan terhadap penjajah. Batu Tugu Sawangan dibuat pada 29 Desember 1979 saat Kota Depok tergabung dalam pemerintahan Bogor. Dahulunya wilayah Kecamatan Sawangan berada dibawah VOC Belanda. Kekuasaan VOC Belanda mencakup wilayah Sawangan, Limo, Cinere, Pengasinan, dan Duren Seribu. VOC Belanda menjadikan Sawangan sebagai perkebunan-perkebunan karet disewakan VOC Belanda kepada pengusaha Belgia atau biasa d...

avatar
OSKM_(16318183)_(Mutiara) Adiyasari
Gambar Entri
Bendi
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Bendi menjadi alat transportasi sejak awal pembentukan kota Bukittinggi. Sejak dulu, bendi memang menjadi alat transportasi di Bukittinggi, mengantar penumpang sampai ke tempat tujuan. Tempat duduk penumpang dan kusir (pengendara bendi) terbuat dari kayu, sempit, cukup muat untuk 6 orang dewasa. Satu orang penumpang bisa duduk di sebelah kusir, dan sisanya di kursi belakang. Roda bendi dari kayu yang dilapisi karet. Untuk menaiki bendi ada satu tatakan kaki dari besi. Penumpang bisa menginjak besi pipih itu sebagai pijakan untuk naik ke dalam bendi. Bendi terdapat di depan jam gadang, dan di depan pasar banto, pasar bawah. Bendi tidak akan berkeliling kota mencari penumpang. Bendi hanya berdiri menunggu penumpang dan mengantar penumpang ke tempat tujuannya atau membawa penumpang keliling kota. Setelah mengantar penumpang ke tempat tujuan, bendi akan kembali ke tempatnya, di depan jam gadang atau di depan pasar banto. Bendi biasanya digunakan untuk transportasi dari pasar ke...

avatar
OSKM18_19718175_Brillian
Gambar Entri
Wisma Ranggam
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Kepulauan Bangka Belitung

Pesanggrahan Menumbing yang berada di ketinggian Gunung Menumbing, Muntok, Kabupaten Bangka Barat adalah satu dari beberapa tempat pengasingan Presiden Pertama Indonesia, Soekarno. Selain di tempat itu, Bung Karno juga pernah tinggal di Wisama Ranggam, yang juga menjadi ikon perjuangan kemerdakaan RI di Muntok. Wisma Ranggam juga yang menjadi lokasi pengasingan Menteri Luar Negeri Agus Salim, Wakil Perdana Menteri M Roem, Menteri Pengajaran Ali Sastroamidjojo, dan beberapa tokoh lainnya, pada kurun waktu tahun 1948 sampai 1949.   Wisma Ranggam atau sebelumnya dikenal dengan nama Pesanggrahan Muntok berlokasi di tengah permukiman penduduk ibukota Kabupaten Bangka Barat. Bekas-bekas keramaian kota tepi laut, masih terlihat di sekitar Wisma Ranggam, berupa beberapa bangunan kuno berdinding tinggi dengan arsitektur bergaya Eropa.   Wisma Ranggam awalnya dibangun tahun 1827 oleh Banka Tin Winning (perusahaan tambang timah Belanda). Setelah Indonesia meraih kemer...

avatar
OSKM18_16718103_Angga Dwi Cahya
Gambar Entri
Kesenian Irama Minang (KIM)
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Barat

Kim atau banyak yang menyebutnya "Kesenian Irama Minang" merupakan permainan tradisional yang mengandung lagu dan pantun. Kim merupakan permainan tradisional minang yang dimana kita mencoba keberuntungan kita untuk mendapatkan hadiah tanpa membayar. Kim ini biasanya diadakan setelah acara " baralek" (resepsi pernikahan) atau saat hari besar seperti hari kemerdekaan, idul fitri, dan lain-lain. Kim ini mirip seperti permainan bingo, tetapi perbedaannya yang sangat mencolok. Dalam permainan ini, si penyanyi lah yang akan menentukan angka berapa yang keluar. Penyanyi akan mencabut angka di dalam sebeuah tabung yang berisi angka-angka dari 1 sampai 90. Saat si penyanyi mendapat angka 47, maka dia akan menyairkan lagu mereka dengan lirik yang mengandung angka 47 dengan khas irama Minang. Sedangkan para warga mengelilingi panggung untuk menyimak angka berapa yang akan keluar. Peraturan dalam permainan ini dapat berubah. Biasanya apabila kita berhasil mencoret satu baris terlebih dahul...

avatar
Oskm_18_kautsar