4.518 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Goyang Madura /Tongkat Madura
Ritual Ritual
Jawa Timur

Goyang Madura dan Tongkat Madura - Madura Pulau kecil yang terletak di Timur Laut Jawa ini menyimpan tradisi Goyang Madura dan Tongkat Madura . Tradisi ini merupakan semacam cara untuk mengentalkan kehebatan seksual para wanita Madura. Mengepalkan vagina yang telah kundur dan kembali membuatnya harum. Ritual ini biasanya digunakan pada pengantin perempuan yang baru menikah. Daerah kewanitaan di tubuh perempuan Madura dipercaya dapat kembali rapat dan wangi dengan cara menyelipkan tongkat sepanjang 12 sentimeter ini ke vagina selama tiga menit. Tongkat Madura ini bisa diperoleh dari yayuk yayuk jamu gendongan atau sepeda yang berkeliling dipemukiman Penduduk menengah kebawah. Komarudin, salah seorang pembuat jamu tradisional di Desa Braji, Kecamatan Gapura, Sumenep, menjelaskan untuk memilih bahan, pun ada petunjuk yang harus dipatuhi karena menentukan khasiat. Misalnya, akar kelor harus dipilih pohon yang menghadap tenggara. Pohon kelor ini banyak ditemui di setiap ruma...

avatar
Oskm18_16318125_immanoel
Gambar Entri
Batik Segar Arum Madiun
Motif Kain Motif Kain
Jawa Timur

Batik merupakan kain yang memiliki motif gambar yang dibuat menggunakan malam atau biasa kita kenal sebagai lilin. Batik juga memiliki warna yang khas sesuai dengan daerah pembuat batik tertentu. Batik tentunya telah dikenal oleh masyarakat dunia sebagai kebudayaan milik Indonesia. Kota Madiun tentunya juga ingin melestarikan budaya batik Indonesia hingga muncul suatu gagasan untuk memperkenalkan batik khas Kota Madiun dengan nama, Batik Segar Arum. Batik Segar Arum diciptakan oleh Ibu Sri Murniati. Asal mula nama "Segar Arum" tentunya terinspirasi dari Kota Madiun sendiri. Nama "Seger" terinspirasi dari jeruk nambangan yang dulunya menjadi hasil bumi kebanggaan Kota Madiun yang pada zaman sekarang mengalami kesulitan dalam pelestariannya dikarenakan minat masyarakat yang turun untuk membudidayakan jeruk nambangan. Maka dari itu, "Segar" diambil agar rasa jeruk nambangan yang segar dan manis dapat lebih dikenal. Lalu nama "Arum" diambil dikarenakan Kota Madiun dulunya merupakan...

avatar
OSKM18_16618127_Irfan Rizqullah
Gambar Entri
Mencak Sumping
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

Salah satu dari banyaknya kesenian dari kota berjuluk "The Sunrise Of Java". Mencak Sumping ini merupakan kesenian dari Banyuwangi dimana singkatnya ada anggota dari perguruan pencak silat saling beradu satu sama lain dengan memeragakan gerakan silat. Selain memeragakan gerakan silat masing- masing, bagian paling menarik dari mencak sumping adalah ketika 2 orang dari perguruan yang berbeda saling beradu dengan bergulung-gulung ditanah. Bagi peserta yang kalah akan disuapi sumping dimana yang kalah akan disuapi/ditutup mulutnya oleh peserta yang menang dimana sumping tersebut dibawakan teman-teman seperguruannya ataupun dari lemparan penikmat kesenian Mencak Sumping ini. Pertunjukan Mencak Sumping ini diadakan di Dusun Mondoluko dan diikuti hampir dari seluruh padepokan pencak silat di Kabupaten Banyuwangi. Mencak Sumping ini diadakan berpapasan dengan Hari Raya Idul Adha dengan tujuan membersihkan dusun tersebut dari segala bahaya dan sebagai rasa syukur mereka terhadap Gusti Al...

avatar
OSKM18_16718051_Mochamad Rizal Prasetyo ITB_2018
Gambar Entri
Sri Gendem
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Timur

            Sri Gendem adalah salah satu permainan yang cukup terkenal di kalangan anak-anak daerah Jawa. Permainan ini membutuhkan banyak anak yang turut serta di dalamnya. Berikut adalah tata cara permainan Sri Gendem : Terdapat 2 peran yaitu peran “si pencari” dan “ buron”. Pemerannya harus ditentukan dengan Hompimpah. Si pencari adalah satu orang yang dengan mata tertutup kain atau sapu tangan yang bertugas mencari para buron. Para buron adalah anak - anak yang berputar mengelilingi si pencari yang berada di tengah. Permainan ini diawali dengan si pencari yang diputar badannya beberapa kali kemudian mencari para si buron yang mengelilinya sambil menyanyikan lagu tradisional Padhang Bulan. Permainan ini berakhir ketika si pencari selesai menangkap dan menebak semua si buron. Kemudian permainan dimulai dari awal dengan Hompimpah Permainan ini biasa dimainkan ketika menjelang malam hari (set...

avatar
OSKM18_16318199_rama
Gambar Entri
Ritual Manganan
Ritual Ritual
Jawa Timur

"Kotaku kota kecil, namun cukup untuk ditinggali berdua" Sebuah kalimat yang selalu saya ucapkan untuk menggambarkan kota kelahiran, Bojonegoro. Bojonegoro adalah sebuah kota kecil di Provinsi Jawa Timur yang memiliki beraneka ragam kebudayaan, salah satunya adalah ritual manganan. Manganan  adalah sebuah ritual yang dilakukan oleh masyarakat Bojonegoro ketika akan menanam padi. Biasanya ritual ini dilaksanakan di setiap desa di Bojonegoro dalam empat bulan sekali. Ritual manganan cukup unik. Setiap warga atau kepala keluarga membawa tumpeng beserta bumbu-bumbu dari tumpeng tersebut. Selain itu juga terdapat ayam jago yang dipanggang dan para warga membawa pembungkus makan berupa daun pisang dan daun jati. Selanjutnya warga berkumpul dengan membawa perlengkapan-perlengkapan ritual ke tempat ritual, yaitu di sawah. Setelah itu ketua dusun selaku ketua adat membacakan doa-doa dengan maksud dan tujuan agar Tuhan Yang Maha Esa memberikan hasil panen yang melimpah. Dan menu...

avatar
OSKM18_16018355_Akhmad Aji Permadi
Gambar Entri
Petilasan Sri Aji Jayabaya
Ritual Ritual
Jawa Timur

Petilasan Sri Aji Jayabaya             Petilasan Sri Aji Jayabaya adalah salah satu cagar budaya dan juga objek wisata sejarah yang terletak di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Petilasan tersebut merupakan tempat Sri Aji Jayabaya melakukan tapa moksa dan akhirnya dapat mencapai moksa. Moksa dalam artian mudahnya adalah meninggal dunia tanpa meninggalkan jasad alias menghilang tanpa jejak. Di dalam Petilasan Sri Aji Jayabaya terdapat area dimana tempat Sri Aji Jayabaya melakukan tapa dan mencapai moksa.               Selain tempat moksa, di dalam Petilasan Sri Aji Jayabaya juga terdapat Sendang Tirta Kamandanu. Sendang tersebut merupakan sumur kuno suci yang dipercayai sebagai tempat pensucian diri Sri Aji Jayabaya sebelum melakukan tapa moksa. Sendang tersebut hanya berjarak sekitar 400m sebelah barat dari area moksa.Banyak par...

avatar
OSKM18_16418127_Muchamad Sulton Fahrudin
Gambar Entri
Sari Kedelai "SHINTA" Minuman Khas Kecamatan Pare, Kediri
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

SARI KEDELAI "SHINTA" Jika mengunjungi Kecamatan Pare, Kediri, tak lengkap rasanya jika tidak mencicipi minuman olahan khas kecamatan ini. Sari Kedelai "SHINTA" merupakan minuman khas Pare yang berasal dari olahan kacang kedelai. Perusahaan sari kedelai ini telah berdiri sejak tahun 1990. Sari Kedelai "SHINTA" telah menjadi minuman yang digemari berbagai kalangan dari anak muda maupun orang tua. Toko pusat sari kedelai ini terletak di Jalan Lawu No. 42 Pare, Kediri.  Kacang kedelai mengandung nutrisi yang diperlukan oleh tubuh, seperti karbohidrat, protein, vitamin, air, gula, zat besi, fosfor, dan berbagai kandungan lainnya yang tentunya sangat bergizi bagi tubuh kita. Oleh karena itu, selain untuk minuman penghilang dahaga karena rasanya yang enak, ringan, dan segar, Sari Kedelai "SHINTA" juga dapat dikonsumsi menjadi minuman kesehatan. Keunggulan dari sari kedelai ini selain kemurniannya adalah pemilihan bahan baku yang berkualitas tinggi sehingga dapat menghasilka...

avatar
OSKM18_16018117_NATALIA DEVITA PURNAMA
Gambar Entri
Apaan ya
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Lalql

avatar
Cesyafa
Gambar Entri
Maen Keong Suroboyoan
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Timur

Semasa ayahku duduk di bangku Sekolah Dasar pada era 80an, di masa teknologi hp, internet, bahkan TV belum merajalela. Ada sebuah permainan yang sering dimainkan di sore hari atau jika sedang libur sekolah suka dimainkan oleh anak-anak saat pagi hari. Permainan ini terkenal dengan maen keong, sesederhana namanya permaainan ini hanya membutuhkan keong. Prinsip permainan ini adalah mengadu kecepatan keong untuk keluar dari kubangan air, permainan ini dimainkan minimal oleh 2 orang dan maksimal 5-6 orang tergantung besar arena. Setiap orang membawa 1 keong andalannya untuk bertanding. Arena permainannya pun harus dibuat terlebih dahulu dengan menggali tanah berbentuk setengah bola kurang lebih berdiameter 30-40cm dan kedalaman ±20cm. Tekan dinding-dinding arena agar tanah galian lebih rapat. Isi galian tanah tadi dengan air jangan sampai penuh, sisakan ruang ±5cm dari permukaan tanah. Cara memainkan permainan ini adalah setiap anak harus menyiapkan 1 keong and...

avatar
OSKM_16918249_LOUIS FIGO_OCTAVIANO_PRATAMA