Museum yang jarang sekali terdengar ditelinga masyarakat ini berisi barang dan foto peninggalan dari M.H.Thamrin. Gedung yang berlokasi di jalan Kenari II nomor 15, Menteng, Jakarta Pusat. Museum ini buka pada hari Selasa sampai hari Minggu pada pukul 9 pagi hingga 4 sore dan untuk masuk gedung cukup merogoh saku Rp.5000 untuk dewasa, Rp. 3000 untuk mahasiswa dan pelajar Rp.2000. Gedung ini memiliki fasilitas sperti aula yang luas yang dapat menampung 250orang dan halam depan yang luas dengan adanya patung M.H. Thamrin.Dan di gedung ini menyimpan peninggalan dari pahlawan kita M.H.Thamrin seperti kiprah perjuangannya, koleksi beliau,buku naskah, pidato dan koleksi lainnya.Dan Untuk lebih mengenal sejarah Museum ini, jadi gedung ini diresmikan tanggal 11 Januari 1986. Sebelumnya, bangunan di resmikan sebagai cagar alam pada tahun 1972. Museum ini memiliki nama M.H. Thamrin karena dulunya bangunan ini dimiliki oleh Mohammad Husni Thamrin. Namun pembangunan,bangunan ini dulu diba...
Gedung Siola Surabaya berdiri memanjang di Jalan Tunjungan dan Jalan Genteng Kali, membentuk bangunan menyudut di pertemuan kedua jalan. Gedung ini sedang dalam tahap akhir renovasi ketika saya berada di sana untuk menjadi pusat perbelanjaan baru bernama Tunjungan City, kabarnya setelah tiga tahun terlantar bak gedung hantu. Namun upaya menghidupkan kembali Gedung Siola sebagai pusat bisnis tampaknya menghadapi kendala, sehingga sejak 2015 Gedung Siola telah dialihfungsikan menjadi Kantor Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya, kantor Badan Koordinasi Pelayanan dan penanaman Modal (BKPPM), serta Museum Surabaya . Gedung Siola Surabaya merupakan bangunan tua warisan dari jaman kolonial Belanda yang dibangun pertama kali pada 1877 dan ditempati toko Whiteaway Laidlaw & Co milik pengusaha Inggris, Robert Laidlaw (1856-1935), yang menjual tekstil dan pakaian, dan kemudian sempat berkembang menjadi toserba terbesar di wilayah Hindia Bela...
Monumen Tugu Bambu Runcing terletak di pertigaan jalan Warung Bongkok, Desa Suka Danau, Kecamatan Cibitung. Monumen yang berbentuk bambu runcing ini dibangun pertama kali pada tanggal 5 juli 1962 oleh prakarsa Leguin Veteran RI mengunakan bambu yang diisi dengan kayu. Dengan bantuan warga Warung Bongkok yang secara gotong royong dan suka rela membangun monumen tersebut, kini bisa kita melihat monumen tersebut saat melintas di jalur Cikarang-Cibitung. Berdasarkan informasi dari warga sekitar, tugu ini direnovasi mengunakan besi rel kereta api pada 10 Agustus 1970 karena bahan tersebut mudah rusak dan diresmikan bertepatan dengan hari kemerdekaan RI, 17 Agustus 1970. Monumen yang memiliki tinggi 2,92 meter dengan lebar 2,92 meter ini ternyata dibuat sebagai bentuk penghargaan bagaimana para pejuang melawan tentara Belanda pada tanggal 13 Desember 1945. Daerah sekitar monumen ini dulunya adalah tempat perjuangan yang pada w...
Kali ini mimin mau mbahas tentang gedung-gedung bersejarah di Surabaya nih gengs!!. Surabaya kan memang salah satu kota yang terkenal dengan sebutan Kota Pahlawan, nah karena itu pasti banyak peninggalan-peninggalan dari masa-masa saat Indonesia belum merdeka. Misalnya saja Gedung Siola, Tugu Pahlawan, De Javasche Bank, dan masih banyak lagi. Namun kali ini yang akan kita ulas lebih dalam yaitu gedung SMAK St.Louis 1 Surabaya. Dahulu SMAK St. Louis 1 bernama Broederschool yang terletak di Coen Boulevard 7 sekarang bernama Jl. Polisi Istimewa. Gedung SMAK St. Louis 1 ini dibangun oleh arsitek Hulswit dari Weeteenreden Batavia. Gedung ini beroperasi mulai tahun 1923 sebagai sekolah. Pada saat Jepang menjajah Indonesia Gedung ini digunakan sebagai markas Polisi Istimewa yang dipimpin oleh Moh. Jasin. Oleh karena itu Gedung SMAK St. Louis 1 yang sekarang dikenal dengan Gedung A ini dilestarikan sebagai salah satu cagar budaya di Surabaya. Dikarenakan Gedung...
Lagu Manuk Dadali yang berarti lagu tentang burung garuda atau elang merupakan lagu asal tanah Sunda dari Jawa Barat, Indonesia. Lagu ini diciptakan oleh Sambas Mangundikarta. Lagu ini mempunyai lirik yang cukup menarik dan alunan nada yang enak untuk didengar juga membangkitkan semangat nasionalisme dan kebangsaan kita disaat kita mengetahui arti dari lagu ini. Lagu manuk dadali ini juga menceritakan tentang kehidupan harmonis sebuah negara yang punya banyak perbedaan namun harus saling toleransi. Sebanyak apapun orang yang ingin memecah-belah negeri ini, pasti akan selalu ada orang-orang yang mendukung kesatuan dan persatuan Tanah Air Indonesia. Lagu ini mempunyai lirik sebagai berikut : Mesat ngapung luhur jauh di awang-awang (Terbang melesat tinggi jauh di langit) M é b é rkeun jangjangna bangun taya karingrang (Merentangkan sayapnya tegak tanpa ragu) Kukuna ranggaos reujeung pamatukna ngeluk (Kukunya kokoh dan paruhnya melengkung) Ngapak...
Semanggi Surabaya 'Semanggi Suroboyo, lontong balap Wonokromo dimakan enak sekali, sayur semanggi krupuk puli bung.. mari.." Itulah penggalan lagu keroncong yang berjudul Semanggi yang dipopulerkan oleh S. Padimin sekitar tahun 1950. Hidangan tradisional, Semanggi, ini hanya dapat ditemukan di Surabaya. Hidangan ini telah menjadi ikon Surabaya, bahkan kerap sekali dikaitkan dengan perjuangan Arek-Arek Suroboyo dalam mengusir NICA dari kota pahlawan. Semanggi merupakan salah satu makanan yang dikonsumsi oleh para pejuang. Semanggi merupakan kuliner yang sederhana bila dilihat dari isinya. Tampilannya memiliki kesamaan dengan pecel. Namun, yang membedakan adalah dari jenis santapan apa mereka. Pecel merupakan santapan pendamping nasi atau yang biasa disebut dengan lauk. Semanggi bukanlah lauk karena kuliner ini tidak disajikan dengan lontong atau nasi. Bahan utama dari kuliner ini adalah sayur semanggi, sesuai dengan namanya. Sayur ini banyak terdap...
Surabaya yang dikenal sebagai kota pahlawan memiliki banyak cerita sejarah sejak zaman penjajahan. Belanda sebagai negara yang paling lama menjajah Indonesia tentunya meninggalkan banyak bekas di berbagai bidang seperti bahasa, sarana&prasana hingga peninggalan arsitektur. Peninggalan arsitektur yang terkenal di Surabaya salah satunya adalah SMA Kompleks yang terletak di daerah Gubeng. Mulanya bangunan ini merupakan sekolah setingkat SMA bagi orang Belanda dan beberapa bumi putera yang memiliki kedudukan. Dulunya sekolah ini bernama HBS (Hogere Burger School) dan HVO. Saat peristiwa 10 November bangunan ini sempat menjadi Markas Tentara Republik Indonesia Pelajar. Fakta menarik lainnya adalah bahwa mantan Presiden RI pertama yakni Bapak Ir. Soekarno merupakan salah satu lulusannya. Selain itu masih banyak lagi nama nama siswa HBS yang akhirnya terjun dan sukses di pemerintahan. Pada tanggal 1 Agustus 1950 terjadi serah terima oleh B.J Pieters selaku direktur HBS kepada M...
Permainan batu tujuh merupakan permainan tradisional Indonesia yang sering dimainkan oleh anak-anak. Permainan ini juga biasa disebut bete tujuh atau tujuh batu pahlawan. Untuk bermain permainan ini dibutuhkan setidaknya 3 pemain. Berikut cara bermain batu tujuh. 1. Menentukan satu pemain yang jaga dengan cara hompimpa atau dengan cara lain. 2. Menyusun tujuh batu secara bertumpuk. 3. Pemain yang tidak jaga memegang masing-masing satu batu. 4. Pemain yang tidak jaga melempar batu yang sudah dipegang tadi ke tumpukan batu. 5. Jika tumpukan batu runtuh maka pemain yang jaga harus secepatnya menyusun kembali batu-batu tersebut sementara pemain yang tidak jaga berlari mencari tempat untuk bersembunyi. 6. Setelah pemain yang jaga menyusun batu, ia harus mencari dan menyentuh serta menjaga tumpukan batu tadi agar tidak diruntuhkan oleh pemain yang tidak jaga. Sementara itu, pemain yang tidak jaga berusaha untuk meruntuhkan kembali tumpukan batu tersebut. 7. Jika pemain yang jaga dapa...
Layaknya spektrum kebudayaan Indonesia yang sangat luas, batik pun memiliki pusparagamnya tersendiri. Kota metropolitan nan heterogen — Tangerang, Banten — ikut mewarnai keanekaragaman motif batik di Indonesia. Walaupun jarang terdengar di telinga masyarakat setempat, Kota Tangerang memiliki beberapa motif batik khas. Salah satunya adalah Tangerang Herang . Herang sendiri merupakan Bahasa Sunda, yang berarti jernih atau bening (adaptasi Bahasa Sunda dalam penamaan batik tersebut dikarenakan Banten awalnya merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat, namun memisahkan diri menjadi Provinsi Banten pada tahun 2000 silam). Menjinjau dari segi fisik, Tangerang Herang dapat diklasifikasikan sebagai batik tulis atau cap. Keduanya merupakan metode tradisional dalam membuat batik. Warna-warna cerah digunakan dalam pewarnaan batik ini. walaupun jenis batik di Indonesia sangat beragam, setiap motif batik memiliki filosofinya tersendiri. Motif batik Tangerang Herang te...