HARI PAHLAWAN
298 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Hasan Jagoan Mampang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Hasan anak Tabrani. Emak Hasan bernama Zainab. Mereka tinggal di Kramatjati, hidup miskin. Waktu Hasan berumur 3 tahun, emaknya meninggal. Hasan kemudian ikut neneknya, Ibu Tabrani. Umur 5 tahun Hasan kembali ke bapanya, yang sudah kawin lagi. Emak tirinya memperlakukan Hasan semaunya, suka memukul. Tatkala umur 10 tahun Hasan bertanya kepada bapanya: Siapa sebenarnya ibu kandungnya. Jawab ayahnya, ibu Hasan telah meninggal. Semula emaknya itu berasal dari Mampang. "Engkong dan nenekmu masih ada di Mampang. Engkongmu namanya Bisri dan onangmu Saonah." Dua hari kemudian Hasan pergi meninggalkan rumah menuju Mampang, rumah kakek dan neneknya. Di Mampang ia tinggal bersama engkong dan onangnya. Penghidupan Pak Bisri (engkong Hasan) mengerjakan tanahnya yang hanya 2 petak dan punya seekor lembu. Setelah Hasan dewasa ia sadar bahwa kehidupan orang-orang yang tinggal di daerah Mampang itu ditindas oleh tuan tanah bangsa Cina bernama Lie Ceng Hun, yang senantiasa menarik pungutan s...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Cerita Udrayaka
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Cerita Dines, cerita kerajahan, tentang kesaktian. Cerita dinas: pake dewa, cerita-cerita sakti. Kalo cerita Udrayaka pake nggambar bintang, upamanya pak, nggambar ikan di laut. Pake nggambar bintang itu apakah memang bener ada sejarahnya atau kagak, kita kan nggak tau juga, bagi kita nih, kalo memang orang gede-gedean maka kan tau ada bukunya gitu. Itu Udrayaka, Udrayana, Drasengsana, tiga tuh. Ini yang bungsu Udrayaka nih, sebab dia yang nguatin cerita. Kesebutnya dia saja gitu. Yang disebut-sebut yang paling bungsu nih. Udrayana yang tua, Udrasengsana yang tengah, Udrayaka bungsu, gitu. Dia tuh, didalem kerajaan, di dalem istana gitu. Dia ditinggal sama orang tuanya, itu dia bertiga nih. Jadi saudara yang tua nih, apabila mau pergi kemana-mana, saudara yang dua enggak ikut. Dia diajak deh gitu umpamanya. Apabila seumpamanya dia mau pergi ke anu, dia kalo di pergi kan ke kerajaan-kerajaan juga. Dia mau ikut enggak bisa, enggak diajak. jadi adiknya yang bung...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Museum Joang ’45
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Museum Gedung Joang '45 merupakan saksi perjuangan yang menyimpan cukup banyak sejarah tentang berbagai peristiwa ketika kemerdekaan RI akan berlangsung. Gedung Joang 45 ini lokasinya berada di Jl. Menteng Raya 31, Jakarta. Untuk Anda yang tertarik dengan sejarah dari perjuangan kemerdekaan RI, maka Museum Joang 45 merupakan salah satu tempat wisata di Jakarta yang wajib untuk kunjungi. Pada awalnya Gedung Joang 45 adalah sebuah bangunan Schomper Hotel yang sudah dibangun sejak tahun 1920-1938, yang dikelola L.C. Schomper, keturunan belanda. Sumber : Dok.Museum Nasional Indonesia Kemudian pada waktu pendudukan Jepang di Indonesia, hotel ini kemudian diambil alih Ganseikanbu Sendenbu atau Departemen Propaganda dan setelah itu dikenal sebagai Gedung Menteng 31. Gedung ini kemudian menjadi sebuah markas program pendidikan politik yang diselenggarakan untuk beberapa tokoh pemuda yang sangat berperan pada era kemerdekaan, antara lain seperti Sukarni, A.M...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Pancasila Sakti
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Museum Pancasila Sakti   Jl. Pondok Gede Jakarta Timur (13810 ) Telp.     :  (021) 8400423   Faks     :  (021) 8411388   Monumen ini dibangun di atas tanah seluas 14,6 hektar atas prakarsa Presiden ke-2 RI, Soeharto untuk me ngenang perjuangan para Pahlawan Revolusi dalam mempertahankan ideologi negara Republik Indonesia, Pancasila dari ancaman ideologi komunis. Monumen ini terdapat di Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Di sebelah selatannya adalah markas besar Tentara Nasional Indonesia, Cilangkap, dan sebelah utaranya adalah Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, sementara di timurnya adalah Pasar Pondok Gede, dan sebelah baratnya, Taman Mini Indonesia Indah. Sebelum menjadi sebuah museum sejarah, tempat ini merupakan tanah atau kebun kosong yang dijadikan sebagai pusat pelatihan oleh Part...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Sasmita Loka A. Yani
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Museum Sasmitaloka Ahmad Yani lokasinya berada di rumah pojok Jl Lembang 58 dan Jl Laruharhari 65, Menteng, Jakarta Pusat. Sebelum kunjungan ini saya pernah mencoba mampir, namun karena sepi dan tidak terlihat ada petugas, saya pun batal untuk masuk.     Rupanya pagar selalu tertutup, dan pos jaga berada di sisi lain, sehingga pengunjung tidak perlu ragu membuka pagar. Ada beberapa mahasiswa yang kebetulan datang ke Museum Ahmad Yani saat saya berada di sana, sehingga suasana museum menjadi agak hidup. Setelah mengisi buku tamu, kami masuk melalui lorong belakang, jalur Pasukan Cakrabirawa saat menyatroni rumah ini pada pagi 1 Oktober 1965 setelah lebih dulu memutus kabel telepon. Pintu masuk yang kacanya berlubang akibat ditembus peluru dibiarkan seperti aslinya. Saya melewati mobil sedan merk Chevrolet berwarna biru di Museum Ahmad Yani yang digunakan semasa beliau masih hidup. Mobil ini diletakkan pada ruangan samping pintu masuk belakang museum. Sema...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Seni Rupa dan Keramik
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Sumber : Dokumentasi Masyaraka Jakarta Berbicara tentang Jalan-jalan, maka yang biasanya ada dipikiran sebagian besar orang adalah pusat perbelanjaan atau yang biasa disebut mall. Padahal jalan-jalan tidak hanya di mall , banyak sekali alternatif lain untuk menjadi tempat jalan-jalan. Seperti taman kota, perpustakaan, bahkan museum pun bisa dijadikan alternatif sebagai tempat jalan-jalan. Jangan salah, museum sekarang tidak sesuram dulu. Kini, museum ditata lebih menarik, lebih terang dan museum juga menyediakan fasilitas-fasilitas yang lumayan. Contohnya saja Museum Nasional, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Bank Indonesia dan lain-lain.             Museum Seni Rupa dan Keramik terletak di kawasan Kota Tua Jakarta yang dapat ditempuh dengan Commuter Line  turun di stasiun Kota atau dengan Trans Jakarta turun di halte Kota. Jarak dari stasiun dan halte terbilang dekat, dapat ditempuh dengan berjalan ka...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Prangko Indonesia
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Museum Perangko Indonesia TMII menempati bangunan besar di kompleks Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, dibuat menggunakan arsitektur bergaya Jawa Bali dengan gapura masuk candi bentar serta pendopo besar di bagian depan. Sepeda pos antik merk Falter buatan Jerman Barat tahun 1950 diletakkan di serambi museum. Sepeda ini lazim digunakan oleh jawatan pos di negara-negara Eropa dan Indonesia, sehingga dikenal sebagai sepeda pos. Populasi sepeda ini di Indonesia kurang dari 100 buah, sehingga banyak diburu orang.     Ini sebenarnya kunjungan sampingan, ketika menemani Olyvia Bendon melihat pameran Christie Damayanti yang berlangsung di teras Museum Perangko Indonesia ini. Lantaran pintu terbuka, maka masuklah kami untuk mengintip koleksi museum yang diprakarsai Ibu Tien Soeharto. Di halaman museum terdapat tugu bola dunia, yang di atasnya terdapat patung burung merpati membawa sepucuk surat, melambangkan pekerjaan Pos Indonesia yang melayani pengiriman ka...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Katedral
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Museum Katedral diresmikan pada tanggal 28 April 1991 oleh Mgr Julius Darmaatmadja. Pembuatan museum Katedral diprakarsai oleh pastor kepala Katedral pada waktu itu, yaitu Pater Rudolf Kurris . Hal ini berawal dari rasa cinta Kurris terhadap sejarah dan benda-benda bersejarah. Menurutnya, benda-benda bersejarah itu dapat membangkitkan rasa kagum manusia terhadap masa lampau dan keinginannya menyalurkan pengetahuan dari generasi ke generasi. Museum Katedral ini berada di ruang balkon Katedral. Jam buka Museum adalah setiap hari Senin, Rabu dan Jumat pukul 10.00 s/d 12.00. Kunjungan di luar jam yang sudah ditentukan perlu membuat kesepakatan terlebih dahulu. Untuk lebih jelasnya, silahkan kontak sekretariat paroki (021) 345 7746 sumber : http://www.katedraljakarta.or.id/index.php/museum-katedral/

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Korps Marinis
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Beberapa waktu yang lalu, Museum Korps Marinir TNI AL dipindahkan ke Jalan Kwini No. 6 Senin Jakarta Pusat. Sebelumnya Museum Korps Marinir berada di Kesatrian Hartono Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan. Di tempat tersebut juga terdapat Markas Komando Pasmar-2 dan Mako Pangkalan Marinir Jakarta. Di seputaran Museum Korps Marinir sekarang, juga terdapat beberapa objek wisata seperti Museum Kebangkitan Nasional di Jalan Abdurrahman Saleh No.26 Jakarta Pusat, Museum Nasional (Monas), Taman Floris Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral dan Kota Tua. Diharapkan dengan perpindahan ini memudahkan masyarakat untuk dapat melihat bukti-bukti sejarah kiprah Korps Marinir TNI AL dari berdirinya hingga saat ini. Untuk saat ini ,Museum Korps Marinir buka dari hari Senin hingga Jumat, mulai pukul 08.00 sampai dengan 14.00 WIB. Museum ini terbuka untuk umum. Banyak koleksi barang-barang Korps Marinir berupa foto-foto, benda-benda bersejarah, majalah, buku, piala-piala, lamb...

avatar
Roro