Adat Nusantara
529 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Ulos Hela
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sumatera Utara

Ulos merupakan kain yang identik dengan Suku Batak, tidak hanya Batak Toba saja suku batak yang lain juga memiliki jenis kain ulos dengan ciri uniknya tersendiri. Ulos memiliki beragam jenis beserta makna dan waktu penggunaannya. Untuk Suku Batak Toba, ulos banyak digunakan dalam acara pernikahan, kematian, hingga syukuran. Tidak sampai disitu saja, ulos yang digunakan dalam satu acara juga bisa beragam tergantung makna yang ingin disampaikan. Ulos Hela merupakan ulos yang diberikan oleh orangtua pengantin perempuan kepada pengantin laki-laki sebagai tanda mereka telah menyerahkan boru mereka kepada suaminya. Selain itu, tentu saja memberikan tanggung jawab atas pengantin perempuan ke tangan pengantin laki-laki. Untuk ulos hela ini digunakan ulos yang berjenis ragi hotang , kisaran harga ulos hela antara 500 ribu sampai 10 juta. Sebagai tambahan, setelah pemberian ulos hela akan dilanjutkan ke pemberian mandar hela . Kali ini yang akan diberikan bukan...

avatar
Oskm18_16518065_naomi Yolanda
Gambar Entri
Tari Tor Tor Batak
Tarian Tarian
Sumatera Utara

Tari tor tor adalah salah satu tarian tradisional yang dikenal dalam budaya masyarakat Batak, Sumatera Utara sejak lama. Diperkirakan pada awalnya tarian ini hanya dikenal sebagian masyarakat Batak yang meliputi daerah sekitar Toba Samosir, Tapanuli Utara, dan Samosir. Adapun karena keunikan dan nilai filosofis yang dikandungnya, tari tor tor kini telah dikenal bahkan hingga ke mancanegara. Gerakan tari tor tor sangatlah sederhana. Tak heran jika kemudian banyak orang yang pertama kali mencobanya akan langsung bisa memainkannya. Gerakan tari tor tor terbatas pada gerakan tangan yang melambai naik turun secara bersama dan gerak hentak kaki yang mengikuti iringan musik mangondan. Dalam Tari Tortor para penari harus memakai ulos,kain selendang yang menjadi ciri khas adat Batak.Seiring dengan perkembangan Tari Tortor tidak lagi di gunakan sebagai ritual saja namun juga menjadi sarana hiburan dan kesenian bagi masyarakat Batak. #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16318083_Hose Armando
Gambar Entri
Budaya Manurduk Dayok Na Binatur
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Bagi kebanyakan orang batak, khususnya Batak Simalungun, Budaya Manurduk Dayok Na Binatur sudah tidak asing lagi. Budaya ini sudah turun-temurun yang dilakukan orang Batak yang sudah menjadi tradisi khas hingga saat ini. Budaya Manurduk ini adalah sebuah tradisi dimana orang yang lebih tua memberikan sebuah Dayok Na Binatur (ayam yang diatur kembali) kepada orang yang lebih muda atau anaknya. Dayok na binatur sendiri adalah masakan khas Batak Simalungun yang dimasak menggunakan rempah-rempah asli Simalungun.  Dayok nabinatur biasanya di Surdukkan (diberikan) kepada seseorang (sekelompok orang) sebagai bentuk/wujud terima kasih dan raya syukur serta doa agar yang menerima diberikan kesehatan oleh Tuhan,  memiliki “keteraturan” di dalam kehidupan,  dan memiliki semangat dalam menjalaninya. Dalam proses memberikan Dayok Nabinatur ini sering di sebutkan kata kata seperti,  “Sai andohar ma songon paratur ni Dayok Nabianur On…....

avatar
Oskm18_19718100_Grace Olivia
Gambar Entri
Bakmi Medan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Bakmie Medan adalah makanan khas dari Provinsi Sumatra Utara, tepatnya di Medan. Bakmie medan merupakan bakmie yang sangat populer dikalangan masyarakat diseluruh Indonesia, tidak hanya di Medan saja. Bagi pecinta makanan Non-halal, bakmie medan bisa menjadi pilihan yang baik untuk di coba. Bakmie medan merupakan mie gulung basah yang di sajikan dengan daun bawang dan bumbu-bumbu pada umumnya. Namun yang membuat bakmie medan spesial dan terasa beda dari mie pada umumnya adalah penggunaan jahe yang di cincang halus pada bumbunya dan penggunaan daging babi merah dan lemak babi goreng sebagai lauk tambahan nya. Bakmie medan telah tersebar di berbagai penjuru Nusantara. Namun beberapa di antara nya yang paling terkenal ialah Bakmie Medan Kebon Jahe, Bakmie Medan 168, dan Bakmie Medan Gang 5. #OSKM2018

avatar
Oskm18_16618283_james James Albertus Sugiana
Gambar Entri
Sipaha Lima
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Sipaha Lima merupakan salah satu situasi upacara suci yang biasa dilakukan oleh masyarakat yang menganut kepercayaan Malim (Parmalim). Sipaha Lima ini dikenal sebagai ritual sacral agama leluhur suku Batak di Sumatera khususnya daerah tapanuli. Tradisi ini dilakukan sebagai ucapan syukur atas rejeki, kesehatan, dan keselamatan sepanjang tahun kepada Debata Mula Jadi Na Bolon / Tuhan Yang Maha Esa. Menurut beberapa sumber sejarah yang ada, tradisi ini sudah dilakukan para penganut Parmalim sejak ribuan tahun yang lalu. Kepercayaan Parmalim itu sendiei adalah kepercayaan asli masyarakat Batak pada zaman dahulu. Tradisi Sipaha Lima ini pertama kali diperkenalkan oleh Raja Sisingamangaraja XII. Beliau merupakan salah satu pahlawaan nasional dan pemimpin masyarakat Batak, yang merupakan penganut kepercayaan Parmalim. Pada saat itu penganut kepercayaan Parmalim masih menyebar di berbagai tempat. Keadaan inilah yang kemudian membuat Raja Sisingamangaraja XII memberi...

avatar
OSKM_19818191_Nathaniel Hutauruk
Gambar Entri
Tepung Tawar
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Tepung tawar merupakan sebuah upacara adat Melayu, namun utamanya sering dilakukan oleh orang Melayu Deli. Biasanya dilakukan ketika adanya acara spesial, seperti pernikahan, khitanan, memberikan nama kepada anak, syukuran, dll. Nama tepung tawar berasal dari salah satu bahan yang digunakan di dalam resep tepung tawar tersebut, yakni berupa tepung beras yang dicampurkan dengan air. Dikarenakan sebagian besar Melayu Deli menganut agama Islam, biasanya acara tepung tawar dilakukan dengan adanya lantunan shalawat Nabi. Adapun bahan-bahan yang digunakan dalam upacara tepung tawar itu berupa: Bunga/kembang setaman Beras kuning/nasi kuning Daun sidingin-dingin (Cocor bebek) Air Tepung beras Balai-balai (Tempat duduk) Bahan-bahan yang disebutkan di atas memiliki makna intrinsik di dalamnya, seperti berikut:  Bunga setaman digunakan sehingga yang ditepung tawari tersebut menjadi harum namanya.  Beras kuning meru...

avatar
OSKM_16118107_Sulthan Rafi Ibrahim
Gambar Entri
Ikan Mas
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Sejak jaman kakek nenek kita,kita selalu ditanamkan budaya baru ketika kita lahir.Tujuannya tidak lain adalah supaya kita tau darimana kita berasal dan mengerti adat dan budaya yang berada di lingkungan sekitar kita.Sebagai orang yang memiliki setengah suku Batak,saya selalu diajarkan dari kecil untuk menghargai budaya di daerah Sumatera sana.Salah satu contohnya adalah Ikan Mas. Ikan Mas merupakan makanan tradisional yang berasal dari Sumatera Utara,masyarakat Sumatera percaya bahwa Ikan Mas membawa keberuntungan kepada seseorang di masa depannya nanti.Tentu tidak logis apabila menghubungkan makanan dengan takdir seseorang,tetapi tradisi ini dipercaya "mujur" bagi orang disana.Ikan Mas tidak memiliki kekhususan dalam segi fisik ataupun lainnya,Ikan Mas tetaplah ikan biasa yang dicampuri bumbu tertentu sehingga warnanya menyerupai keemasan. Rasanya juga sama dengan ikan lainnya,hanya saja bumbunya membuat ikan tersebut menjadi lebih asin. Yang menarik dari Ikan Mas ini adalah...

avatar
OSKM18_16518151_Brandon
Gambar Entri
Asal Usul Marga Simanjuntak
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Alkisah masyarakat batak diturunkan oleh Sang Raja Batak (yang tidak diketahui asalnya). Raja Batak ini mempunyai anak, yang menurunkan marga Simanjuntak dan salah satunya bernama Tuan Somanimbil. Tuan Somanimbil mempunyai 3 orang anak: Somba Debata Siahaan, Raja Marsundung Simanjuntak, dan Tuan Maruji Hutagaol. Raja Marsundung inilah yang nantinya menurunkan marga Simanjuntak. Raja Marsundung Simanjuntak (selanjutnya disebut Simanjuntak saja) menikah dengan seorang wanita bermarga Hasibuan (boru Hasibuan) dan memiliki seorang anak laki-laki bernama Raja Parsuratan dan seorang anak perempuan bernama Sipareme.Di kampung itu,Simanjuntak dikenal sebagai orang kaya yang mempunyai tanah yang luas dan seekor kerbau sehingga dijuluki Simanjuntak Parhorbo. Singkat cerita, suatu saat istrinya, yaitu Boru Hasibuan meninggal dunia dan Simanjuntak menjadi seorang duda. Atas saran keluarga, Simanjuntak mencari istri lagi dan akhirnya menikah dengan Boru Sihotang, walaupun anak laki-lakinya,...

avatar
Oskm18_fti_sofyadewi
Gambar Entri
Asal Usul Marga Simanjuntak
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Alkisah masyarakat batak diturunkan oleh Sang Raja Batak (yang tidak diketahui asal muasalnya). Raja Batak ini mempunyai anak, yang menurunkan marga Simanjuntak dan salah satunya bernama Tuan Somanimbil. Tuan Somanimbil mempunyai 3 orang anak: Somba Debata Siahaan, Raja Marsundung Simanjuntak, dan Tuan Maruji Hutagaol. Raja Marsundung inilah yang nantinya menurunkan marga Simanjuntak. Raja Marsundung Simanjuntak (selanjutnya disebut Simanjuntak saja) menikah dengan seorang wanita bermarga Hasibuan (boru Hasibuan) dan memiliki seorang anak laki2 bernama Raja Parsuratan dan seorang anak perempuan bernama Sipareme Di kampung itu Simanjuntak dikenal sebagai orang kaya yang mempunyai tanah yang luas dan seekor kerbau sehingga dijuluki Simanjuntak Parhorbo. Singkat cerita, suatu saat istrinya, yaitu Boru Hasibuan meninggal dunia dan Simanjuntak menjadi seorang duda. Atas saran keluarga, Simanjuntak mencari istri lagi dan akhirnya menikah dengan Boru Sihotang, walaupun anak laki-lakiny...

avatar
Oskm18_fti_sofyadewi