Serat Wulang Reh adalah salah satu karya Sastra Jawa karangan Sri Pakubuwono ke IV. Serat ini sangat terkenal dalam masyarakat Jawa. Isinya tentang kebaikan yang dapat dijadikan pegangan dalam menjalani hidup. Bahasanya sederhana sehingga mudah dipahami. Serat Wulang Reh yang merupakan karya sastra berbentuk tembang, terdiri atas 13 pupuh, yaitu: (1) Dhandhanggula (berisi tentang ajaran cara memilih guru) (2) Kinanthi (berisi ajaran tentang cara bergaul/memilih teman) (3) Gambuh (berisi tentang larangan memiliki watak adigang, adigung, adiguna) (4) Pangkur (berisi ajaran tentang tatakrama, perbedaan baik dan buruk dan cara melihat perwatakan manusia) (5) Maskumambang (berisi ajaran tentang melakukan sembah) (6) Dudukwuluh (berisi ajaran tentang cara mengabdi kepada raja) (7) Durma (berisi ajaran tentang cara mengendalikan hawa nafsu) (8) Wirangrong (berisi ajaran tentang baik-buruknya budi) (9) Pucung (berisi aj...
Mbak ayune si Brendung Temuruna pumping sore Widadari patang puluh age-age padha ngranjinga yen ngrajing padha pedhayana yen wis pedhayan padhan jogeta… Demikian sepenggal syair yang biasa dinyayikan dalam kesenian Brendung.Ya, kesenian tradisional daerah Kab. Pemalang, tepatnya milik masyarakat Desa Sarwodadi Kec. Comal, Kesenian Brendung itu sendiri merupakan permainan boneka yang terbuat dari tempurung kelapa dan tubuhnya dari bambu. Boneka tersebut dirias sedemikian rupa, termasuk didandani ala wanita cantik, kemudian ditancapkan pada alas tampah (nyiru). Boneka wanita cantik konon melambangkan bidadari, atau menurut istilah setempat Brendung. Dalam permainan Brendung yang dibantu wanita sebanyak 4 sampai 6 orang sebagai penyanyi, seorang pemimpin yang dinamakan ‘mlandang’ memainkan boneka bidadari sebagai pemeran utama dalam lakon tersebut. Dalam pada itu para p...
Ungaran adalah sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Masyarakatnya sebagian besar beragama Islam dan sebagian besar bermatapencaharian sebagai petani. Mereka adalah pendukung kebudayaan Jawa. Sebagaimana pendukung kebudayaan Jawa lainnya, mereka dalam kehidupan sehari-hari juga mengacu kepada nilai-nilai, norma-norma, dan aturan-aturan yang bersumber dari budaya yang bersangkutan. Sebagai suatu masyarakat, mereka mempunyai berbagai tradisi. Satu diantaranya adalah tradisi yang berkenaan dengan permainan anak-anak yang disebut sebagai betengan. Asal Usul Betengan adalah salah satu jenis permainan (anak-anak) tradisional masyarakat Kabupaten Semarang. Permainan ini ada di semua kecamatan yang ada di wilayah kabupaten tersebut. Asal-usul permainan ini tidak diketahui secara pasti. Seorang informan mengatakan bahwa permainan tersebut telah ada sejak dia masih kecil. Namun, jika dilihat dari namanya (istilahnya), betengan adal...
Suran atau Grebeg Suran merupakan upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat banyumas untuk menyambut tahun baru hijriyah (1 muharam). Upacara ini sangat beragam dalam cara pelaksanaannya di setiap kecamatan di banyumas. Umumnya, upacara ini dirayakan dengan cara membawa makanan ke jalan-jalan menggunakan takir/besek (tempat yang terbuat dari anyaman bambu). Kemudian dibawa kesuatu tempat untuk didoakan. Setelah itu, makanan akan dibagikan kepada seluruh warga desa yang datang. Suran berasal dari kata sura (Asyura) yaitu tanggal 10 muharam. Tanggal tersebut dinilai keramat oleh warga banyumas yang beragama islam karena merupakan hari dimana Nabi Nuh A.S mendaratkan kapalnya. Dari situlah warga sering menyebut bulan muharam sebagai bulan sura. Umumnya upcara ini dilakukan menggunakan pakaian adat khas banyumasan dan diiringi denga lagu-lagu tradisional, namun tidak disetiap kecamatan melakukannya. Di beberapa kecamatan, tradisi ini dilakukan selama beberapa hari. Dua hari se...
Sop Senerek , masakan khas dari Magelang memang nggak banyak yang tahu.Sup ini sebenarnya adalah kuliner peninggalan masa penjajahan Kolonial Belanda dahulu, Sop Senerek berasal dari kata Snert (kacang polong), tetapi orang Magelang menyebutnya senerek dan dibuat dari kacang merah. (ada masakan sejenis di Menado, dengan nama Brenebon/ Bruineboone, tapi mengunakan daging babi, jadi untuk umat muslim sebaiknya dihindari, atau ditanyakan dulu mengunakan daging apa..) Pada kesembatan kali ini, saya akan berbagi Resep Sop Senerek khas Magelang untuk anda : Bahan dan bumbu Sop Senerek : 1500 ml air 200 g r kacang merah kering yang sudah direndam 3 ikat seledri 1 sdt garam 400 gr daging ¼ ekor ayam 8 buah bawang merah 5 siung bawang putih 3 cm jahe...
Sate Loso berbeda dengan sate madura atau sate padang, resep sate ini berasal asli dari pemalang. sate pemalang ini dinamakan S ate Loso karena berasal dari pelopor sate lezat ini yang bernama pak Loso. resepnya turun temurun sampai akhirnya yang menjual sate loso ini bukan hanya garis keturunannya tapi juga warga Pemalang. Pada kesembatan kali ini, saya akan berbagi Resep Sate Loso khas Pemalang untuk anda : Bahan dan Bumbu Sate Loso : 250 gram daging has dalam 300 gram daging sandung lamur 2 batang serai, memarkan 1 sendok teh garam 1 sendok teh gula pasir 1,5 liter air tusuk sate secukupnya minyak goreng untuk mengoles 2 sendok teh ketumbar ½ sendok teh jintan 4 buah kemiri, sangrai 8 buah bawang merah 4 siung bawang putih 2 cm jahe 3 cm kunyit, bakar...
Nasi Grombyang merupakan salah satu masakan tradisional khas pemalang. Nasi grombyang di ambil dari kata lain yaitu "bergoyang-goyang". Nasi grombyang terdiri dari isi dan kuah yang banyak sehingga terlihat bergoyang-goyang. Nasi grombyang ini memiliki citarasa tersendiri dan sudah sangat terkenal khususnya di masyarakat pemalang. Pada kesembatan kali ini, saya akan berbagi Resep Nasi Grombyang khas Pemalang untuk anda : Bahan dan Bumbu Nasi Grombyang : 2.500 ml air. 400 gram iga sapi. 500 gram daging sandung samur. 1 batang daun bawang, diiris lembut. 2 batang serai, diambil bagian putihnya, lalu dimemarkan. 2 lembar daun salam. 4 sdt gula merah, disisir. 4 sdt garam. 4 sdm untuk menumis (secukupnya). 5 sdm bawang goreng (untuk bahan taburan). 1 cm jahe. 1/2 sendok teh merica. 1 1/2 sendok teh k...
Pada kesembatan kali ini, saya akan berbagi Resep Nasi Langgi khas Klaten untuk anda : Bahan : 500 gram beras, cuci, tiriskan. 450 ml santan dari 1/2 butir kelapa. 3 cm lengkuas. 1 batang serai, memarkan. Bumbu yang dihaluskan : 1 sendok teh ketumbar, sangrai. 1/2 sendok teh garam. 5 buah bawang merah. 2 siung bawang putih. Pelengkap : Terik daging. Kering tempe. Daun kemangi Serundeng kelapa. Irisan ketimun. Cabai goreng udang. Irisan telur dadar. Cara Membuat Nasi Langgi (Klaten) : Kukus beras setengah matang (25 menit). Didihkan santan dengan bumbu halus, lengkuas, serai, dan garam, masukkan beras setengah matang, masak sampai santan habis terserap. Kukus matang. Terik daging : ha...
Pada kesembatan kali ini, saya akan berbagi Resep Nasi Liwet khas Solo untuk anda : Bahan Untuk Nasi : 2 lembar daun salam. 1/2 sendok teh garam. 900 cc air. 300 gram beras,cuci bersih. 1 batang serai, memarkan. Bahan Urapan Nangka : 5 lembar kol, potong, rebus. 1/2 butir kelapa setengah tua, parut memanjang. 250 gram nangka muda, iris kecil-kecil, rebus. 10 helai kacang panjang, potong, rebus. Bumbu yang dihaluskan : 1/2 sendok teh terasi, dibakar. 1 sendok makan gula jawa. 1/2 sendok teh garam. 1 lembar daun jeruk purut. 5 buah cabe rawit. 1 buah cabe merah, buang bijinya. 2 siung bawang putih. 2 ruas kencur. Bahan Untuk Terik Daging : 500 gram daging has, iris tipis melintang...