Adat Nusantara
353 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kirab Budaya Syukuran Banyu Desa Pluneng
Ritual Ritual
Jawa Tengah

     Pluneng merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Di Pluneng terdapat empat sumber mata air yang diberi nama Umbul Tirto Mulyono atau Umbul Gedhe, Umbul Tirto Mulyani, Umbul Dawe, dan Belik Sawahan Ngemplak. Umbul Tirto Mulyono biasa juga disebut Umbul Lanang yang artinya laki-laki. Dahulu, hanya ada satu Umbul, yaitu Umbul Tirto Mulyono yang digunakan laki-laki serta perempuan untuk berenang. Namun, atas perintah Sunan Pakubuwono X, para perempuan kemudian dipisahkan untuk berenang di Umbul Tirto Mulyani.  Untuk sejarahnya sendiri, memang belum diketahui secara lengkap asal usul umbul ini.     Kirab Budaya Syukuran Banyu Pluneng ini diawali dengan para warga yang berbondong-bondong menyerahkan tumpeng dan hasil bumi di Balai Desa Pluneng. Para warga berjajar, sementara anak-anak menggunakan kostum dan pakaian adat Jawa. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan arak-arakan hasil bumi dan tu...

avatar
OSKM18_16618084_Hafidh Setiawan
Gambar Entri
Makna Lagu Lir-Ilir
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Tengah

Lagu Lir-ilir merupakan sebuah tembang dolanan (lagu anak-anak) karangan Sunan Kalijaga yang dipergunakan sebagai media untuk mendakwahkan Agama Islam di Nusantara. Alasan dipilihnya lagu sebagai media dakwah adalah agar mudah dimengerti oleh masyarakat pada kala itu yang rata-rata belum terdidik. Selain itu, juga sebagai penarik bagi semua kalangan yang ada di Jawa untuk mengenal Islam lebih mendalam.  Adapun lirik lagu Lir-Ilir adalah sebagai betikut beserta terjemahannya dalam Bahasa Indonesia: Lir-ilir, lir-ilir, tandure wes sumilir (Bangun, bangunlah, pohon sudah mulai bersemi) Tak ijo royo-royo, tak sengguh temanten anyar (Demikian menghijau, bergairah bagai pengantin baru) Cah angon, cah angon, penekno blimbing kuwi (Anak gembala, anak gembala, panjatkan belimbing itu) Lunyu-lunyu yo penekno, kanggo mbasuh dodotiro (Walaupun licin tetap panjatlah, untuk mencuci pakaianmu) Dodotiro, dodotiro, kumitir bedah ing pinggi...

avatar
OSKM18_FTMD_HilmyImtihan
Gambar Entri
Tari Bondan Surakarta
Tarian Tarian
Jawa Tengah

TARI BONDAN SURAKARTA               Tari Bondan adalah tari tradisional yang berasal dari daerah Surakarta, Jawa Tengah. Tarian ini termasuk tarian klasik yang telah ada sejak lama. Tidak diketahui asal mula sejarah kemunculannya tapi yang jelas, tarian ini sekarang sangat populer karena dianggap mewakili kehidupan wanita Jawa pada umumnya. Tari Bondan banyak dipelajari di sanggar-sanggar tari yang ada di sekitar Jawa Tengah. Bahkan beberapa tahun terakhir, tarian ini juga menjadi salah satu bagian ekstrakulikuler yang dipelajari di sekolah-sekolah. Tari Bondan secara umum merupakan sebua sendra tari yang mengisahkan tentang kehidupan seorang ibu dalam mengasuh anaknya yang baru lahir. Kisah yang diangkat dalam sendra tari ini sendiri memiliki nilai filosofis tentang gambaran kehidupan wanita Jawa yang lemah lembut dan penyayang. Selain itu, pada salah satu versinya, yaitu Bondan Tani, tarian ini juga menggambarka...

avatar
OSKM18_16318264_Rizka
Gambar Entri
Mengenal tata krama, etika, dan sopan santun bahasa jawa
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

  Mengenal tata krama,etika, dan sopan santun jawa Tata krama adalah suatu aturan yang diwariskan turun temurun untuk mengatur hubungan antara individu satu dengan individu lainnya. Tata krama bertujuan untuk menimbulkan saling pengertian, hormat-menghormati dan penghargaan menurut adat yang berlaku di suatu masyarakat. Tata krama umumnya mengandung nilai lokal, yaitu hanya berlaku pada daerah tertentu saja. Untuk itulah tata krama satu suku bangsa dan yang lainnya bisa berbeda-beda. tata krama yang akan kita bahas adalah tata krama Jawa. Dalam tata krama Jawa, ada etika dan sopan santun yang harus dipenuhi. Ini tidak terlepas dari sifat halus dan kasar. Tata krama jawa mengatur semua hubungan mencakup antara manusia dengan Tuhan, manuia dengan lingkungan dan manusia dengan manusia yang lainnya. Etika yang ada antara manusia dan manusia dibedakan dalam  tata krama Jawa . Antara orang muda kepada orang tua memiliki etika tersendiri, berbeda dengan etika yang ad...

avatar
Oskm18_16418323_aziz
Gambar Entri
Munggah Molo (Menaikan Kerangka Atap) Tradisi Jawa dalam Membangun Rumah
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Munggah Molo (Menaikan Kerangka Atap) Tradisi Jawa dalam Membangun Rumah Sekilas Mengenai Munggah Molo Di daerah Jawa Tengah sejak zaman nenek moyang terdahulu sangat terkenal dengan berbagai macam kearifan lokal yang tumbuh mengakar mebudaya dikehidupan masyarakatnya. Masyarakat Jawa tengah selain terkenal dengan kehalusan bahasa dan sopan santunya, sejak dulu juga dikenal sangat menghargai alam sekitar dan dalam setiap tindakanya selalu mengandung makna filosofis luhur yang sangat menarik untuk dijadikan bahan kajian. Salah satu kebutuhan pokok dalam kehidupan seseorang ialah kebutuhan akan tempat tinggal. Dalam konsep kehidupan masyarakat Jawa Tengah, kebutuhan akan tempat tinggal ini menjadi salah satu hal yang dipikirkan masak-masak terutama bagi setiap individu yang hendak berkeluarga. Tatanan budaya Jawa sangat detail mengatur tentang bagaimana tata cara dalam mempersiapkan tempat tinggal salah satunya dengan adanya Upacara Adat “Munggah Molo”. Upa...

avatar
OSKM18_16318243_Firman Nuruddin
Gambar Entri
Batik:Batik Pekalongan
Motif Kain Motif Kain
Jawa Tengah

Batik adalah seni lukis menggunakan kain yang digambar dengan pola serta cara pembuatan khusus, yaitu dengan menuliskan ataupun menempelkan zat lilin atau malam pada kain. Kain-kain yang digambar dengan aneka motif unik dan khas itu kemudian dikreasikan dalam berbagai rupa dan fungsi, serta digunakan oleh masyarakat. Motif yang muncul pada kain tersebut dipengaruhi oleh ciri khas serta keyakinan di tiap daerah. Pekalongan menjadi salah satu produsen batik yang cukup dikenal. Kota Pekalongan memiliki julukan yang cukup nyentrik yaitu kota batik Pekalongan, hingga membuat kota tersebut masuk kedalam jaringan kota kreatif UNESCO dalam kategori  crafts & folk art  pada akhir tahun 2014 serta mempunyai  city branding yaitu World’s City of Batik. Sesuai dengan namanya, batik pekalongan merupakan salah satu jenis batik yang dibuat oleh masyarakat Pekalongan. Sebagian besar proses produksi batik Pekalongan dikerjakan di rumah-rumah. Akibatnya, batik pekalon...

avatar
Calvin
Gambar Entri
Kirab Apem Sewu
Ritual Ritual
Jawa Tengah

              Solo merupakan salah satu daerah di Jawa Tengah yang sarat akan nilai-nilai budaya. Salah satu kebudayaan yang berasal dari solo adalah Kirab Apem Sewu.               kebudayaan Jawa Tengah yang merupakan acara ritual syukuran oleh masyarakat kampong Sewu yang biasanya digelar pada acara bulan Haji. Ritual ini diadakan guna mengenalkan kampong sewu sebagai sentra produksi apem pada seluruh masyarakat yang sekaligus dijadikan untuk menghargai para pembuat apem. Tak hanya itu saja, ritual ini juga sebagai ungkapan syukur terhadap Tuhan karena desa dan tempat tinggal mereka jau dari bencana.               Kirab Apem Sewu adalah tradisi sedekah desa di Kampung Sewu, Solo, Jawa Tengah. Tujuan diadakannya kirab ini semacam bersih desa, yakni membersihkan kampung dan seluruh warganya dari segala mala petaka dan mara bahaya agar dapat hidup rukun berdampingan. Dalam...

avatar
OSKM_16518237_Figo Agil Alunjati
Gambar Entri
Dodol Dhawet
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Upacara pernikahan dalam kebudayaan Jawa bukan sekedar melamar lalu mengucap janji pernikahan, lebih dari itu banyak ritual-ritual yang mengikuti perayaan pernikahan tersebut. Salah satu ritualnya adalah dodol dhawet . Dodol dhawet atau dalam penerjemahannya jualan dawet/cendol diadakan oleh keluarga calon mempelai wanita. Dodol dhawet akan dilaksanakan setelah prosesi siraman, biasanya dilaksanakan di rumah dan didatangi oleh sanak saudara serta tetangga. Ritual ini dilaksanakan oleh sang ibu dari calon mempelai wanita didampingi oleh suaminya dengan naungan payung. Transaksi dalam dodol dhawet ini bukan dengan uang biasa, melainkan dengan uang-uangan dari pecahan genting, kini pecahan genting tersebut ada yang dibentuk dengan kemasan lebih modern, contohnya seperti koin dengan tulisan namun ukurannya lebih besar, sebutannya adalah kreweng . Sistem penjualan adalah sebagai berikut; sang suami yang menerima uang kreweng dan istrinya akan melayani para pembeli dawet. Layakn...

avatar
OSKM18_16518397_Felicia Nareswari Satyani
Gambar Entri
Upacara Adat Mondosiyo
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Upacara adat Mondosiyo merupakan salah satu upacara adat di Dusun Pancot, Kelurahan Blumbang dan Desa Tengklik, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Upacara adat ini adalah salah satu upacara adat K ejawen.  K ejawen sendiri secara garis besar merupakan kepercayaan asli masyarakat Jawa , berisi filasafat tertentu yang dibarengi dengan suatu perilaku yang memang sudah sejak lama ada . Upacara Mondosiyo bertujuan untuk meminta diberikan berkah . Tidak hanya itu, upacara ini pun bertujuan untuk mengekspresikan rasa syukur masyarakat setempat. Upacara Mondosiyo dilaksanakan mulai hari Minggu Pon hingga puncak acara pada hari Selasa Kliwon. Pada hari Minggu Pon , warga setempat mulai mempersiapkan bahan-bahan yang akan digunakan untuk  sesajen , seperti beras , kambing , ayam , dan lainnya. Satu hari sebelum puncak acara , yaitu hari Senin Wage , warga setempat yang telah mempersiapkan  sesajen dan menyimpannya di rumah sesepuh adat. Pada...

avatar
Dickysetianto