Dongeng Cerita Rakyat
550 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Asal Muasal Kampung Panyalahayan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Pada zaman dahulu ada dua orang suami isteri yang sangat baik, hidup di suatu tempat. Mereka mempunyai peliharaan yang cukup banyak jumlahnya, salah satu diantaranya merupakan harimau yang telah jinak serta dipelihara sejak kecil. Kebahagiaan mereka bertambah besar setelah dianugrahi seorang anak yang montok dan mulus. Kehidupan mereka sehari-hari bercocok tanam. Maka, tak aneh jika setiap hari mereka tidak ada dirumah, sedangkan bayinya selalu ditinggalkan dirumah serta dijaga oleh seekor harimau itu. Berhari-hari, berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan tidak pernah ada kejadian apapun. Namun, pada suatu hari terjadilah suatu peristiwa yang sangat menyedihkan. Yaitu, pada wakt mereka pulang dari ladangnya di halaman rumahnya disambut si harimau itu dengan riangnya. Denngan mesranya si harimau mengibas-ngibaskan ekornya sambil menggesek-gesekan badannya kepada mereka. Melihat tingkah laku si harimau sangat berbeda dari hari-hari biasanya, tentu saja menimbulkan perta...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Cerita Rakyat Harimau Yang Malang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

P ada jaman dahulu, di Tasikmalaya ada sepasang suami istri di daerah Tasikmalaya. Kehidupan mereka cukup tentram dan bahagia. Pada suatu hari mereka menemukan seekor harimau kecil yang ditinggal mati oleh induknya. Harimau itu dipelihara oleh mereka, dididik dan diperlakukan seperti anggota keluarga sendiri. Ternyata hewan itu tahu diri, ia menjadi penurut kepada sepasang suami istri itu. Harimau itu tumbuh menjadi besar, ia cerdas dan tangkas. Harimau itu dipanggil si Loreng.   Demikian erat hubungan si Loreng dengan suami istri itu sehingga ia dapat mengerti kata-kata yang diucapkan suami istri itu. Kalau ia disuruh pasti menurut dan mengerjakan perintah suami istri itu dengan baik.   Suami istri yang bekerja sebagai petani itu semakin berbahagia ketika lahir anak mereka, seorang bayi laki-laki yang sehat dan menyenangkan. Inilah saat bahagia yang mereka tunggu-tunggu sejak lama Apabila mereka pergi bekerja disawah, bayinya ditinggal di rumah. Si L...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Rahasia Hilangnya Kampung Sinjang Moyang di Situ Gede, Tasikmalaya
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Di balik keindahan Situ Gede, ternyata ada sebuah kisah yang tidak pernah terungkap, yakni tentang sebuah kampung yang hilang. Kampung ini pada masa silam diberi nama Lembur Sinjang Moyang yang letaknya berada di kawasan Situ Gede saat ini. Hanya, dimanakah persisnya, itu pula yang menjadi rahasia secara turun temurun.   Kerahasiaan Lembur Sinjang Moyang berkaitan erat dengan cerita pata koruptor di zaman kerajaan. Melalui kisah tersembunyi ini, maka dapat diketahui bila keberadaan koruptor ternyata sudah ada sejak zaman dahulu, khususnya di zaman kerajaan Sunda. Dan kala itu, mereka bersembunyi di Situ Gede, Tasikmalaya.   Riwayat Situ Gede sendiri memang tidak banyak diketahui. Sebab memang tidak ada catatan resmi yang bisa dijadikan pegangan. Yang ada adalah cerita dari mulut ke mulut, dan itu pun dari kalangan terbatas. Apalagi menyangkut kisah hilangnya Lembur Sinjang Moyang.    Soal cerita tersebut, sebenarnya bukan karena banyak y...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Cerita : Tentang Kampung Naggewer Tasikmalaya
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Berawal dari kejadian di Sumedang Larang,  lima orang bersaudara yang gagah berani berhasil  menumpas gerombolan kejahatan yang seringkali meresahkan rakyat. Kelima orang itu  tidak deketahui nama aslinya, namun memiliki julukan dan panggilan masing masing. Sangkleng dikenal sangat kuat dan tidak pernah basi basi dalam menyelesaikan perkara, Kidang memiliki kelebihan dalam berlari seperti Kijang, Jidang seorang alim dan memiliki ilmu tinggi dalam ilmu keagamaan,   Gajig seorang pemimpin yang selalu  sukses menumpas kejahatan dan Bonan seorang muda memilki ilmu kanuragan yang tinggi. Konon katanya ke lima orang ini memiliki garis keturunan dengan Sumedang Larang.  Diceritakan penumpasan dipimpin oleh Gajig sukses menangkap pemimpin penjahat, setelah melakukan pertarungan sengit  sebelumnya, karena  penjahat melakukan perlawanan yang sengit,  dalam pertarungan itu Bonan mengalami  luka berat akibat sabetan penjahat. Meliha...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Cerita Rakyat Tentang Neng Syarifah, Ratu Jalur Maut Penguasa Gentong Tasikmalaya
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Jalur Maut atau Jalur Tengkorak memang menyeramkan terdengarnya begitulah orang menyebutnya untuk  jalur jalan yang berliku dengan tebing yang curam di pinggirnya. Itulah Tanjakan Gentong hampir setiap hari terjadi kecelakaan, pada umumnya dialami supir bis,truk, motor dan yang lainnya. Kecelakaan-kecelakaan tersebut tidak berdiri sendiri, banyak orang yang percaya bukan semata-mata karena kesalahan teknis pengemudi atau gangguan pada kendaraan yang bersangkutan, melainkan adanya peran makhluk halus yang cantik bernama Neng Syarifah. Menurut cerita, Neng Syarifah merupakan sinden panggung. Sayang ia bernasib tragis. Si cantik yang banyak penggemar itu ada yang bilang karena kecelakaan mobil ada yang bilang karena sengaja dibunuh dan dijadikan tumbal atau parepeh untuk pembangunan jembatan di tahun 1940 an yang dikenal sebagai Jembatan Sarongge di Kampung. Gentong, Ds. Buniasih, Kec. Kadipaten, Kab. Tasikmalaya. ( Gbr 1 ) Karena kematiannya yang tidak wajar itulah, arw...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
GUHA WULUNG (Sejarah Cineam Tasikmalaya)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Guha Wulung ( Guha : Bahasa Sunda } terletak di Kampung Warung Legok Desa Cijulang Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya Propinsi Jawa Barat. Guha Wulung ini sampai sekarang masih merupakan suatu misteri yang belum terpecahkan, karena belum ada yang menelitinya secara ilmu pengetahuan, dikarenakan kurangnya informasi kepada khalayak umum terutama kepada mereka yang suka berpetualang ke goa-goa. Nama Guha Wulung erat sekali kaitannya dengan nama Cineam yang merupakan salah satu nama kecamatan yang ada di wilayah administratif Kabupaten Tasikmalaya yang letaknya sebelah timur berbatasan langsung dengan wilayah administratif  Kabupaten Ciamis. Pada jaman dahulu ketika nama kabupaten masih bernama Kadaleman (Bahasa Sunda), Dalem (bupati) Sukapura (Tasikmalaya sekarang) suka sekali berburu uncal ( kijang dalam Bahasa Indonesia) yang waktu itu Dalem Sukapura bernama Raden Tumenggung Anggadipa yang bergelar Tumenggung Wiradadaha IV (Dalem Sawidak) , ingin sekali...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Usul Nama Beji dan Kisah 7 Sumur Keramat di Depok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Tak semua warga Depok tahu asal-usul sebuah daerah di dekat Universitas Indonesia (UI) yang diberi nama Beji. Tak banyak yang tahu pula bahwa di Beji terdapat tujuh sumur keramat yang airnya berasal dari mata air yang dijadikan cagar budaya. Ternyata penamaan daerah Beji dan keberadaan tujuh sumur keramat diyakini oleh penduduk asli punya keterkaitan. Kisahnya berawal dari penyebaran agama Islam oleh seorang tokoh di Kota Depok.     "Jadi ini (sumur) peninggalan auliya (wali Allah)," kata Ketua RT 001 RW 012 Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat, M Satiri kepada detikcom di Cagar Budaya Sumur Ke-1 Mbah Raden Ujud Beji, Depok, Rabu (18/1/2017). "Karena dulu Depok ini hutan dan di dataran bawahnya persawahan. Saat musim kemarau, sawah di sini kering sehingga seorang auliya bernama Mbah Raden Ujud Beji bersemadi minta sama Yang Kuasa untuk dikeluarkan air dari tanah, untuk mengairi sawah-sawah," sambung dia. Pantauan di Sumur Keramat Ke-1...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Kisah Pejuang Citayam Raden Sungging Bangkit dari Kubur
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Pada zaman kolonial Belanda, pelbagai arus kisah heroik di setiap daerah menggaung seiring dengan ilmu kanuragan para tokoh-tokoh lokal tersebut miliki. Misalnya kisah kepahlawanan Raden Sungging , tokoh kharismatik masyarakat Citayam, Kota Depok tempo dulu. Raden Sungging, menurut cerita dari sesepuh Citayam, memiliki sebuah ajian ilmu di mana membuat gentar kolonial Belanda terhadap dirinya dan juga masyarakat Citayam pada masa itu. Lantas, apa kesaktian yang beliau miliki? Kehidupan masyarakat pribiumi masa kolonial Belanda, terlebih memasuki abad ke-17 akhir, penindasan serta penistaan semakin luas menyeruak. Jerit tangis bocah kecil dan janda-janda menggema saat melihat jasad suaminya terbujur kaku karena kekerasan kolonial Belanda beserta kaki-kaki tangannya. Ihwal demikian, pun terasa hingga ke pelosok daerah seperti Citayam. Kekejaman kolonial Belanda membuat salah seorang ulama dengan perawakan tubuh kecil, janggut panjang, dengan sorban yang selalu hijau t...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Kisah Margonda, Pejuang yang Mati Muda di Front Kalibata
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Salah satu jalan terpenting di Kota Depok adalah Jalan Margonda yang ramai dan kerap macet itu. Tempat-tempat kuliner, mal, dan tempat nongkrong tersedia di sepanjang ruas ini. Beberapa stasiun yakni Depok Baru, Universitas Indonesia, dan Pondok Cina, juga tak jauh dari Margonda. Jantung Kota Depok adalah Jalan Margonda. Tapi apa atau siapa sesungguhnya Margonda? Nama itu tak bisa dilacak tanpa menyebut pertempuran epik yang terjadi enam hari setelah Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Dalam pertempuran 16 November 1945 di Kalibata, Depok Margonda itulah Margonda tewas. Usia Margonda kala itu baru 27 tahun. Menurut cerita dari sesama kombatan yang ditulis Wenri Wanhar dalam Gedoran Depok: Revolusi Sosial Di Tepi Jakarta 1945-1955 (2012), Margonda tewas dalam sebuah penyerbuan serdadu-serdadu Belanda yang menjaga penampungan orang-orang Belanda Depok pada 16 November 1945. Ketika itu, Margonda hendak melempar granat, namun sebelum granat yang siap ledak it...

avatar
Deni Andrian