Indonesia memiliki beragam kebudayaan dari berbagai daerah yang tersebar di seluruh wilayah nusantara, salah satunya adalah makanan tradisional. Setiap daerah di Indonesia memiliki makanan tradisional yang khas dan unik. Salah satu contoh makanan tradisional adalah wajik ketan. Wajik ketan adalah makanan khas daerah Jawa Tengah, tepatnya Magelang. Wajik ketan saat ini cukup banyak diminati karena rasanya yang enak dan khas, juga sehat bagi tubuh karena terbuat dari bahan-bahan alami yang mudah didapat, yaitu : 1. Beras ketan 2. Santan 3. Gula merah, gula pasir 4. Garam 5. Daun pandan 6. Pewarna makanan (untuk wajik dengan varian warna lain) Cara membuatnya pun cukup mudah, yaitu : 1. Cuci beras ketan sampai bersih, setelah itu rendam dalam air selama 1 jam 2. Tiriskan kemudian kukus sampai hampir matang (tidak sampai lembek) 3. Angkat dan diamkan agar dingin 4. Masak santan hingga mengental 5. Masukkan gula merah, garam, dan...
Kesal, marah, jengkel. Tiga perasaan itu pasti muncul saat mengetahui karya kita diakui sebagai karya orang lain. Permasalahan seperti ini tidak dapat dipandang sebelah mata. Apakah kita rela seandainya suatu karya seni yang sudah sulit-sulit dibuat secara tiba-tiba diambil orang lain? Ternyata, budaya Jawa memiliki satu "senjata" yang menjamin karya kita tidak akan diakui sebagai milik orang lain. Dengan kata lain, ada suatu kode dalam karya sastra yang mengandung unsur nama pembuat. Istilah tersebut dinamakan sandiasma. Sesuai dengan namanya, sandiasma terdiri dari dua kata, sandi dan asma . Sandi berarti kode, asma berarti nama dalam bahasa Jawa Krama (halus). Secara linguistik, sandiasma berarti nama yang tersamar dalam bentuk kode-kode tertentu dalam sebuah karya sastra. Biasanya, sandiasma muncul dalam tembang macapat (lagu-laguan Jawa), puisi, dan karya sastra lain yang mengandung unsur seni tinggi. Pujangga terkenal yang sering me...
Pulau Jawa merupakan salah satu pulau di Indonesia yang memiliki berbagai macam kebudayaan maupun tradisi. Salah satunya yaitu tradisi upacara kematian yang biasa disebut Surtanah yang akan dibahas pada artikel ini. Surtanah memiliki arti yaitu ngesur tanah, yaitu membuat lubang untuk menguburkan jenazah. Jadi, surtanah bisa diartikan menjadi menguburkan jenazah ke dalam tanah. Ritual ini biasa dilakukan oleh masyarakat muslim yang tinggal di daerah Yogyakarta, pada hari meninggalnya seseorang tersebut. Setelah acara penguburan jenazah, pihak keluarga, tokoh agama, dan masyarakat sekitar akan berkumpul di rumah duka. Mereka membaca dzikir atau biasa disebut “Tahlilan” yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Setelah acara Tahlilan selesai, pihak keluarga akan membagikan sedekah berupa makanan kepada masyarakat yang hadir. Sedek...
Pengobatan dan khasiat herbal menggunakan bawang merah, bawang merah merupakan golongan umbi yang sudah pasti dikenali masyarakat Indonesia. Bawang merah sendiri dikenal berdaya guna tinggi baik untuk masakan, kesehatan dan manfaat lainnya. Bawang merah itu sendiri berasal dari asia tengah yang dimanfaatkan oleh beberapa masyarakat setempat, hingga akhirnya masuk ke Indonesia dan di budi dayakan. Di Indonesia bawang merah dipasok terbanyak di daerah lokal Brebes sebesar 40%, konsumsi bawang merah sendiri tergolong besar oleh masyarakat, pada umum nya bawang merah sebagai bahan rempah masakan, namun apakah khasiat lain bawang merah selain rempah rempah bumbu dapur? Jelas sudah bawang merah yang dibudidayakan sejak dahulu memang memberikan manfaat juga khasiat bagi tubuh. Salah satu manfaat bawang merah dalam pengobatan herbal yaitu irisan nya yang dipadukan dengan minyak gosok ataupun minyak kelapa dapat meredaka...
Selain dikenal sebagai kota dengan tingkat toleransi tertinggi di Indonesia, Salatiga juga identik dengan pertunjukan drumblek. Kesenian drumblek pertama kali muncul tahun 1986 di Desa Pancuran, Kelurahan Kutowinangun, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga dengan pencetusnya bernama Didik Subiantoro Masruri atau lebih akrab dipanggil dengan Didik Ompong. Ide kreatif Didik muncul ketika Desa Pancuran diminta untuk berpartisipasi mengikuti karnaval Hari Ulang Tahun ke-41 Republik Indonesia. Pertunjukan drumblek saat ini telah mengalami banyak modifikasi. Keunikan dari drumblek adalah penggunaan barang-barang bekas sebagai pengganti peralatan drumben, yaitu bambu, ember, drum, dan jeriken. Keberadaan drumblek tak luput dari perkembangan yang semakin meningkat dari hari ke hari. Kesenian itu kini telah berkembang hingga di seluruh wilayah Kota Salatiga, bahkan hampir setiap RT (Rukun Tetangga) memiliki grup tersendiri. Seperti halnya drumben, kostum yang dikenakan dalam kesenian drumblek j...
Tugu Muda merupakan sebuah monumen yang terletak di pusat kota Semarang. Tugu Muda berada di tengah persimpangan lima jalan utama, yaitu Jln. Pemuda, Jln. Pandanaran, Jln. Imam Bonjol, Jln. Mgr. Sugiyopranoto, dan Jln. DR. Sutomo, serta sebuah jalan kecil, yaitu Jln. Inspeksi. Di sebelah utara terdapat Gedung Pandanaran, di sebelah timur ada Lawang Sewu, di sebelah selatan menghadap Museum Mandala Bhakti, dan di sebelah barat ada Wisma Perdamaian. Monumen ini dibangun untuk mengenang jasa-jasa pahlawan yang telah mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada umumnya dan kota Semarang pada khususnya saat Pertempuran Lima Hari Semarang. Monumen ini sebenarnya mulai dibangun pada akhir tahun 1945 didekat Alun-Alun, namun karena kondisi Semarang yang masih kacau saat itu, pembangunan tidak selesai sampai tahun 1953. Lokasinya dipindah ke tempat terjadinya peristiwa pertempuran yaitu lokasinya saat ini, dan diresmikan bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional oleh Ir. Soekarno, Preside...
Agama Islam merupakan agama yang paling banyak dianut oleh masyarakat Indonesia. Hal tersebut yang membuat banyak juga aliran-aliran yang ada di Indonesia ini, mengingat jumlah populasi Indonesia yang sangat banyak. Namun, pada tulisan ini, penulis ingin membahas lebih terperinci mengenai salah satu budaya Islam yang ada di Pulau Jawa, yaitu budaya Tahlilan. Tahlilan merupakan sebuah ritual untuk mendoakan orang yang sudah meninggal dengan cara membaca Al-Quran bersama-sama dan dengan doa-doa tertentu. Ritual ini biasa dilaksanakan oleh masyarakat Jawa Tengah pada hari ke-1, ke-3, ke-7, ke-40, ke-100, ke-1000 dst. yang diselenggarakan oleh pihak keluarga yang ditinggalkan oleh orang yang telah meninggal tersebut. Pada ritual ini yang biasa menghadiri adalah tetangga-tetangga, orang orang yang diberi budi baik oleh orang meninggal tersebut, dan sanak keluarga besar. Budaya ini pertama kali diperkenalkan oleh Walisongo dalam penyebaran Agama Islam pada zamannya. Sebelum Waliso...
Opak Singkong adalah makanan jenis keripik khas Jawa Tengah yang berasal dari Wonosobo. Opak Singkong rasanya gurih, asin dan beberapa ada yang pedas. Makanan ini dibuat dari bahan dasar singkong ditambah sedikit daun kucai (bisa diganti daun bawang) lalu garam, dan bisa juga ditambah dengan cabe rawit. sumber foto : http://www.ikiwonosobomas.com/2014/08/siapa-mau-beli-opak-singkong-khas.html Bahan-Bahan yang diperlukan untuk membuat Opak Singkong : 1 buah singkong yang telah diparut daun bawang 2 buah cabe rawit garam 3 siung bawang putih Langkah-Langkah untuk membuat Opak Singkong : Kupas kulit singkong kemudian cuci singkong hingga benar-benar bersih. Kupas singkong yang sudah bersih tersebut sampai matang, jika sudah matang kemudian angkat. Haluskan singkong yang tekah dikukus dan campur dengan garam, irisan bawah putih, dan irisan cabe rawit. Campur semuanya menjadi satu adonan...
Ebeg merupakan kesenian khas Banyumasan berupa tarian yang dilakukan beberapa orang dengan menggunakan kuda-kudaan yang terbuat dari anyaman bambu, dengan bagian kepala dan ekor diberi rambut dari ijuk atau tali rafia. Nama ebeg berasal dari bahasa Jawa, ebleg yang berarti lumping atau anyam-anyaman yang terbuat dari bambu. Tarian ebeg menggambarkan prajurit yang mau berperang dengan menunggang kuda. Kesenian ini mirip dengan kuda lumping, jathilan dan kuda kepang dari daerah lain. Kesenian ebeg ini biasanya diadakan pada perayaan-perayaan seperti 17an dan acara pernikahan. Selain kelompok penunggang kuda lumping, ada karakter Cepet dan Barongan. Karakter ini dimainkan dengan menggunakan topeng yang terbuat dari kayu. Cepet ada 2 macam yaitu Penthul & Tembem. Penthul adalah topeng yang memiliki hidung panjang dan bergigi dua, biasanya berwarna putih. Sedangkan Tembem adalah topeng dengan wujud yang lebih menyeramkan dan berwarna hitam. Barongan adalah topeng yang menyerupai...