pahlawan
413 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Si Jampang Perampok Budiman Dari Betawi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Si Jampang adalah pendekar legendaris dari Betawi yang dikenal sebagai “Perampok Budiman Dari Betawi”. Dengan kepiawaiannya bermain silat, ia kerap merampok harta milik tuan-tuan tanah maupun orang kaya yang tamak di seantero Betawi. Lalu, hasil rampokannya dibagi-bagikan kepada rakyat jelata. Bagi, tuan tanah dan orang kaya, si Jampang adalah momok yang menakutkan. Namun, ia merupakan sosok pahlawan bagi rakyat kecil. Dahulu di tanah Betawi ada seorang pendekar legendaris yang dijuluki sebagai  “Perampok Budiman Dari Betawi ”. Ia adalah si Jampang  yang terkenal tampan, gagah perkasa, dan sakti. Nama si Jampang diambil dari nama daerah asal ibunya yaitu daerah Jampang di Sukabumi, Jawa Barat. Ayahnya berasal dari Banten.   Si Jampang dan istrinya tinggal di daerah Grogol (sekarang wilayah Jakarta Barat). Mereka hidup berbahagia dan dikaruniai anak laki-laki yang sering dipanggil si Jampang Muda. Namun, kebahagiaan tersebut tidak...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
KISAH SALIHOEN " SI PITUNG PENDEKAR BETAWI "
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Si Pitung adalah salah satu pendekar Betawi berasal dari kampung Rawabelong Jakarta Barat. Selain itu Si Pitung menggambarkan sosok pendekar yang suka membela kebenaran dalam menghadapi ketidakadilan yang ditimbulkan oleh penguasa Hindia Belanda pada masa itu. Kisah pendekar Si Pitung ini diyakini nyata keberadaannya oleh para tokoh masyarakat Betawi terutama di daerah Kampung Marunda di mana terdapat Rumah dan Masjid lama yang dibangun oleh si Pitung, di Jakarta Utara. Si Pitung lahir di daerah Pengumben, di sebuah kampung di Rawabelong yang pada saat ini berada di sekitar lokasi Stasiun Kereta Api Palmerah. Ayahnya bernama Bang Piung dan ibunya bernama Mpok Pinah. Pitung menerima pendidikan di pesantren yang dipimpin oleh Haji Naipin, seorang pedagang kambing.   Si Pitung merupakan nama panggilan asal kata dari bahasa Sunda pitulung (minta tolong atau penolong). Kemudian, nama panggilan ini menjadi Pitung.  Nama asli si Pitung sendiri adalah Salihun (Salih...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
SI PENAKLUK RAJAWALI
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Si Penakluk rajawali adalah seorang pemuda yang tinggal di sebuah daerah di Sulawesi Selatan, Indonesia. Pemuda tersebut dinikahkan dengan putri raja, karena berhasil memenangkan sayembara menaklukkan seekor rajawali raksasa.   Konon, pada zaman dahulu kala ada sebuah negeri di daerah Sulawesi Selatan yang diperintah oleh seorang raja. Raja tersebut mempunyai tujuh orang putri. Menurut adat di kerajaan itu, jika raja memiliki putri sampai tujuh orang, maka salah seorang di antaranya harus dipersembahkan kepada seekor rajawali raksasa agar keluarga istana terhindar dari malapetaka. Hal tersebut membuat sang Raja sedih dan gelisah, karena ia tidak mau kehilangan salah seorang putrinya. Ia pun berpikir keras mencari jalan keluar bagaimana caranya agar ketujuh putrinya tersebut dapat  hidup semua.    Sudah berhari-hari sang Raja tidak enak makan dan tidak nyenyak tidur memikirkan hal itu. Hingga pada suatu hari, tiba-tiba sesuatu terlintas dalam...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
LEGENDA ASAL MULA TARI PATUDDU
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Barat

Sulawesi Barat sebagian besar dihuni oleh suku Mandar (49,15%) dibanding dengan suku-bangsa lainnya seperti Toraja (13,95%), Bugis (10,79%), Jawa (5,38%), Makassar (1,59%) dan lainnya (19,15%). Maka adat dan tradisi suku Mandar lebih berkembang di daerah ini. Salah satu tradisi orang Mandar yang sangat terkenal adalah tradisi penjemputan tamu-tamu kehormatan baik dari dalam maupun luar negeri. Penyambutan tamu kehormatan tersebut sedikit berbeda dari daerah lainnya. Para tamu kehormatan tidak hanya disambut dengan pagar ayu atau pengalungan bunga, tetapi juga dengan Tari Patuddu. Tari Patuddu yang memperagakan tombak dan perisai ini disebut juga tari perang. Disebut demikian karena sejarah tarian ini memang untuk menyambut balatentara KERAJAAN BALANIPA yang baru saja pulang dari berperang. Menurut sebagian masyarakat setempat, Tari Patuddu ini lahir karena sering terjadi huru-hara dan peperangan antara balatentara Kerajaan Balanipa dan Kerajaan Passokorang pada masa lalu. Set...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
PUTRI PINANG MASAK - ASAL USUL SUKU KUBU DAN SUKU TALANG MAMAK
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jambi

  Salah satu kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia adalah keanekaragaman sukunya. Di antara sekian banyak suku tersebut terdapat suku asli yang tinggal di daerah-daerah tertentu di Indonesia. Di Riau, terdapat sebuah suku yang dikenal dengan Suku Talang Mamak.    Orang Talang Mamak merupakan sekumpulan masyarakat yang terasing dan hidup masih secara tradisional di sehiliran Sungai Indragiri, Provinsi Riau, Indonesia. Dalam kelompok masyarakat ini terdapat sub kelompok yang mereka sebut dengan suku, kemudian dibagi lagi dalam tobo dan unit terkecil mereka sebut dengan hinduk atau perut atau disebut juga puak anak. Kelompok masyarakat ini tergolong Proto Melayu (Melayu Tua) yang merupakan suku asli Indragiri Hulu dengan sebutan ”Suku Tuha” yang berarti suku pertama datang dan lebih berhak atas sumber daya alam di Indragiri Hulu. Selain itu juga, mereka termasuk Melayu Tua.   Asal Usul Masyarakat Talang Ma...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Orang Rimbo (Suku Anak Dalam)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Selatan

Orang Rimbo (Suku Anak Dalam) Bertemu kelompok Suku Anak Dalam atau mereka menyebut dirinya sebagai orang Rimbo (Rimba) yang sekarang sudah tidak lagi hidup dan tinggal di rimba hutan karena hutannya sudah lama hilang dan tergerus. Mereka diharuskan hidup dalam rumah bergabung dengan kelompok suku Dusun dan transmigran dan juga memeluk agama yang diakui negara. Suku Anak Dalam ini tinggal di kawasan Sungai Kijang, Kabupaten Muratara (Musi Rawas Utara), Sumatera Selatan. Kawasan ini bernama Sungai Kijang karena dahulu ketika tempat ini masih kawasan rimba, ada begitu banyak sekali kijang yang datang ke sungai ini. Tapi itu hanyalah kisah romantisme masa lalu tentang rimba ditanah ini. Sungai Kijang Kondisi mereka cukup menyedihkan, rata-rata hanya sampai SD atau putus ditengah jalan di pendidikan SMP. Salah satu anak orang tua yang kami datangi ini berhasil lulus SMA dan bekerja sebagai perangkat Desa. Mereka sudah lama tercerabut dari akar buda...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
BUJANG SENANG – BUAYA PENGUASA BATANG LUPAR
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Barat

Bujang Senang – Konon ia adalah Buaya yang sangat besar dan menguasai Sungai Batang Lupar, Sarawak. Buaya ini buaya yang sangat ganas dan banyak memangsa orang di sekitar Sungai Batang Lupar ini. Menurut legenda, ia adalah seorang Pahlawan Sakti Dayak Iban, saking saktinya tidak ada mampu yang mengalahkannya. Namun kemudian, ia dikhianati oleh isterinya sehingga ia berhasil dibunuh. Ia kemudian menjelma menjadi seekor buaya dan bersumpah akan membunuh setiap keturunan kelurga orang-orang yang membunuhnya. Mengikut cerita lisan, ilmu kebal beliau adalah air, sebab itu mereka berhasil membunuh beliau ditebingan sungai batang lupar. Mayat beliau dibiarkan telengkup (menirap). Namun dengan bantuan Dewa yang mendampinginya ketika hidup, maka mayat tersebut dijelmakan menjadi seekor buaya yang diberi nama bujang senang. Dalam sejarahnya Buaya ini dikatakan merajalela di sungai Batang Lupar sejak tahun 1941. Tidak diketahui berapa banyak orang yang telah menjadi mangsa buaya ini,...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Adat Gerbang Jaman BaharI Banjar
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Selatan

Pada jaman bahari / jaman dahulu, pada masa kerajaan – umum didepan istana Raja dan didepan rumah-rumah orang ternama akan selalu ada gerbang sebagai lambang kebesaran dari tiap-tiap orang ternama yang menempati rumah itu. Bentuk dan corak  gerbang itu harus sesuai dengan derajat tuan rumah masing-masing. Ada lima macam gerbang bahari yang dikenal: GERBANG SUNGKUL AWAN BATULIS (Gerbang Raja) GERBANG GANDJUR (Gerbang Mantri Besar) GERBANG PUTJUK RABUNG (Gerbang Kadang Adji) GERBANG TEMENG (Gerbang Pahlawan) GERBANG BENDJI (Gerbang Mantri, Lurah dan para Saudagar) GERBANG SUNGKUL AWAN BATULIS Tiang bangunannya bundar dan berupakan “Batung badarah batung batulis” (Batung sakti pada jaman Putri Junjung Buih). Pada tiang sebelah kanan terdapat ukiran Naga Putih Balimbur dan pada tiang sebelah kiri terdapat ujkiran Ular Lidi Balimbur. Sungkul-sungkul gerbang tatah (ukiran) Awan batulis. Ditengah-tengah gerbang pa...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
FELEPET – SENJATA KHAS DAYAK LUN DAYEH / LUN BAWANG
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Kalimantan Utara

FELEPET – Senjata Dayak Lun Dayeh / Lun Bawang Selama ini orang hanya mengetahu senjata tradisional Dayak hanyalah mandau, padahal jenis macam senjata suku Dayak sangat beragam, bergantung pada daerah aliran sungai dan sub sukunya. Salah satu senjata yang menarik adalah senjata tradisional kaum Dayak Lun Dayeh atau jika di Serawak Malaysia dikenal dengan nama Lun Bawang. Sebelum kita mengenal senjatanya, ada baiknya kita mengenal sedikit mengenai Dayak Lun Dayeh ini. Menurut legenda kaum Lun Dayeh sendiri – asal usul mereka ada di daerah Krayan, Kalimantan Utara, kemudian leluhur mereka UPAI SEMARING inilah mereka kemudian bermigrasi dari Krayan ke sebagian ke Sabah, Brunei dan Serawak. Suku ini bukan termasuk rumpun Dayak yang banyak populasinya. Menurut data sensus di Indonesia ada sekitar 25,000 jiwa, Malaysia 12,800 jiwa dan Brunei 1,500 jiwa. Bahkan didalam legenda penciptaanya diakui bahwa leluhur mereka berasal dari daerah asia – kemun...

avatar
Deni Andrian