Indonesia kaya akan tradisi dan adat istiadat,salah satunya adalah tradisi yang ada di Pandanan,Soropaten,Karanganom,Klaten yaitu tradisi kirab budaya suro.Tradisi ini dilaksanakan sebagai tanda untuk memperingati pergantian tahun baru hijriyah pada awal bulan muharram atau bulan suro. Tradisi kirab budaya suro sangat lekat dengan budaya jawa.Tradisi ini juga untuk mewujudkan rasa syukur dengan pawai budaya bersih desa,pentas pertunjukan wayang kulit semalam suntuk.Dalam pawai atau kirab budaya juga ada kirab kebo bule keturunan kerbau kiai slamet Solo, ada sejumlah gunungan hasil bumi, ada penampilan ibu-ibu PKK, seni reog, dan wayang kulit Semarak acara ini memang terasa sekali, seperti ada puluhan kelompok pengibar bendera, regu Drumband dan Marching Band dari sekolah TK, SD, SMP dan SLTA sekitar.Disamping itu juga prajurit bersenjata (Jawa), kelompok masyarakat, Paguyuban Kawula Surakarta, kelompok Wayang...
Grebeg Syawal Pantai Laguna, Mirit, Kebumen Grebeg Syawal adalah salah satu tradisi di Kabupaten Kebumen yang diadakan di pantai. Tepatnya yaitu di Pantai Laguna, Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. Tradisi ini biasanya dilaksanakan seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri yaitu sekitar tanggal 7 atau 8 Syawal pada perhitungan kalender Jawa. Tradisi ini biasanya juga disebut dengan Grebeg Rowo atau Rowoan. Pada tradisi ini, ribuan orang berbondong-bondong untuk pergi ke pantai. Tradisi Grebeg Syawal ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu wisata keluarga setelah hari raya. Selain itu, juga dapat menjalin silaturahmi karena dalam tradisi ini kita dapat menjumpai ratusan bahkan ribuan orang. Tradisi ini juga membawa berkah tersendiri, terutama untuk masyarakat yang tinggal di sekitar pantai. Sebagian masyarakat memanfaatkan momen ini untuk berjualan. Mulai dari berjualan makanan, mainan anak, pakaian, dan masih banyak lagi. Dalam tradisi Grebeg Syawal ini bany...
Sate, kuliner khas yang menjadi salah satu makanan favorite para pecinta makanan di Nusantara ini. Berbagai macam jenis sate ada di Indonesia, salah satunya adalah sate Ambal yang berasal dari kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kebumen merupakan salah satu daerah pesisir pantai selatan yang berjarak kurang lebih 100 km dari Yogyakarta. Nama Ambal sendiri diambil dari daerah asal sate ini, yaitu di Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen. Bila anda datang ke daerah Kebumen pasti tidak akan sulit menemukan warung makan yang menyediakan kuliner khas Ambal ini. Yang membedakan sate Ambal dengan kebanyakan sate yang lainnya adalah dari bumbunya yang tidak menggunakan kacang ataupun kecap seperti yang lainnya. Sate Ambal disajikan dengan bumbu yang terbuat dari tempe. Bumbu sate Ambal yang berwarna coklat tersebut terbuat dari tempe rebus yang ditumbuk halus dengan beragam bumbu rempah-rempah dan tambahan cabai serta bawang goreng...
5 Makanan yang Patut Dicoba Ketika di Solo Oleh Nisrina Mozza Khairunnisa Ariseno Kota Solo akhir-akhir ini makin sering kencang terdengar di telinga masyarakat Indonesia sebagai salah satu destinasi wisata yang sangat populer. Dengan slogan “The Spirit of Java”, Solo berhasil memikat banyak pelancong untuk datang berkunjung, tidak hanya dengan segudang budaya Jawa yang menarik hati para wisatawan, namun juga berbagai jenis makanan yang tidak dapat kalian temui di daerah lain. Sebagai orang Solo, hal favorit yang sudah menjadi sebuah kewajiban ketika berkunjung ke kota itu adalah untuk berkeliling ke destinasi-destinasi kuliner yang tidak boleh dilewatkan. Berikut adalah 10 makanan ikonik kota Solo yang harus kalian cicipi! Nasi liwet Jika ditanya tentang kota Solo, pasti hal pertama yang muncul di benak kita adalah nasi liwet. Makanan yang satu ini sudah menjadi symbol kota Solo karena keunikan dan tentunya kelezatannya....
Upacara Padha Weton adalah upacara yang dilakukan ketika hari kelahiran dan pasaran dari bayi yang lahir tersebut sama dengan hari kelahiran dan pasaran orang tuanya, bisa Bapak atau Ibu. Sebagai contoh si bayi lahir di hari Kamis dengan pasaran Legi, begitu pula dengan bapaknya. Upacara ini berasal dari Pulau Jawa, terutama daerah Jawa Tengah dan disebut demikian karena padha berarti ‘sama’ dalam Bahasa Jawa sedangkan weton ialah kombinasi dari hari dan pasaran Jawa ( Pon, Wage, Kliwon, Legi, dan Pahing .) Akan tetapi, upacara ini kini sudah jarang dilakukan oleh masyarakat Jawa. Menurut kepercayaan orang Jawa apabila terjadi padha weton, hal ini akan membawa nasib buruk karena diyakini bayi tersebut bila sudah tumbuh dewasa akan menjadi orang yang kasar, galak, dan durhaka kepada orang tuanya. Upacara ini dilaksanakan ketika si anak masih bayi dan diawali dengan melakukan Upacara Mbucal Bayi (membuang bayi) kemudian dil...
KUE MOACI Indonesia adalah Negara dengan diversitas terbesar di dunia. Indonesia memiliki berbagai suku dengan segudang budaya nya sendiri. Mulai dari makanan, minuman, kerajinan tangan seperti ukiran, motif kain khas daerah, alat musik, cerita legenda , hingga adat istiadat dalam upacara keagamaan maupun pernikahan. Kali ini saya akan memperkenalkan salah satu makanan khas salah satu daerah di Indonesia. Yaitu kue “moaci”. Kue ini mungkin sudah akrab di sebagian telinga masyarakat Indonesia. Kue ini lebih dikenal masyarakat dengan nama kue mochi. Sebenarnya kue ini tidak hanya ada di semarang saja. Namun jika anda berbelanja di toko oleh-oleh khas semarang, anda pastiakan menemukan kue moaci ini. Kue moaci berbentuk bulat dan bertekstur kenyal serta lembut. Dalam penyajian nya kue moaci adayang berbalut tepung dan ada pula yang berbalut wijen. Isi nya pun berbeda-beda. Ada yang berisi kacang tanah yang di haluskan da nada pula yang berisi kacang merah yang...
#OSKMITB2018 Malam pergantian tahun Jawa, diperingati oleh Keraton Surakarta dengan mengadakan upacara Kirab Satu Suro. Pada upacara tersebut, pusaka-pusaka milik Keraton Surakarta dibawa berkeliling tembok keraton. upacara adat tersebut berawal mula pada jaman Kerajaan Demak. Sunan Giri II melakukan pengubahan sistem Kalender Hijriyah dengah sistem Kalender Jawa. Beliau berkeingan untuk meyatukan Pulau Jawa. Upacara tersebut diawali dengan diadakannya pengajian pada Jumt Legi. Akibatnya, 1 Muharrom (1 Suro) yang jatuh pada hari Jumat Legi pun dianggap sakral. Bahkan, ianggap sial kalau ada orang yang memanfaatkan hari tersebut di luar kepentingan mengaji, ziarah, dan haul. Menurut orang Jawa, 1 Suro dianggap sebagai tanda berubahnya sifat dan karakter kosmis, berserta dunia ghaib, yang secara langsung diyakini mempengaruhi kehidupan manusia di bumi. Hal ini disebut sebagai siklus Cakramanggilingan. Kehidupan diasumsikan berputar silih berg...
Indonesia merupakan negara dengan beraneka ragam budaya. Salah satunya adalah Tarian. Nah, kali ini saya akan membahas salah satu tarian khas salah satu kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Sukoharjo. Tari Mundong, itulah nama tarian tersebut. Kata Mundong merupakan kepanjangan dari Jamu Gendong, yang merupakan ciri khas daerah Sukoharjo. Ya, Sukoharjo dikenal masyarakat dengan julukan Kota Jamu. Di daerah tersebut, banyak sekali ditemukan produsen jamu tradisional. Bahkan di Pasar Tradisional Kecamatan Nguter, kamu dapat menemukan berbagai macam ramuan jamu tradisional. Tari Mundong dibawakan oleh beberapa penari perempuan dalam jumlah ganjil, umumnya lima atau sembilan orang penari. Ciri khas dari tari ini adalah aksesoris, yaitu bakul jamu yang dibawa oleh penari wanita. Karena menceritakan tentang penjual jamu tradisional, maka bakul jamu tersebut adalah hal yang wajib dibawa untuk menginterpretasikan si penjual jamu. Seperti lazimnya tarian khas jawa, par...
Ritual pemotongan rambut gimbal diadakan dalam rangkaian acara Dieng Culture Festival 2018 yang diselenggarakan pada tanggal 3-5 Agustus 2018. Ritual tersebut bertempat di kawasan Candi Arjuna, Dieng Kulon, Banjarnegara. Pada ritual tahun ini ada 12 anak berambut gimbal dari berbagai daerah yang mengikuti prosesi ritual. Sebelum ritual pemotongan dimulai, anak berambut gimbal tersebut melakukan kirab yaitu berjalan dari rumah pemangku adat ke kawasan Candi Arjuna dan dilanjutkan dengan melakukan prosesi jamasan atau mandi menggunakan air suci. Berdasar kepercayaan masyarakat setempat, Mbah Sumanto (pemangku adat), anak berambut gimbal itu pada dasarnya adalah murid dari Roro Ronce dari Samudera Kidul, yang dititipkan kepada Kyai Agung Kolodete sebagai murid. Kepercayaan ini sudah ada sejak ratusan tahun silam. Anak berambut gimbal akan meminta hal yang harus dipenuhi sebelum rambutnya dipotong. Permintaannya beragam, ada makanan, sapi, kambing, handphone, dll. Kalau...