Adat Nusantara
501 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Ngariksa Nu Kakandungan (Menjaga Orang yang Hamil)
Ritual Ritual
Jawa Barat

Adat  Ngariksa nu Kakandungan (Menjaga Orang yang sedang Hamil) di Tanah Sunda   Adat  ngariksa  (menjaga) orang yang sedang hamil di Sunda sangat erat kaitannya dengan sistem kepercayaan orang Sunda, yang mempunyai sifat percaya akan tahayul. Maksud adanya adat  ngariksa  ibu hamil yaitu untuk menjaga yang hamil dari pengaruh mahluk halus serta mengaruh buruk dari kekuatan alam yang mempunyai sifat gaib.  Tarekah /usaha untuk menjaganya dilakukan dengan cara, seperti; mengadakan  salametan /syukuran atau sidekah  mekelan /memberi yang hamil berupa barang-barang yang diyakini mempunyai kekuatan tolak bala atau sebagai ajimat yang bisa memperhatikan dan menjaga supaya yang hamil tidak melanggar larangan/ pantrangan  leluhur. Usia kandungan sampai dua bulan biasanya disebut  ngadeg  atau  nyiram . Usia kandungan tiga bulan diadakan  salametan /syukuran  tilu (tiga)  bulanan . Pada umumnya&nbs...

avatar
OSKM18_16618157_Zahrani Imtyaz
Gambar Entri
Karinding
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Karinding adalah alat musik tiup tradisional asal Sunda. Karinding terbuat dari pohon aren atau dari pohon bambu. Biasanya seorang wanita sering menggunakan Karinding yang terbuat dari bambu karena bentuknya sedikit lebih kecil dan memanjang. Sedangkan seorang pria lebih sering menggunakan Karinding yang terbuat dari pohon aren karena bentuknya lebih pendek sehingga lebih mudah disimpan pada tempat tembakau. Pada mulanya karinding digunakan oleh para karuhun untuk mengusir hama di sawah, karena bunyinya para hama merasa terganggu. karena karinding mengeluarkan bunyi tertentu, maka karinding disebut alat musik. Bukan hanya digunakan untuk kepentingan bersawah, para karuhun memainkan karinding ini dalam ritual atau  upacara adat. Maka tak heran jika sekarang pun Karinding masih digunakan sebagai pengiring pembacaan rajah. Juga Karinding konon digunakan para lelaki untuk merayu para wanita. Cara memainkan Karinding yaitu dengan cara menempelkan ruas depan karinding di depa...

avatar
OSKM_16018165_Carel
Gambar Entri
Upacara Turun Taneuh
Ritual Ritual
Jawa Barat

Masyarakat Jawa Barat memiliki berbagai upacara adat sunda. Upacara-upacara tersebut ditujukan sebagai ungkapan rasa syukur dan mohon kesejahteraan dan keselamatan lahir batin dunia dan akhirat. Salah satunya adalah Upacara Turun Taneuh. Upacara Turun Taneuh merupakan upacara adat yang di laksanakan saat bayi menginjakkan kakinya ke tanah untuk pertama kali. Upacara ini biasanya diselenggarakan saat bayi sudah mulai besar dan mulai bisa merangkak atau berjalan. Upacara ini bertujuan agar bayi tersebut mengetahui keadaan dunianya dan untuk mengetahui ketika besar bayi tersebut akan menjadi apa. Prosesi upacara ini cukup menarik. Hal pertama  yang harus diperhatikan adalah barang barang yang harus disiapkan, diantaranya adalah kain panjang untuk menggendong, tikar atau taplak putih, padi segenggam, perhiasan emas (kalung, gelang, cincin), uang yang terdiri dari uang lembaran ratusan, rebuan, dan puluh ribuan. Prosesi dimulai dengan menginjakkan kaki bayi ke kain putih ya...

avatar
OSKM18_16718245_Fanny Luthfiana
Gambar Entri
Tata Desa di Kampung Naga
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Kampung Naga merupakan sebuah perkampungan yang terletak di Kabupaten Tasikmalaya. Perkampungan ini masih menjaga berbagai sifat arsitektur dan penataan bangunan yang terbentuk oleh generasi nenek moyangnya. p.p1 {margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 11.0px 'Helvetica Neue'; color: #000000; -webkit-text-stroke: #000000} p.p2 {margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 11.0px 'Helvetica Neue'; color: #000000; -webkit-text-stroke: #000000; min-height: 12.0px} span.s1 {font-kerning: none}   Diantara hal yang paling mencolok dari perkampungan ini adalah sawah yang mengelilingi perkampungan ini di sebelah selatan. Persawahan-yang masih dimiliki oleh penduduk asli-ini masih menjadi ladang mata pencaharian bagi masyarakat Kampung Naga.   Selain itu, disebelah barat hutan tropis membatasi perkampungan ini, serta Sungai Ciwulan yang di sebelah timur dan hutan yang terletak di seberang sungai. Hutan yang terletak ini dipercayai sebagai tempat tinggal beberapa m...

avatar
OSKM18_16818084_Priangga Narutama
Gambar Entri
'Ngaliwet' #DaftarSB19
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Sudah bukan rahasia lagi bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan tradisi, masing-masing daerah dan suku bangsa punya ciri khas dan keunikannya tersendiri mulai dari pakaian, rumah adat hingga kuliner. Salah satu tradisi yang masih lekat dengan orang-orang sunda adalah tradisi 'Ngaliwet'. 'Ngaliwet' sendiri berasal dari kata liwet yang merujuk kepada hidangan berupa  beras yang dimasak dengan menggunakan air hingga matang seperti pada cara memasak nasi pada umumnya, hanya saja pada resep nasi liwet sunda ini kita akan menggunakan aneka bumbu atau bahan-bahan lainnya yang membuat nasi liwet memiliki rasa yang gurih, enak dan pulen seperti serai, daun salam, bawang putih, garam dan penyedap. Biasanya  disajikan dengan berbagai jenis lauk seperti ikan asin, tahu, tempe, tumis kangkung, sambal dan lalapan. Sehingga 'Ngaliwet dapat diartikan sebagai kegiatan memasak liwet. Walaupun 'Ngaliwet' merupakan tradisi khas sunda, ad...

avatar
OSKM18_16218127_Yasmin Aisyaputri
Gambar Entri
Numbas
Ritual Ritual
Jawa Barat

Siapa yang tidak kenal dengan tanah pasundan? Tanah dengan suku yang berasal dari bagian barat pulau jawa. Tanah yang sangat kaya akan adat dan istiadat sukunya. Tanah "bageur, cageur, pinter" yang tak lain ialah tanah pasundan. Sunda memiliki adat dan istiadat yang beragam, diantaranya ada adat pernikahan sunda. Dalam adat pernikahan sunda, ada yang dinamakan dengan istilah "numbas". Numbas biasanya dilaksanakan beberapa hari setelah acara pernikahan. Numbas sendiri diartikan sebagai hadiah dari sang suami untuk istrinya, karena ia dapat menjaga kesuciannya sampai akad nikah. Sang suami akan memberi hadiah seperti baju, peralatan untuk di dapur, dan alat rumah tangga lainnya. Untuk acara numbas biasanya membuat tumpeng yang isinya ayam goreng, telur balado, lalaban, dan rupa-rupa sambal. Sambal itu diletakkan dipinggiran tumpeng, ada 7 macam sambalnya seperti sambal terasi, sambal sereh, sambal kunyit, sambal kemiri, sambal jahe, sambal lengkuas dan sambal kencur. Macam-macam sambal...

avatar
OSKM18_19818176_Mutia Nurrahmi
Gambar Entri
Silat Nampon-Trirasa
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Jawa Barat

Sebagian masyarakat umumnya masih memandang perguruan yang memfokuskan diri pada tenaga dalam seperti Nampon, Satria Nusantara, Prana Sakti, Sinlamba, dan banyak perguruan sejenis lainnya yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, sebagai ilmu yang sarat hal mistik dan di luar nalar manusia. Karena itu, keberanian Nampon menyeminarkan fenomena tenaga prana dari sudut pandang ilmu fisika dan menghadirkan guru besar fisika teoretis ITB Prof Pantur Silaban, merupakan hal yang amat positif. NAMPON dan sejenisnya adalah salah satu kekayaan asli budaya Indonesia yang perlu dilestarikan dan digali eksistensinya.

avatar
Oskm18_16218161_ellis
Gambar Entri
Upacara Cukuran/Marhaban suku Sunda
Ritual Ritual
Jawa Barat

Upacara Cukuran / Marhaban suku Sunda   Dalam budaya Sunda, terdapat banyak sekali upacara-upacara yang dilaksanakan untuk memperingati setiap kejadian penting di hidup ini, salah satunya adalah ketika seorang bayi sudah dilahirkan. Untuk kali ini, artikel akan membahas upacara Cukuran, sebuah tradisi turun-temurun yang dapat ditemukan mengakar dalam kebudayaan Sunda sejak zaman dahulu kala.   Asal Muasal tradisi ini berawal dari perdagangan bangsa Arab dengan masyarakat Aceh. Perdagangan ini pun tidak hanya menimbulkan pertukaran barang dagang dan jasa, namun juga tradisi, agama, dan kebudayaan. Kemudian, tradisi ini dibawa oleh para ahli agama hingga ke Bogor dan sekitarnya untuk dipraktekkan hingga hari ini.   Upacara Cukuran, atau yang bisa juga disebut dengan upacara Marhabaan, adalah sebuah tradisi yang dilakukan ketika bayi sudah berumur 40 hari dan dirayakan dengan tamu undangan berupa sanak keluarga, tetangga, serta ahli agama...

avatar
OSKM18_16518262_Akbar Rizki Maulana
Gambar Entri
Kesenian Genye
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Kesenian Genye                 Kesenian Genye merupakan seni pertunjukan khas dari Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Genye sendiri merupakan singkatan dari ‘gerakan nyere ’ sehingga pertunjukan ini memiliki ciri khas yaitu tarian dengan menggunakan nyere (bahasa Sunda) yang berarti sapu lidi. Selain tarian, dalam pertunjukan ini juga mempunyai unsur lain, yaitu seni musik dan seni rupa.                 Jenis alat musik yang biasa digunakan untuk mengiringi kesenian ini yaitu perkusi. Contohnya seperti bedug, dog dog dan goong. Namun penggunaan alat musik tersebut tidak menjadi hal yang wajib karena dapat disesuaikan dengan kebutuhan pertunjukan. Untuk tariannya, kesenian ini menggunakan tarian kontemporer sehingga gerakan dan pola yang dibuat dapat disesuaikan dengan kebutuhan pertunjukan. Jumlah penari genye sen...

avatar
Oskm18_16218004_agnes