Kemerdekaan Indonesia
404 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Adat Pemakaman Batak: Ulos Saput dan Ulos Tujung
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Apa itu Ulos? Ulos atau kain ulos merupakan salah satu busana otentik dari Indonesia, tepatnya berasal dari Tanah Batak, Sumatra Utara. Ulos sendiri berarti kain. Ulos biasanya dibuat dengan alat tenun bukan mesin, sama seperti cara pembuatan kain songket dari Palembang. Biasanya dominan dengan warna merah, putih dan hitam. Ulos pada tradisi Batak banyak dipergunakan untuk berbagai macam keperluan upacara adat. Namun, saat ini ulos juga sering ditemukan dalam bentuk berbagi suvenir, seperti dompet dan tas. Dahulu, nenek moyang orang Batak menganggap bahwa ulos merupakan salah satu sumber kehangatan yang menjadi salah satu unsur keberlangsungan hidup manusia. Hal ini dikarenakan nenek moyang orang Batak dulunya tinggal di pegunungan yang umumnya bersuhu dingin. Berbicara mengenai upacara adat Batak, ulos sering digunakan dalam upacara adat pemakaman. Setiap ulos memiliki fungsinya masing-masing, dan dalam upacara pemakaman adat Batak ada dua ulos yang digunakan, yaitu U...

avatar
OSKM_16418336_Leonardo Budhi Satrio Utomo
Gambar Entri
Asal usul nama Kota Padangsidimpuan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Kota Padangsidimpuan adalah Kota yang terdapat di daerah Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Dahulunya Kota Padangsidimpuan merupakan tempat persinggahan. Karena letaknya di tengah-tengah jalur perdagangan Sibolga-Padangbolak, Sibolga-Panyabungan, dan sebaliknya. Semakin banyak orang yang singgah di tempat ini, maka semakin banyak orang tau tentang tempat ini. Maka mulailah orang-orang menyebut tempat ini dengan "Padang Na Dimpu" yang artinya dalam bahasa Indonesia adalah "Padang yang tinggi" karena ditempat itu banyak tanaman/rumput-rumput yang tinggi. Dari situlah awal mulanya nama Kota Padangsidimpuan, berasal dari bahasa batak "Padang Na Dimpu" (Padang yang tinggi). OSKMITB2018

avatar
Oskm18_16918268_dio
Gambar Entri
Asal Usul Penyebaran Marga Siregar
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Sudah tidak asing lagi di telinga kita jika mendengar nama Siregar . Di antara kerabat kerja atau teman kita mungkin ada salah satunya yang memiliki nama Siregar di bagian akhirnya.  Siregar merupakan salah satu marga yang berasal dari salah satu dari beribu suku di Indonesia, yaitu Suku Batak. Di balik menyebarnya marga  Siregar  terdapat kisah yang merupakan asal usul penyebaran tersebut. Konon,  terdapat 9 orang keturunan dari Si Raja Lontung dan Si Raja Pareme yang terdiri dari 7 putra(Tuan Situmorang, Sinaga Raja, Pandiangan, Toga Nainggolan, Simatupang, Aritonang, dan Siregar ) dan 2 putri(Si Boru Anakpandan dan Si Boru Panggabean) dan  Siregar merupakan anak bungsu dari ke-sembilan bersaudara. Si Raja Lontung bermukin di Desa Banuaraja yang terletak di sebelah desa Sabulan, yang berada di pinggiran Danau Toba, berseberangan dengan Pangururan di Pulau Samosir. Pada suatu saat, terjadi banjir besar yang melanda Desa Banuaraja dan Sabulan....

avatar
OSKM18_16018343_Syifabudi Chairurrizky
Gambar Entri
Nikmat Kelat Holat
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Kata "holat" pasti kurang familier untuk sebagian besar masyarakat Indonesia. Holat adalah nama salah satu makanan daerah di Indonesia. Masakan ini berasal dari Padang Bolak, Kabuoaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara. Sesuai dengan namanya, holat yang berarti kelat, hidangan ini memiliki cita rasa kelat yang menambah kenikmatannya dan menjadikannya beda dari hidangan lain. Pembuatan Holat menggunakan bahan-bahan khas yang ada di Sumatra Utara, antara lain, kulit kayu tanaman balakka yang biasanya hanya terdapat di hutan kawasan Tapanuli Selatan dan ikan jurung. Ikan tersebut adalah jenis ikan endemis yang rasanya manis dan biasanya dapat ditemukan di sungai-sungai di Padang Bolak. Ditambah dengan potongan pakkat atau tunas rotan yang menambah kekelatannya. Konon Holat adalah hidangan khusus para raja di Tapanuli Selatan. Namun kini hidangan ini bebas dinikmati oleh siapa saja. Holat bisa ditemukan di beberapa kabupaten/kota di Sumatera Utara, seperti di Kota Padangs...

avatar
OSKM18_16218109_Cindy Avici
Gambar Entri
Nani Arsik
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

 Terdapat banyak makanan khas Batak yang masih jarang terekspos, seperti sambal andaliman, naniura, dan kini masakan nani arsik. Ikan arsik adalah kuliner tradisional khas Toba yang kaya dengan bumbu dan rempah. Makanan ini kaya akan cita rasa tinggi, tetap sehat, dan alami, serta tidak mengandung MSG. Penamaan makanan Batak sebagian besar didasarkan pada proses memasak. Nani arsik berarti dimarsikkan atau dikeringkan. Dengan kata lain, dekke nani arsik, ikan yang dimasak terus-menerus sampai kuahnya kering, bumbunya menyerap ke ikan mas tersebut. Jika proses memasak benar, nani arsik dapat bertahan 2 hari tanpa basi. Selain nani arsik, masakan khas batak lain yang dinamakan berdasarkan proses memasaknya antara lain na tinombur, na niura, dan na nigota. Nani arsik adalah makanan yang menjadi bagian dari adat Batak yang memiliki cerita dari mulai kelahiran, perkawinan, hingga meninggal. Nani arsik penting dalam upacara adat Batak terkait dengan siklus kehidupan. Angk...

avatar
OSKM_19818129_Ruth Anggreyni
Gambar Entri
Kue Bulan Tionghoa
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Siapa sih yang tidak tau Kue Bulan?Kue Bulan atau yang lebih dikenal dengan nama   Mooncake   merupakan perkembangan tradisi budaya Nenek Moyang Orang Tionghoa. Di Indonesia ini memang terdapat sangat banyak budaya. Ada budaya lokal dan juga budaya berasal dari luar Indonesia yang telah terakulturasi, salah satunya adalah Kue Bulan. K ue Bulan ini merupakan salah satu bentuk sembahyang kepada bulan bagi Orang Tionghoa. Makanan ini sendiri hanya ada setahun sekali pada pertengahan bulan 8 menurut kalender Lunar, sementara dikalender nasional adalah tanggal 25 Oktober pada tahun penulisan artikel ini. Cerita tentang legenda Kue Bulan ada berbagai versi.Menurut hasil wawancara dengan beberapa orang Tionghoa, versi cerita yang didapatkan adalah cerita berkisah tentang Tiongkok yang telah dikuasai Mongol yang merupakan Dinasti Yuan (1280-1368). Pada saat itu terus terjadi pemberontakan Orang Tiongkok kepada dinasti tersebut,akan tetapi usaha itu tidak pernah berh...

avatar
OSKM18_16918263_Edbert
Gambar Entri
Resep dan Cara Memasak Tumis Kerang Lado Ijo
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Kota Medan, Sumatera Utara, merupakan salah satu kota besar di Indonesia. Kota Medan terletak di bagian Barat Laut Indonesia dan berada di pinggir pulau Sumatera. Karena letak geografisnya, sebagian penduduk Kota Medan berprofesi sebagai nelayan dan mengandalkan hasil laut sebagai sumber pendapatan utamanya. Salah satu hasil laut yang terkenal dari Kota Medan adalah kerang darah. Pada artikel ini, saya akan membahas tentang salah satu cara mengolah kerang darah yang sudah menjadi makanan sehari-hari di Kota Medan. TUMIS KERANG LADO IJO  Bahan : 1/2 kg kerang darah kupas 5 siung bawang merah, iris 2 siung bawang putih, iris 15 cabai hijau keriting, iris miring 2 lembar daun salam 1 ruas ibu jari lengkuas, memarkan 1 batang sereh, memarkan 1/2 sdm asam jawa 1/2 sdt gula pasir garam secukupnya 5 sdm minyak untuk menumis Cara Memasak : Panaskan minyak goreng di wajan. Tumis bawang merah,...

avatar
OSKM18_19818115_Nadia Delfi Zafira
Gambar Entri
Maha Vihara Maitreya
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Utara

Maha Vihara Maitreya adalah salah satu vihara terbesar di Indonesia. Vihara ini terletak pada komplek Cemara Asri Medan. Maha Vihara Maitreya dibangun pada tahun 1991. Vihara ini sangat kental dengan ajaran Buddha Maitreya yang mengajarkan cinta kasih semesta.   Di bagian utama vihara terdapat ruang baktisala untuk menyembah  Buddha Sakyamuni, Bodhisattva Avalokitesvara, dan Bodhisattva Satyakalama. Bangunan ini berkapasitas 1,500 orang.   Pilar vihara diukir bentuk naga yang terlihat sangat nyata. Pada dindingnya juga terlihat gambar-gambar seperti gambar tembok raksasa Cina. Pada bagian halaman depan vihara, juga terdapat patung singa di sisi kanan dan kiri   Pengunjung dapat menyantap makanan di restoran vegetarian vihara. Selain itu, pengunjung juga dapat membeli barang di toko souvenir vihara. Kita juga dapat melihat sebuah air mancur dengan patung teko yang tampak seperti terbang dan kolam ikan mas.   Vihara ini bukan ha...

avatar
OSKM18_16718249_[Felicia] Collins Willim
Gambar Entri
Fale Landru
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Indonesia terkenal memiliki beraneka ragam kebudayaan yang berbeda-beda di tiap provinsinya. Salah satunya yakni dalam hal makanan khas. Ada banyak makanan khas yang unik dan memiliki cita rasa yang beragam dari tiap daerah. Fale landru adalah istilah rakyat suku Nias untuk suatu masakan yang dimasak dengan dipepes. Fale memiliki arti pepes. Sedangkan Landru itu merupakan lauknya yakni ikan Landru dan ikan ini mirip dengan ikan wader. Ikan Landru ini merupakan jenis ikan kecil. Ikan Landru ini sering dikonsumsi dan digemari oleh rakyat Nias karena rasanya yang gurih. Ikan ini biasa ada di danau atau di sungai, bahkan ada di selokan yang tentunya berair jernih. Teknik memasak Fale Landru yakni dengan mencampurkan rempah-rempah yang sudah digiling halus (kelapa parut yang muda, bawang merah, bawang putih, kunyit, penyedap rasa, garam, cabe, dan daun Fatalema di Nias yang mirip kemangi tapi memiliki aroma yang berbeda). Lalu, bahan utamanya yakni ikan Landru dibungkus dengan...

avatar
OSKM18_19918001_Cecilia Nonifili Yuanita