MENGENAL DARI DEKAT MUSEUM CAKRANINGRAT KABUPATEN BANGKALAN Pada tahun 1974 Pemerintah Daerah Tingkat II Kabupaten Bangkalan mendirikan sebuah Gedung Museum untuk menyimpan benda-benda koleksi keluarga Kraton yang sudah diserahkan perawatannya kepada Pemerintah dengan ciri khas gerbang pintu adalah miniatur Bentar Makam Agung Arosbaya. Kemudian pada tanggal 24 Juli 1975 dibuka untuk umum setiap hari pada pukul 08.00 s/d 14.00 WIB. Dengan bentuk dan kondisi yang hanya satu ruangan tersebut, maka telah dapat ditampung beberapa macam benda koleksi Peninggalan milik perorangan maupun milik Keluarga Bangsawan Bangkalan. Semua ini berkat upaya dan kerja keras serta kerjasama antara masyarakat, Pemerintah Daerah dan Kantor Departemen Dikbud Kabupaten Bangkalan. Mengingat perkembangan ilmu pengetahuan berikutnya, tugas dan fungsi Museum secara umum digambarkan: - Mengumpulkan, mencatat - Meneliti dan merawat - Serta memamerkan benda-benda bernilai sejarah...
Museum Mini Dapoer Roekijah Djawa Alamat : Desa Wisata budaya Maospati : Jalan Raya 44 Maospati – Magetan Jawa Timur Telp. dan faks. : (0351) 868402 Hp  ...
Untuk diketahui bahwa “Museum Mandhilaras” lahir bersamaan dengan berdirinya Kantor Dinas Pemuda Olahraga dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan hal tersebut terjadi karena adanya perubahan Struktur Organisasi Baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan pada Tahun 2008. Kantor Dinas Pemuda Olahraga dan Kebudayaan dapat disingkat ( DISPORABUD) mempunyai organ tubuh dalam organisasinya antara lain : KEPALA DINAS - BIDANG TATA USAHA – BIDANG PEMUDA – BIDANG OLAHRAGA DAN BIDANG KEBUDAYAAN, kemudian selanjutnya untuk di ketahui Bidang Budaya mempunyai 2 (dua) seksi yaitu ; 1. Seksi Kesenian dan Nilai-nilai Sejarah – dijabat oleh seorang pejabat eselon IV/A disebut Kepala Seksi ( Kasie), oleh ; Halifaturrahman.SPd, kemudian 2. Seksi Pemeliharaan dan Pelestarian K...
Tempat ini menjadi salah satu tempat wisata favorit di Jatim Park II ini. Museum ini berisikan fosil dari hewan-hewan yang sudah punah dan yang masih ada hingga saat ini. Saat memasuki pintu depan Museum Satwa Malang ini kita kan disambut dengan bangunan berwarna putih. Dengan pilar-pilar tinggi yang juga berwarna putih. Kalau beda warna pasti aneh. Hehehe Fisiknya seperti gedung-gedung Yunani klasik dan dua patung gajah besar yang menjaganya. Masuk kedalam gedung museum kita akan disambut oleh kerangka tulang belulang atau fosil dari beberapa macam Dinosaurus, seperti, Tyrannosaurus dan Stegosaurus. Selain fosil ada juga beberapa satwa yang bisa kita lihat dalam keadaan satwa sudah diawetkan. Sumber : Arsip Koleksi Museum Jawa Timur Park 2 Uniknya di Museum Satwa Malang ini tidak hanya menampilkan satwa liar dari Indonesia saja. Melainkan juga ada berbagai satwa dari seluruh benua. Ditampilkan dengan diorama menyerupai tempat asal dan habitat hewan-hewan ter...
Museum Hak Asasi Manusia Omah Munir didirikan pada tahun 2013 dengan misi pendidikan tentang Hak Asasi Manusia (HAM) bagi masyarakat Indonesia terutama generasi muda dalam rangka menciptakan warga negara yang cinta damai, menghargai perbedaan, menjaga toleransi antara kelompok dan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan. Pembentukan Omah Munir diinspirasi oleh kehidupan dan perjuangan Munir Said Thalib, seorang pembela HAM yang dibunuh pada tahun 2004 dalam perjalanan antara Jakarta ke Amsterdam. Pada 2000, Munir mendapat penghargaan “The Rights Livelihood Award”, dari pemerintah Swedia, sebuah penghargaan yang serupa Nobel Prize. Semasa hidupnya Munir gigih memperjuangkan mereka yang menjadi korban kekerasan dan pelanggaran HAM melalui advokasi dan juga melalui berbagai program pencerahan. Baginya, menyebarluaskan nilai-nilai HAM kepada publik merupakan landasan yang penting bagi sebuah bangsa yang demokratis, cinta damai dan sejahte...
Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK-Unair) akhir pekan ini menggelar perayaan satu abad pendidikan kedokteran di Surabaya. Perayaan satu abad itu berdasarkan lembar negara pemerintahan Hindia Belanda bertanggal 8 Mei 1913. Salah satu penanda kegiatan yang rencananya dihadiri Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi itu, berupa peresmian gedung museum pendidikan FK Unair yang baru. Gedung museum baru ini terletak di gedung sisi barat gedung utama FK Unair di Jl Dr Moestopo. Sehari sebelum diresmikan, Rabu (16/10/2013), di salah satu ruangan gedung, sudah digelar seminar tentang Peningkatan Kesadaran Tentang Diabetes dalam rangka Hari Diabetes Sedunia. “Kegiatan ini merupakan yang “ngayari” pakai gedung museum, karena gedung baru akan diresmikan pada Kamis (17/10/2013),” kata Prof Dr Agung Pranoto Sp PD KEMD Mkes FINASIM, Dekan FK Unair. Usai seminar, para peserta diajak keliling museum. Gedung ini terdiri atas beberapa ruangan yang...
Ratusan tahun silam di Tanah Jawa, tepatnya di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo, sebuah sejarah besar tentang manusia purba terkuak. Dari penggalian yang dilakukan Eugene Dubois, seorang dokter berkebangsaan Belanda ditemukan beberapa pecahan batu. Mulai dari gigi geraham, tulang paha, tengkorak manusia purba dan binatang. Upaya Dubois tidak bisa dibilang asal-asalan. Dirinya waktu itu, tertantang dengan teori Human Origin, yang dikemukakan Charles Robert Darwin (1809-1882). Dalam teori itu menyatakan bahwa manusia ini berasal dari evolusi kera. Berdasar teori Human Origin, Dubois meninggalkan negeri kincir angin menuju Indonesia pada tahun 1887. Selain itu ada dua alasan yang dijadikan acuannya kali ini. Pertama, berdasarkan buku The Descent of Man, menceritakan bahwa nenek moyang manusia seharusnya hidup di daerah tropis. Karena manusia purba sudah kehilangan bulu selama perkembangannya. Alasan kedua, di Hindia-Belanda (Indonesia) banyak gua-gua, jadi tak m...
Museum Manusia Purba Klaster Bukuran, Sragen Plaats: Sragen Provincie: Jawa Tengah Land: IND Type organisatie: Museum Postadres: Museum Manusia Purba Klaster Bukuran Bukuran, Kalijambe, Sragen Regency 57283 Sragen...
Klaster Dayu sebagai salah satu bagian dari Museum Manusia Purba Sangiran, terletak di Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar merupakan salah satu situs yang penting di Sangiran. Situs ini banyak menyimpan kekayaan memori kehidupan sejak jutaan tahun silam, baik itu kehidupan flora, fauna, maupun manusia dan budayanya, serta merekam perubahan lingkungan yang pernah terjadi di Sangiran jutaan tahun silam. Informasi yang terpendam dalam lapisan-lapisan tanah purbanya perlu untuk diketahui masyarakat luas, oleh sebab itu pada tahun 2013 dibangun sebuah museum yang menyajikan temuan-temuan penting dari Situs Dayu secara khusus dan Situs Sangiran secara umum. Berdiri di atas lahan yang khusus dipilih dan dirancang sebagai sajian contoh lapisan tanah dari 4 zaman dalam rentang masa 100 ribu hingga 1,8 juta tahun silam, Museum Dayu menjelma menjadi pusat informasi tentang perlapisan tanh purba dan budaya manusia jenis Homo erectus terlengkap. Museum Day...