Tahun Baru
413 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
LEGENDA ASAL MULA DANAU TOBA
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

          Pada dahulu kala, di Sumatera Utara tinggalah seorang laki-laki lajang. Laki-laki itu bernama Toba. Toba sehari-hari bekerja sebagai petani untuk menanam berbagi tanaman di ladangnya. Namun, Toba juga memiliki hobi memancing ikan di sungai. Selain dijual ikan itu akan dimakan menjadi lauk. Setiap hari Toba pergi ke sungai itu dan mulai memancing. Toba pun selalu mendapatkan ikan yang banyak dan umpannya dilalap habis.             Suatu hari, Toba menjalani aktivitasnya sehari-hari. Pergi ke ladang untuk bertani dan kemudian menyempatkan hobinya untuk memancing di sungai dekat rumahnya. Namun, hari itu berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Saat Toba melemparkan pancing dan umpannya, ikan-ikan tidak ada yang menghampiri umpannya. Hari itu Toba menunggu dengan sangat lama sehingga ia hampir putus asa dan ingin pulang dengan tangan kosong. Tiba-tiba saat Toba berkemas pulang, pancingnya bergetar...

avatar
Yunaz Karaman
Gambar Entri
5_Putri Bunga Melur
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Alkisah, jauh di tengah hutan di tepi sebuah sungai hidup sepasang suami istri. Sudah bertahun-tahun lamanya mereka menikah, tetapi belum juga mempunyai seorang anak. Bilamana mereka sedang berbincang-bincang, sering kali terdengar mereka berucap, “Kalau saja kita mempunyai seorang anak, tentu kita tidak kesepian.” Akan tetapi, mereka tidak putus asa. Setiap hari, kedua suami istri ini terus berdoa kepada Allah mohon dikaruniai seorang anak. Seperti biasanya setiap pagi sang istri pergi mencuci kain. Tetapi kali ini, ketika ia melewati jalan kecil yang biasa dilaluinya, tampak sekuntum bunga melur yang sedang mekar. Bunga ini terlihat indah sekali di antara semak-semak yang mengelilinginya. Seketika terpikir olehnya, “Bila saja aku mempunyai seorang anak perempuan secantik bunga melur ini, alangkah bahagiaku.” Kemudian perempuan itu meneruskan perjalanannya menuju tepi sungai yang dangkal airnya untuk mencuci. Beberapa hari kemudian, ia berm...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Si Boru Sangkar Sodalahi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Home / SUMATERA / Sumatera Utara / Cerita Rakyat Sumatera Utara - Si Boru Sangkar Sodalahi, Sebuah Legenda Srikandi Batak Cerita Rakyat Sumatera Utara - Si Boru Sangkar Sodalahi, Sebuah Legenda Srikandi Batak jhoe wain 3 months ago SUMATERA , Sumatera Utara     Cerita Rakyat Sumatera Utara - Si Boru Sangkar Sodalahi, Sebuah Legenda Srikandi Batak   Kisah tentang keturunan Si Marsaitan adalah kisah paling tragis sekaligus heroik dari Tanah Batak. Yaitu kisah tentang seorang anak yang tidak diinginkan oleh ibunya, yang lahir dari cinta palsu, karena sang ibu, perempuan yang hebat itu, berpura-pura cinta dan menjadi istri musuhnya karena ingin membalas dendam atas kematian suami yang sungguh dia cintai. Di Negeri Urat, Pulau Samosir, berbahagialah Tuan Sipallat dengan istri junjungan jiwanya, Si Boru Sangkar Sodalahi, asal klan Manu...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Awal Terjadinya Pulau Malau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Nantinjo adalah putri bungsu dari Guru Tatea Bulan/Sibaso Bolon dari sepuluh bersaudara, anak yang pertama adalah Raja Uti, ke dua Saribu Raja, ke tiga Limbong Mulana, ke empat Sagala Raja, ke lima Lau Raja sedangkan perempuan yang pertama adalah Biding Laut, ke dua Boru Pareme, ke tiga Anting Haumasan, ke empat Sinta Haumasan dan ke lima Nantinjo. Kita dapat berbicara langsung dengan Nantinjo melalui Nai Hotni Boru Sagala yang tinggal di Cianjur Jawa Barat yang menjadi tempat masuknya Roh Nantinjo (Hasorangan). Tujuan Nantinjo kembali kedunia adalah untuk mengobati, membantu orang yang meminta pertolongan terlebih keturunan dari Bapak dan Ibunya serta meluruskan sejarah asal mula keturunan dari keluarganya dan mempersatukan kembali keturunan Bapaknya Guru Tatea Bulan/Sibaso Bolon. Semasa hidupnya, Nantinjo mengalami penderitaan yang cukup berat, sebab ketika lahir kedunia ini saja dia tidak sempuma, dikatakan wanita bukan, pria juga bukan. Pada saat umurnya sepuluh tahun kedua...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Si Betah Betah
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Pada zaman dahulu kala hiduplah seorang tua di suatu kampung. Ia tinggal di kebunnya yang luas dan tanaman jagung. Tetapi sekalipun tak pernah ternikmati buah jagungnya itu karena selalu habis dimakan monyet. Oleh karenanya, dia selalu susah karena habis tenaga dan modal tak sekali jua pernah menikmati hasil kebun jagung tersebut. Tahun berikutnya, tiba masa menanam, jagung pula yang ditanamnya. Ketika masa panen hampir tiba, dilihatnya pula ada tanda bekas datang monyet. Akhirnya orang tua itu berpikir, “Baiklah kucari akal untuk menangkap monyet itu.” Lalu ia pergi ke hutan mengambil ijuk untuk dipintalnya menjadi tali, tak lupa diambilnya pula bahan getah. Tali – tali ijuk itu kemudian dibentuk menjadi boneka yang mirip manusia. “Tentu monyet itu akan takut melihat orang – orangan ini. Jika ia takut, tentu tak akan berani lagi mengambil buah jagungku ini,” pikirnya. Kemudian semua getah tadi dibubuhkannya ke orang – orangan itu sehing...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_GURU PENAWAR KANDIBATA (Guru Petawar Reme) Di Tanah Karo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Di Tanah Karo Sumatera Utara terdapat satu kampung yang bernama Kandibata. Dahulu kampung tersebut dikenal oleh semua orang dari segala penjuru karena di kampung tersebut hidup seorang Guru Mbelin (Dukun Sakti) bernama Guru Kandibata. Ia beristrikan seorang Guru Mbelin juga yang menghasilkan dua keturunan yaitu Beru Tandang Karo dan Beru Tandang Meriah.  Kesaktian Guru Kandibata tersebut tersiar hingga ke negeri – negeri di luar Tanah Karo Simalem. Beliau bisa meramal hari (Niktik Wari), mengobati segala sakit penyakit, bahkan menghidupkan kembali orang mati, asal jenazah orang tersebut masih utuh dan belum mencapai 4 hari kematian. Pada suatu hari, timbullah penyakit cacar yang menjangkiti Tanah Alas di daerah Aceh. Penyakit yang mewabah tersebut mengakibatkan korban jiwa yang tidak sedikit, sehingga timbullah kepanikan yang luar biasa. Keresahan rakyat Tanah Alas menyebabkan Raja Alas menjadi was – was. Raja Alas adalah seorang Raja yang kekayaan beli...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Kisah Putri Dewa Gunung Lumut
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

ALKISAH, di hulu sungai Sikurkuren di kawasan Parmonangan ada sebuah air terjun yang cukup tinggi dan seram karena berada di tengah hutan belantara yang sunyi sepi. Suatu ketika sampailah seorang pemburu yang sehari-harian mencari binatang buruan tidak bersua barang seekor juga pun. Tiba-tiba terdengarlah suatu yang bertalu-talu, yang makin lama makin mengasyikkan dan mengesankan. “Eh, suara apakah ini gerangan?” demikian pemburu bicara kepada dirinya. Teringatlah dia akan petuah orang-orang tua, bahwa di tengah hutan yang sunyi sepi tidak jarang orang bersua dengan kumpulan atau perkampungan jin. Tetapi orang-orang halus itu sangat takut akan anjing. Menurut yang empunya cerita wajah jin tersebut mirip dengan wajah manusia tetapi kakinya kecil-kecil dan betisnya menghadapa ke muka, sehingga jejak kakinya berlawanan dengan jejak kaki manusia. Dengan hati-hati pemburu pun mengamankan anjingnya seraya diikat dengan rotan dan diisyaratkan kepada anjingnya agar...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Putri Dewa Deleng (Gunung Lumut)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Parmonangan adalah sebuah desa di Pakkat Tapanuli Utara sekarang ini. Desa inilah satu-satunya desa di Kecamatan Pakkat yang memakai bahasa Pakpak Dairi. Walaupun desa ini kecil dan terpencil dari keramaian lalu lintas, namun kaya dengan mitos dan legenda yang pada masa sekarang ini disebut dengan istilah sejarah. Jika hari telah sore (diawal malam) sering orang tua-tua dengan sukarela menyampaikan hal-hal yang aneh dan ajaib dalam bentuk cerita agar cerita yang berharga itu tidak hilang ditelan oleh jaman. Kami coba menuliskannya, mudah-mudahan dapat jadi bahan bacaan yang bernilai bagi remaja yang sedang berkembang. Arkian, di hulu sungai sikurkuren di kawasan parmonangan ada sebuah air terjun yang cukup tinggi dan seram karena berada di tengah hutan belantara yang sunyi senyap. Suatu ketika sampailah seorang pemburu yang sehari-hari mencari binatang buruan namun tidak bersua barang seekor jua pun. Tiba tiba terdengarlah suara yang bertalu-talu, yang makin lama makin men...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Sejarah Kerajaan Nagur Pulo Pandan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Umum Setelah mempelajari dan membaca beberapa buku-buku sejarah dunia dapatlah diketahui bahwa di daerah Nusantara atau lebih dikenal orang zaman sekarang dengan sebutan Asia Tenggara, telah berdiri tiga kerajaan abad ke-5 Masehi yaitu : Kerajaan Taruma Negara di Jawa Barat. Kerajaan Kutai Kertanegara di Kalimantan Timur. Kerajaan Nagur di Sumatera Timur. Yang akan diterangkan dalam tulisan ini ialah mengenai keberadaan satu kerajaan di pedalaman Sumatera Timur abad ke-5 Masehi yaitu Kerajaan Nagur (selanjutnya lihat peta). Memang dalam buku-buku sejarah nasional Indonesia bahwa keberadaan Kerajaan Nagur itu tidak ada tercantum, tetapi dari hasil penyelidikan para ahli-ahli sejarah di kemudian hari sepeti H. Maratua Siregar guru sejarah di  Vervolg School  di zaman Belanda di Pamatang Siantar bahwa ada satu kerajaan di pedalaman Sumatera Timur di tepi sungai Bah Bolon lebih kurang 3 kilometer dari kota Pardagangan sekara...

avatar
Sobat Budaya