Bahan: 150 g nangka muda, potong kotak kecil, rebus 100 g kacang panjang, iris 3 cm, rebus 3 buah terung bulat, potong-potong 1 ikat kangkung, siangi, blansir Sambal kelapa: 3 sdm minyak sayur, untuk menumis 7 butir bawang merah, cincang halus 5 siung bawang putih, cincang halus 3 mata asam jawa, seduh dengan 1½ sdm air panas 1 ¼ sdt garam 250 g kelapa mengkal, parut Bumbu sambal kelapa, haluskan: 7 buah cabai rawit merah 2 batang serai 2 cm kunyit 2 cm jahe 10 cm kencur 2 cm lengkuas Saus: 5 sdm minyak sayur, untuk menumis 200 ml santan kental, dari ½ kelapa parut 2 mata asam jawa, seduh dengan 1 sdm air panas Bumbu saus, haluskan: 5 buah cabai rawit merah 5 buah cabai merah keriting 3 siung bawang putih 3 butir kemiri 2 cm jahe...
Potongan ikan kakap yang manis dibalut gurihnya bumbu santan. Khusus di saat perlombaan, ia memperkaya langkah akhir dengan memasukkan satai ke dalam bambu bersama kulit jeruk dan kemangi. Aromanya meresap ke dalam ikan! Bahan: 1 kg daging ikan kakap merah, potong dadu 2 cm 1 sdt garam 2 cm kunyit, haluskan 100 ml santan, dari 1 buah kelapa bakar, parut 1 buah jeruk limau, ambil airnya 1 sdt garam ½ sdt gula pasir ½ sdt gula aren Bambu, untuk membakar Bumbu, haluskan: 6 butir bawang merah 6 siung bawang putih 5 buah cabai keriting 4 buah cabai rawit 4 butir kemiri 2 sdt ketumbar, sangrai Cara Membuat: 1/ Lumuri ikan dengan garam dan kunyit. Sisihkan. 2/ Campur bumbu halus, santan, dan air jeruk limau. Masukkan potongan ikan, aduk rata. Simpan dalam kulkas hingga bumbu meresap (± 30 menit). 3/ Tusukkan 4 potong ikan pada 1 tusuk satai. Ulangi proses serupa pada sisa bahan. 4/ Bakar satai di...
Menggunakan daun ruku, bahan yang juga akrab di dapur Minang dengan nama ruku-ruku. Karena tidak umum, penikmat biasa menanamnya sendiri atau membeli di pasar khusus. Bahan: 1 kg ikan kakap, potong 3 1 sdm air jeruk nipis ½ sdt garam 1 sdm minyak sayur 3 batang serai, memarkan 5 cm lengkuas 4 lembar daun jeruk 400 ml air 1 sdm air asam jawa 70 g kacang panjang, potong 6 cm 1 sdt garam ½ sdt gula pasir 4 tangkai daun ruku, ambil daunnya 8 buah cabai rawit utuh 1 buah tomat, potong-potong Bumbu, haluskan: 8 butir bawang merah 5 buah cabai rawit 5 buah kemiri 4 siung bawang putih 1,5 cm kunyit ½ sdt merica putih Cara Membuat: 1/ Lumuri ikan dengan jeruk nipis dan garam. Sisihkan. 2/ Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan serai, lengkuas, dan daun jeruk. Tuang air, masak hingga mendidih. 3/ Masukkan ikan, aduk rata. Tambahkan asam jawa dan kacang panjang. Masak sebentar....
Hasil laut yang berlimpah membuat warga Sumbawa terbiasa memasak ikan dadakan. Tidak perlu menunggu pesta khusus untuk menikmati ikan yang gemuk dan istimewa tersaji di meja. Bahan: 700 g ikan sebelah 1 sdm air jeruk nipis ½ sdt garam 150 g terung ungu 5 tangkai daun ruku, ambil daunnya 3 buah belimbing wuluh, potong-potong 1 sdt garam 300 ml air panas ½ sdt garam Bumbu, haluskan: 5 buah cabai rawit merah 5 butir kemiri 3 butir bawang merah, bakar 1 buah tomat, bakar 1 sdm air asam jawa 1 sdt garam 1 cm terasi, bakar Pelengkap: Kerupuk kulit Jeruk Cara Membuat: 1/ Lumuri ikan dengan air jeruk nipis dan garam secara merata. Diamkan sebentar hingga meresap (± 10 menit). 2/ Panggang ikan di atas bara api hingga matang. Sisihkan. 3/ Bakar terung di atas bara api hingga matang. Kupas kulitnya, ambil dagingnya. Sisihkan. 4/ Campur rata terung bakar, daun ruku, belimbing wuluh, dan bu...
Jarang mengolah babat? Buang air rebusan pertama babat, lalu rebus kembali bersama jahe, lengkuas, dan serai. Babat jadi lebih beraroma. Bahan: 2 sdm minyak sayur 2 cm lengkuas, iris 3 batang serai, ambil bagian putihnya, iris tipis 150 ml air 75 ml santan kental 100 g kelapa parut, sangrai 1 sdt garam ½ sdt gula pasir 250 g babat, rebus, iris 250 g daging sapi, rebus, suwir 10 butir bawang merah, iris tipis, goreng 5 buah cabai rawit, iris tipis, goreng 4 lembar daun jeruk, iris 6 buah belimbing wuluh, iris 1 sdt air jeruk limau 2 sdm wijen, sangrai, haluskan 60 g kacang panjang, potong 4 cm, blansir 2 buah tomat hijau, potong tipis 2 batang daun kemangi Bumbu, haluskan: 8 siung bawang putih 4 butir bawang merah 2 sendok makan wijen hitam, sangrai 1 sendok terasi 4 buah cabai rawit merah 3 butir kemiri sangrai 1 sdt merica Cara Membuat: ...
Banyak yang mengatakan, resep satai bercita rasa manis-pedas ini berasal dari keluarga Raja Pejanggik di daerah Rembiga, Lombok. Bahan: 300 g daging sapi tanpa lemak, iris kotak 2 cm 5 lembar daun pepaya 20 tusuk satai Bumbu, haluskan: 6 siung bawah putih 2 buah cabai merah 3 buah cabai rawit 50 g gula merah ½ sdt terasi ¼ sdt teh garam 3 sdm kecap manis Pelengkap: Sambal kecap Lontong Cara membuat: Bungkus daging dengan daun papaya selama 2 jam agar daging lebih empuk. Sisihkan. Lumuri daging dengan bumbu halus, tutup kembali dengan daun pepaya. Diamkan hingga meresap (± 30 menit). Tusukkan 4 potong daging pada satu tusuk satai. Ulangi proses serupa pada sisa bahan. Bakar satai di atas bara api atau di atas grill pan hingga matang. Angkat. Sajikan hangat. (f) Untuk 20 tusuk Sumber: https://www.femina.co.id/dagin...
Poteng Jaje Tujak dalam bahasa Indonesia berarti Tape Jajan Tumbuk. Poteng Jaje Tujak yakni sejenis tape yang diolah menjadi makanan ringan dan disediakan saat satu minggu setelah lebaran alias pada hari raya ketupat. Hidangan Poteng Jaje Tujak ini terdiri dari 2 makanan yakni “poteng” atau “tapai” dan “jaje tujak” atau di Jawa sering disebut “tetel”. Bahan poteng menggunakan ketan putih. Resep Poteng Jaje Tujak Bahan Poteng: Beras ketan putih 1 kg Air 800 ml Ragi tape 1/4 bagian Daun Saga (diambil air perasannya) Gula pasir secukupnya (sesuai selera) Daun pisang untuk membungkus Bahan jaje Tujak: Beras ketan putih 1 kg Beras ketan hitam 50 gram Kelapa parut dari 1 butir kelapa + garam secukupnya (kukus) Cara membuat Poteng: Rendam beras ketan putih di dalam air 2 liter air semalaman. Tiriskan Kukus beras ketan putih hingga mengeluarkan uap yang banyak, setelah itu siram menggunakan 800 ml air saga, kemudian dikukus lagi 15 menit , angkat dan bi...
Januri adalah makanan khas dari Bima NTB yang memiliki rasa gurih dan manis Bahan-bahan 1/2 kg tepung ketan putih 1/2 sdm garam 1 butir kelapa jadikan 1 liter santan kental Gula secukupnya/sesuai selera Air hangat untuk uleni tepung ketan 2 tetes pasta pandan merk kupu-kupu Langkah Masukan tepung ketan,garam kedalm baskom masukan air hangat uleni sampe kalis.. Setelah kalis bulatkan kecil² sebesar kelereng.. Masukan santan ke dalam panci.. Didihkan sebentar, Setelah mendidih masukan adonan yg telah di bulatkan tadi bersama gula Aduk² perlahan jgn sampe santan pecah..cicipi rasanya..angkat sajikan selagi hangat..☺
Tari Lenggo Mbojo Tari lenggo merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Tari lenggo sebenarnya juga terdapat di daerah melayu, hanya saja Namanya yaitu tari lenggo, sedangkan tari lenggo yang berasal dari Bima Namanya adalah tari Lenggo Mbojo. Kedua tari ini juga memiliki perbedaan karena biasanya tari lenggo yang berasal dari melayu dibawakan oleh laki-laki sedangkan tari lenggo mbojo dari bima biasanya dibawakan oleh perempuan. Tari lenggo mbojo ini pada awal kemunculanya berkembang sebagai tarian klasik di lingkungan istana Bima dan hanya ditampilkan saat ada acara tertentu saja. Pada awalnya menurut sejarah yang ada sebenarnya tari lenggo yang pertama adalah tari lenggo yang berasal dari melayu. Tari lenggo melayu adalah ciptaan mubalig dari sumatera barat bernama Datuk Raja Lelo. Tari lenggo ini dibuat khusus untuk upacara adat hanta ua pua yang terdapat di Bima. Lalu karena terinspirasi dari tarian tersebut maka Sultan...