Budaya Indonesia
595 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kesenian Tektekan
Alat Musik Alat Musik
Bali

Sejarah munculnya kesenian Tektekan dimulai dari daerah Kerambitan, Tabanan yang bertujuan untuk mengusir roh jahat yang menyebabkan wabah penyakit. Pada saat itu didaerah tersebut terkena wabah penyakit yang diyakini sebagai penyakit nonmedis oleh warga didaerah tersebut. Bahkan wabah tersebut dapat membuat banyak warga meninggal dunia. Lalu mereka pun membunyikan benda benda yang menghasilkan bunyi yang keras seperti kaleng, kulkul, besi untuk menghilangkan rasa takut. Lalu kulkul yang dipilih dan dipercayai bisa mengusir roh jahat yang menyebabkan wabah penyakit. Tektekan secara etimologi berasal dari kata "Tek" karena bunyi yang didominasi dengan suara tek tek tek. Tektekan ini dimainkan menggunakan alat sederhana yaitu kentongan atau di Bali disebut dengan kulkul,lalu memainkannya dengan cara dipukul menggunakan kayu kecil. Kesenian tektekan ini dimainkan oleh 30-40 orang dengan ritme seperti suara pementasan kecak. Tektekan biasanya dipadukan dengan alat musik tradisional B...

avatar
OSKM18_16018290_Sani Oktaviani
Gambar Entri
Arsitektur Rumah Tradisional Bali
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

  Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya dan tradisi. Bali merupakan salah satu provinsi unik di Indonesia dengan mayoritas penduduknya beragama Hindu. Oleh karena itu, banyak hal unik yang hanya dapat kita lihat di Bali. Salah satunya adalah arsitektur rumah tradisional di Bali. Rumah tradisional di Bali sangat kental dengan nuansa Hindu. Banyak hiasan, seperti ukiran dan patung, yang bercorak agama Hindu. Rumah ini biasa ditempati oleh suatu keluarga besar yang terdiri dari beberapa kepala keluarga. Rumah tradisional di Bali terdiri dari beberapa bangunan yang masing-masing bangunannya ditempati oleh satu kepala keluarga. Di tengahnya, terdapat satu pura yang digunakan untuk sembahyang. Ada juga dapur yang digunakan oleh setiap keluarga secara bersama-sama. Pada kompleks bangunan ini juga terdapat suatu tempat untuk mengadakan pertemuan penting. Di sekeliling kompleks bangunan, dibangun tembok yang tidak terlalu tinggi. Inilah ciri khas dari ar...

avatar
OSKM18_16918123_ALEXANDER KEVIN
Gambar Entri
otonan
Ritual Ritual
Bali

Upacara Otonan Kata Otonan berasal dari bahasa Jawa Kuno yang telah menjadi kosa kata bahasa Bali yang berasal dari kata “wetu” atau “metu” yang artinya keluar, lahir atau menjelma.Hari kelahiran umat Hindu di Indonesia, khususnya di Jawa dan Bali diperingati berdasarkan kalender Bali-Jawa yang disebut pasaran. Kalender ini mempergunakan perhitungan “Wuku” yang jumlahnya 30 Wuku (210 hari) dalam satu tahun Jawa-Bali, Sapta Wara (Pasaran Tujuh) dan Panca Wara (Pasaran Lima). Jadi hari kelahiran seseorang diperingati setiap enam bulan sekali menurut perhitungan 35 hari sekali) atau “Pitu Wulanan” di Jawa dengan perhitunga setiap bulannya 30 hari. Misalnya seorang yang lahir pada hari Rabu Wage Wuku Klawu atau Buda Cemeng Klawu, maka setiap hari tersebut datang dalam jangka waktu 210 hari disebut hari “Otonan” atau hari ulang tahun bagi yang bersangkutan. Berdasarkan uraian tersebut yang dimaksud dengan “Otonan&rdq...

avatar
OSKM18_16518111_Danendra Athallariq Harya Putra
Gambar Entri
Tradisi "Daha"
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Bali

Atraksi menengankan dan menyeramkan ini berasal dari desa Tenganan, Bali dan merupakan simbol bahwa seorang perempuan sudah dewasa. Kenapa menegangkan dan serem? Ayunan ini tidak hanya mengayun dari kiri ke kanan, tapi berputar 360 derajat!!!! Ngeri kan! Apalagi berputarnya kencang sekali. Ini merupakan suatu tradisi bagi perempuan yang sudah menginjak usia dewasa. Dengan menaiki ayunan ini, maka mereka sudah dianggap sebagai perempuan dewasa. Inilah salah satu contoh kebudayaan Indonesia yang tidak banyak orang tau namun sangat unik dan wajib untuk di lestarikan.

avatar
Oskm18_19718361_dimas
Gambar Entri
Tipat Srosob Khas Klungkung : Kuliner dengan Aroma Asap yang Menggugah Selera
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bali

Apa yang terlintas di pikiran kalian ketika mendengar nama Kabupaten Klungkung? Keeksotisan pemandangan Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan, keelokan budaya Desa Kamasan, atau keunikan Goa Jepang? Namun siapa sangka, kabupaten yang menawarkan berbagai destinasi wisata mulai dari alam, budaya hingga sejarah ini juga menawarkan kuliner khas yang tak kalah menarik untuk dicoba. Tipat srosob merupakan salah satu kuliner khas dari kabupaten terkecil di Bali ini. Bagi orang awam, mungkin hidangan ini sepintas terlihat seperti hidangan lontong kare, namun percayalah cita rasa hidangan yang satu ini berbeda. Penggunaan base genep, campuran rempah khas bali yang telah dihaluskan, pada kuah santannya memberikan sentuhan ‘Bali’ sehingga berbeda dengan kare pada umumnya. Bukan hanya orang awam, sebagian besar masyarakat Bali pun salah mengira makanan ini, tak sedikit dari mereka yang mengira makanan ini adalah tipat blayag, makanan khas Kabupaten Buleleng. Walaupun keduanya sama-...

avatar
OSKM18_16618204_Dennise Ardhia Regita Asrulliana
Gambar Entri
Canang Sari, Sesajen di Bali
Ritual Ritual
Bali

Di bali seringkali ditemukan sesajen yang diletakkan di berbagai tempat, berupa bunga-bungaan, makanan, dan berbagai hal lainya, dalam sebuah wadah atau alas dari daun janur. Sesajen ini sendiri sebenarnya disebut Canang Sari. Latar belakang Pada abad ke-8 di tahun Saka 858, seorang Maha Resi bernama Markandeya bersama dengan pengikutnya membuka sebuah daerah baru di Puakan yang sekarang ini disebut dengan Taro, Tegal Lalang daerah Gianyar, Bali. Dalam pembentukan daerah baru tersebut sang Maha Resi mengajarkan untuk membuat upakara atau sesajen yang digunakan untuk sarana upacara, awalnya hanya terbatas pada para pengikutnya saja namun lama kelamaan menyebar ke penduduk lain di sekitar desa Taro. (breaktime.co.id/travel/the-story/kenapa-di-bali-bertebaran-sesajen-ini-kisahnya.html) Namanya, "Canang Sari" bermakna sebagai berikut: "Ca" berarti indah dan "Nang" berarti tujuan. Kata tersebut berasal dari Jawa kuno (Sudarsana, 2010:1) dan secara keseluruhan berarti "Tuj...

avatar
OSKM_16718135_Reinard
Gambar Entri
Tradisi Maburu
Ritual Ritual
Bali

Bali sering kali menjadi salah satu destinasi wisata yang sering dikunjungi oleh para wisatawan, baik wisatawan asing maupun lokal. Begitu banyak tempat-tempat menarik yang patut disinggahi pelancong dikala sedang melepas penat. Selain tempat wisata, Bali juga menawarkan segudang masakan kuliner khas yang dapat membuat air liur menetes seketika. Tidak kalah dengan kulinernya, adat istiadat atau tradisi serta upacara keagamaan di Bali tak pelak menjadi sorotan karena keunikan dan keetnikannya yang sudah mendunia. salah satunya seperti tradisi Maburu. Maburu dalam bahasa Indonesia berarti Berburu.  Tradisi ini biasanya diadakan pada saat Tawur Agung Kesanga yang mana merupakan hari yang sama dilakukannya pawai ogoh-ogoh di Bali. Tradisi Maburu ini sangat terkenal dikalangan Desa Pakraman Adat Panjer. Diawali dengan umat Hindu di Desa Pakraman Panjer yang melakukan persembahyangan di Pura Desa. Setelahnya, semua pemangku/ pendeta yang ikut serta dalam ritual berkumpul di ha...

avatar
OSKM18_16418245_Luh Putu Riska Agustina
Gambar Entri
Mengenal Lawar, Makanan Khas Bali
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bali

Mengenal Lawar, Makanan Khas Bali           Kita tahu bahwa Indonesia terkenal akan keberagaman, baik suku, agama dan tradisi, bahasa, budaya maupun makanan khasnya. Oleh karena itu, setiap daerah di Indonesia memiliki makanan khas tersendiri, misalnya di daerah Bali. Bali mempunyai makanan khas yang sudah sangat familiar di kalangan masyarakat Bali, yang bernama “Lawar”.         Lawar memiliki dua jenis berdasarkan warnanya yakni lawar merah dan lawar putih. Lawar sering digunakan sebagai santapan keluarga dan disajikan ketika Penampahan Galungan (dua hari sebelum hari raya Galungan) dimana hewan yang dijadikan makanan lawar akan disembelih terlebih dahulu. Hewan yang digunakan sebagai lawar biasanya menggunakan daging babi dan ayam. Lawar bukan hanya ada setiap galungan saja, melainkan dapat ditemukan setiap hari. Warung – warung makan di Bali sebagian besar menyediakan lawar sebagai santapan sehari –...

avatar
OSKM18_15618165_anak agung bagus yoga deva mahesa
Gambar Entri
Makna Dibalik Kuliner Sate Lilit asal Bali
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bali

Sate lilit merupakan salah satu makanan khas Bali yang sangat lazim disajikan di setiap acara, baik upacara adat maupun acara biasa. Sate lilit ini biasanya disajikan untuk lauk nasi campur khas Bali, atau juga dihidangkan dengan ketupat dan sup ikan bumbu kuning serta plecing kangkung yang pedas. Sebenarnya, menu ini juga sering disajikan masyarakat muslim Bali yang merayakan Idul Fitri bersama keluarganya. Citarasa pedas dan bumbu rempahnya membuat sate ini mudah diterima oleh lidah masyarakat pendatang atau para pelancong yang berkunjung ke Bali. Disamping kelezatannya, ternyata sate lilit mempunyai beberapa makna budaya tersendiri bagi masyarakat Bali. Pertama, dilihat dari namanya. Sate lilit sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sate-sate lainnya yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Yang membuatnya berbeda adalah cara pembuatannya yang unik. Sesuai dengan namanya, sate lilit dibuat dengan cara melilitkan adonan daging ke sebuah batang kayu hingga lilitan...

avatar
OSKM18_16518200_Annisa Rahim