CING PO LING Purworejo, sebuah kota seluas 1.834 km² di provinsi jawa tengah, memiliki banyak kebudayaan daerah sebagai kearifan lokal. Salah satunya adalah Cing Po Ling yang berasal dari desa Kesawen, Kecamatan Pituruh. Kesenian Cing Poo Ling menggambarkan prajurit yang sedang latihan perang. Menurut beberapa sumber, kesenian Cing Po Ling ini diperkirakan mulai dikenal pada abad XVII. Awal mula kesenian Cing Po Ling ini berangkat dari kegiatan pisowanan ke kraton yang dilakukan oleh Ki Demang. Seraya menunggu acara pisowanan dimulai, ki Demang bersama 3 (tiga) prajuritnya yang bernama Krincing, Dipomenggolo dan Keling melakukan gerakan keprajuritan di lapangan Kadipaten. Ternyata kegiatan tersebut diketahui oleh Adipati Karangduwur, dan beliau tidak berkenan kegiatan tersebut dilakukan oleh ki Demang dan Prajuritnya. Kemudian Adipati memperingatkan kepada ki Demang dan prajuritnya agar tidak mengulangi kegiatan serupa. Walaupun telah di...
Kesenian Cing Po Ling merupakan salah satu kesenian tari asal Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah lebih tepatnya di desa Kesawen, Kecamatan Pituruh. Kesenian ini sudah ada semenjak kurang lebih abad ke XVII masehi (seperti yang dikutip dari https://pdkpurworejo.wordpress.com/2010/05/04/kesenian-cing-poo-ling , http://den-bagoez-sigit-pamuji.blogspot.com/2015/01/kesenian-cing-po-ling-tunggal-wulung-kesawen-pituruh-purworejo.html , dan http://reviens.media/2016/12/30/jejak-cing-po-ling-dari-kesawen ). Kesenian ini merupakan kesenian tradisional sejenis atau reogan yang mengalami perkembangan sebagai tari perang dan bertemakan kepahlawanan. Kesenian ini bercirikan tentang keprajuritan sebagai pengawal. kesenian ini bermula ketika Demang mengikuti Pisowanan (tradisi dalam kerajaan-kerajaan Jawa, di mana bawahan-bawahan raja / sultan datang ke istana untuk melaporkan perkembangan daerah...
Provinsi DKI Jakarta sebagai ibukota dari negara Indonesia telah menyimpan berbagai macam adat istiadat dan budaya yang diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi. Sebagai kota yang telah berdiri dan hidup sejak berabad-abad lalu, yang kita kenal sebagai Batavia, Jakarta sudah tumbuh dan berkembang dengan segala keanekaragaman dan pluralisme yang tercipta dari aneka golongan penduduk dari segala agama, ras, dan suku bangsa, baik dari daerah Nusantara itu sendiri maupun pengaruh dari budaya luar negeri, seperti Arab, Portugis, Tionghoa, dan Belanda. Dari sekian banyak budaya tersebut, musik merupakan salah satu yang paling mudah dan praktis untuk disebarluaskan dan diturunkan karena kehidupan manusia itu sendiri tidak dapat lepas dari musik. Lagu dan musik khas Betawi biasanya memiliki beberapa karakteristik, seperti berisi nilai-nilai luhur, nasihat,...
Pasti banyak dari kita yang masih sangat asing dengan nama alat musik daerah kebanggaan Indonesia satu ini. Memang tidak diragukan lagi, kalau Jawa Barat sangat terkenal dengan alat musik angklungnya yang sudah sangat mendunia. Tampil di segala penjuru dunia, bahkan menjadi kegemaran para warga asing sekalian karena lantunan dari bunyinya yang indah, bentuknya yang unik dan juga tidak terlalu besar. Namun, jangan salah.. Ternyata Jawa Barat bukan hanya punya angklung saja loh! alat musik yang akan dibahas kali ini juga sama asalnya dengan Jawa Barat. Yup! betul! namanya adalahh.... RAMPAK GENDANG Rampak Gendang ini merupakan salah satu kesenian khas Jawa Barat yang spektakuler! Rampak sendiri dalam bahasa Sunda memiliki arti serampak/bersama-sama . Maka dari itu, arti dari nama kesenian Jawa Barat yang satu ini dapat diartikan sebagai suatu pertujukan kesenian dengan memainkan gendang/kendang secara bersama-sama. Dari namanya sudah jelas bahwa kesenian...
Tari Lenggang Nyai adalah salah satu kesenian tari masyarakat Betawi di Jakarta. Nama Lenggang Nyai sendiri berasal dari kata "lenggang" yang berarti melengak-lengok, sedangkan "nyai" diambil dari nama tokoh yang menginspirasi tarian ini. Tarian ini terinspirasi dari kisah hidup Nyai Dasimah. Konon, Nyai Dasimah merupakan wanita cantik dari Betawi yang berada dalam kebingungan dalam memilih pasangan hidupnya. Pada saat itu, ia dihadapkan pada dua laki-laki yang berbeda kebangsaan. Salah satunya merupakan pria Belanda, sedangkan yang lainnya merupakan pria Indonesia. Setelah pemikiran panjang, akhirnya Dasimah memilih untuk menikah bersama pria Belanda. Setelah menikah, kehidupan Dasimah pun berubah. Adanya aturan-aturan yang dibuat suaminya membuat Nyai Dasimah merasa terkekang. Karena merasa hak-haknya sebagai wanita telah dirampas, Dasimah memutuskan untuk memberontak dan memperjuangkan kebebasannya. Gerakan tari Lenggang Nyai menggambarkan karakter seorang Nyai Dasi...
Tor-tor somba atau biasa dikenal dengan tarian penyembahan adalah salah satu tarian suku Batak. Tarian ini biasa diiringi oleh uning-uningan Batak ( Musik Tradisional ). Yang membedakan tor-tor somba dengan tor-tor yang biasa dikenal adalah : 1. Posisi tangan Dalam tor-tor somba tangan diletakkan diatas kepala atau sejajar dengan dahi. 2. Makna Gerakkan tangan yang dilakukan diatas kepala mengandung makna menyembah atau menghormati orang yang kedudukannya lebih tinggi/terhormat. Sumber media : Koleksi pribadi #OSKMITB2018
Sordam ( long flute ) adalah salah satu alat musik Batak Toba yang hampir punah tetapi masih ada yang melestarikan. Kekhasan dari alat musik ini adalah suaranya yang memilukan dan identik dengan duka. Alat musik ini terbuat dari bambu, yang dimainkan dengan cara meniup dari ujungnya ( up blown flute ) dengan meletakkan bibir pada ujung bambu secara diagonal karena lubang atas dan bawah bolong. Pada zaman dahulu, sordam hanya memiliki empat lubang namun semakin berkembangnya zaman kini sordam memiliki enam lubang nada, yakni : posisi yang sama dengan lobang jarak yang ada pada seruling yaitu di bagian atas dan satu di bagian bawah, sedangkan lubang tiupnya merupakan ujung dari bambu tersebut. Alat musik ini dahulu digunakan untuk memanggil roh yang berkaitan dengan ritual sehingga alat musik ini dipercaya tidak boleh asal dimainkan dan akan berbahaya bila dimainkan secara sembarangan. Sordam bernada pent...
Tari sembah Sigeh Penguten merupakan tari adat budaya lampung yang berasal dari suku Pepadun. Semula tarian ini di persembahkan untuk menyambut kedatangan para raja dan tamu-tamu istimewa. Sebagai cara menunjukan keramahan dan penghormatan. Mungkin karena hal ini kemudian tari sembah sigeh penguten identik sebagai tari penyambutan. Selain diperagakan diupacara-upacara adat serta upacara penyambutan tamu agung, tari sembah juga sering di peragakan di acara pernikahan adat Lampung, fungsinya tetap sama yaitu sebagai upacara penyambutan untuk para tamu ytari sigeh pengutenang hadir di acara tersebut. Busana dan Atribut tari sembah Sigeh Penguten. Tari sembah Sigeh Penguten merupakan tari adat tradisional lampung yang di segala aspek menonjolkan seni budaya lampung. Terutama pada busana dan atribut yang dikenakannya ada ciri lampung yang khas. Seperti siger dan tanggai ataupun kain tapis yang dikenakan para penari. Semua khas lampung dan hanya ada di daerah Lampung....
Tari sembah Sigeh Penguten merupakan tari adat budaya lampung yang berasal dari suku Pepadun. Semula tarian ini di persembahkan untuk menyambut kedatangan para raja dan tamu-tamu istimewa. Sebagai cara menunjukan keramahan dan penghormatan. Mungkin karena hal ini kemudian tari sembah sigeh penguten identik sebagai tari penyambutan. Selain diperagakan diupacara-upacara adat serta upacara penyambutan tamu agung, tari sembah juga sering di peragakan di acara pernikahan adat Lampung, fungsinya tetap sama yaitu sebagai upacara penyambutan untuk para tamu ytari sigeh pengutenang hadir di acara tersebut. Busana dan Atribut tari sembah Sigeh Penguten. Tari sembah Sigeh Penguten merupakan tari adat tradisional lampung yang di segala aspek menonjolkan seni budaya lampung. Terutama pada busana dan atribut yang dikenakannya ada ciri lampung yang khas. Seperti siger dan tanggai ataupun kain tapis yang dikenakan para penari. Semua khas lampung dan hanya ada di daerah Lampung....