Musik
3.317 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Gigi Balang
Ornamen Ornamen
DKI Jakarta

Gambar 1. Ornamen Gigi Balang pada lisplang rumah adat Betawi Sumber: jakarta-tourism.go.id Kota Jakarta dipenuhi dengan beragam seni dan kebudayaan Betawi yang sarat akan makna dan filosofi. Hal ini tentunya juga tidak terlepas dari peran para pendatang di Jakarta yang turut mempengaruhi kekayaan seni dan budaya Betawi, baik dalam bidang musik, pertunjukan, makanan dan minuman, maupun arsitektur, yakni rumah adat Betawi. Pada rumah adat Betawi, kita akan menjumpai beragam ornamen, dengan berbagai warna maupun bentuk. Salah satu ornamen yang sering dijumpai pada rumah adat Betawi adalah Gigi Balang. Ornamen yang menghiasi lisplang pada rumah-rumah Betawi ini terbuat dari kayu yang dipotong membentuk lubang bulat dan ujung yang runcing pada salah satu sisinya. Tidak hanya sebagai hiasan belaka, gigi balang memiliki makna yang mendalam. Ornamen berbentuk segitiga berjajar yang menyerupai gigi belalang yang melambangkan sikap hidup belalang, yakni selalu jujur, ra...

avatar
Oskm18_16518197_ivan
Gambar Entri
Sempol, Jajanan Khas Arek Malang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

            Kota Malang adalah kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Kota Surabaya dan merupakan salah satu poros budaya di Indonesia. Malang terkenal dengan berbagai macam budayanya seperti tari topeng malangan, musik keroncong khas malang dan berbagai kesenian lainnya. Malang terkenal pula akan wisata alamnya yang melimpah seperti Gunung Bromo, Kota wisata Batu, dan ada juga makanan makanan khas yang siap menemani para pelancong yang berkunjung ke Malang. Nah, akhir akhir ini ada jajanan baru yang menjadi trend di Malang yaitu Sempol.             Sempol adalah jajanan yang terbuat dari campuran ayam giling atau kornet yang diberi tapung tapioka dan diberi bumbu yang gurih. Campuran adonan tersebut dibentuk menjadi bulat panjang dan ditusuk dengan kayu atau bambu seperti sate. Uniknya tusuk bambu tersebut panjangnya dapat mencapai 40 cm namun adonan sempol hanya terdapat pada 10 cm terakhir...

avatar
OSKM18_16518132_Muhammad Xavier Rafifsyah Prasetyo
Gambar Entri
Sempol, Jajanan Khas Arek Malang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

            Kota Malang adalah kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Kota Surabaya dan merupakan salah satu poros budaya di Indonesia. Malang terkenal dengan berbagai macam budayanya seperti tari topeng malangan, musik keroncong khas malang dan berbagai kesenian lainnya. Malang terkenal pula akan wisata alamnya yang melimpah seperti Gunung Bromo, Kota wisata Batu, dan ada juga makanan makanan khas yang siap menemani para pelancong yang berkunjung ke Malang. Nah, akhir akhir ini ada jajanan baru yang menjadi trend di Malang yaitu Sempol.             Sempol adalah jajanan yang terbuat dari campuran ayam giling atau kornet yang diberi tapung tapioka dan diberi bumbu yang gurih. Campuran adonan tersebut dibentuk menjadi bulat panjang dan ditusuk dengan kayu atau bambu seperti sate. Uniknya tusuk bambu tersebut panjangnya dapat mencapai 40 cm namun adonan sempol hanya terdapat pada 10 cm terakhir...

avatar
OSKM18_16518132_Muhammad Xavier Rafifsyah Prasetyo
Gambar Entri
Sipaha Lima
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Sipaha Lima merupakan salah satu situasi upacara suci yang biasa dilakukan oleh masyarakat yang menganut kepercayaan Malim (Parmalim). Sipaha Lima ini dikenal sebagai ritual sacral agama leluhur suku Batak di Sumatera khususnya daerah tapanuli. Tradisi ini dilakukan sebagai ucapan syukur atas rejeki, kesehatan, dan keselamatan sepanjang tahun kepada Debata Mula Jadi Na Bolon / Tuhan Yang Maha Esa. Menurut beberapa sumber sejarah yang ada, tradisi ini sudah dilakukan para penganut Parmalim sejak ribuan tahun yang lalu. Kepercayaan Parmalim itu sendiei adalah kepercayaan asli masyarakat Batak pada zaman dahulu. Tradisi Sipaha Lima ini pertama kali diperkenalkan oleh Raja Sisingamangaraja XII. Beliau merupakan salah satu pahlawaan nasional dan pemimpin masyarakat Batak, yang merupakan penganut kepercayaan Parmalim. Pada saat itu penganut kepercayaan Parmalim masih menyebar di berbagai tempat. Keadaan inilah yang kemudian membuat Raja Sisingamangaraja XII memberi...

avatar
OSKM_19818191_Nathaniel Hutauruk
Gambar Entri
Kawin Cai
Ritual Ritual
Jawa Barat

KAWIN CAI Kabupaten Kuningan secara turun temurun telah memiliki kearifan lokal dalam menghormati dan menjaga air sebagai sumber kehidupan tradisi tersebut diberinama Tradisi Kawin Cai atau sebelumnya disebut Tradisi Mapag Cai. Masyarakat Kuningan meyakini bahwa air bersih yang berlimpah yang bersumber dari alam yaitu mata air Gunung Ciremai sebagai berkah kehidupan dari Yang Maha Kuasa, oleh karenanya harus dihormati dan dijaga kelestariannya. Tradisi Kawin Cai/ Mapag Cai ini adalah prosesi mempertemukan air dari tujuh sumber mata air Cibulan Desa Manis Kidul dengan air dari sumber mata air Balong Dalam Tirtayatra. Ritual ini biasa dilakukan setiap tahun pada hari kamis malam jumat kliwon. Inti ritual ini mengawinkan air dari 7 sumur mata air Cibulan dengan mata air Balon Dalem Tirtayatra yang berjarak sekitar 5 kilometer. 7 sumur di mata air Cibulan dilambangkan sebagai pengantin laki-laki. Sementara mata air Balon Dalem disimbulkan sebagai mempelai perempuan. Sebelum penga...

avatar
Gibran
Gambar Entri
"Badong" Lagu Pemakaman Toraja
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sulawesi Selatan

Salah satu nyanyian asli yang berasal dari leluhur masyarakat Toraja yang terkenal adalah 'badong'. Badong tidak mempunyai arti dalam bahasa Indonesia karena nyanyian ini hanya ada di Toraja. Badong adalah nyanyian yang khusus di nyanyikan dalam upacara pemakaman atau kematian. Lirik dalam lagu badong berisi kata kata untuk mengantar arwah orang yang telah meninggal ke alam baka sesuai dengan kepercayaan yang ada dalam agama 'aluk to dolo' yakni agama asli yang ada di Toraja. Badong dilakukan oleh banyak orang yang membentuk lingkaran sambil berpegangan tangan dan dipandu oleh seorang pemimpin badong. Mereka mengenakan pakaian serba hitam dan melakukan tarian sambil bernyanyi Badong. Mereka mengumandangkan lagu ini selama pesta upacara kematian berlangsung. Lagu ini dinyanyikan secara akapela maupun dengan iringan alat musik semacam gendang. Nada yang digunakan cenderung minor dan suram. OSKMITB2018

avatar
Oskm18_16718229_ferdinand
Gambar Entri
Langgir Badong
Tarian Tarian
Jawa Barat

              Langgir Badong merupakan salah satu bentuk seni tari yang berasal dari Kota Bogor, Jawa Barat. Diciptakan pada tahun 2009 oleh koreografer Tesya Alfionita, tarian ini mengandung cerita yang mencerminkan sikap “Langgir” yaitu kalajengking dalam bahasa Sunda, kalajengking dianggap sebagai hewan yang cenderung diam, namun apabila terganggu akan mengeluarkan racun yang dapat menyebabkan kematian. Hal tersebut mengandung makna agar senantiasa tidak mengganggap remeh orang yang cenderung diam dan kurang aktif karena bisa jadi orang yang diam tersebut lebih baik dan dapat menimbulkan bahaya bagi orang – orang yang meremehkannya.                Tarian Langgir Badong memiliki gerakan dasar yang menyerupai gerakan dasar tarian sunda pada umumnya, serta bentuk gerakannya yang lebih sederhana dan energik apabila dibandingkan dengan gerakan tari Jaipong, selain itu para penari juga ditu...

avatar
OSKM18_16918285_IVAN Dzulfiqar
Gambar Entri
SIMTUDDUROR
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Tengah

Simtudduror, atau kerap disebut duroran merupakan salah satu kesenian musik akulturasi yang berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah, terutama di daerah pesisir pantai. Kesenian musik ini awalnya merupakan gabungan dari kebudayaan Timur Tengah, Banjar, dan Pekalongan. Konon katanya, masyarakat Timur Tengah yang menyebarkan agama Islam di Pekalongan senang memainkan alat musik rebana. Sehingga masyarakat setempat pun membentuk sebuah kesenian musik yang bernama Simtudduror. Pada dasarnya, kesenian musik ini menggunakan dua alat musik yaitu rebana dan jidor. Rebana yang digunakan merupakan rebana genjring khas Pekalongan sebanyak empat buah. Rebana yang digunakan memiliki diameter 30-32 cm. Ada beberapa pola ketukan rebana yang digunakan dalam kesenian ini, diantaranya pola genjring, masruk, golong I, dan golong II. Simtudduror diambil dari kitab Maulid Simtudduror karya Habib Ali Al Habsy dari Yaman. Lantunan yang dikumandangkan pada kesenian ini yaitu sholawat sebagai ungkapan s...

avatar
OSKM18_16518247_AMELIA KHOIRURRAHMA
Gambar Entri
Wayang Kila (Kidung Lakbok)
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Wayang Kila merupakan tradisi tahunan yang dilaksanakan masyarakat Lakbok  dalam acara ruwatan, mengingat Lakbok dulunya bekas kerajaan Galuh. Wayang ini pertama kali dipentaskan pada hari Minggu, 15 Nopember 2015, berlokasi di Lapangan Desa Sukanagara, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Dipimpin Ki Dalang bernama Dian Herdiana secara perdana mementaskan sebuah pagelaran wayang bernama Wayang Kila (Kidung Lakbok). Hadir dalam pementasan Wayang Kila ini, Sekdis Pendidikan Provinsi Jawa Barat, H. Dedi, Kabid Kebudayaan Disdik Kabupaten Ciamis, H. Tatang, Kepala BKD Kabupaten Ciamis, Ir. Suyono, anggota DPRD Kabupaten Ciamis, Ketua dan Pengurus IGORA se-Kabupaten Ciamis, unsur Muspika Kecamatan Lakbok, dan para tamu undangan lainnya. “Kila juga bisa diartikan dalam bahasa sundanya adalah kila-kila atau ciri dimana dulunya Lakbok ini adalah sebuah kerajaan yang subur makmur loh jinawi. Kerajaan yang pernah berdiri di Lakbok bernama Banjar Patroman. Kerajaan Banjar Pa...

avatar
oskm18_16718393_sabrina