Tradisi ngubur bali adalah tradisi yang sering dilakukan oleh orang sunda khususnya. Tradisi ini dilakukan secara turun temurun dan memiliki arti juga kepercayaan tersendiri, yang diyakini oleh masyarakat sunda. Walaupun hal ini merupakan mitos, akan tetapi banyak masyarakat sunda yang meyakininya. Karena, sudah menjadi tradisi dari zaman dahulu. Tradisi ngubur bali biasanya dilakukan saat seorang ibu melahirkan bayi beserta bali-nya atau plasenta. Bali atau plasenta yang telah digunting dari pusar sang bayi dimasukkan ke dalam guci yang terbuat dari tanah liat. Hal ini biasanya dilakukkan oleh nenek sang bayi, ayah, atau orang yang membantu proses melahirkan, misalnya bidan atau "paraji", sambil diiringi bacaan doa. Bali yang telah dimasukkan ke dalam guci tersebut biasanya diberi bumbu, diantaranya bawang merah, bawang putih, gula, garam, dan asem. Bumbu tersebut biasanya memberikkan tanda khusus kepada sang bayi. Misalnya, apabila gula yang dimasukkan banyak, maka...
Apa itu Peuyeum? [ Gambar 1. Peuyeum Ketan] [ Gambar 2. Peuyeum Singkong ] Peuyeum, atau biasa disebut juga Tapai (Tape), adalah sebuah makanan khas beberapa daerah di asia yang dihasilkan dari proses fermentasi makanan berkarbohidrat sebagai subtrat untuk raginya. Secara umum di Indonesia, subtrat untuk peuyeum ini biasanya merupakan umbi singkong dan beras ketan. Ragi peuyeum ini merupakan campuran beberapa mikroorganisme, terutama fungi, seperti Saccharomyces Cervisiae, Rhizopus Oryzae, Endomycopsis Burtonii, Mucor sp., Candida Utilis, Saccharomycopsis Fibuligera, dan Pediococcus sp.. Jenis peuyeum yang paling sering ditemui merupakan hasil fermentasi dengan ragi yand didominasi S. Cerevisae . Peuyeum hasil fermentasi ini umumnya berbentuk semi-cair, lunak, berasa manis keasaman, mengandung alcohol, dan memiliki tekstur lengket. Peueyum di berbagai daerah Tapai (Tape) sendiri bukanlah sebuah makanan yang khas hanya di Indo...
Pareresan merupakan tradisi syukuran pasca panen raya masyarakat Desa Sunia Kecamatan Banjaran Kabupaten Majalengka. Desa ini merupakan desa yang sedikit terpencil dan jauh dari pusat kota. Jarak dan waktu tempuh dari tempat lain : jarak tempuh dari pusat Kota Majalengka menuju Suniabaru ± 27 km, dengan waktu tempuh 2 jam. Jarak tempuh dari Kantor Kecamatan Banjaran ± 8 km, dengan waktu tempuh 1 jam. Jarak tempuh dari ibukota provinsi Jawa Barat ± 85 km, dengan waktu tempuh 3 jam. Waktu tempuh ke pusat fasilitas terdekat (ekonomi, kesehatan, pemerintahan) 30 menit. Tradisi ini biasanya dilaksanakan dua tahun sekali, tentunya pasca panen raya dan diadakan selama 7 hari 7 malam. Pareresan diisi oleh yang acara tablig akbar, wayang golek, dangdutan, seni adu domba, dan sesajen untuk para leluhur desa setempat. Inti dari acara ini adalah syukuran kepada Yang Maha Kuasa. Melihat sejarah dari Kecamatan Talaga itu sendiri, dahulu orang-orang yang berdomisili di...
Tahukah anda bahwa ampas kecap masih bisa diolah? Ampas kedelau dalam pembuatan kecap dapat dibuat menjadi damen. Damen adalah makanan tradisional dari Jawa Barat. Damen memiliki cita rasa yang khas dengan warna hitam yang identik dengannya. Dalam pembuatannya damen membutuhkan bumbu-bumbu seperti bawang putih, bawang merah, daun bawang, irisan tomat, irisan cabai hijau, kecap manis, penyedap rasa, dan garam. Perpaduan bumbu tersebut menyebabkan damen terasa manis. Narasumber: Yuyun Yuhana, nenek penulis OSKMITB2018
Upacara Nyalawean Tanggal 12 Rabiul Awal telah menjadi salah satu hari istimewa bagi sebagian kaum muslimin. Hari ini dianggap sebagai hari kelahiran Nabi akhir zaman, sang pembawa risalah penyempurna, Nabi agung Muhammad shallallahu alaihi wa ‘alaa alihi wa sahbihi wa sallam . Perayaan dengan berbagai acara dari mulai pengajian dan dzikir jamaah sampai permainan dan perlombaan digelar untuk memeriahkan peringatan hari yang dianggap istimewa ini. Bahkan ada di antara kelompok tarekat yang memperingati maulid dengan dzikir dan syair-syair yang isinya pujian-pujian berlebihan kepada Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam . Mereka meyakini bahwa roh Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam yang mulia akan datang di puncak acara maulid. Oleh karena itu, pada saat puncak acara pemimpin tarekat tersebut memberikan komando kepada peserta dzikir untuk berdiri dalam rangka menyambut kedatangan roh Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam yang han...
Dodol merupakan salah satu oleh-oleh makanan khas dari Garut. Dodol merupakan oleh oleh yang wajib dibeli para wisatawan ketika berkunjung ke Garut. Akibat makanan yang manis legit ini Garut mendapat julukan kota dodol. Kini sebagian Dodol yang bermetamorfosis menjadi Chocodot ini terkenal hingga ke berbagai negara seperti Eropa Berkat tangan kreatif dan pemikiran yang inovatif, seorang pengusaha muda bernama Kiki Gumelar, membuat inovasi baru yang asalnya dodol biasa saja menjadi makanan yang lebih menarik dan mewah serta memiliki citarasa tinggi. Kiki Gumelar mengabungkan antara cokelat dan dodol serta mengemasnya semenarik mungkin hinga terciptanya Chocodot. Chocodot kini menjadi salah satu makanan khas dari Garut dan merupakan oleh-oleh yang paling banyak dibeli oleh pengunjung terutama anak muda. Kemunculan Chocodot sukses membuat para penikmat kuliner penasaran dengan balutan cokelat isi dodol ini. Tidah butuh waktu lama kehadiran Chocodot langsung diminati masyarakat. Selain Ch...
Kota Sumedang memiliki julukan "Puseur Budaya sunda" (artinya : pusat budaya sunda) ada begitu banyak elemen-elemen budaya yang berasal dari Sumedang. Mulai dari seni musik, tari, pertunjukkan, makanan tradisional dan masih banyak lagi. Disini saya akan menjelaskan satu dari sekian banyak kesenian asli Sumedang yaitu tari umbul. Tari umbul merupakan tari tradisional yang dikenal berasal dari Situraja, Sumedang, Jawa Barat. Menurut seorang seniman dan budayawan dari Desa Cijeler yang bernama Bapak Dadi, seni tari umbul diperkirakan muncul pada tahun 1940-an di Desa Pasir Reungit Kecamatan Paseh dan kemudian juga berkembang di daerah Kecamatan Situraja. Seiring berjalannya waktu tari ini menyebar ke daerah lain di Sumedang. Awalnya tari umbul dikenal dengan gerak atau tarian yang terdapat pada seni pertunjukkan reog. Gerak tarian yang mengandung unsur erotik dan kelucuan ini menjadi landasan dari penciptaan kesenian umbul. Hal tersebut menandakan bahwa umbul merupa...
Pencak silat adalah seni bela diri tradisional yang berasal dari daerah Jawa Barat. Bela diri ini merupakan salah satu ciri khas etnis Sunda. Induk organisasi resmi pencak silat di Indonesia, yaitu Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Berikut adalah beberapa teknik dasar pencak silat : 1. Kuda-kuda Terdapat 6 jenis kuda-kuda dalam pencak silat, yaitu kuda-kuda tengah, depan, belakang, samping, silang depan, dan silang belakang. 2. Sikap Pasang Terdiri dari sikap pasang satu, dua, tiga, dan empat. 3. Arah Arah dikenal dengan delapan penjuru mata angin. 4. Pola Langkah Pola langkah yang sering digunakan adalah pola langkah lurus, zig zag, segitiga, segiempat, U, dan S. 5. Pukulan Macam-macam pukulan, yaitu pukulan lurus, tegak, bandul, dan melingkar. 6. Tendangan Terdapat teknik tendangan A, C atau sabit, T, dan melingkar. 7. Tangkisan Jenis-jenis tangkisan, yaitu tangkisan dalam, luar, atas, dan bawah. 8. Gun...
Menurut naskah Babad Pajajaran dan Pantun Bogor, Kampung Budaya Sindangbarang merupakan kampung tertua di Bogor. Kampung ini sudah ada sejak abad XII yang pada saat itu sedang berdiri Kerajaan Sindangbarang dengan ibukotanya, yaitu Kutabarang. Disebut Kampung budaya karena masyarakatnya yang sudah mejemuk. Dengan luas yang hampir satu hektare, Kampung Budaya Sindangbarang Bogor terletak di Jalan E. Sumawijaya Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kampung ini juga berada di Kaki Gunung Salak dengan ketinggian 500 mdpl. Setiap tahunnya, di kampung ini diadakan Upacara Seren Taun pada bulan Muharram. Upacara diadakan sebagai bentuk rasa syukur masyarakat terhadap hasil bumi yang melimpah. Upacara ini telah mengalami islamisasi karena Kerajaan Demak, Banten, dan Cirebon pernah singgah di kampung ini. Tujuan dari adanya kampung ini adalah untuk memelihara, mempertahankan, dan membudidayakan budaya sunda. #OSKMITB2018