Batik merupakan kerajinan khas yang tersebar di seluruh Indonesia. Hampir setiap wilayah menghasilkan batik sesuai dengan ciri khas daerah masing-masing. Tak terkecuali Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Batik hasil suku asli Tidung ini memiliki nama Batik Tarakan.Antusias warga Tarakan dengan batik Tarakan pun sangat tinggi. Bahkan di beberapa instansi pemerintah misalnya, telah menetapkan kebijakan untuk memakai batik Tarakan sebagai pakaian dinasnya. Motif-motif batik Tarakan ini biasanya terinspirasi dari kekayaan alam Kota Tarakan, yakni dari flora dan fauna. Selain motif mengangkat tema kehidupan di alam dalam pemilihan warna pun, batik Tarakan menggunakan bahan-bahan dari alam tidak menggunakan pewarna sintesis. Hal ini dilakukan untuk menjaga kelestarian alam raya. Terkait awal mula munculnya para pengrajin batik di Tarakan bermula saat ada program pemerintah yang mengumpulkan beberapa UMKM yang berminat di bidang batik. Kemudian mereka di kirim ke Yogya untuk m...
Babun merupakan alat musik tradisional Kalimantan Utara yang memiliki bentuk dan cara main yang sama persis seperti gendang. Alat musik ini terbuat dari kayu yang dibentuk menjadi tabung yang di tengahnya berongga dan di masing-masing ujung rongga ditutup dengan kulit binatang. Babun tidak hanya bisa ditemukan di Kalimantan Utara, hampir di semua kabupaten dan kota-kota di Kalimantan terdapat alat musik tradisional bernama Babun. Babun sering digunakan untuk mengiringi tari-tarian daerah dan untuk mengiringi acara wayang kulit. Pada permainan Babun ada teknik yang berbeda-beda tergantung dari suasananya. Untuk memainkan alat musik ini dalam penempatannya tidak boleh sembarangan tapi tetap harus menyesuaikan kondisi pemainnya, misalnya ketika pemain kidal maka bagian rumpian ditempatkan di sebelah kiri dan pambaduk berada di sebelah kanan. Selain untuk mengiringi tari-tarian daerah dan wayang kulit, al...
Dalam rumpun Dayak Dusunic Sabah terdapat kira-kira 50 suku yang tersebar mulai dari North Borneo sampai ke Brunei dan Utara Sarawak. Dari 50 suku ini terdapat satu suku yang menyebut diri mereka sebagai “Dusun Gobukon” , yang uniknya nama suku ini berasal dari istilah “gobuk” yang artinya “monyet” inilah kisah singkat bagiamana suku ini mendapat namanya. Pada suatu ketika dulu, terdapat selompok manusia yang tinggal di suatu kawasan tanah datar. Suatu hari, datanglah “sangod” atau musuh dari suku lain menyerang mereka. Karena tidak dapat mengalahkan para “sangod” yang datang menyerang, Kelompok ini mengambil keputusan untuk melarikan diri kekawasan bukit. Musuh terus mengejar mereka, semantara kelompok suku ini telah bersembunyi di suatu bukit. Di dalam hutan dibukit tersebut terdapat sekumpulan “gobuk (monyet).” ketika mereka sampai di kawasan bukit tersebut, kelompok suku i...
FELEPET – Senjata Dayak Lun Dayeh / Lun Bawang Selama ini orang hanya mengetahu senjata tradisional Dayak hanyalah mandau, padahal jenis macam senjata suku Dayak sangat beragam, bergantung pada daerah aliran sungai dan sub sukunya. Salah satu senjata yang menarik adalah senjata tradisional kaum Dayak Lun Dayeh atau jika di Serawak Malaysia dikenal dengan nama Lun Bawang. Sebelum kita mengenal senjatanya, ada baiknya kita mengenal sedikit mengenai Dayak Lun Dayeh ini. Menurut legenda kaum Lun Dayeh sendiri – asal usul mereka ada di daerah Krayan, Kalimantan Utara, kemudian leluhur mereka UPAI SEMARING inilah mereka kemudian bermigrasi dari Krayan ke sebagian ke Sabah, Brunei dan Serawak. Suku ini bukan termasuk rumpun Dayak yang banyak populasinya. Menurut data sensus di Indonesia ada sekitar 25,000 jiwa, Malaysia 12,800 jiwa dan Brunei 1,500 jiwa. Bahkan didalam legenda penciptaanya diakui bahwa leluhur mereka berasal dari daerah asia – kemun...
Kota Tarakan berdasarkan cerita rakyat berasal dari bahasa Tidung kuno yakni dari kata Tarak dan Ngakan, dalam bahasa Tidung Tarak mempunyai arti bertemu sedangkan Ngakan berarti Makan. Kata ngakan merupakan indikasi bahwa para nelayan dulu sering berisitirahat dan makan dipulau ini, yang menjadi tempat pertemuan para nelayan disekitar pulau ini seperti dari daerah Salim batu, tana lia, Pulau bunyu, Sesayap, Sembakung dan lain lain. Tarakan juga sebagai tempat bermuaranya tiga sungai besar diutara Kalimantan Timur seperti sungai Sesayap/Malinau, Sungai Kayan, dan Sungai Sembakung. Tarakan juga disebut dengan istilah Tengkayu yang dari bahasa Tidungnya berarti daerah yang dikelilingi oleh laut atau Pesisir. Sumber : bligyuli.blogspot.com/2012/06/legenda-kota-tarakan.html?m=1 #OSKMITB2018
Berbeda dari scuba diving yang memerlukan tabung campuran udara sebagai alat bantu bernapas, freediving adalah olahraga ekstrem dimana sang penyelam hanya menggunakan udara yang ada di dalam paru-paru sang penyelam. Manusia biasa kira-kira membutuhkan pelatihan fisik dan mental selama dua hari untuk menahan napas selama lebih dari dua menit dan menyelam ke kedalaman empat belas meter. Namun, orang-orang suku Bajo yang hidup di bagian utara dan timur pulau Sulawesi dan Kalimantan bukanlah manusia biasa. Menurut National Geographic orang-orang suku Bajo dapat bertahan di dalam air selama tiga belas menit dan dapat menyelam sampai kedalaman enam puluh meter. Angka-angka ini bisa dibilang fantastis mengingat rekor dunia Static Apnea (menahan dapas secara statis dalam air) saat ini adalah sebelas menit dan tiga puluh detik. Sedangkan rekor dunia Constant Weight Without Fins ( freediving tanpa kaki katak) saat ini adalah 102 meter. Menurut studi ya...
“Birau” berasal dari Bahasa Bulungan yang artinya “Pesta Besar” . Birau telah dilaksanakan secara turun temurun setiap tahun sejak masa Kesultanan Bulungan. Awalnya Birau merupakan perayaan untuk acara penting di Kesultanan, seperti penobatan sultan, pernikahan anak sultan, sunatan anak sultan, dan lain-lain. Pada tahun 1959, Kesultanan Bulungan berubah menjadi beberapa kabupaten dan kota yang berada di Kalimantan Utara. Sejak saat itu, Birau dirayakan setiap 2 tahun sekali pada tanggal 12 Oktober bersamaan dengan peringatan HUT Kota Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan . Rangkaian acara Birau yang dilaksanakan di Kecamatan Tanjung Selor dan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan ini cenderung berbeda setiap tahunnya. Berikut adalah rangkaian acara tersebut : Upacara bendera Dalam memperingati HUT Tanjung Selor dan Bulungan, upacara bendera dilaksanakan di Lapangan Agatis, Tanjung Selor dengan susunan ac...
Festival Iraw Tengkayu adalah upacar a tradisional dan perlombaan yang diadakan oleh masyarakat suku Tidung di Tarakan , Kalimantan Utara . Festival ini berupa upacara ritual menghanyutkan sesaji ke laut dan berbagai macam perlombaan. Festival ini biasanya di laksanakan setiap 2 tahun sekali dan bertepatan dengan hari jadi Kota Tarakan Sejarah Iraw Tengkayu merupakan upacara turun temurun yang dilakukan oleh masyarakat suku Tidung, Tarakan , Kalimantan Utara . Iraw Tengkayu itu sendiri mempunyai dua arti kata diambil dari bahasa Tidung. Iraw yang berarti perayaan atau pesta, sedangkan Tengkayu adalah pulau kecil yang dikelilingi oleh laut, yang dimaksud pulau kecil disini adalah pulau Tarakan . Upacara Inti dari Festival ini ialah ritual adat Parade Padaw Tuju Dulung yaitu perahu hias yang diarak keliling kota....
Monumen Telur Pecah – Cerita Rakyat Kalimantan Utara Lelaki Gagah itu bernama Ku Anyi. Ia pemimpin suku Dayak Kayan, dari Puak Ma- Afan. Ia sosok ternama yang sangat dihormati segenap anggota sukunya. Anggota suku yang dipimpinnya berdiam di tepi Sungai Payan. Mereka hidup damai dan tidak kekurangan. Daerah hunian mereka subur. Hutan di sekitar kediaman mereka banyak dihuni hewan-hewan buruan. Aneka ikan melimpah jumlahnya di Sungai Payan. Ku Anyi hidup berkecukupan. Tetapi, masih ada satu keinginannya yang sangat dirindukannya. Ia ingin memiliki anak. Meski telah tua usianya, tak putus-putusnya ia berdoa, memohon kepada Tuhan agar dikaruniai keturunan. Pada suatu hari Ku Anyi berburu. Seperti biasanya, anjing kesayangannya diajaknya turut serta. Ku Anyi ternama piawai berburu. Namun, hari itu ia tidak menjumpai seekor pun hewan buruan. Entah mengapa. Padahal, hutan yang dijelajahinya banyak dihuni hewan-hewan buruan. Hingga sore tiba, takjuga seekor hewan buruan...