Lahirnya tari kreasi batingna lebonna terinspirasi dari sebuah cerita rakyat asal Tana Toraja tentang dua sejoli yang saling cinta, yaitu Paerengan dan Lebonna. Lebonna merupakan gadis tercantik di desa. Karena kecantikannya, banyak pemuda desa yang terpikat, termasuk Dodeng sahabat Paerengan. Sementara, Paerengan merupakan seorang ksatria yang pandai berperang. Singkat cerita, Paerengan dan Lebonna menjalin asmara dan berjanji akan sehidup semati. Pada suatu ketika, Paerengan harus pergi berperang membela tanah air bersama pemuda lainnya, termasuk Dodeng. Di tengah peperangan, Dodeng kembali ke desa dan memberitakan kabar bohong kepada Lebonna bahwa Paerengan telah mati di medan perang. Mendengar berita tersebut, Ledonna terjebak dalam kesedihan yang mendalam dan memilih untuk mengakhiri hidupnya. Setelah beberapa hari berlalu, diadakan upacara Rambu Solo untuk jenazah Lebonna. Pada saat itulah, para pemuda desa kembali dari medan peperanga...
Asal-usul kampungku…. Batutanengnge. Batutanengnge… Mungkin ada yang bertanya apa sih itu Batutanngnge? Dalam bahasa Bugis Batutanengnge sendiri artinya adalah batu yang di tanam, tapi saya tidak akan membahas batu yang di tanam sehingga menjadi rindang dan kemudian menghasilkan buah atau bunga, tapi asal usul kenapa ada sesuatu yang disebut Batutanengnge. Batutanengnge sendiri adalah nama tempat disebuah daerah di kec. Kahu, kab. Bone, sul-sel. Daerah pedesaan indah nan asri yang kata orang mirip ubud bali. Menurut eyang-eyang yang saat ini kebetulan Alhamdulillah masih hidup, dahulu Batutanengnge bernama Latepo, tapi alkisah dalam legenda pada saat jaman penjajahan entah itu jaman penjajahan Jepang atau Belanda saya juga tidak tahu yang jelasnya mereka menyebutnya jaman gerillia, di Latepo tersimpan sebuah harta karun berupa bongkahan emas yang yang di anggap suci ole...
Di desa Buttu –Batu, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang provinsi Sulawesi Selatan terdapat sebuah goa yang terletak di gunung Buttu Teang. Gowa tersebut menyimpan kisah kelam percintaan sepasang muda mudi yang bernama Ronggan dan Manggan. Kisahnya di ceritakan turun temurun dari generasi ke generasi. Yang tersisa di goa tersebut hanyalah keranda berisi tulang belulang mayat mereka. Alkisah, ratusan tahun lalu hiduplah seorang gadis cantik bernama Ronggan. Sebagai gadis desa yang ayu dan belum juga menginjak usia baligh, Ronggan tinggal di rumahnya bersama kedua orang tuanya. Ia hanya sesekali keluar rumah jika ada hal penting dan mendesak yang harus ia kerjalan. Seperti biasa, Ronggan menenun kain diatas rumahnya ketika kayu yang ia gunakan untuk meluruskan benang terjatuh dari rumah panggungnya. Sontak ia turun dari rumah dan mengambil kayu tersebut. Saat itulah Ronggan dilihat oleh pemuda sebelah rumah bernama Manggan yang terpesona oleh kecantikannya. Menget...
Watampone adalah kota beradat santun seperti perkataan banyak warga, baik di dalam daerah maupun di luar daerah. Watampone terkenal dengan sebutan Kota Beradat Bumi Arung Palakka yang patungnya masih dikeramati hingga kini oleh sejumlah warga. Watampone memiliki satu daerah terpencil yang konon katanya daerah tersebut merupakan daerah yang dikutuk menjadi batu akibat ingkar janji. Menurut cerita terdahulu, konon pada awal peradaban manusia di Kabupaten Bone Sulawesi Selatan, hidup seorang pemuda kesatria yang bernama To Manurung, ia tiba-tiba saja muncul dan seluruh warga terkejut melihatnya, tak lama keberadaannya di daerah tersebut berdirilah satu kerajaan yang sangat besar. Rakyatnya yang dahulu hidup dengan tidak berkecukupan dan kini telah hidup serba berkecukupan. Pada saat itu, kerajaan yang bernama Mampu di pimpin oleh seorang raja yang bernama La Oddang Patara dan seorang permaisuri bernama I La Wallelu, ia dijuluki nama yaitu Puang Mallosu-losuE Ri Mampu yang artinya...
Ada satu permainan tradisional orang Bugis-Makassar yang biasanya dimainkan oleh kaum muda untuk menunjukkan kepiawaiannya dalam memainkan bola yang terbuat dari rotan. Permainan ini dilakukan untuk menarik perhatian para gadis-gadis yang hadir pada acara sunatan, panen atau pernikahan. Orang yang memainkan tarian ini disebut pa'raga , sedangkan cara memainkannya disebut ma'raga , didalam masyarakat Sulawesi Selatan tarian ini lebih dikenal dengan Tari Pa'raga . Ma’raga atau gerakan melakukan raga dengan menggunakan bola rotan ini, pada dasarnya terdiri dari gerakan-gerakan seni bela diri. Berdasarkan cerita turun-temurun, permainan raga ini muncul dari sebuah kampung yang dahulu disebut Ujung Bulo, sebuah kampung di wilayah Maros. Kala itu, pa'raga hanya boleh dimainkan oleh para bangsawan dan keluarga kerajaan, sehingga olahraga inipun hanya digelar di lingkungan kerajaan untuk menyambut tamu dari kerajaan lain. Permainan ini berkembang dikalangan...
Bahan-bahan 400 gram Beras ketan , rendam selama 2 jam 1/2 sdt Garam 2 lembar Daun pandan , iris 1/2 butir Santan dari kelapa 400 ml 3 sdm Minyak, untuk menumis Haluskan 8 butir Bawang merah 4 siung Bawang putih 6 buah Cabai merah 3 butir Kemiri , sangrai 1/2 sdt butir Merica Bahan lain 1 lembar Daun pandan (untuk bumbu) 300 gram Ikan tongkol dikukus , suwir-suwir 5 lembar Daun jeruk purut , iris halus 1 batang Serai , memarkan 2 cm Jahe memarkan 2 sdm Air jeruk nipis 250 ml Santan dari 1 butir kelapa 1 ikat Kemangi , ambil daunnya 1 buah Tomat , potong-potong secukupnya Daun pisang 3 sdm Minyak, untuk mengoles Langkah Cuci bersih bahan dan bumbu Beras ketan dikukus dengan dan pandan dan sedikit garam hingga setengah matang, angkat. Didihkan santan kemudian masukkan ketan kedalamnya lalu aduk hingga santan terserap...
Warga Pulau Sapuka Kecamatan Liukang Tangaya Kabupaten Pangkep punya cara khas memasak ikan sunu (kerapu). Bahan: ikan sunu segar, bawang putih, merica, kemiri, cabai rawit, bawang merah, kunyit, garam, petsin, minyak goreng, dan daun pisang. Cara pembuatannya: ikan dibelah (dipilet), lalu dibersihkan dengan cara sisik ikan dibuang dan insan ikan dikeluarkan. Bumbu ditumbuk halus dan tumis memakai minyak goreng sampai benar-benar wangi. Ikan yang telah dibersihkan dilumuri bumbu yang telah ditumis. Bungkus dengan daun pisang. Setelah ikan terbungkus rapi, bakar dengan pembakaran menggunakan arang atau sabuk kelapa. RM yang menyediakan: Puang Oca Seafood Jl. Gerbang Pemuda No.3, RT.1/RW.3, Gelora, Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Ja...
Bahan-bahan 4-5 porsi 1 ekor ikan bandeng berukuran besar Bumbu ikan bakar : 20 buah cabe merah keriting 4 siung bawang putih 1/4 ruas jahe secukupnya Garam Langkah Bersihkan bandeng, belah, lalu potong menjadi 3-4 bagian. Sisihkan. Bumbu ikan bakar : uleg cabe, bawang putih, jahe, dan garam. Jangan terlalu halus. Lumuri ikan bandeng pada bagian dalam dengan bumbu ikan bakar. Bakar diatas kompor menggunakan teflon dengan api kecil. Agar cepat matang, tutup teflon saat dibakar. Untuk memastikan ikan matang dengan sempurna, bolak balik ikan diatas teflon. Ikan bakar siap dihidangkan dengan nasi putih hangat. RM yang menyediakan: Puang Oca Seafood Jl. Gerbang Pemuda No.3, RT.1/RW.3, Gelora, Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10270 (021) 57853680 Sumber: https://cookpad.com/id/resep/3934939-ikan-bakar-bandeng-lo...
Bahan untuk memasak ikan bandeng bakar bumbu makassar: 1. 2 ekor (setara 350 gram) ikan bandeng. 2. 2 sendok makan margarin, panaskan sampai meleleh. 3. Larutan air asam jawa yang dibuat dari 2 sendok teh asam jawa dan 2 sendok makan air putih, gunakan 2 sendok teh saja. Bumbu yang dihaluskan: 1. 3 siung bawang putih. 2. 7 siung bawang merah. 3. Garam, gula pasir, dan lada putih bubuk secukupnya. 4. 1 batang serai, gunakan bagian putihnya saja, kemudian dimemarkan. Tips: 1. Pastikan ikan bandeng masih segar. 2. Sebagai pelengkap, Anda boleh menghidangkannya dengan aneka sambal sesuai selera. Cara memasak ikan bandeng bakar bumbu makassar: 1. Balur ikan bandeng dengan air larutan asam jawa, diamkan selama 15 menit. 2. Setelah 15 menit, tambahkan bumbu yang sudah dihaluskan dan mentega cair, aduk rata, diamkan kembali sampai meresap...