Buku
185 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Asal Usul Kota Kuningan Jawa Barat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kabupaten Kuningan ,  adalah sebuah  kabupaten  di  Provinsi Jawa Barat ,  Indonesia . Ibukotanya adalah  Kuningan . Letak astronomis kabupaten ini di antara 108°23″ – 108°47″ Bujur Timur dan 6°45″ – 7°13″ Lintang Selatan. Kabupaten ini terletak di bagian timur Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Cirebon  di utara,  Kabupaten Brebes  ( Jawa Tengah ) di timur,  Kabupaten Ciamis  di selatan, serta  Kabupaten Majalengka  di barat. Kabupaten Kuningan terdiri atas 32 kecamatan , yang dibagi lagi atas sejumlah 361  desa  dan 15 kelurahan . Pusat pemerintahan di Kecamatan  Kuningan . Bagian timur wilayah kabupaten ini adalah dataran rendah, sedang di bagian barat berupa pegunungan, dengan puncaknya Gunung Ceremai  (3.076 m) yang biasa salah kaprah disebut dengan  Gunung Ciremai , gunung ini berada di perbat...

avatar
Oase
Gambar Entri
Taman Sunyaragi
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Tamansari  sebagai salah satu wujud warisan budaya, antara lain kita jumpai di Aceh, Bali, Lombok, Solo, Yogyakarta, dan Cirebon. Ditinjau dari bentuk, gaya dan fungsinya Tamansari Sunyaragi di Cirebon mempunyai keunikan sendiri. Nama Sunyaragi adalah nama asli yang diperuntukan bangunan itu, sedangkan desa Sunyaragi yang sekarang terletak di kawasan Tamansari dan sekitarnya di Kodya Cirebon adalah nama yang kemudian dan yang justru diambil dari nama Tamansari. Tamansari Sunyaragi mudah dikunjungi sebab letaknya hanya beberapa ratus meter disebelah kiri (utara) jalan by pass A.R. Dharsono ke jurusan Semarang. Tata Letak Bangunan Situs Tamansari Sunyaragi yang sekarang luasnya ± 2 ha.dikelilingi perkampungan dengan tanah kering berdebu itu dahulu terletak diatas perairan yang luas (± 350 ha.) sehingga dapat dibayangkan sebagai bukit karang yang muncul diatas laut. Dari sisa-sisa unsur bangunan yang sekarang berhasil ditampakan kembali, ma...

avatar
Oase
Gambar Entri
Ngarot : Upacara Adat Sumedang
Ritual Ritual
Jawa Barat

Sumedang adalah salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Di kabupaten ini, tepatnya di Desa Karedok, Kecamatan Jati Gede, ada satu upacara adat yang disebut dengan ngarot. Kata "ngarot" dalam bahasa Jawa dapat diartikan sebagai "berkenduri menjelang mengerjakan sawah" (Prawiro-atmodjo, 198: 422). Sedangkan, dalam bahasa Sunda, kata "ngarot" berasal dari kata "ngaruat" yang artinya adalah "selamatan untuk menolak bala". Asal usul upacara ngarot di Desa Karedok berawal pada sekitar tahun 1900-an, ketika desa itu dilanda wabah penyakit yang banyak memakan korban, baik manusia maupun hewan peliharaan. Melihat warganya mendapat musibah, Erum, Kepala Desa Karedok waktu itu, meminta bantuan seorang Polisi Desa bernama Ki Maryamin untuk bertapa selama 40 hari-40 malam. Tujuannya adalah mencari tahu penyebab terjadinya wabah penyakit di Desa Karedok. Konon, ketika menjelang malam ke-40 tiba-tiba Ki Maryamin mendengar sora tan katingal (suara tanpa wujud) yang memberi...

avatar
Abroriar
Gambar Entri
nilai edukatif "sareupna" pada masyarakat sunda
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Seperti telah tertanam nilai tersebut dalam norma,seperti telah menjadi cara pandang dalam berperilaku,sarepna ini memang sudah sangat akrab dengan anak – anak,gejala sosial ini saling berhubungan dengan hukum yang menghasilkan patokan/pedoman yang dijadikan dalam berperikelakuan dan bertindak tanduk dalam kehidupan.             Anak – anak desa cipagalo khususnya dilingkungan rt.05 ini mayoritas beragama islam, dalam didikanya oleh orang tua nya selalu diperkenankan dalam kehidupan beragama, tercermin banyak sekali tpa (tempat pengajian) dalam lingkungan satu rt ini, diantaranya tpa masjid alhilal,tpa pak agus,tpa ar – rahhman, tpa masjid jami alhilal ini jadwal pengajian tersebut saat waktu ba’da ashar,sedangkan dua lainya pengajian dilaksanakan ba’da magrib, ketika setelah waktu magrib datang kita akan menjumpai anak – anak keluar rumah dengan menggunakan sarung dan peci dan menenteng a...

avatar
Iqbalsyakir
Gambar Entri
Tradisi Hamin dan Tumpengan Orang sunda sebagai Seremonial Perekat Sosial
Ritual Ritual
Jawa Barat

Tradisi tumpengan dalam orang sunda begitu sudah menjadi sebuah keharusan ketika mendapatkan nikmat kehidupan dari Tuhan YME, dalam tradisi sunda ini tumpengan biasanya didahului oleh hamin, hamin merupakan ibadah membaca surat – surat dan doa – doa dipimpin oleh ustad atau orang yang dituakan dengan tujuan ucap syukur atas nikmat yang diberikan.Atau dengan kata lain hamin merupakan seremonial dari tumpengan , tumpengan merupakan syukuran makan bersamadengan tujuan tertentu dan biasanya disediakan nasi tumpeng dengan lauk – lauk nya dan disimbolkan dalam sebuah “nyiru” berbentuk limas dengan bagian atas yang runcing.                                                         &n...

avatar
Iqbalsyakir
Gambar Entri
"pamali" di desa margahayu kecamatan pagaden barat kabupaten subang
Ritual Ritual
Jawa Barat

Malinowski (dalam buku mengenal antropologi hukum,soerjono soekanto ; 18) menyebutkan bahwa dalam prinsip kewajiban dalam hukum,segala sesuatu peristiwa yang mengandung faktor kewajiban merupakan peristiwa hukum  maka disini hukuman tidaklah penting oleh karena itu kepatuhan lah yang akan timbul. seperti penejelasan diatas maka terdapat batasan yang disebuat pamali yang terkandung di masyarakat margahyu subang, salah satunya yang dibahas disini adalah jangan mengambil nasi yang sedang dimasak karena hal itu akan menyebabkan " matak geuring di panyabaan " yang artinya akan sakit apabila kita melakukan kunjungan. hukum yang terkandung dalam masyarakat tersebut tersimpan dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat, sebuah kearifan lokal yang luhur dan akan menjadi alat untuk alat kontrol sosial.

avatar
Iqbalsyakir
Gambar Entri
Taman Purbakala Cipari
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Kelurahan Cipari Kecamatan Cigugur adalah salah satu tempat ditemukannya peninggalan kebudayaan prasejarah di Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Selain Cipari, ada paling sedikit delapan tempat di sekitar kaki gunung Ciremai yang terdapat peninggalan bercorak Megalitik, Klasik, Hindu-Buddha, dan kolonial Belanda. Di Cipari sendiri ditemukan tiga peti kubur batu yang di dalamnya terdapat bekal kubur berupa kapak batu, gelang batu, dan gerabah. Bekal kubur ini masih tersimpan dalam bangunan museum. Di dalam peti tidak ditemukan kerangka manusia, karena tingkat keasaman dan kelembapan tanah yang terletak 661 meter dpl itu terbilang tinggi, sehingga tulang yang dikubur mudah hancur. Area ditemukannya artefak-artefak batu dan gerabah masih tertata baik, juga tingkat kedalaman benda-benda itu terkubur masih orisinal. Peti kubur yang terbuat dari batu indesit besar berbentuk sirap masih tersusun di tempatnya semula. Mengarah ke timur laut barat daya yang menggambarkan konsep-konsep k...

avatar
Muhammad Arif Nurrohman17
Gambar Entri
Sanghyang Siksa Kandang Karesian
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Sanghyang Siksakanda ng Karesian merupakan naskah didaktik, yang memberikan aturan, tuntunan serta ajaran agama dan moralitas kepada pembacanya.Sanghyang Siksakanda ng Karesia merupakan “Buku berisi aturan untuk menjadi resi (orang bijaksana atau suci)”. Naskah ini disimpan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di Jakarta dan ditandai dengan nama kropak 630. Naskah ini terdiri dari 30 lembar daun nipah. Naskah ini bertanggal "nora catur sagara wulan (0-4-4-1)", yaitu tahun 1440 Saka atau 1518 Masehi. Naskah ini telah menjadi rujukan dalam publikasi yang diterbitkan oleh Holle dan Noorduyn . Edisi lengkapnya yang disertai terjemahan, pengantar, komentar dan glosari ditulis dalam kertas stensil oleh Atja dan Danasasmita (1981a). Naskah ini telah diterbitkan kembali dalam bentuk buku oleh Danasasmita dkk. (1987:73-118). Naskah Sanghyang Siksakanda ng Karesian berasal dari Galuh (salah satu ibukota Kerajaan Sunda ).

avatar
Duriah Solihah
Gambar Entri
Wuku Tahun
Ritual Ritual
Jawa Barat

Wuku Tahun dilaksanakan setiap tanggal 1-14 Muharam (tahun baru Islam). Wuku Taun berasal dari kata buku yang bermakna membuka lembaran tahun baru (Islam) dan menutup tahun lalu. Tujuan upacara ini adalah untuk memohon perlindungan dari Allah Swt dan leluhur kampung, tolak bala, serta memohon keselamatan dan melestarikan tradisi gotong royong. Upacara ini dipusatkan di Bumi adat dengan doa bersama dipimpin oleh kuncen. Pada upacara ini terdapat hiburan kesenian Tarawangsa. Alamat: Kampung Cikondang Desa Lamajang Kecamatan Pangalengan Kab. Bdg Koordinat :  7° 7' 4" S,  107° 32' 40" E - 

avatar
Muhammad Arif Nurrohman17