Ni'owuru adalah daging babi yang diawetkan dengan menggunakan garam. Daging dioleskan atau ditaburkan dengan garam sebanyak-banyaknya. Semakin banyak garam maka semakin awet pula. Daging tetap awet dan tidak perlu ditaruh dalam kulkas. Cukup ditaruh dalam tempat tertutup seperti dalam baskom atau plastik. Daging ini bisa bertahan beberapa bulan bahkan beberapa tahun bila tempat penyimpanannya bagus. Soal rasa, pasti bisa ditebak, asin sekali, tapi rasanya tetap rasa daging khas asinnya. Cara pengawetan seperti ini sudah turun temurun di nias sejak dari nenek moyang, karena dulu belum ada freezer atau kulkas sehingga inilah cara orang nias mengawetkan daging. Sebenarnya bukan hanya daging babi saja, bisa juga daging lain seperti daging ayam, ikan, dsb. Tetapi yg sudah menjadi kebiasaan adalah mengawetkan daging babi dengan garam, itulah yang dinamakan ni'owuru, daging babi yang diawetkan dengan garam. Nias adalah...
Manuk sira pege - terjemahan langsungnya adalah ayam garam jahe - adalah sajian tradisional Tapanuli (khususnya dari puak Simalungun) yang semakin langka. Sudah sangat jarang sajian ini muncul - baik sebagai sajian sehari-hari, maupun sebagai sajian khusus pada saat upacara adat. Konon, di masa lalu, ada tradisi bahwa para laki-laki dewasa sebelum berangkat perang harus melakukan upacara makan daging dengan irisan jahe untuk membuat badan lebih hangat dan jiwa pun lebih semangat. Tradisi ini mirip mizu-sake di Jepang - yaitu minum air putih dalam cawan sake - bagi para penerbang kamikaze sebelum melakukan tugas terakhirnya. Dalam salah satu literatur budaya Tapanuli, ditemukan informasi bahwa manuk sira pege adalah sajian hajatan yang dilakukan ketika para pemuda selesai belajar mandihar (semacam silat adat). Pada upacara " graduation ", di atas selembar tikar baru, diletakkan selembar daun pisang dan seekor ayam panggang. Ayamnya harus ayam merah, dikuku...
Ialah Rondang, produk kuliner warisan budaya suku Batak. Rondang memang memiliki banyak kesamaan dengan Popcorn. Soal bahan baku, Popcorn dan Rondang sama-sama diolah dari jagung. Juga sama-sama melewati proses dipanasi agar meledak dan bertransformasi bentuk alias mengembang. Pun sama-sama diberi gula untuk memberi rasa manis. Rondang identik dengan pasta adat orang Batak. Rondang diambil dari proses jagung jadi kembang atau mengembang. Sumber: http://isiantar.com/rondang-popcorn-nya-orang-batak/rondang-cemilan-khas-suku-batak/ http://isiantar.com/rondang-popcorn-nya-orang-batak/
Sumatera Utara merupakan salah satu propinsi yang sangat menakjubkan yang juga dilihat dari budaya dan adat setempat juga sangatlah menarik perhatian lokal maupun mancanegara yang dengan keindahan segala adat istiadatnya membuat Sumatera Utara semakin terkenal. Beberapa konstruksi bangunan, warisan nenek luhur juga membuat Sumatera Utara ini semakin kaya akan segala adat tradisionalnya. Termasuk makanan atau masakan khas dari Sumatera Utara. Beberapa suku juga seperti Batak dan lainnya. Salah satu masakan yang terfavorit adalah masakan dari ikan tawas yang biasa disebut di daerah Sumatera Utara atau suku Batak dengan sebutan "Dengke Laen." Dengke Laen ini adalah merupakan olahan ikan tawes yang dicampur beberapa bumbu sehingga makanan ini terasa enak dan nikmat. Berikut adalah resep cara mudah membuat Dengke Laen. Bahan yang mesti disiapkan: 500 gram ikan yang tidak sembarangan yaitu ikan tawes ambillah tangkai serai secuk...
Kue pohul-pohul merupakan kudapan khas tradisional Batak dari Tapanuli, Sumatera Utara. Bentuknya seperti kepalan jari tangan. Cara membuatnya sederhana dan mudah, yakni dengan dicetak dengan tangan. Itu sebabnya disebut kue pohul-pohul, yang berarti kepalan. Dulu, pohul-pohul sering disajikan dalam acara adat Batak marhusip . Marhusip merupakan musyawarah adat persiapan pernikahan. Kini, kudapan lezat ini disajikan dalam berbagai acara. Pohulpohul sering menjadi buah tangan dalam kunjungan adat. Misalnya saat membahas rencana pernikahan antar keluarga. Pohulpohul biasanya dijadikan oleh-oleh bersama olahan ikan mas. Pohul-pohul tak hanya sekedar kue ringan. Ada filosofi di dalamnya. Pertama, pohul-pohul dibentuk dengan diremas secara kuat sehingga menjadi kue yang kuat, tak mudah hancur. Kedua, bekas lima jari dalam permukaan kue melambangkan dua hal. Di antaranya yaitu jabatan tangan tanda kesepakatan dan lima waktu penting dalam budaya Batak ya...
Saksang merupakan masakan yang hampir sama seperti masakan rica-rica daging Manado. Saksang ini biasanya ditemui pada saat acara-acara adat. Saksang dalam khas Toba daging yang digunakan adalah daging babi atau daging anjing. Daging tersebut dicincang lalu dimasak dengan darah, santan serta rempah-rempahnya. Makanan ini menjadi menu yang wajib ada disetiap pernikahan Batak. Sumber: www.kebudayaanindonesia.com/2014/11/kuliner-masakan-dan-kue-khas-sumatera.html?m=1
Kue Rasidah merupakan Kue khas Etnis Melayu. Puak Melayu di Sumatera Utara pada acara Nasi Hadap Hadapan di majelis perkawinan, akan menghidangkan banyak makanan; salah satunya adalah Kue Rasidah. Kue ini juga dibawa saat acara Mebat bagi perkawinan kaum bangsawan. Saat dahulu, Kue ini dihidangkan di istana Melayu sebagai simbol khusus, yang dipercayai membawa makna berpandai-pandai dalam hidup, memunculkan petunjuk, menangkal hasad/iri/dengki, dan dilambangkan sebagai adat resam dan Islam yang berpadu dalam etnis Melayu tiada boleh terpisah. Kuih Rasidah disebut juga Hasidah, Lasidah, dan Asidah. Ia merupakan juadah adat yang bukan menjadi santapan harian, yang dikenal pada masyarakat Melayu Sumatera Timur, Riau, Kepulauan Riau, Borneo Barat, atau agaknya yang lain. Provinsi Aceh mengenal kue ini, di wilayah etnis Melayu yang seresam Sumatera Timur, yaitu wilayah Perlak dan Tamiang saja. Di Kota Medan dan sekitarnya, tidak ada orang Melayu yang tidak mengenal kue yang bertabu...
Berikut ini resep Gulai masam khas deli serdang disertai dengan bahan-bahan dan cara membuatnya. Salah satu sajian kuliner nusantara dari daerah deli serdang ini patut anda coba, dijamin hidangan ini bisa menggugah selera. Untuk 2 porsi Bahan: 600 g ikan kerapu putih, bersihkan, potong serasi 400 ml santan 4 buah Belimbing sayur , potong-potong 2 batang serai , memarkan 2 buah cabai merah, belah 2 2 buah cabai hijau, belah 2 2 sendok makan minyak goreng Bumbu, haluskan: 2 buah cabai rawit 6 butir bawang merah garam dan merica secukupnya Cara membuat: 1. Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan ikan, serai , aduk-aduk.Tuang santan, masak hingga matang dan bumbu meresap. 2. Tambahkan cabai dan belimbing , masak hingga kuah mengental. 3. Angkat dan sajikan. Alamat Penjual: RM Putri Kualuh Jalan Sisingamangaraja No.41 Medan Sumber : https://phinemo....
Musik adalah salah satu hasil dari proses kebudayaan manusia dalam bentuk bunyi-bunyian yang memiliki unsur-unsur melodi , irama dan tempo. Selain itu musik juga merupakan gambaran dari kehidupan sosial masyarakat pemilik budaya tersebut yang dapat disaksikan dan didengarkan dari hasil karya para pemusik tradisional yang diturunkan secara turun-temurun dan tersosialisaikan dalam kehidupan masyarakat yang berkembang sesuai dengan perkembangan jaman . Musik tradisi Batak Toba me...