jawa tengah
2.310 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Nasihat dalam Sunyi
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

Kentrung adalah seni pertunjukan khas Jawa Timur. Seni pertunjukan ini menampilkan seorang dalang yang tengah mendongeng diiringi seorang sinden dan alunan musik tradisional Jawa. Alat-alat musik yang digunakan tidak terlalu asing lagi bagi pendengar musik tradisional orang Jawa, yaitu terdiri dari rebana, jhedor (rebana besar), gamelan slendro, dan pelok. Biasanya, dalang adalah seorang pria sedangkan sinden adalah seorang wanita. Dongeng yang diceritakan oleh dalang mengenai cerita kuno Babat Tanah Jawa dan masuknya agama maupun budaya islam ke tanah Jawa khususnya Jawa Timur. Selagi sang dalang bercerita sinden akan bernyanyi diiringi musik yang kental akan gamelan Jawa dan Arab-nya. Tentunya, lagu yang dinyanyikan oleh sinden merupakan lagu berbahasa Jawa, bahkan biasanya sinden menggunakan bahasa Jawa Ngoko dalam nyanyian-nya. Kentrung biasanya diadakan untuk merayakan hajatan, perayaan hari-hari besar, bahkan sunatan. Setiap daerah memiliki keunikannya tersendiri dalam pel...

avatar
OSKM18_16318236_Dedari Kheita
Gambar Entri
Reog Kendhang Tulungagung
Tarian Tarian
Jawa Timur

Reog Kendang Tulungagung mungkin sudah familiar di telinga banyak orang, salah satunya mungkin karena Reog Kendhang Tulungagung juga pernah diundang di istana negara. Reog Kendang Tulungagung ini merupakan satu dari sekian banyak kekayaan kesenian dan kebudayaan yang dimiliki oleh Kabupaten Tulungagung. Reog Kendhang dikisahkan sebagai gambaran dari arak-arakan prajurit yang hendak menuju Ratu Kilisuci dengan kisah yang berawal dari ketika Raja Bugis jatuh cinta kepada putri Kediri, yaitu Ratu Kilisuci itu sendiri. Namun, Raja Bugis tidak berani melamar Ratu Kilisuci sendiri sehingga ia meminta prajuritnya untuk melamarkan. Sesampainya di Kediri, prajurit mengutarakan maksud sebenarnya mereka datang yaitu untuk melamar sang putri, namun sang putri mengajukan persyaratan sebagai bukti apakah Raja Bugis memang benar mencintainya. Persyaratan yang diberikan oleh sang putri berupa kalimat isyarat bukan lugas, sehingga para prajurit pergi ke Tulungagung dan dibantu oleh warga di Dhadh...

avatar
OSKM18_16618117_NADIA MAHARDIKA RAFIF
Gambar Entri
Kentrung : Seni Penebar Dakwah Islam di Blitar
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

Kentrung : Seni Penebar Dakwah Islam di Blitar             Kota Blitar, terkenal akan Kota Bungkarno, namun pernahkah kita mencari tahu kebudayaan apa saja didalamnya selain jejak sang proklamator kita? Siapa sangka kota yang jumlah penduduknya hanya 132 ribu menurut BPS Kota Blitar pada tahun 2010,  namun menyimpan budaya yang kaya akan nilai luhur dan religius yaitu Kentrung. Pasti masih awam ditelinga kita, oleh sebab itu perlu bagi kita untuk mengenal agar dapat melestarikannya, apalagi pertunjukan kebudayaan yang kental akan nilai sejarah islam.            Apasih sebenarnya Kentrung itu? Kentrung di Kota Blitar merupakan pertunjukan kesenian dengan menggunakan lagu yang di dalamnya memuat pesan agama serta ajaran kehidupan yang ditujukan kepada masyarakat. Lagu ini terinspirasi oleh cerita-cerita Wali Songo, kehidupan sehari-hari, dan pahlawan-pahlawan di tanah jawa. Kisah yang seri...

avatar
OSKM18_19918174_Alma Aulia Lutfiah
Gambar Entri
Makam Mbah dan Nyai Condrodipo
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

  Makam Mbah Condrodipo dan Nyai Condrodipo terletak di Jl. Mayjend Sungkono, Klangonan, Kembangan, Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Makam ini tempat bersemayamnya ulama penyebar agama islam di Gresik selain Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim. Situs sejarah ini awalnya mulai terlupakan sehingga tempat ini dibangun menjadi balai rukyat hilal karena tempatnya yang tinggi dan memiliki medan pandang yang luas pada arah barat. Sehingga tempat ini digunakan oleh ormas-ormas dan masyarakat sekitar untuk mengamati hilal pada pergantian bulan hijriah. Saat ini makam Mbah dan Nyai Condrodipo menjadi lebih terawat dan tetap dikenal oleh masyarakat. Masyarakat perlu mengetahui bahwa beliaulah yang telah menyebarkan agama islam dan hal ini perlu dikenang sebagai sejarah.   Pelaksanaan rukyatul hilal di Condrodipo #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16518172_MUHAMMAD
Gambar Entri
Sinoman, Perkumpulan Pelipur Lara
Ritual Ritual
Jawa Timur

Manusia sebagai makhluk sosial pasti tidak bisa melepaskan kebutuhan untuk dapat memiliki relasi dengan lingkungan sekitarnya, baik dalam lingkup besar maupun kecil, dan dalam berbagai aspek kehidupan. Kebutuhan manusia untuk dapat termasuk dalam suatu lingkungan masyarakat pun membuatnya secara tidak langsung membentuk perkumpulan dan kelompok-kelompok. Dengan perkumpulan tersebut, diharapkan manusia dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik dan nyaman. Salah satunya budaya di Gresik, Jawa Timur, yang kadang dilakukan pada saat-saat tertentu di musala atau rumah penduduk yang menyanggupi. Pertemuan sekumpulan warga tersebut dinamakan sinoman , biasanya dibentuk untuk membantu warga yang sedang mengalami kesulitan seperti kematian atau warga yang memiliki acara hajatan pernikahan dan sejenisnya. Keanggotaan dalam sinoman tidak dibatasi oleh RT atau kampong. Setiap orang dari wilayah manapun berhak untuk memilih sinoman mana yang ingin ia ikuti. Yang pasti, anggota...

avatar
OSKM18_19918028_Claresta Dhyhan Ediganiputri
Gambar Entri
Pemandian Ken Dedes
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Pemandian Ken Dedes   Kerajaan Singasari merupakan salah satu kerajaan hindu yang pernah berdiri di Tanah Jawa, tepatnya di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Bukti keberadaan kerajaan ini dapat dilihat dari peninggalan-peninggalan sejarah seperti Candi Singasari, Arca Dwarapala, dan Pemandian Ken Dedes. Konon, pemandian ini dipercaya sebagai tempat mandi dari Putri Ken Dedes, anak seorang Raja Tumapel yang terkenal akan kecantikannya hingga memikat salah satu Raja Singasari yaitu Ken Arok. Hal ini menimbulkan kepercayaan di masyarakat bahwa dengan mandi di pemandian ini maka akan membuat awet muda. Di dalam kompleks pemandian terdapat arca Ken Dedes dan sebuah sumur di pojok Petirtaan Ken Dedes dan Palinggih yaitu tempat bersembahyang untuk umat hindu. Palinggih biasanya digunakan untuk meletakkan sesaji yang diperuntukan bagi para dewa yang dipercaya bersemayam disekitar tempat ini. Pemandian Ken Dedes berada di Jalan Kendedes, Kelurahan Ca...

avatar
Anisahnurul
Gambar Entri
Makam Asmoroqondi
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

  Sebagai penyebar agama Islam di tanah Jawa, nama wali songo mungkin sudah tak asing di telinga masyarakat. Namun tahukah anda siapa ulama besar yang menjadi cikal bakal keberadaan para wali tersebut. Dia adalah ayah Sunan Ampel, yaitu Syeh Maulana Ibrahim AsmoroQondi yang diketahui merupakan keturunan ke 9 dari nabi Muhammad SAW.    Makam Syeh Maulana Ibrahim Asmoro Qondi terletak di Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Masjid dan makam Syeh Maulana Ibrahim Asmoro Qondi hingga kini masih berdiri tegak dengan relief dan hiasan kaligrafi berusia ratusan tahun. Sejumlah peninggalan bersejarah seperti petilasan, gapura, dan cungkup makam masih kokoh berdiri sebagaimana aslinya. Sementara makam Syeh Maulana Ibrahim Asmoro Qondi terletak di sebelah barat masjid. Dari sekian banyak peninggalan, hanya bangunan masjid Asmoro Qondhi yang sudah mengalami renovasi, namun tidak mengurangi bentuk aslinya. Semacam jendela, pintu dan langit-langit masji...

avatar
OSKM2018_16118064_AinurSubhan
Gambar Entri
Sungkem di Tanah Jawa
Ritual Ritual
Jawa Timur

Tak hanya kekayaan alam yang berlimpah, namun Indonesia juga dihiasi oleh keberagaman budaya yang unik. Begitu juga dengan budaya 'sungkeman'. Meminta maaf dengan cara bersalaman mungkin sudah terlihat biasa dilakukan oleh siapapun. Namun, sungkeman sudah menjadi tradisi turun temurun khususnya oleh masyarakat suku Jawa.    Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, sungkem memiliki arti sujud (tanda bakti dan hormat). Seperti pengertiannya, sungkeman yaitu salah satu bentuk permintaan maaf yang mendalam dengan cara bersujud atau bersimpuh terhadap orang yang lebih tua atau dihormati.    Banyak nilai-nilai luhur dalam tradisi yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu ini. Apa sajakah itu? Dilansir dari keluarga.com yang dikutip dari berbagai sumber, berikut adalah nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi sungkeman.   a. Ritual penyadaran diri Lewat sungkeman, setiap orang diwajibkan untuk memperlakukan orangtuanya deng...

avatar
Oskm_stei_byan
Gambar Entri
Bubur Masin
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Bagi mayoritas rakyat Indonesia, makanan lunak yang biasa disebut bubur pasti sudah tidak asing lagi dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, beberapa menjadikan bubur sebagai makanan rumahan mereka. Mulai dari bubur ayam khas Jawa Barat hingga Bubur Manado. Namun, dari begitu banyaknya bubur dari Nusantara masih ada bubur yang belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Salah satunya adalah Bubur Masin . Bubur khas Gresik, Jawa Timur ini adalah salah satu bubur khas daerah tersebut selain bubur romo dan bubur harizah/harisah. Istilah masin sendiri berasal dari sebutan untuk tepung jagung, yaitu maizena. Tidak seperti bubur pada umumnya, bubur ini dapat dibilang unik karena bahan dasar utamanya adalah jagung yang sudah dihaluskan. Waktu munculnya makanan ini pun khas, yaitu saat bulan suci Ramadhan. Sebenarnya pada hari dan bulan biasa dapat ditemukan juga makanan ini tapi untuk menemukannya butuh usaha yang tidak sedikit. Namun, jumlah pedagang yang menawarkan bubur ini saat bu...

avatar
OSKM_16918260_Muhammad Nabil Hanaf Abdurrazaq