Ketika anda dan teman-teman anda akan memainkan permainan tradisional seperti petak umpet, bancakan, dan kucing-kucingan (kejar-kejaran), anda dan teman-teman anda pasti membutuhkan 1 orang yang menjadi setan (ucing) dalan permainan. Terdapat dua cara yang sering digunakan ketika kelompok bermain anda membutuhkan "setan", yaitu metode "kacang panjang" dan "Hompimpa". Akan tetapi, muncul sebuah pertanyaan, "Manakah yang lebih adil di antara dua metode tersebut?". Kacang panjang merupakan metode pemilihan "setan" yang dilakukan dengan menjulurkan dan menarik lengan sambil diiringi lagu "Cang kacang panjang, yang (panjang/pendek) (teu ucing/ucing)" yang dinyanyikan oleh satu moderator. Pemain yang memenuhi kriteria moderator akan menjadi ucing). Jika tidak ada orang yang memenuhi kriteria tersebut, maka akan dilakukan pengulangan. Kalau terdapat lebih dari satu pemain yang memenuhi kriteria menjadi "setan", maka akan dilakukan sesi dua antara pemain yang memenuhi kriteria. Hompimpa...
Apakah teman-teman pernah mendengar kata pupuh? Pupuh sudah sering dijumpai saat kita belajar muatan lokal Bahasa Sunda, baik saat duduk di bangku sekolah dasar, sekolah menengah pertama, maupun saat duduk di bangku sekolah menengah atas. Untuk itu, pupuh sudah familiar dikalangan pelajar Jawa Barat. Lalu bagaimana jika tidak pernah mempelajari Bahasa Sunda ? Tenang, mari kita cek informasi lebih lanjut mengenai pupuh sunda dibawah ini! Pupuh merupakan karya sastra sunda yang menjadi salah satu aset kekayaan Budaya Indonesia. Karya sastra pupuh terikat oleh jumlah padalisan, guru wilangan, dan guru lagu. Bingung dengan istilah diatas? Berikut ini adalah nama lain dari beberapa istilah dalam pupuh 1) Padalisan berarti jumlah larik. 2) Guru wilangan berarti banyaknya suku kata. 3) Guru lagu berarti rima. Menurut sifatnya, pupuh terbagi menjadi tujuh belas bagian yang disesuaikan oleh tema cerita yang terkandung didalamnya. Ketujuh...
P upuh merupakan sebuah aturan atau pola untuk membuat puisi atau rumpaka. Ajip Rosidi, Edi S. Ekadjati, dan kawan-kawan dalam Ensiklopedinya menjelaskan pupuh ini dengan menyertakan anjuran untuk melihat pengertian dangding . Dangding merupakan basa ugeran atau puisi dalam bait-bait ikatan pupuh. Kemudian pupuh merupakan nama kesatuan basa ugeran yang telah tertentu jumlah (1) padalisan nya setiap pada, dan telah tertentu jumlah (2) engang (suku kata) serta (3) vokal terakhir setiap padalisan tersebut (2000:526) istilah “ pupuh raehan” terdiri dari gabungan dua buah kata yaitu: “pupuh” dan “raehan”. Seperti yang telah dijelaskan di atas, istilah “pupuh” merupakan aturan atau pola untuk membuat puisi. Sedangkan istilah “raehan” berasal dari kata “raeh” (bahasa Sunda) yang berarti “menggubah”, setelah mendapat akh...
Permainan tradisional merupakan salah satu bagian dari kebudayaan yang berasal dari berbagai daerah di negeri ini, Indonesia. Setiap daerah memiliki permainan tradisional yang sangat banyak macamnya. Salah satu daerah yang memiliki permainan tradisional adalah Tanah Sunda, Jawa Barat. Di Jawa Barat permainan tradisional disebut 'Kaulinan Sunda'. Kaulinan Sunda itu banyak macamnya, salah satunya adalah Sépdur-sépdur. Adapun lirik/tembangnya adalah sebagai berikut : "Sépdur-sépdur. Mantri-mantri maan jedur Kahijina, kaduana, katiluna, saha nu di tangkap!" Kaulinan Sunda ini biasanya dimainkan oleh banyak orang, berjajar seperti kereta. Permainan Sépdur-sépdur ini terbagi ke dalam 2...
Masyarakat Sunda zaman dahulu itu masih dipengaruhi budaya Hindu dengan adanya sistem kasta (bisa dilihat dari cara berpakaiannya). Namun secara umum pakaian Sunda itu ada 2, pakaian untuk kaum menak & untuk masyarakat biasa. Nah yang pertama itu pakaian yg biasa digunakan oleh kaum menak (pejabat/kalangan atas). Untuk laki-laki, pakaian yang digunakan : 1. Bendo, tutup kepala yang dibuat dari sisa kain samping yang dipakai. 2. Beskap, yang biasa digunakan berkerah chiang i. Dari beskap ini bisa dilihat tingkatan sosialnya melalui jumlah kancingnya. Semakin banyak jumlah kancingnya, maka semakin tinggi tingkat sosialnya (kancingnya dulu dibuat dari emas). 3. Dodot, yaitu samping (yang digunakan di Sunda biasanya samping rereng) yang sudah dilamban. Lamban itu cara melipat kain samping di tatar sunda. Untuk laki-laki, lambanannya harus ada ekornya. Cara memasangnya dengan memutar dari kanan ke kiri. 4. Alas kakinya biasanya memakai tarumpah atau pant...
Pada budaya Sunda ketika kita akan melakukan upacara adat biasanya akan dilakukan ritual terlebih dahulu atau dalam bahasa Sunda dikenal dengan Ritus . Ritus sekarang sudah memiliki Undang – Undang yaitu UU No.5 tahun 2017. Pada Ritus diperlukannya pangradinan , yaitu sajen untuk ritual. Apa itu pangradinan ? Pangradinan diartikan dengan pangaruh din dalam kehidupan. Orangtua dahulu selalu memakan simbolik untuk menjelaskan bahasa simbol. Seperti misalnya pada sajen ini terdapat : Kendi. Maksud dari kendi ini adalah untuk mengenali diri sendiri karena kendi itu singkatan dari kenali diri Air Bermakna air yang menumbuhkan kehidupan . Dan diperlukan sebanyak 80% Pohon Hanjuang Hijau Hanjuang hijau memiliki makna kenal pada diri siapa yang memberi kehidupan. Warna hijau berarti kemakmuran dan kesuburan Cerutu Merupakan kata serapan dari surut yaitu jamak dari syirat. Dalam bahasa arab surut berarti jalan...
Saparan merupakan sebuah tradisi yang sudah turun-temurun dilakukan didalam masyarakat khususnya di desa Kedungdalem ini. Tradisi ini dilakukan ketika bulan Sapar ( nama bulan dalam bahasa jawa). Ketika seseorang atau ada salah satu dari keluarganya itu lahir di bulan Sapar ini maka tradisi ini pasti dilakukan. Tapi bisa saja tradisi ini tidak berlangsung sebab ada suatu hal yang membuatnya tidak bisa dilaksanakan seperti pada waktu paceklik. Tradisi Saparan ini identik sekali dengan sebuah kue yaitu kue Apem. Apem ini biasa dimakan dengan tambahan gula merah yang sudah dicairkan, sebab ketika Apem ini dimakan langsung tanpa disertai dengan gula maka rasanya akan aneh kalau bisa dibilang tidak enak. Apem ini memiliki 2 macam jenis. Yang pertama ada Apem kukus, Apem kukus ini biasanya bermacam-macam warnanya. Ada yang merah dan ada juga yang hijau, bukan hanya warna yang beragam tapi bentuk Apem kukus juga beragam. Ada yang bentuknya love, kubus dan ada juga yang bulat. Ragam bentuk...
Nyeupah adalah budaya yang sudah cukup punah di tatar sunda ini. Biasanya nyeupah ini banyak dilakukan oleh nenek atau kakek kita, karena dengan nyeupah ini dapat membuat gigi menjadi lebih kuat dan utuh.  Selain untuk usia lanjut, anak muda pun khususnya wanita pun bisa nyeupah, karena ini sangat bermanfaat sebagai pewarna merah pada bibir secara alami. Namun seiring berkembangnya inovasi yang lebih praktis seperti pasta gigi dan obat kumur, maka nyeupah pun sudah tak dikenali lagi. Lalu cara melakukan nyeupah sendiri yaitu : Menyiapkan 1-2 lembar daun sirih Lalu rendam batu kapur hingga baunya menghilang dan teksturnya menjadi lebih lembut Oleskan diatas sirih secukupnya Tambahkan gambir ( mengakibatkan warna campuran menjadi merah karena sifatnya antioksidan) Dan terkahir masukan buah kapulaga Kunyah dan gosokkan secara merata Demikian informasi tentang budaya yang telah pudar di daerahku, semoga kita dapa...
Ikon landmark setinggi 17 m yang mirip dengan piramida yang terdapat di Museum Louvre, Paris, Prancis ini menjadi daya tarik sendiri di lingkungan perumahan Summarecon Kota Bekasi. Menurut informasi dari Direktori Wisata Indonesia, Ikon Summarecon ini dibangun sebagai bagian dari penataan kawasan perumahan elit di Bekasi. Piramida tersebut merupakan lambang perjalanan pengembang properti PT Summerecon Agung yang bergerak maju dan menjadi lebih besar. Desain landmark piramida itu merupakan hasil karya Iman Ashar, pemenang pertama sayembara penataan bundaran utama Kota Summerecon Bekasi pada November 2011. Menurutnya,dengan posisinya yang terbalik, atau mengerucut ke bawah, piramida terbalik ini menggambarkan perkembangan atau semangat Summarecon yang dimulai dari titik nol/dasar ( bawah ) menuju ke titik atas yang lebih luas atau berusaha berkembang lebih besar lagi, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi perusahaan dan lingkungan sekitar. Selain itu,...