selain sate ayam yang terkenal di daerah blora terdapat sate kambing yang terkenal tak kalah dengan sate ayam karna sate ini memiliki tektur daging yang empuk. sate kambing blora ini biasanya dapat dijumpai di sekitaran jalan di kota blora jawa tengah. jika anda berkunjung ke daerah blora anda dapat membeli sate kambing blora tersebut, tetapi anda juga dapat membuatnya di rumah. Bahan-Bahan : Daging kambing 1/2 kg Bawang putih 10 siung ketumbar 1 sendok makan kemiri 10 butir gula merah 250 gr garam 2 sendok teh Bawang merah 4 butir Kecap Cabai Cara Membuat ; Potong daging kambing kecil-kecil Haluskan bumbu- bumbu seperti bawang putih, ketumbar dan garam, kemiri, gula Rendam daging kambing dengan bumbu tersebut. Langkah ini hanya optional, beberapa orang lebih menyukai membakar daging kambing tanpa bumbu tambahan. Tusuk daging kambing dengan tusuk dari bambu (tusuk sate), yang harus di...
Lenjongan terdiri dari beberapa macam makanan, misalnya tiwul, ketan ireng, ketan putih, gethuk, sawut, cenil, dan klepon. Hampir semua jenis makanan itu termasuk jajanan pasar yang berasa manis. Seporsi lenjongan lengkap seharga Rp. 4.000 perbungkus. Cara penyajiannya ditaburi dengan kelapa parut. Lenjongan tidak menggunakan pengawet dan pewarna buatan. Sumber: http://jateng.tribunnews.com/2016/05/10/mengenal-jajanan-tradisional-dari-solo-ini-lenjongan-isinya-bikin-nagih?page=2
Dinamakan Pecel Ndeso karena dulu pecel ini dijual keliling kampung. Sekarang, sudah jarang yang menjual secara berkeliling. Perbedaan Pecel Ndeso dari pecel lain terletak pada nasi serta sambal yang digunakan. Pada Pecel Ndeso, nasi yang disuguhkan merupakan nasi dari beras merah. Sementara, sambal yang dibuat berbahan dasar wijen hitam. Bumbu sambal sebenarnya sama dengan sambal kacang, hanya saja bahan utamanya menggunakan wijen hitam. Pecel Ndeso biasanya disajikan di pincuk atau daun pisang yang dilipat sedemikian rupa menggunakan lidi, sebagai pengganti piring. Selain nasi, terdapat sayuran hijau rebus yang disiram sambal wijen. Sayuran yang digunakan pun beragam, ada daun kenikir, kembang (bunga) turi, jantung pisang, daun pepaya, serta kecambah. Kehadiran kembang turi dan jantung pisang membuat pecel khas Solo ini berbeda dari pecel pada umumnya. Selain di shelter belakang Stadion Manahan, Solo, Pecel Ndeso bisa ditemukan di pasar-pasar tradisional di K...
Cabuk rambak biasanya dijual pedagang keliling dan mudah ditemui saat perayaan sekatenan di sekitar halaman Mesjid Agung Keraton Solo. Nama 'cabuk' merujuk pada ampas wijen yang sudah diperas untuk diambil minyaknya. Tak heran karena jajanan ini memang memakai wijen untuk sambalnya. Racikan cabuk rambak terdiri dari potongan ketupat yang diiris agak tipis melebar lalu disiram sambal wijen. Sambal wijen atau cabuk dibuat dari biji wijen yang dihaluskan, dicampur parutan kelapa dan bumbu lain lalu disangrai sampai kering. Bumbu kering ini bisa disimpan lama karena sifatnya yang awet. Begitu akan dihidangkan, bumbu cukup ditambahkan air hingga kental. Porsi cabuk rambak terbilang mungil. Jadi meski memakai ketupat, cabuk rambak biasanya digolongkan jajanan atau selingan. Biasanya dihidangkan di pincuk daun pisang dan dimakan dengan potongan lidi. Dilihat dari racikannya, cabuk rambak sekarang dan dulu agak berbeda. Dulu cabuk rambak disajikan dengan rambak ata...
Gendar Pecel sangat populer di kawasan Salatiga, Boyolali dan Solo. Menu satu ini masih menggunakan olahan sayur yang berbalut bumbu kacang. Biasanya, makanan ini disajikan dengan potongan lontong yang bertekstur lebih dan kenyal dan gurih. Potongan lontong tersebut dikukus setelah dicampur dengan ragi. Sayuran yang menjadi isian utama di Gendar Pecel sangat beragam. Ada jembak atau selada air, kecambah, kenikir, kecipir, bunga turi, kol, bayam dan daun adas yang khas banget di Jawa Tengah. Semua sayuran diletakkan di atas daun pisang dan disiram dengan sambal kacang. Hidangan lezat yang bisa dijadikan pengganti nasi ini memang tidak mudah lagi ditemukan di tepi jalan. Namun bisa ditemui di pasar tradisional di Boyolali, Semarang, Solo, dan Wonogiri. Di kota-kota tersebut terkenal dengan gendarnya yang enak dan masih bertahan meski bersaing dengan banyaknya kuliner baru. Yang menarik dari Gendar Pecel ini adalah penjualnya. Hampir sebagian besar dari mereka...
Bagi sebagian masyarakat, nama sayur kenci atau jembak yang banyak tumbuh di kaki Gunung Sumbing dan Sindoro Kabupaten Temanggung mungkin masih cukup asing. Nama tanaman ini sebenarnya adalah selada air. Namun untuk orang-orang di sekitar wilayah itu, sayur kenci sudah sangat terkenal. Sebagai salah satu komoditas sayuran asli Temanggung, kenci memang begitu digandrungi oleh penduduk setempat. Tanaman ini sendiri dapat dengan mudah dijumpai di Kelurahan Mudal Kecamatan Temanggung. Selain habitat asli tumbuhnya di tanah yang basah (berair), masyarakat setempat memang banyak membudidayakannya di lahan milik mereka. Tanaman kenci sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni bulat tebal dan panjang. Tak sulit untuk membudidayakan tanaman ini, cukup sebar benih atau dengan cara tunas. Yang terpenting tanah yang digunakan untuk penyemaian haruslah berair. Tunggu 4 hingga 6 hari kenci sudah dapat dipanen. Rasa sayuran yang mengandung cukup banyak serat, vitamin K serta zat be...
Kota Brebes tidak hanya di kenal dengan kota penghasil telur asin, ada juga makanan yang lain yaitu soto Brebes. soto brebes menggunakan babat sapi dan daging sapi untuk bahannya. berikut bahan cara membuatnya Bahan-Bahan : 350 gr daging sandung lamur 250 gr babat sapi, rebus lalu potong potong 2 cm jahe, memarkan 2 batang sereh, memarkan 1750 ml air 4 sendok makan taucho 2 1/2 sendok teh garam 1 sendok teh gula pasir 5 lembar daun jeruk Minyak untuk menumis Bumbu Halus : 6 butir bawang merah 3 siung bawang putih 1 cm kunyit bakar 3 buah cabai merah 3 1/2 sendok teh garam 1 1/4 sendok teh gula pasir Bahan Pelengkap : 90 gram taoge 50 gram soun 2 buah tomat 2 batang daun bawang, diiris 1/2 cm untuk taburan 3 sendok makan bawang goreng untuk taburan Cara Membuat : Presto babat dengan 2 cm jahe, 1 sendok teh garam,...
Solo menjadi salah satu kota yang terkenal dengan aneka jenis kuliner di Indonesia. Nama-nama seperti Timlo, sate kare, nasi liwet menjadi kuliner yang sudah dikenal masyarakat. Ada satu kuliner lagi yang juga tidak kalah enaknya yakni Soto Gerabah. Masuk ke dalam kedai yang terletak di Jalan Prof. Dr. Supomo No 57, Pasar Beling, Solo, ini nuansa ornamen gerabah begitu dominan terlihat. Mulai dari dekorasi kendi hingga mangkuk soto beserta sendok dan gelas minumannya semuanya terbuat dari gerabah. Gerabah-gerabah seperti menjadi bagian penting dari sajian makanan yang ditawarkan di kedai ini. Soal makanan, kedai ini menyajikan menu utama soto gerabah. Sajian satu mangkuk soto yang diracik dengan campuran bumbu yang kaya rempah-rempah dicampur nasi lengkap dengan tambahan lauk seperti tempe, perkedel, dan sate telur puyuh. Penyajian di atas mangkuk gerabah dengan sendok yang juga terbuat dari gerabah membuat nuansa menikmati soto ini menjadi lebih menyenangkan. Rasanya yang e...
Jenang krasikan namanya, makanan khas Purworejo yang satu ini berbeda dengan jenang pada umumnya. Jenang dalam bahasa Jawa memiliki arti bubur, namun jenang yang satu ini tidak berbentuk bubur melainkan mirip dodol dengan tekstur yang sedikit lebih lembut. Jenang krasikan terbuat dari bahan utama beras ketan dan gula merah. Tambahan santan dan sedikit garam membuat krasikan terasa begitu nikmat. Teksturnya yang lembut, membuat kudapan yang satu ini terasa seperti lumer saat berada di mulut. Rasa manis yang ada di jenang krasikan tidak membuat kita eneg. Bahkan, bagi Anda penggemar dodol, mencoba jenang krasikan menjadi pilihan yang menarik dan menyenangkan. Biasanya jenang krasikan dijual dengan potongan-potongan kecil yang dibungkus plastik tipis. Potongan-potongan kecil ini kemudian dikemas kedalam sebuah wadah. Harga kudapan ini juga relatif terjangkau, biasanya jenang krasikan dijual dengan harga Rp20.000 hingga Rp40.000 tergantung dari besar kecilnya serta tingkat keteb...