×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Makanan

Elemen Budaya

Makanan Minuman

Provinsi

Jawa Tengah

Cabuk Rambak - Solo - Jawa Tengah

Tanggal 14 Nov 2017 oleh Oase .

Cabuk rambak biasanya dijual pedagang keliling dan mudah ditemui saat perayaan sekatenan di sekitar halaman Mesjid Agung Keraton Solo.

Nama 'cabuk' merujuk pada ampas wijen yang sudah diperas untuk diambil minyaknya. Tak heran karena jajanan ini memang memakai wijen untuk sambalnya. Racikan cabuk rambak terdiri dari potongan ketupat yang diiris agak tipis melebar lalu disiram sambal wijen. Sambal wijen atau cabuk dibuat dari biji wijen yang dihaluskan, dicampur parutan kelapa dan bumbu lain lalu disangrai sampai kering. Bumbu kering ini bisa disimpan lama karena sifatnya yang awet. Begitu akan dihidangkan, bumbu cukup ditambahkan air hingga kental.

Porsi cabuk rambak terbilang mungil. Jadi meski memakai ketupat, cabuk rambak biasanya digolongkan jajanan atau selingan. Biasanya dihidangkan di pincuk daun pisang dan dimakan dengan potongan lidi. Dilihat dari racikannya, cabuk rambak sekarang dan dulu agak berbeda. Dulu cabuk rambak disajikan dengan rambak atau kerupuk kulit. Tapi karena harganya mahal, rambak digantik dengan keripik gendar. Sementara sambal wijennya dulu dibuat dari sisa wijen yang sudah diperas minyaknya, kini wijen untuk cabuk rambak dibuat langsung dari biji wijen utuh.

Di Solo, penjual cabuk rambak bisa ditemui di dekat lampu lalu lintas di perempatan Jalan Ketandan. Ada juga yang menjajakannya di Pasar Gede, Solo.



 

Sumber:

https://food.detik.com/info-kuliner/d-3712655/nikmatnya-potongan-ketupat-disiram-saus-wijen-dalam-cabuk-rambak

DISKUSI


TERBARU


Calonarang

Oleh Bangindsoft | 15 Jun 2021.
Cerita Rakyat

Di sebuah daerah yang sekarang bernama Dusun Butuh, Desa Sukorejo , Kabupaten Kediri, hiduplah seorang wanita sakti yang memiliki ilmu leak (ilmu hit...

Legenda Situ Ci...

Oleh Mawar widya | 01 Jun 2021.
Legenda

Tak ada yang tahu pasti tentang Kuhlan, namun ada segelintir orang yang mengatakan bahwa ia adalah Willem Hermanus Hooghland, pemilik Borderij N.V. A...

Sasakala Gunung...

Oleh Mawar widya | 01 Jun 2021.
Legenda

Di Bogor, dulu ada sebuah negeri kecil yang terkenal karena kemakmurannya. Selain tanahnya yang subur, kemakmuran negeri itu juga disebabkan karena a...

Legenda Batu Hi...

Oleh Mawar widya | 01 Jun 2021.
Legenda

Pada jaman dahulu kala tepatnya pada abad ke-11, datang rombongan dari kerajaan Mataram yang dipimpin oleh Aki Gede dan Nini Gede. Kelompok tersebut...

Sasakala Cigond...

Oleh Mawar widya | 01 Jun 2021.
Legenda

Dahulu kala, terdapat sebuah kerajaan bernama Sindangsari. Adapun rajanya bernama Baginda Raja Singa Mandala. Ia terkenal sebagai raja yang adil dan...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritual...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dala...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pend...

Ukiran Gorga Si...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...