jawa tengah
2.772 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Batik Pusdik Cimahi
Motif Kain Motif Kain
Jawa Barat

Cimahi dikenal sebagai kota hijau, disebut demikian karena Cimahi menjadi pusat pendidikan militer khususnya TNI AD sehingga di kota ini terdapat cukup banyak pasukan TNI AD yang notabene menggunakan seragam dinasnya yang berwarna hijau sehingga pada akhirnya sering disebut sebagai kota hijau. Kota kecil yang berada di Jawa Barat ini, tepatnya di sebelah barat kota Bandung memang terbilang masih baru sebagai kota mandiri yang berdiri dan memiliki pemerintahan kotanya sendiri. Umur bolehlah masih muda, namun di umurnya yang sudah menginjak 17 tahun ini Cimahi sudah cukup banyak berkembang dan mengembangkan potensi daerah yang dimilikinya. Salah satunya adalah batik yang dimiliki Cimahi. Bila pada umumnya kita hanya mengenal batik-batik terkenal seperti Batik Pekalongan, Batik Cirebon dan lain-lain. Namun pada kenyataannya kota kecil seperti Cimahi pun memiliki batiknya sendiri. Cimahi telah mengembangkan batiknya sendiri seperti Batik Ciawitali yang sudah cukup dikenal dan Batik...

avatar
OSKM18_19718069_ALFINA BOEDHI AJI
Gambar Entri
Angeun Kacang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Angeun Kacang adalah salah satu masakan yang sangat digemari oleh masyarakat Sunda. Bahkan, perantau asal Sunda pun sering merindukan masakan ini. Dalam bahasa Indonesia, Angeun Kacang berarti "Sayur Kacang". Adapun jenis kacang yang digunakan untuk membuat hidangan ini disebut kacang merah. Angeun Kacang memiliki rasa yang manis dan sedikit asam, sehingga terasa segar ketika disantap. Bahan yang digunakan untuk membuat hidangan ini memiliki kemiripan dengan bahan untuk membuat sayur asem. Berikut merupakan bahan yang dibutuhkan:  Kacang Merah Tomat Bawang Merah Bawang Putih Daun Bwang Gula Merah Asem Jawa Cabai Merah Garam Cara pembuatannya pun mudah dan cepat, yaitu: Pertama, cuci kacang merah hingga bersih, kemudian direbus hingga tidak keras. Kemudian, iris tipis tomat, bawang merah, bawang putih, dan daun bawang. Lalu, masukkan irisan tersebut ke dalam rebusan kacang merah yang sudah tidak ke...

avatar
OSKM_16018181_Fadhila Nursita Khairunnisa
Gambar Entri
Bahasa Cirebon
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Sebagai orang cirebon asli pastinya tidak asing dengan Bahasa Cirebon. Bahasa Cirebon atau biasa disebut dengan Basa Cerbon digunakan sebagai bahasa sehari-hari (bahasa padanan) untuk berkomunikasi, terutama di daerah-daerah yang memang masih Cirebon pedalaman. Basa Cerbon merupakan budaya bahasa yang masih sering dianggap sebagai dialek. Basa Cerbon masih diperdebatkan apakah bahasa tersebut merupakan dialek dari bahasa Jawa atau bahasa Sunda. Memang basa Cerbon terlihat mirip dengan bahasa Jawa, tetapi sangat terlihat jauh dengan bahasa Sunda. Basa Cerbon sendiri memiliki berbagai dialek di setiap daerahnya, di antaranya yaitu dialek Plered, Dermayu (Dermayon), dan juga Jawareh (Sawareh). Menurut penelitian Guiter, suatu bahasa dinyatakan sebagai bahasa sendiri jika memiliki 80% perbedaan dengan bahasa terdekatnya. Basa Cerbon memiliki perbedaan dengan bahasa Jawa Tengah sebesar 75%, sedangkan dengan bahasa Jawa Timur sebesar 76%. Walaupun menurut penelitian tersebut Basa Cerb...

avatar
Oskm_16718166_nisa
Gambar Entri
Mundinglaya Dikusumah
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Pangeran Mundinglaya Dikusuma adalah putra Prabu Siliwangi dari Kerajaan Pajajaran. Ibunya bernama Padmawati. Ketika masih dalam kandungan, Ibu Padmawati mengidam buah Honje yang terkenal sangat masam. Maka raja mengutus Ki Lengser untuk memetik buah Honje. Sayangnya di seluruh negeri tak satu pun pohon Honje sedang berbuah. Ki Lengser sangat kebingungan. Lalu ia pergi ke hutan. Di sana ia menemukan pohon Honje yang berbuah sebanyak 8. Tetapi seluruh buah itu sudah dipetik oleh utusan raja dari Kerajaan Muara Beres. Sebab di negeri itu pun permaisurinya yang bernama Gambir Wangi tengah mengandung dan menginginkan buah Honje. Karena diminta tak boleh, terjadilah perebutan buah Honje. Sampai mejelang malam, tak ada yang kalah ataupun menang. Lalu kedua utusan raja ini bersepakat meminta petunuk dari Kahyangan. Maka turunlah Sunan Ambu yang meminta agar mereka berhenti berkelahi dan mulai berbagi, 4 buah untuk Ki Lengser dari Pajajaran. Dan 4 buah lainnya untuk Ki Lengser dari Muara B...

avatar
OSKM18_16718344_Fathoni
Gambar Entri
Upacara Turun Taneuh
Ritual Ritual
Jawa Barat

Masyarakat Jawa Barat memiliki berbagai upacara adat sunda. Upacara-upacara tersebut ditujukan sebagai ungkapan rasa syukur dan mohon kesejahteraan dan keselamatan lahir batin dunia dan akhirat. Salah satunya adalah Upacara Turun Taneuh. Upacara Turun Taneuh merupakan upacara adat yang di laksanakan saat bayi menginjakkan kakinya ke tanah untuk pertama kali. Upacara ini biasanya diselenggarakan saat bayi sudah mulai besar dan mulai bisa merangkak atau berjalan. Upacara ini bertujuan agar bayi tersebut mengetahui keadaan dunianya dan untuk mengetahui ketika besar bayi tersebut akan menjadi apa. Prosesi upacara ini cukup menarik. Hal pertama  yang harus diperhatikan adalah barang barang yang harus disiapkan, diantaranya adalah kain panjang untuk menggendong, tikar atau taplak putih, padi segenggam, perhiasan emas (kalung, gelang, cincin), uang yang terdiri dari uang lembaran ratusan, rebuan, dan puluh ribuan. Prosesi dimulai dengan menginjakkan kaki bayi ke kain putih ya...

avatar
OSKM18_16718245_Fanny Luthfiana
Gambar Entri
Ngarasulkeun
Ritual Ritual
Jawa Barat

Ngarasulkeun Ngarasulkeun adalah kegiatan atau upacara yang dilaksanakan dalam rangkaian pesta khitanan atau pernikahan. Kegiatan ini ditemukan di Kampung Cijoged, Desa Lengkong, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Kegiatan Ngarasulkeun merupakan rangkaian kegiatan sebelum acara pesta khitanan dan pernikahan yang dilakukan oleh keluarga yang mempunyai acara dengan maksud agar acara yang akan dilaksanakan berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Adapun kegiatan Ngarasulkeun pada umumnya dilakukan 1 (satu) hari sebelum pesta diadakan. Tata cara Ngarasulkeun adalah sebagai berikut : Pemilik acara akan mengundang ustaz atau tokoh agama untuk memimpin acara Ngarasulkeun yang biasanya dilakukan pada waktu sore hari yaitu setelah Sholat Ashar atau Sholat Maghrib. Pemilik acara mengundang para tetangga dan kerabat dekat untuk hadir pada acara Ngarasulkeun. Pada acara Ngarasulkeun umumnya pemilik acara akan menghidangkan 1 ekor bakakak dan j...

avatar
OSKM18_16418063_Muhammad Pascal Cipta Gumelar
Gambar Entri
Sayur Asem
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Sayur Asem adalah salah satu makanan khas dari Jawa Barat. Sayur Asem merupakan ciri khas orang Sunda. Biasanya dihidangkan bersama lauk pauk yang lain seperti tempe, tahu, ikan asin, sambal, dan lauk utamanya, yaitu gepuk. Dinamakan sayur asem karena rasanya yang sangat khas, yaitu rasa asam dari asam jawa dicampur dengan gula merah, sehingga menimbulkan rasa yang sangat segar yang dapat menambah selera makan. Sayur Asem ini terdiri dari sayur mayur, yaitu: Labu siam Daun melinjo Jagung muda Kacang panjang Buah melinjo Cara membuatnya sangat mudah, Pertama, haluskan bawang merah, bawang putih, gula merah, garam, dan asem jawa. Potong lah sayuran sayuran yang sudah disebutkan sebelumnya. Masaklah air hingga mendidih bersama lengkoas dan daun salam, lalu masukanlah sayuran yang sudah dipotong Kemudian masukan bumbu yang sudah dihaluskan. Aduk agar bumbu meresap kedalam sayuran. Makanan siap untuk disaj...

avatar
OSKM_16118089_Chesa Febrizky
Gambar Entri
Tata Desa di Kampung Naga
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Kampung Naga merupakan sebuah perkampungan yang terletak di Kabupaten Tasikmalaya. Perkampungan ini masih menjaga berbagai sifat arsitektur dan penataan bangunan yang terbentuk oleh generasi nenek moyangnya. p.p1 {margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 11.0px 'Helvetica Neue'; color: #000000; -webkit-text-stroke: #000000} p.p2 {margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 11.0px 'Helvetica Neue'; color: #000000; -webkit-text-stroke: #000000; min-height: 12.0px} span.s1 {font-kerning: none}   Diantara hal yang paling mencolok dari perkampungan ini adalah sawah yang mengelilingi perkampungan ini di sebelah selatan. Persawahan-yang masih dimiliki oleh penduduk asli-ini masih menjadi ladang mata pencaharian bagi masyarakat Kampung Naga.   Selain itu, disebelah barat hutan tropis membatasi perkampungan ini, serta Sungai Ciwulan yang di sebelah timur dan hutan yang terletak di seberang sungai. Hutan yang terletak ini dipercayai sebagai tempat tinggal beberapa m...

avatar
OSKM18_16818084_Priangga Narutama
Gambar Entri
Kue Opak, Jajanan Masa Kecil Khas Sunda
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Jika kita menelusuri lebih jauh mengenai ribuan kuliner khas sunda, kita dapat menemukan bahwa jajanan pasar sunda menjadi suatu bagian besar dari budaya tersebut. Diantara berbagai kue terkenal khas sunda seperti rengginang dan misro, ada kue opak. Zaman sekarang kue opak yang dulu menjadi bagian tiap anak anak muda jawa barat sudah kurang dikenal dan hanya menjadi bagian nostalgia generasi tua. Padahal kue opak ini sudah merupakan bagian yang khas selama bertahun tahun dalam budaya jawa barat. Kue opak ini memiliki berbagai jenis bergantung pada bahan utamanya. Ada opak ketan dan opak singkong. Opak ketan yang merupakan khas jambang kulon, sukabumi jawa barat memiliki rasa gurih dan renyah. Opak ketan juga terbagi antara yang asin dan yang manis atau disebut opak beureum dan terbuat dari beras ketan. Sedangkan, Opak singkong atau disebut juga opak sampeu yang terbuat dari parutan singkong dan bumbu bumbu seperti cabai merah dan garam. Sejarahnya, opak pertama kali dikenal...

avatar
OSKM18_19718141_arryo arryo sumadiyo