Bahan pembuatan sambal kerang antara lain: 250 gram cabe merah, haluskan 1 batang serai, memarkan 3 siung bawang putih, iris tipis 3 butir bawang merah, iris tipis 2 lembar daun jeruk, remas-remas 50 ml minyak untuk menumis 500 gram kerang, rebus 1 cm jahe, memarkan 1 sendok teh garam cara pembuatan: Panaskan minyak, lalu kemudian tumis bawang putih, bawang merah dan daun jeruk hingga terasa harum. Lalu kemudian masukkan cabe dan aduklah sampai matang. Masukkan kerang, serai, jahe dan garam. Lalu aduklah hingga kerang matang dan terlihat berminyak Nah Sambal Kerang pun siap untuk disajikan! sumber: Buku “KULINER TRADISIONAL CIREBON : Khasanah Makanan Khas”, Penerbit Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata Kota Cirebon
Bahan untuk cara membuat sate usus ayam : Usus ayam 300 (tiga ratus) gram Gula merah 1 (satu) sendok teh Jahe 2 (dua) cm dimemarkan Air 500 (lima ratus) mili liter Daun jeruk 3 (tiga) lembar. Tulang daunnya dibuang Air kapur sirih 1 (satu) sendok makan Minyak goreng Lengkuas 2 (dua) cm dimemarkan Santan kelapa 500 (lima ratus) mili liter Kecap manis 1 (satu) sendok makan Serai 2 (dua) batang dimemarkan Haluskan bumbu / bahan-bahan berikut : Merica 1/4 (seperempat) sendok teh Bawang putih 3 (tiga) siung Kemiri 2 (dua) buah Bawang merah 8 (delapan) siung Garam 1/2 (setengah) sendok teh Ketumbar 1 (satu) sendok teh Jintan 1/4 (seperempat sdt) Cara memasak : Usus ayam dicuci, lalu lumuri dengan air kapur sirih tadi. Kemudian cuci lagi sampai bersih Usus itu direbus dengan jahe dan air hingga, lalu tiriskan. Bumbu / bahan-bahan yang dihalu...
Sasi, Tradisi Sosial yang Termakan Zaman Peradaban manusia selalu melukiskan pelbagai peristiwa yang selalu menjadi bahan diskursus bagi siapa saja yang merasa berpikir. Hasil dari segala bentuk dialektika manusia yang mencoba menelisik peradaban manusia, entah yang tertulis dalam coretan-coretan buku sejarah, maupun hanya sekedar cerita para tetuah dari mulut ke mulut, nantinya akan memercik nilai sehingga keadaban menjadi bagian dari substansi manusia. Meskipun sejauh manapun melangkah menuju era globalisasi, namun kebudayaan tetaplah kebudayaan yang sampai saat ini masih eksis dalam dinamika masyarakat Indonesia. Laksana takdir Illahiyah, kebudayaan telah menjadi identitas bangsa yang terkandung begitu dalam, sedalam lautan tanpa dasar. Argumentasi-argumentasi yang lahir mengenai urgensi kebudayaan sebagai filosofis hidup bangsa Indonesia sesungguhnya sudah sangat tepat. Namun sayangnya, masih sedikit mata yang melihat apalagi menguak nilai-nilai budaya Indonesia secara...
Resep Masakan Lontong Balap – Membuat menu masakan yang kaya rasa seperti masakan chef, pastinya merupakan hal yang tentunya bisa anda lakukan. Untuk membuat hidangan dalam menu yang professional tentunya dibutuhkan kerja keras dan semangat didalam anda memasak. Karena hal ini, dalam membantu anda menyalurkan semangat memasak kami ResepMasakanTop.Com berpartisipasi memberikan Info Resep Masakan untuk anda praktekan didalam dapur anda. Pada kali ini kami akan meyampaikan informasi mengenai bagaimana Resep Cara Membuat Lontong Balap untuk menambah referensi daftar buku menu masakan anda Dalam membuat masakan ini, yang pertama anda lakukan andalah mengukur komposisi bumbunya dengan tepat. Karena dalam menu yang satu ini kualitas akan masakan ini dipengaruhi oleh pengolahan bumbunya. Oleh karena itu, memilih bahan bumbu yang berkualitas merupakan hal yang pertama anda perhatikan. Setelah itu, yang kedua adalah time management anda didalam memasak sangatlah...
Klaten merupakan kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Pusat pemerintahan berada di Kota Klaten. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Boyolali di utara, Kabupaten Sukoharjo di timur, serta Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di selatan dan barat. Secara geografis Kabupaten Klaten terletak di antara 110°30'-110°45' Bujur Timur dan 7°30'-7°45' Lintang Selatan. Kabupaten Klaten terdiri atas 26 kecamatan, yang dibagi lagi atas 53 desa dan 103 kelurahan. Ibukota kabupaten ini berada di Kota Klaten, yang terdiri atas tiga kecamatan yaitu Klaten Utara, Klaten Tengah, dan Klaten Selatan. Asal mula nama Klaten Ada dua versi yang menyebut tentang asal muasal nama Klaten. Versi pertama mengatakan bahwa Klaten berasal dari kata kelati atau buah bibir. Kata kelatiini kemudian mengalami disimilasi menjadi Klaten. Klaten sejak dulu...
“Tappi” (keris) dan “Kawali” (badik) adalah dua senjata tajam (parEwa matareng) yang berbeda fungsi pemakaiannya, meskipun dinilai sama-sama bukan peralatan utama dalam peperangan. Pada beberapa Kerajaan di Sulawesi Selatan semisalkan Bone, Gowa, Soppeng, Sidenreng, Tanete dan lainnya, menempatkan Tappi pada strata Senjata Agung dan bahkan dijadikan sebagai regalia. Maka setiap rumpun keluarga Bangsawan mewariskan “tappi” kepada setiap pelanjut generasinya yang dipandang paling berkompeten dalam rumpung itu. Olehnya itu, Tappi dinilai bukan sebagai senjata, melainkan lambang kehormatan suatu rumpun keluarga Bangsawan pada zaman dahulu. Sebagai perlambang yang memanifestasikan suatu kaum maupun suatu Kerajaan, Tappi bahkan dijadikan sebagai perlambang pangkat/jabatan. Tatkala seorang Raja atau pejabat adat berhalangan untuk hadir dalam suatu undangan perhelatan, kerap mengirim Tappi-nya ke acara tersebut sebagai syarat kehadirannya. Bahka...
Mungkin diantara kita pernah datang ke ke suatu Resepsi pernikahan atau ke salon kecantikan dan menemukan seorang laki-laki yang berparas cantik, berambut panjang, kulit putih dengan ginju memerah dibibirnya. tidak banyak yang mengetahui, jikalau dulunya (Pra-Islam) seorang Waria (Calabai, Wandu, banci, bencong) ini memiliki posisi yang terhormat dalam tatanan masyarakat, Ia adalah penyambung lidah Raja dan Rakyat, penghubung anatara Raja dengan Dewata SeuwaE. (Foto Salah satu Bissu yang sedang melakukan Ritual, Sumber : Sempugi) Kata "Waria" dalam bahasa Bugis disebut "Calabai", memiliki akar kata dari Sala bai atau sala baine yang berarti bukan perempuan dikarenakan lahir sebagai Pria namun bertingkah laku sebagai perempuan (Farid Makkulau: Refleksi). Masa kerajaan Pra-Islam di Sulawesi-selatan merupakan masa dimana Bissu mengalami kejayaan, Ia ditempatkan dalam tatanan masyarakat yang tinggi, memiliki peran penting dalam kerajaan (Addatuang), d...
540 Tahun yang lalu Inggris melahirkan Seorang penulis yang karyanya dikenang hingga saat ini. William Shakespeare, dari goresan tangannya telah melahirkan puluhan naskah-naskah yang mengagumkan. Salah satunya adalah Romeo dan Juliet yang hampir dipentaskan diseluruh dunia dan telah menghiasi buku dan Film-film animasi. Romeo dan Juliet karangan William Shakespeare ini juga ternyata ada di Sulawesi Selatan. Mungkin dewasa ini generasi mudah telah melupakan cerita percintaan Datu Museng dan Maipa Deapati. Kisah percintaan yang dituturkan oleh orang tua kepada anak cucu yang banyak mengandung unsur pendidikan, perjuangan, dan makna akan kesetiaan. Kisah ini berawal dari Addengareng kakek Datu Museng yang merupakan bangsawan Kerajaan Gowa melarikan diri ke tanah Sumbawa dikarenakan Tanah Gowa yang bergejolak dikarenakan Politik adu domba yang dilancarkan oleh pemerintahan Kolonial Belanda. Di tanah Sumbawa, Datu Museng tumbuh dewasa, di Pondok pengajian...
PENAMAAN PINISI Sebelum tercipta Pinisi (akhir abad ke-19), di Sulawesi-Selatan telah ada beberapa macam jenis perahu yang digunakan oleh penduduk pesisir untuk berbagai keperluan dan kegiatan sehari-hari. Karena tuntutan kebutuhan yang semakin berkembang, alat transportasi tersebut terus menerus mengalami perubahan (modifikasi), baek daris segi teknik pembuatannya maupun jenis dan kapsitasnya. (Muhammad Arid Saenong. 2013) Di sulawesi selatan alat transportasi air yang mula-mula tercipta setelah penggunaan rakit ialah perahu yang terbuat dari batang kayu besar yang dikeruk dan biasa disebut perahu lesung. Seiring dengan tuntutan kebutuhan, maka diperkirakan pada abad ke-16 barulah tercipta perahu yang lebih besar yang disusun dari kepingan-kepingan papan. (Muhammad Arif Saenong. 2013) Menurut Zulengka Tangallilia dari analisa kacamata awam, ini terjadi jauh sebelum masa-masa itu dimana ditemukannya situs-situs liang di pinggiran pantai tempat manusia prasejarah Bulu...