Tradisi Ngahiras merupakan suatu bentuk gotong royong yang masih hidup di beberapa kelompok masyarakat di daerah pedesaan Jawa Barat. Menurut kamus bahasa daerah, ngahiras berarti menyuruh tanpa imbalan (upah). Menurut istilah, ngahiras adalah kegiatan yang dilakukan secara sukarela untuk membantu satu pihak. Perbedaan antara gotong royong pada umumnya dengan ngahiras ini terletak pada manfaat. Kegiatan gotong royong yang biasa dilakukan di masa kini seperti kerja bakti membersihkan jalanan atau membangun pos ronda memiliki manfaat yang bersifat untuk kepentingan umum. Hasil dari gotong royong tersebut biasanya dapat digunakan untuk kepentingan bersama dan bisa digunakan oleh siapa saja. Sementara itu, walaupun sama-sama dilakukan secara gotong royong, tradisi ngahiras menghasilkan sesuatu yang lebih cenderung digunakan untuk kepentingan perseorangan. Sebut saja membantu pembuatan fondasi rumah sementara pembangunan tahap lain dari rumah diperhitungkan upahnya atau kaum...
Sayur Asem adalah salah satu makanan khas dari Jawa Barat. Sayur Asem merupakan ciri khas orang Sunda. Biasanya dihidangkan bersama lauk pauk yang lain seperti tempe, tahu, ikan asin, sambal, dan lauk utamanya, yaitu gepuk. Dinamakan sayur asem karena rasanya yang sangat khas, yaitu rasa asam dari asam jawa dicampur dengan gula merah, sehingga menimbulkan rasa yang sangat segar yang dapat menambah selera makan. Sayur Asem ini terdiri dari sayur mayur, yaitu: Labu siam Daun melinjo Jagung muda Kacang panjang Buah melinjo Cara membuatnya sangat mudah, Pertama, haluskan bawang merah, bawang putih, gula merah, garam, dan asem jawa. Potong lah sayuran sayuran yang sudah disebutkan sebelumnya. Masaklah air hingga mendidih bersama lengkoas dan daun salam, lalu masukanlah sayuran yang sudah dipotong Kemudian masukan bumbu yang sudah dihaluskan. Aduk agar bumbu meresap kedalam sayuran. Makanan siap untuk disaj...
MASJID DIAN AL-MAHRI Tepat luar selatan Jakarta, terdapat sebuah kota kecil yang dulunya merupakan sebuah kecamatan bagian dari Kota Bogor. Pada tahun 1999, kecamatan ini ditetapkan sebagai kota yang terpisah dari Bogor, sehingga sekarang kita mengenal kecamatan tersebut sebagai Kota Depok. Kota Depok dikenal sebagai kota tempat berdirinya sebuah universitas yang dulu dikenal dengan sebutan STOVIA , yaitu Universitas Indonesia. Selain memiliki salah satu universitas yang bergengsi di Indonesia, kota ini memiliki berbagai macam tempat yang unik dan menarik untuk dikunjungi. Salah satu yang menjadi sorotan masyarakat adalah Masjid Dian Al-Mahri. Masjid yang didirikan oleh Hj. Dian Djuriah Maimun Al Rasyid resmi dan resmi dibuka untuk umum ini ingin difungsikan sebagai Islamic Center yang mencakup pendidikan seperti pesantren, TK, SD, SMP, hingga SMA. Terletak di pinggir jalan Meruyung, masjid ini menarik perhatian banyak orang karena kubah dan menara masjid dilapi...
Seperti yang kita ketahui, angklung dimainkan dengan cara digoyang. Sebuah lagu dapat dimainkan oleh satu orang tetapi dapat juga dimainkan bersama-sama. Angklung dimainkan dengan telunjuk dan jari tengah tangan kiri menopang di bagian tengah angklung dan tangan kanan memegang bagian bawah kanan dari angklung. Menggoyangkan angklung dilakukan dengan goyangan yang rapi sehingga tidak terdengar kasar. Setiap angklung memiliki 1 nada. Jika dalam permainan angklung bersama sama, 1 pemain dapat memegang 2 angklung sekaligus. Tak banyak juga yang mengetahui bahwa dalam permainan angklung terdapat jenis angklung yang lain. Angklung ini menjadi pengiring bagi angklung melodi utama yang dimainkan dengan cara diatas. Angklung pengiring ini dipegang hanya dengan 1 tangan. Jadi pemain dapat memegang 2 angklung pengiring sekaligus. Angklung ini dimainkan dengan cara dihentakkan ke bawah. Perbedaan mencolok dari angklung ini dari angklung melodi adalah angklung ini mengandung 3 atau 4 tabu...
Awal makanan tauco di Cianjur diperkirakan pada tahun 1880. Waktu itu, Tan Ken Yan untuk pertama kalinya mencetuskan ide pendirian industri tauco. Ide ini didasarkan pada tingginya minat masyarakat terhadap makanan tauco dan tauco sering digunakan masyarakat sebagai penyedap dalam masakan daging, ikan, sayuran, serta sambal . Industri tauco pertama di Cianjur adalah Industri Tauco Cap Meong yang didirikan oleh Tan Ken Yan tahun 1880. Pendirian industri ini didasarkan pada tingginya minat pasar terhadap makanan tauco serta menjaga warisan leluhur. Selama berdirinya, tauco Cap Meong terkenal akan kelezatan dan kualitasnya. Agar tauco ini tidak punah, Tan Ken Yan mewariskan tata cara pembuatan tauco kepada putrinya Tasma dan suaminya Babah Tasma. Penamaan meong sendiri mulai digunakan tahun 1935. Istilah meong sendiri berasal dari ditemukannya tapak kaki meong yang diyakini sebagai peliharaan Eyang Suryakencana seorang leluhur Cianjur. Tauco adalah bumbu makanan yang terbuat dari b...
Papais Bugis atau biasa dikenal dengan sebutan Bugis, berasal dari Kota Tasikmalaya. Makanan manis yang tersohor di kota santri ini adalah makanan yang terbuat dari ketan berisi gula merah. Kata papais atau pais sendiri merupakan suatu cara khas dari Jawa Barat untuk mengolah bahan makan dengan dibalut oleh daun pisang. Bugis ini sering disajikan dalam berbagai acara keluarga ataupun sebagai makanan manis dirumah sehari hari karena cara membuat yang mudah dan bisa dilakukan sendiri di rumah. Berikut cara pembuatan bugis ala tasikmalaya : Alat dan Bahan : - Tepung ketan rose brand ( 1 Kg) - kelapa ( 3 Butir ) - Gula merah ( 4 butir ) - Pasta pandan ( secukupnya ) - Air ( secukupnya ) - Daun Pisang ( secukupnya) - Minyak ( secukupnya ) - Wadah - Wajan - Kompor - Spatula Cara membuat : 1. Langkah pertama mari kita buat isi dari bugisnya terlebih dahulu, parut kelapa hi...
Tari Jaipong, atau juga dikenal Jaipongan, adalah tari kreasi baru yang diciptakan Bapak Gugum Gumbira yang gerakan-gerakannya diambil dari gerakan pencak silat. Latar belakang penciptaan tari jaipong ini berawal saat presiden Soekarno melarang masyarakat Indonesia melaksanakan budaya asing. Sehingga, Bapak Gugum Gumbira keliling se-Jawa Barat, mensurvei etnik-etnik disana, dan kemudian balik ke Bandung. Bapak Gugum Gumbira menemukan 3 etnik yang tersebar disana, yaitu pencak silat, sayuk, dan ketuk tilu. 3 etnik tersebut dijadikan bahan kasar tari jaipong. Sekarang ini, Jaipongan telah dipentaskan di berbagai acara, seperti pesta pernikahan, 17 agustusan, khitanan, dan lain-lain. Walaupun latar belakang tari jaipong terlihat diciptakan Bapak Gugum Gumbira yang berasal dari Bandung, masih ada perdebatan mengenai penciptaan jaipongan. Perdebatan itu adalah apakah jaipongan berasal dari Karawang atau Bandung, seperti yang ditulis di wikipedia. Selain itu, tari jaipong tela...
Seblak merupakan jajanan yang sedang digemari oleh masyarakat, khususnya masyarakat Bandung. Namun, tahukah kalian bahwa zaman dahulu seblak lebih dikenal dengan nama leor? Leor merupakan salah satu makanan ringan pedas yang berasal dari Garut, Jawa Barat. Leor bisa dikatakan sebagai nenek moyang seblak karena bahan-bahan yang digunakan hampir sama, namun lebih sederhana. Adapun bahan dan cara pembuatan leor sebagai berikut : Bahan : Kerupuk 1/4 kg Bawang merah 3 siung Bawang putih 2 siung Cengek secukupnya Kencur seruas jari Cara Membuat : 1. Siapkan alat dan bahan. 2. Rendam kerupuk dengan air panas hingga lembek. 3. Haluskan bawang merah, bawang putih, cengek, dan kencur. 4. Lalu, tumis bahan-bahan yang sudah dihaluskan. 5. Masukan kerupuk yang telah direndam. 6. Tambahkan garam sesuai selera. 7. Sajikan selagi hangat. Seperti itulah cara membuat leor. Dengan bahan yang mudah didapat d...
Jengglong merupakan salah satu instrumen atau alat musik Sunda khas jawa barat, Jenglong memiliki fungsi sebagai penegas melodi alat musik Bonang. Alat musik ini terbuat dari kuningan atau perunggu sama halnya dengan bahan pembuat bonang dan saron, dan berdiameter antara 30 sampai dengan 40 cm. Dalam suatu ancak atau kakanco terdiri atas 6 buah kromong.. Alat untuk memukulnya terbuat dari kayu yang ujungnya dibuat bulatan kemudian dibalut dengan rajutan benang wol atau karet tipis yang di ikatkan ke ujung pemukul. Penclon pada alat musik Jenglong berjumlah 6 buah yang terdiri dari nada 5 (la) hingga 5 (la) di bawahnya (1 oktaf) dengan wilayah nada yang lebih rendah dari Bonang sehingga disebut nada dasar pentatonis, yakni tangga nada yang berjumlah 5 nada. . Referensi; guru Sunda dan google sumber; https://www.flickr.com/photos/kmlivemusic/6088395126 #OSKM18