Ikan cupang telah banyak diminati oleh orang-orang. Dengan bentuk ekor, warna, dan corak ekor ikan cupang yang bervariasi tentu saja dapat menarik perhatian banyak orang. Perawatannya dibandingkan dengan ikan lain tidak jauh berbeda dan relatif mudah dibandingkan dengan binatang-binatang lainnnya. Namun, ada kalanya ketika hewan peliharaan kita terkena penyakit, tak terkecuali untuk ikan cupang. Orang-orang di Pulau Jawa, khususnya untuk Pulau Jawa bagian barat (Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, dsb.) seringkali mengobati dan mengantisipasi penyakit pada ikan cupang dengan cara memberi ikan tersebut air rendaman daun ketapang. Metode pengobatan ikan cupang ini memang relatif sederhana, karena hanya membutuhkan daun ketapang dan air. Tetapi, tentu saja daun ketapang yang dipilih harus daun yang baik untuk digunakan. Berikut ciri-ciri daun yang buruk digunakan setelah direndam ke dalam air (dikutip dari http://www.bettahunter.com/artikel/cara-pengolahan-daun-ketapang/ ) :...
Gurandil merupakan makanan camilan khas Sunda dengan bahan dasar tepung tapioka dimana bahan tersebut sangat mudah didapat. Dengan bahan dasar tapioka, membuat makanan ini memiliki tekstur yang kenyal. Makanan ini disajikan dalam bentuk bulat-bulat dan beragam warna. Rasa utama dari gurandil cenderung ke tawar, namun karena ditaburi gula dan parutan kelapa, makanan ini memiliki rasa yang unik. Perpaduan antara kenyalnya gurandil yang tawar, gurihnya kelapa parut dan manisnya gula pasir membuat makanan ini patut dicoba serta dicintai banyak orang. Langkah-langkah membuat gurandil cukup mudah. Berikut bahan-bahan yang perlu disiapkan : 1. 1/2 Kg tepung tapioka, 2. 5 sendok makan terigu, 3. 1 bungkus vanilli, 4. Pewarna makanan secukupnya, 5. 1/2 buah kelapa diparut lalu diberi sedikt taburan gula. Kemudian diaduk rata. 6. 250 cc air Setelah bahan-bahan yang diperlukan tersedia, berikut cara membuat gurandil : 1. Ma...
Sapintrong adalah suatu permainan yang memiliki pemain minimal 3 orang. Sapintrong memiliki kesamaan seperti lompat tali, tetapi bedanya adalah tali yang digunakan dibuat dari karet gelang yang disambung-sambung sampai panjang. Cara bermain sapintrong terbilang simpel, 2 pemain bertugas untuk memegang dan mengayunkan tali sedangkan 1 orang berusaha untuk loncat di atas tali tersebut. Sapintrong biasanya dimainkan oleh anak-anak muda mulai dari sd, smp, dan sma untuk mengisi waktu luang. Kebiasaan bermain sapintrong ini sudah menjadi kebiasaan bagi anak-anak dalam mengisi waktu luang di daerah pedesaan. Anak-anak yang bermain sapintrong di waktu luang biasanya bermain di saat waktu istirahat di sekolah atau setelah pulang sekolah. Sapintrong biasanya dimainkan oleh anak-anak perempuan karena mereka relatif lebih lincah saat bermain sapintrong. Salah satu contoh tempat yang masih bermain permainan tradisional adalah di daerah Ciparay, desa Pangauban. Permainan tradisional sepe...
Di sebuah wilayah di kota Bandung terdapat suatu tradisi membuat cangkang ketupat, tepatnya di Jalan Caringin, Gang Blok Kupat II. Cangkang ketupat dibuat dari daun kelapa yang masih muda kemudian disimpul dan dianyam sedemikian rupa sehingga membentuk sebuah kubus seperti ketupat-ketupat yang seringkali kita lihat saat Lebaran. Tradisi ini sudah terbentuk sejak lama dan turun-temurun sehingga hampir semua warganya dari tua sampai muda berprofesi sebagai tukang pembuat cangkang ketupat. Ada yang menjadikannya pekerjaan tetap, ada pula yang hanya menjadikannya sebagai perkerjaan sampingan. Ini merupakan sebuah pekerjaan yang menarik karena dibutuhkan ketekunan, keahlian, dan ketelitian dalam membuat cangkang ketupat. Satu orang bisa membuat cangkang ketupat sebanyak 1000 buah setiap harinya, kemudian dijual kepada tukang kupat tahu dan diedarkan ke pasar-pasar tradisional di kota Bandung. Jika dahulu mereka harus berkeliling dan menawarkan cangkang ketupat buatan mereka ke...
PUPUH BALAKBAK Pupuh merupakan puisi tradisional sunda yang terpaut dengan aturan, Pupuh Balakbak merupakan salah satu macam pupuh dari 17 pupuh yang ada. Pupuh Balakbak termasuk kedalam golongan pupuh Sekar Alit yang bertemakan banyolan, candaan, atau lawakan tentang kehidupan sehari - hari. Balakbak memiliki aturan tersendiri, yaitu dengan hitungan 15-e 15-e 15-e, yang berarti didalam 1 pada (bait), terdapat 3 padalisan (baris). Di padalisan (baris) pertama, terdapat 15 éngang (suku kata) yang diakhiri dengan sora panungtung (huruf vokal terakhir) e. Begitu pun di padalisan ke dua dan terakhir. Contoh Pupuh Balakbak Aya warung sisi jalan ram é pisan ; citam éng Aw éw éna luas luis geulis pisan ; ngagor éng Lalakina, lalakina los ka pipir nyoo mony ét ; nyangg ér éng Aya mony ét ting guntayang dina tangkal ; n ér ék él...
Tang Cie adalah suatu tradisi Tionghoa Indonesia yang dirayakan setiap tanggal 22 Desember, kecuali pada tahun kabisat pada tanggal 21 Desember. Perayaan Tang Ce ini bertepatan dengan Hari Ibu di Indonesia. Biasanya, hari raya Tionghoa seperti Peh Cun, Cap Go Meh, dan Imlek dirayakan menurut kalender Imlek.Namun keunikan dari Tang Cie dirayakan mengikuti penanggalan Masehi, bukan penanggalan Imlek (berdasarkan revolusi bulan). Dalam budaya Tionghoa, Tang Cie dirayakan untuk mengenang pengorbanan dan kasih sayang ibu kepada anaknya. Pada saat Tang Cie, ada tradisi membuat sendiri onde di rumah masing-masing dari tepung ketan dan pewarna. Pertama-tama dibuat adonan tepung ketan dengan dialasi daun pisang, lalu adonan diwarnai. Onde yang dibuat harus terdiri dari beberapa warna. Kemudian adonan diambil dan dibentuk menjadi bola-bola onde berukuran kecil (diameter sekitar 1 cm) , sedang, dan besar (diameter sekitar 3-4 cm). Ada onde yang diisi dengan kacang tanah, ada pula onde yang...
Kebutuhan primer adalah kebutuhan pokok yang dibutuhkan manusia. Kebutuhan manusia yang terus meningkat menyebabkan ilmu pengetahuan dan teknologi juga semakin meningkat. Kebutuhan pokok manusia tersebut meliputi sandang, papan dan tentunya pangan yang tidak bilang lepas dari kehidupan manusia, karena bila tanpa pangan kita pasti tidak akan bisa bertahan hidup. Pangan dibutuhkan manusia secara kuantitatif maupun secara kualitatif. Secara kuantitatif, manusia membutuhkan pasokan makanan yang cukup untuk selama hidupnya. Tentu manusia tidak mengonsumsi bahan makanan yang masih mentah dari alam. Untuk makanan tersebut memiliki rasa yang disukai dan agar layak dikonsumsi, manusia perlu mengolahnya dengan cara memasak. Memasak adalah kegiatan menyiapkan makanan untuk dimakan dengan memanaskan bahan makanan agar bahan makanan tersebut bisa dikonsumsi. Tentu memasak memerlukan alat untuk memanaskan makanan tersebut, salah satunya adalah kompor yang pasti sering kita jumpai setiap hari. Kom...
Tari topeng tentu sudah tidak asing di telinga kita bukan?.Saya sendiri belum pernah melihat pertunjukkan tari topeng secara langsung tetapi setiap kali mendengar kalimat "Tari Topeng",saya selalu membayangkan seorang penari dengan topeng yang dikenakan.Namun,ketika berbincang dengan ibu saya,beliau mengatakan ada pula kesenian yang bernama Tarian Topeng Cirebon yang sudah hampir punah.Lalu,apa perbedaan dan keunikan Tari Topeng Cirebon ini?. Nah,jika tari topeng identik dimainkan dengan jumlah penari yang sedikit,maka lain hal dengan Tari Topeng Cirebon ini karena tarian ini umumnya memiliki jumlah penari sebanyak lima orang.Lalu apa saja nama tokoh dan perbedaan watak para tokoh yang dimainkan para penari ini?. 1.Panji Kalau kamu mempunyai teman bernama Panji,mungkin saja ibunya terinspirasi dari nama tokoh topeng ini.Karena topeng panji ini menggambarkan tokoh yang penuh kesucian dan berakhlak mulia.Wah,menarik ya. 2.Samba Samba ini adalah tokoh topeng yang me...
Saat ini dikenal sebagai Masjid Raya Bandung, Masjid Agung Bandung merupakan bagian dari Catur Gatra pusat Kota Bandung. Catur Gatra memiliki arti "Empat Wujud", yang merupakan komponen utama bagi lingkungan pusat kota menurut konsep tata ruang alun-alun kota tradisional. Adapun keempat komponennya adalah: 1. alun-alun (lapang terbuka), 2. pendopo Kabupaten (bangunan istana raja), 3. tempat ibadah utama dengan bentuk dan ukuran bangunan yang monumental, dan 4. pasar sebagai pusat kegiatan ekonomi serta bertemunya kultur antarpenduduk kota. Masing-masing komponen memiliki makna dan fungsi khusus. Tempat ibadah dalam hal ini dimaksudkan sebagai pusat spiritual dan pendopo Kabupaten menjadi pusat kebudayaan dan sosial kemasyarakatan. Pasar Ciguriang yang juga seharusnya menjadi salah satu komponen, tak nampak pada tahun itu disebabkan kebakaran yang disengaja oleh Munada pada 30 Desember 1842. Hingga 1896, Bandung belum mempunyai pasar permanen. Terd...