Anak
270 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
KALIJODO
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Kalijodo adalah tempat yang sangat ikonik di Jakarta. Berlokasi di sekitar Jalan Kepanduan II, Kelurahan Pejagalan Kecamatan Penjaringan, di sepanjang bantaran Banjir Kanal Timur, daerah ini tak pernah hilang dari ingatan warga Jakarta. Nama ini berasal dari kata Kali dan Jodoh . Tentunya, hal ini karena di jaman dulu, daerah ini rutin dijadikan tempat terlaksananya kebudayaan orang Tionghoa untuk mencari jodoh. Kebudayaan ini biasanya dihadiri oleh pemuda pemudi dan seringkali diakhiri dengan adanya hubungan seksual antara dua sejoli. Hal inilah yang menjadi penyebab utama dari keadaan Kalijodo di era selanjutnya. Sejak dulu, warga selalu mempunyai kesan tersendiri terhadap daerah ini. Pada awalnya, kesan yang muncul adalah kesan buruk dari daerah ini. Kesan buruk jelas ada karena daerah ini dulunya merupakan tempat kehidupan gemerlap kota Jakarta. Tempat ini sering disebut sebagai "Lokalisasi Kalijodo". Berdasarkan reportase yang dilakukan oleh TV One pada tahun 2011 , dapat kita...

avatar
OSKM18_16918018_FRANCIS FERDINAND
Gambar Entri
Gereja Kristus Yesus Jemaat Mangga Besar
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Gereja Kristus Yesus didirikan pada tahun 1945 dengan nama  Chung Hua Chi Tuh Chiao Hui atau CHCTCH. Berdirinya gereja tersebut dilatarbelakangi kebutuhan pelayanan kebaktian dalam bahasa Tionghoa. CHCTCH yang telah berganti nama menjadi Gereja Kristus Yesus Jemaat Mangga Besar pada tahun 1963 berada di Jalan Mangga Besar I no. 74, Jakarta Barat. Banyak pihak yang dilibatkan dalam pembangunan maupun kegiatan pelayanan yang dilakukan dalam gereja sehingga masih bisa melayani jemaat sampai sekarang.. Posisi dari gereja itu sendiri unik karena bersebelahan dengan Majelis Taklim (MT) Al-Furqan yang merupakan tempat ibadah umat muslim dan di belakangnya terdapat Klenteng Lu Jiang Yang untuk tempat beribadah umat yang beragama Buddha. Dengan demikian Gereja Kristus Yesus Jemaat Mangga Besar tidak hanya melayani umat yang seagama, namun juga bisa menjangkau mereka yang berbeda kepercayaan, suku, ras, dan budaya. Hal tersebut tidak hanya diterapkan dengan lingkungan sekitar gereja,...

avatar
OSKM18_16618116_Edward Widjaja
Gambar Entri
Pancuran dan Pangeran (Asal Usul Nama Pancoran)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Pada jaman dahulu, hiduplah seorang raja yang adil dan bijaksana. Karena raja memerintah kerajaan dengan baik maka sudah berpuluh-puluh tahun penduduknya hidup dengan aman dan tentram. Sang raja mempunyai tiga orang anak, yaitu Pangeran Jaya, Pengeran Suta, dan Pangeran Gerindra. Suatu hari, Raja berencana memilih salah satu dari ketiga putranya untuk menggantikannya. "Seperti tradisi keluarga kita, untuk menggantikan posisi raja, kalian harus melewati ujian. Berangkatlah kalian besok meninggalkan istana," ujar Raja kepada ketiga putranya Ketiga pangeran itu pun memulai perjalanan. Mereka sampai di sebuah sungai. Ketiganya mandi di sungai tersebut. Setelah mandi, mereka pun berganti pakaian. Namun, Pangeran Jaya tidak mengganti pakaiannya. Kedua adiknya meminta Pengeran Jaya mengganti pakaiannya karena menurut mereka tidak pantas orang dari kerajaan berpakaian lusuh. "Aku hanya membawa baju beberapa potong. Aku harus menghematnya. Maaf kalau aku berjalan bersama kalian denga...

avatar
OSKM18_16718479_Sharfina Miranda Putri
Gambar Entri
Makam Pangeran Jayakarta
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Makam Jayakarta merupakan sebuah peninggalan bersejarah yang dapat ditemukan di Kompleks Masjid As-Salafia. Kompleks yang dibangun pada tahun 1620 ini terletak di kawasan Jatinegara Kaum, Jakarta Timur. Menurut sejarah, daerah kekuasaan Jayakarta terletak di sekitaran area Sunda Kelapa. Pada masa pemerintahan Pangeran Ahmad Djakerta, yang sering juga disebut Pangeran Jayakarta ke-IV, VOC merebut daerah kekuasaan Jayakarta dan mengganti namanya menjadi Batavia. Akibat dari kekalahan tersebut, Pangeran Jayakarta ke-IV berhijrah mengikuti aliran Sungai Sunter menuju kampung yang sekarang bernama Jatinegara Kaum. Di sana, beliau mendirikan sebuah masjid yang diketahui sebagai Masjid As-Salafia; tempat yang di akhirnya menjadi tempat peristirahatan Pangeran Jayakarta ke-IV beserta anak-anaknya. Pangeran Jayakarta dinyatakan meninggal pada abad ke 17. Tetapi, sebelum beliau meninggal dunia, beliau meminta agar kematiannya dirahasiakan sampai VOC keluar dari nusantara. Pada abad ke...

avatar
Oskm18_16518259_fadia
Gambar Entri
Wak Wak Gung
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
DKI Jakarta

Wak wak gung Wak wak gung adalah permainan tradisional anak yang berasal dari Betawi yang dimainkan lebih dari 4 orang, yang uniknya dari permainan ini adalah permainan ini mempunyai lagu yang berjudul sama dengan permainannya yaitu Wak Wak Gung. Wak wak gung, nasinya nasi jagung, lalapnya lalap kangkung, sarang gaok di puun jagung, gang.. ging.. gung.. Tam tam buku, seleret daon delima, pete lembing pete peku Tari belimbing tangkap satu, pit ala ipit kuda lari kejepit sipit, kosong ..... kosong ..... kosong, isi... isi ..... isi .... Lagu tersebut dinyanyikan oleh semua orang yang bermain Wak Wak Gung. Cara bermain wak wak gung adalah sebagai berikut : Tentukan 2 orang penjaga yang membuat terowongan dari tangan mereka, pastikan mereka telah memilih 2 kata tanpa diketahui teman teman mereka yang akan berbaris mengitari terowongan itu (misal kata nya : bulan dan bintang) Nyanyikan lagu dan saat lagu berhenti, maka 2 penjaga itu menangkap 1 orang yang memasuki t...

avatar
Oskm18_16318041_naura
Gambar Entri
Dukun Sembur
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
DKI Jakarta

Dukun atau yang sering disebut "orang pintar" adalah orang-orang yang dianggap punya kemampuan untuk berkomunikasi dengan dunia spiritual dan membuat mereka dapat menyelesaikan masalah-masalah dalam masyarakat. Dukun sangat terkenal di Indonesia dan sering muncul di film-film tradisional yang menggambarkan kemampuan mereka untuk mengusir arwah, menjampi-jampi, menyembuhkan pasien, dan lain-lain. Salah satu hal yang paling khas digambarkan di film-film tersebut adalah bahwa dukun-dukun tersebut selalu menyembur pasiennya. Alhasil, dukun di dunia modern selalu dihubungkan dengan semburan, hingga ada lagu berjudul "Mbah Dukun" oleh Endang Kurnia yang berbunyi: Ada mbah dukun sedang ngobatin pasiennya..   Konon katanya sakitnya karna diguna-guna..   Sambil komat-kamit mulut mbah dukun baca mantra..   Dengan segelas air putih lalu pasien disembur..   Sungguh terkenal semburannya,...

avatar
Oskm18_16218143_beatrice Brigita Sanusi
Gambar Entri
Anggar-anggaran
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
DKI Jakarta

Indonesia adalah negara yang subur kebudayaan. Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote, setiap sudut dari Indonesia seakan memiliki warna yang berbeda. Salah satu kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia adalah anggar-anggaran, permainan tradisional yang berasal dari Betawi. Alat yang dibutuhkan untuk bermain adalah sebuah anggar yang terbuat dari pelepah pisang. Pelepah pisang digunakan karena mudah dibentuk dan dianggap tidak membahayakan. Cara membuat anggar dari pelepah pisang juga tidak sulit. 1. Pelepah pisang dibersihkan dulu dari daunnya dengan menggunakan pisau. Untuk anak-anak sebaiknya meminta pertolongan orangtua. 2. Bagian pelepah pisang yang digunakan cukup 1 meter saja. Potong dan buang sisanya jika batang pelepah pisang terlalu panjang. 3. Iris pelepah pisang sebanyak dua irisan. Irisan pertama sekitar 10-15 cm dari ujung pelepah pisang, sedangkan irisan kedua sekitar 10-15 cm dari irisan pertama. 4. Tekuk pelepah pisang pada irisannya...

avatar
OSKM18_16018112_Tito Satria Joel
Gambar Entri
Pasar Baru Jakarta
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Passer Baroe Jakarta, atau yang biasa dikenal juga dengan sebutan Pasar Baru Jakarta , merupakan salah satu warisan budaya Indonesia dari masa kolonial Belanda. Kawasan yang terletak di Sawah Besar, Jakarta Pusat ini terkenal sebagai wisata berbelanja multikultural yang telah diakui secara internasional menurut SK Gubernur No. 3048 Tahun 2000. Hal ini dikarenakan banyaknya pengaruh kebudayaan yang diimplementasikan dalam pembangunan kawasan Pasar Baru pada abad ke-18 oleh Belanda. Kebudayaan yang berperan berasal dari India, Tionghoa, Belanda, dan Indonesia.  Toko dan barang yang dapat dijumpai di Pasar Baru sangat beragam, dari peralatan makan, alat elektronik, makanan, pakaian hingga tekstil. Dulu Pasar Baru terkenal karena mayoritas pedagangnya adalah masyarakat India yang kemudian menetap di Indonesia untuk menjual kain (seperti Toko Bombay). Selain pedagang India, Pasar Baru juga terkenal dengan toko-toko Tionghoa. Bahkan di dalam kawasan Pasar Baru terdapat Kelenteng...

avatar
OSKM18_19918027_Marsha Nadhira
Gambar Entri
Gedung Joang '45
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Gedung Joang '45 merupakan sebuah bangunan yang memiliki banyak nilai bersejarah. Gedung ini sekarang beroperasi sebagai salah satu museum di daerah Jakarta. Gedung ini terletak di depan Sekolah SMP dan SMA Kolese Kanisius, tepatnya di Jalan Menteng Raya 31, Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Gedung ini diresmikan pada zaman orde baru sebagai sebuah Museum oleh Presiden pada masa itu, yaitu Presiden Soeharto, setelah dilakukan renovasi. Gedung yang terletak di daerah selatan Batavia tersebut sempat berfungsi sebagai sebuah hotel pada tahun 1920, dan memiliki reputasi yang cukup baik sebagai sebuah hotel. Nama hotel tersebut pada saat itu adalah  Schomper,  sesuai dengan nama orang Belanda yang membangunnya yaitu  L. C. Schomper . Beberapa kamar yang masih ada sampai sekarang, digunakan sebagai perpustakaan, tempat bermain anak-anak, dsb. Ketika Jepang masuk ke Indonesia, hotel tersebut diambil alih oleh Jepang dan digunakan sebagai ka...

avatar
Oskm18_19718211_josua