Anak
251 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Gebok
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sulawesi Selatan

Diperlukan dua kelompok anak untuk memainkan permainan ini. Secara harfiah, gebok diartikan (semacam) bola yang mengenai tubuh lawan. Demikian inti permainannya. Alat bantu yang dibutuhkan adalah bola kecil atau sesuatu yang dibentuk seperti bola. Saat bola tenis masih jarang dijumpai, biasanya bola gebok dibuat dari kertas bekas. Dibentuk menyerupai bola kecil. Untuk mengikatnya agar tak terburai, biasanya menggunakan karet gelang. Selain bola, diperlukan batu-batu kecil dengan permukaan rata. Bisa diganti dengan pecahan keramik genteng atau semacamnya. Ditumpuk keatas setinggi sekitar 20 cm. Perwakilan dari satu kelompok anak akan mendapatkan giliran pertama untuk bermain. Dari jarak beberapa meter, bola dilontarkan untuk mengenai tumpukan batu. Jika gagal, digantikan oleh perwakilan pemain dari kelompok lawan. Jika berhasil menjatuhkan sebagian atau seluruh tumpukan batu, inti permainan baru dimulai. Bola diambil cepat oleh kelompok lawan untuk dilemprkan agar mengena...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Annyala
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

Annyala  dalam bahasa Makassar berarti berbuat salah, sebuah pilihan salah yang diambil sepasang kekasih ketika cinta mereka tak mampu menembus tembok restu kedua pihak keluarga. Annyala terdiri atas tiga macam, yaitu : Silariang atau kawin lari.  Kondisi di mana sepasang kekasih yang tak beroleh restu itu sepakat untuk kawin lari atau dalam artian keduanya melakukan kawin lari tanpa paksaan salah satu pihak. Nilariang atau dibawa lari.  Kondisi di mana si anak gadis dibawa lari oleh lelaki, entah karena paksaan atau karena si anak gadis sedang berada dalam pengaruh pelet. Erang kale . Kondisi di mana si gadis mendatangi si lelaki, menyerahkan dirinya untuk dinikahi meski tanpa restu dari orang tuanya. Biasanya ini terjadi karena di anak gadis telah hamil di luar nikah dan meminta tanggung jawab dari lelaki yang menghamilinya. Ketiga kondisi di atas termasuk perbuatan  annyala , meski yang paling sering terjadi adalah  silariang. &nbs...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
SI PENAKLUK RAJAWALI
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Si Penakluk rajawali adalah seorang pemuda yang tinggal di sebuah daerah di Sulawesi Selatan, Indonesia. Pemuda tersebut dinikahkan dengan putri raja, karena berhasil memenangkan sayembara menaklukkan seekor rajawali raksasa.   Konon, pada zaman dahulu kala ada sebuah negeri di daerah Sulawesi Selatan yang diperintah oleh seorang raja. Raja tersebut mempunyai tujuh orang putri. Menurut adat di kerajaan itu, jika raja memiliki putri sampai tujuh orang, maka salah seorang di antaranya harus dipersembahkan kepada seekor rajawali raksasa agar keluarga istana terhindar dari malapetaka. Hal tersebut membuat sang Raja sedih dan gelisah, karena ia tidak mau kehilangan salah seorang putrinya. Ia pun berpikir keras mencari jalan keluar bagaimana caranya agar ketujuh putrinya tersebut dapat  hidup semua.    Sudah berhari-hari sang Raja tidak enak makan dan tidak nyenyak tidur memikirkan hal itu. Hingga pada suatu hari, tiba-tiba sesuatu terlintas dalam...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
PUTRA MAHKOTA LAMADUKELLENG
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Lamadukelleng adalah seorang laki-laki yang hidup di sebuah negeri di daerah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Indonesia. Saat masih bayi, ia dibuang oleh bibinya ke Sungai Jeneberang. Alkisah, di sebuah negeri di daerah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, hidup seorang raja muda yang arif dan bijaksana. Raja tersebut sangat perhatian terhadap kehidupan rakyatnya. Ia seringkali berjalan-jalan ke pelosok-pelosok desa untuk melihat langsung keadaan rakyatnya dengan menyamar sebagai rakyat biasa.   Pada suatu malam, sang Raja berjalan-jalan di sebuah perkampungan yang terletak di sekitar sungai Jeneberang. Ketika berada di perkampungan itu, tanpa sengaja, ia mendengar percakapan dua gadis miskin kakak-beradik yang cantik jelita.   “Kak, siapakah nanti yang ingin engkau jadikan suamimu?” tanya sang Adik. “Aku ingin bersuamikan tukang masak Raja,” jawab sang Kakak. “Kenapa, Kak?” sang Adi...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
LA UPE SI ANAK YATIM
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

La Upe adalah seorang anak laki-laki yatim dan miskin yang tinggal di sebuah kampung di daerah Selawesi Selatan. Kata la upe berasal dari bahasa Bugis yang terdiri dari suku kata, yaitu: la berarti dia laki-laki, dan upe berarti beruntung. Jadi, kata la upe berarti laki-laki yang beruntung. Berkat kesabarannya dalam menghadapi segala cobaan dan siksaan, ia mendapat pertolongan dari Tuhan.   Alkisah, di sebuah kampung di daerah Sulawesi Selatan, Indonesia, ada seorang anak yatim bernama La Upe . Ia tinggal bersama ayahnya di sebuah rumah kecil di pinggir kampung. Ibunya meninggal dunia sejak ia masih kecil. Ketika ia berumur sepuluh tahun ayahnya menikah lagi seorang janda dari kampung lain yang bernama I Ruga . Sang Ayah berharap agar La Upe mempunyai ibu yang dapat merawat dan menyayanginya. Namun, harapannya berbeda dari kenyataan.    Setiap hari I Ruga menyiksa dan memukul La Upe ketika ia pergi ke sawah. Sejak bersama...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
I LAURANG SI MANUSIA UDANG
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Di kalangan masyarakat Bugis Sulawesi Selatan, Indonesia, beredar sebuah kisah rakyat tentang seorang pemuda bernama I Laurang. I laurang dalam bahasa Bugis terdiri dari tiga suku kata, yaitu I, la dan urang. I berarti si (menunjuk kepada seseorang), la berarti dia laki-laki, dan urang berarti udang. Jadi, I laurang berarti si laki-laki udang atau manusia udang. Dalam kisah itu, I Laurang dikisahkan menjadi rebutan tujuh orang putri raja.   Alkisah,  di sebuah daerah di Sulawesi Selatan, Indonesia, ada sepasang suami-istri yang sudah lama menikah, namun belum juga dikaruniai anak. Mereka sangat menginginkan kehadiran seorang anak agar hidup mereka tidak kesepian. Oleh karena itu, setiap malam mereka senantiasa berdoa kepada Tuhan. Namun, hingga berusia paruh baya, mereka belum juga dikaruniai anak. Akhirnya, mereka pun mulai putus asa.   Pada suatu malam, kedua suami-istri itu berdoa kepada Tuhan dengan berkata: “...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
AMBO UPE DAN BURUNG BEO
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Ambo Upe adalah seorang penggembala kerbau yang tinggal di sebuah daerah di Sulawesi Selatan, Indonesia. Ambo upe adalah bahasa Bugis yang terdiri dari dua kata, yaitu ambo yang berarti bapak, dan upe berarti untung atau beruntung. Ambo upe berarti bapak yang beruntung. Pada suatu hari, Ambo Upe menggembalakan enam ekor kerbaunya di pinggir sebuah hutan lebat. Tanpa diduga, tiba-tiba muncul dua orang perampok dari dalam hutan dengan wajah seram. Kedua perampok itu kemudian menghampiri dan mengikat Ambo Upe pada sebuah pohon, lalu membawa pergi kerbau gembalaannya.   Alkisah, di sebuah kampung di daerah Sulawesi Selatan, Indonesia, ada sebuah keluarga petani yang memiliki tiga pasang kerbau. Hewan ternak tersebut digembalakan oleh seorang anak dalam keluarga itu, bernama Ambo Upe . Ia anak yang rajin dan suka menolong terhadap sesama makhluk.   Pada suatu hari, Ambo Upe menggembalakan tiga pasang kerbaunya di sebuah padang ilalang...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Bessing
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Sulawesi Selatan

Bessing, adalah salah satu jenis senjata tajam yang terbuat dari besi/logam. Bila bessing terpasang pada sebuah/sebatang gagang yang terbuat dari kayu berukuran cukup panjang, sehingga peng gunaannya mirip dengan lembing (lihat gambar 1) Bentuk tombak seperti di atas ini dapat ditemukan pula di berbagai daerah lainnya dalam wilayah Propinsi Sulawesi Selatan. Namun, kesamaan bentuk tidaklah berarti seluruh unsurnya pun sama. Perbedaan antara satu daerah dan daerah lain biasanya tercakup sama dalam hal arti simbolik. Bessing sebagai alat untuk menyerang lawan dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama, bessing ditusukkan atau disodokkan ke badan lawan. Kedua bessing dilontarkan ke arah lawan sebagai mana halnya penggunaan lembing. Sawerigading (lihat tulisan Pananrangi Hamid: 1986), sedangkan bessing sebagai senjata sodok atau tusuk masih terjadi sampai zaman revolusi fisik untuk mempertahankan kemerdekaan yang baru saja diproklamirkan. Bahkan, senjata bessing tersebut masih...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Alameng
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Sulawesi Selatan

Alameng, ialah senjata menyerupai kelewang, namun penggunaannya diletakkan (lihat gambar 3). Bentuk alameng ini dikenal hampir di seluruh wilayah pemu kiman suku Bugis. Hal ini tidak mengherankan karena sejak zaman yang silam alameng termasuk salah satu jenis senjata tradisional yang selalu digunakan dalam pertempuran. Alameng adalah salah satu jenis senjatra tradisional yang digunakan untuk menyerang lawan. Dalam hal ini, alameng sebagai senjata untuk menyerang, cara penggunaannya ialah menetakkan nya atau membacokkannya ke badan lawan. Senjata ini pun ter masuk salah satu alat perang di zaman dahulu kala. Namun, se karang tidak digunakan lagi untuk tujuan perang. Dalam konteks kehidupan budaya, selain untuk berperang alameng dianggap mempunyai tujuan-tujuan tertentu, yaitu: perdamaian/persahabatan, ekonomi, politik, religious dan lain sebagainya. Tujuan penggunaan alameng tersebut berkaitan dengan fungsi fungsinya sebagai alat yang dianggap mempunyai arti dan makna tertentu da...

avatar
Deni Andrian