Wayang Kila merupakan tradisi tahunan yang dilaksanakan masyarakat Lakbok dalam acara ruwatan, mengingat Lakbok dulunya bekas kerajaan Galuh. Wayang ini pertama kali dipentaskan pada hari Minggu, 15 Nopember 2015, berlokasi di Lapangan Desa Sukanagara, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Dipimpin Ki Dalang bernama Dian Herdiana secara perdana mementaskan sebuah pagelaran wayang bernama Wayang Kila (Kidung Lakbok). Hadir dalam pementasan Wayang Kila ini, Sekdis Pendidikan Provinsi Jawa Barat, H. Dedi, Kabid Kebudayaan Disdik Kabupaten Ciamis, H. Tatang, Kepala BKD Kabupaten Ciamis, Ir. Suyono, anggota DPRD Kabupaten Ciamis, Ketua dan Pengurus IGORA se-Kabupaten Ciamis, unsur Muspika Kecamatan Lakbok, dan para tamu undangan lainnya. “Kila juga bisa diartikan dalam bahasa sundanya adalah kila-kila atau ciri dimana dulunya Lakbok ini adalah sebuah kerajaan yang subur makmur loh jinawi. Kerajaan yang pernah berdiri di Lakbok bernama Banjar Patroman. Kerajaan Banjar Pa...
Di daerah kelahiran saya, Kabupaten Kuningan, terdapat makanan khas yang jarang diketahui orang-orang yang berkunjung kesana. Kebanyakan dari mereka hanya membawa oleh-oleh makanan seperti gemblong, peuyeum, dan jeniper. Makanan khas yang saya maksud adalah sejenis kue dengan cita rasa yang asin/gurih, enak, dan unik. Makanan ini merupakan cemilan "jaman baheula" bagi orang-orang di daerah sana. Menurut ibu saya, cara membuat kue ini sangat mudah. Berikut resep dan cara pembuatannya :ÃÂ Bahan - bahan : 250 gram tepung beras 300 ml santan encer 30 gram kelapa parut 1/2 sendok teh garam Daun pisang untuk membungkus pupuntir Cara membuat : Campurkan 250 gram tepung beras, 300 gram kelapa parut, dan 200 ml santan, aduk hingga rata. Lalu sisihkan. Panaskan 100 ml santan encer dengan sedikit garam, aduk hingga merata dan tunggu hingga mendidih, lalu angkat.ÃÂ ...
REOG CENGAL Reog Cengal lahir pada tahun 1946 di desa Cengal kecamatan Japara kabupaten Kuningan ini diawali dengan pembukaan, dilanjutkan gerakan maju-mundur membuat formasi terhadap satu titik, Banyolan, silat dan diakhiri dengan Sandiwara. Kesenian ini nama nya memang hampir sama dengan reog yang umum di tatar sunda. Namun tatacara bermain dan langkah langkahnya sangat jauh bereda dengan reog yang biasa di tatar sunda. Reog cengal yang terkenal sekitar taun 50-70 -an kini sudah hampir punah dan sekarang pemainnya pun tinggal satu orang.Dahulu reog cengal tampil ketika acara sunatan kawinan dan upacara-upacara lain. Para pemain yang tampil biasanya dari temam-teman dekat dimana ketika mereka bermain secara spontan yang isinya sulit ditebak namun menghibur penonton karena lebih mirip acara lawak. Ciri-ciri reog cengal: 1.Terdiri dari 4 orang 2.Di tengah panggung terdapat sesajen 3.Ke 4 orang membawa reog dalam ukuran berbeda Langah-langkah acara dalam reog cengal...
Lahang Lahang adalah sejenis minuman tradisional khas Sunda (Jawa Barat) yang berupa air nira dari pohon aren. Adapun yang menyebut lahang dengan nama lain, seperti legen atau tuak manis. Lahang terkenal sebagai minuman isotonik tradisional. Air nira ini diperoleh dari sadapan pohon aren. Bagian yang disadap adalah bunga jantan yang tumbuh di batang pohon aren. Pada umumnya penjual lahang ini harus memanjat pohon aren tersebut dengan menggunakan bambu sebagai bantuan, karena pohon aren tergolong tinggi. Adapun langkah - langkah untuk memperoleh air nira, yakni: 1. Pertama memanjat pohon aren menggunakan bantuan bambu. 2. Kemudian bersihkan terlebih dahulu sekitaran bunganya, karena banyak terdapat ijuk. 3. Setelah itu tandan bunganya di goyang-goyangkan, agar pembuluh di dalamnya lebih longgar, sehingga nira keluar lebih lancar dan banyak. Tetapi tidak hanya digoyang, perlu juga dipukul-pukul tandannya menggunakan alat semacam martil. Memukul tandannya pun ada caranya, yaitu...
Apakah ada yang belum mengenal salah satu tradisi sunda satu ini? Suku sunda sendiri memiliki adat istiadat yang telah diwariskan turun-temurun. Mulai dari upacara adat pernikahan, kehamilan, kelahiran, masa kanak-kanak, kematian dan lain-lain. Salah satu keunikan adat istiadat sunda adalah tradisi babangkongan. Tradisi yang satu ini dilaksanakan pada saat musim kemarau berkepanjangan melanda daerah tersebut. Tradisi babangkongan bisa kita temukan di sebuah desa bernama Cigarukgak, kecamatan Ciawigebang kabupaten Kuningan Jawa Barat. Tradisi ini yang bertujuan untuk meminta hujan agar sawah-sawah tidak gagal panen pada musim kemarau. Biasanya waktu pelaksanaannya dimulai sejak terbenam matahari ( ba’da maghrib ) hingga pukul dua belas malam. Tradisi ini melibatkan seorang pawang, seorang anak yatim laki-laki yang berusia 8-11 tahun, empat orang laki-laki dewasa yang cukup kuat untuk mengangkat anak yatim lalu di arak. Biasanya acara dimula...
Tangga Nada Sunda Kita semua pasti telah mengetahui berbagai macam jenis genre musik di seluruh dunia. Sebut saja, jazz, klasik, pop, rock, ska, reggae, maupun genre genre lainnya di seluruh dunia. Apabila kita telisik lebih jauh mengenai unsur unsur dari genre musik tersebut, kita dapat menemukan ciri khas yang menjadi unsur pembeda pada setiap genre musik tersebut, salah satunya adalah pada tangga nadanya. Misalnya, genre musik jazz memakai tangga nada yang bervariasi, namun kebanyakan memaki tangga nada blues mayor dan minor dalam improvisasinya. Genre musik pop memakai tangga nada harmonik dan melodik minor. Hal ini pun berlaku pada genre musik daerah dari seluruh dunia. Sebut saja, musik musik tradisional Arab dan daerah timur tengah memakai tangga nada "double harmonic major", atau seringkali disebut sebagai tangga nada mayor "gipsi" dan tangga nada "byzantium". Penggunaan tangga nada ini menghasilkan suara yang "eksotis" dan terdengar beda dari musik musik...
Anda pernah mendengar jenis sayuran yang bernama keciwis? Mungkin sebagian orang belum pernah mendengarnya. Keciwis atau disebut juga cuciwis adalah pucuk kol yang sengaja dibuang supaya kol dapat tumbuh dengan baik. Rasa dan tekstur sayuran yang berwarna kehijauan ini mirip dengan kol pada umumnya. Kebanyakan orang sunda memanfaatkan keciwis untuk dijadikan masakan karena mudah untuk mendapatkan bahanya dan juga mudah untuk di buat. Salah satunya dengan cara di tumis. Untuk membuat tumis keciwis bahan yg di butukan adalah: 1. Daun keciwis seberat 250 gram. 2. Bawang putih sejumlah 1 siung. 3. Bawang merah sejumlah 2 siung. 4. Tomat sejumlah 1 buah. 5. Garam secukupnya. 6. Kaldu penyedap rasa secukupnya. 7.Saus tiram sebanyak 1 sendok makan. 8. Minyak untuk menumis sebanyak 1 sendok makan. Langkah-langkah untuk membuat tumis keciwis dapat anda simak di bawah ini: Cara Membuat Tumis Keciwis 1 Cuci daun keciwis dengan menggunakan air mengalir hingga bersih, kemudian dipotong ses...
Jiwel Bandung adalah salah satu makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari olahan tepung ketan hitam yang diberi taburan parutan kelapa dan gula pasir. Teksturnya kenyal. Bahan-bahan: 250 gr tepung ketan hitam 10 gr garam 10 gr gula pasir 1/2 gelas air kapur sirih, endapkan (bisa diganti dengan santan) Kelapa setengah tua, parut Cara membuat: Uleni tepung ketan dengan air kapur sirih Tambahkan garam dan gula Bungkus dengan kantung plastik, kemudian pipihkan atau simpan di wadah tahan panas Kukus sampai matang Kukus kelapa parut bersamaan dengan adonan jiwel Angkat kukusan jiwel, potong-potong serong. Taburi gula dan parutan kelapa Sumber: https://www.pastrytandatanya.com/resep-jiwel-kue-basah-tradisional-indonesia #OSKMITB2018
Ganti Walit adalah upacara adat di makam kramat Trusmi Cirebon. Upacara yang dilaksanakan setiap tahun di Makam Kramat Trusmi ini bertujuan untuk mengganti atap makam keluarga Ki Buyut Trusmi yang menggunakan Welit (anyaman daun kelapa). Upacara ini dilakukan oleh masyarakat Trusmi Cirebon. Biasanya dilaksanakan setiap tanggal 25 bulan Maulud. Pada Waktu Mbah kuwu Cirebon yang bernama Pangeran Cakrabuana hijrah dari Cirebon ke sebuah Daerah yang sekarang disebut Trusmi, mbah Kuwu Cirebon berganti pakaian memakai baju kyai yang tugasnya menyebarkan ajaran agama Islam. Hingga sekarang ia dikenal dengan nama Mbah Buyut Trusmi. Mbah Buyut Trusmi adalah putra dari Raja Pajajaran Prabu Siliwangi yang datang ke Trusmi disamping menyebarkan agama Islam juga untuk memperbaiki lingkungan kehidupan masyarakat dengan mengajarkan cara-cara bercocok tanam. Pangeran Manggarajati ( BUNG CIKAL ) putra pertama Pangeran Carbon Girang, yang di tinggal mati ayahnya ketika Bung...