Wanita
2.366 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Siger Sunda, Mahkota Percantik Pengantin Wanita
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

Pernikahan merupakan sesuatu yang begitu sakral, antara kedua belah pihak yaitu seorang laki-laki dan seorang wanita yang ingin mengikat hubungannya baik secara hukum dan agama. Banyak orang, khususnya masyarakat Indonesia, ingin membuat hari pernikahannya menjadi hari yang paling spesial dan berarti di hidupnya. Berbeda dengan negara-negara lain yang lebih mengedepankan konsep sederhana dalam pernikahannya, masyarakat Indonesia seakan-akan berlomba-lomba untuk membuat hari pernikahannya agar terlihat mewah dan gegap gempita. Selain tuntutan pribadi, adat dari suku bangsa mempunyai peran penting dalam kemeriahan suatu pesta pernikahan. Salah satunya adalah Suku Sunda yang ada di daerah Jawa Barat.   Di hari pernikahan sepasang pengantin yang bersuku sunda, ada satu hal yang indah sehingga mudah menarik perhatian para tamu undangan, apalagi kalau bukan mahkota cantik yang bertengger di atas kepala sang mempelai wanita, yaitu Siger Sunda. Meski siger cukup familiar deng...

avatar
OSKM_19918068_Nadia Rahmanisa
Gambar Entri
Kain Tapis Lampung Jung Sarat
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Lampung

KAIN TAPIS LAMPUNG JUNG SARAT   Budaya provinsi Lampung tidak dapat dipisahkan dari kecantikan dan keindahan kain tapisnya.  Kain tapis adalah pakaian wanita suku Lampung yang  berbentuk kain sarung terbuat dari  benang kapas dengan motif atau hiasan bahan sugi, benang perak atau benang emas dengan sistem sulam. Tapis Lampung termasuk kerajian tradisional karena peralatan yang digunakan dalam membuat kain dasar dan motif-motif hiasnya masih sederhana dan dikerjakan oleh pengerajin. Kerajinan ini dibuat oleh wanita, baik ibu rumah tangga maupun gadis-gadis (muli-muli) yang pada mulanya untuk mengisi waktu senggang dengan tujuan untuk memenuhi tuntutan adat istiadat yang dianggap sakral.  Cara pembuatannya yang unik yakni sistem sulam membuat kain tapis ini menjadi sangat berharga dikalangan masyarakat Lampung. Penggunaan kain tapis ini ditujukan bagi kaum wanita yang mana pada zaman dahulu kain tapis digunakan diberbagai acara adat. Kain tapis...

avatar
OSKM_16118044_Fathiya Khairiya
Gambar Entri
Pakaian Adat Pengantin Suku Dayak
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Kalimantan Barat

Pernikahan adalah upacara pengikatan janji nikah yang dilaksanakan oleh dua orang untuk meresmikan ikatan kedua belah pihak secara norma agama, norma hukum, dan norma sosial. Upacara pernikahan memiliki banyak ragam berdasarkan tradisi suku, bangsa, dan agama. Indonesia merupakan bangsa dengan suku yang paling beragam dan masing-masing suku ini memiliki upacara adat pernikahan yang beragam pula. Salah satunya ialah busana tradisional pengantin. Di Kalimantan Barat sendiri terdapat berbagai macam suku, salah satu yang paling dominan adalah suku Dayak yang umumnya tinggal di daerah pedalaman. Hal ini juga mempengaruhi ciri khas busana pengantin suku Dayak. Busana tradisional pengantin Dayak umumnya berasal dari Tarab atau Kapuak atau Kapoa yaitu kulit kayu yang digunakan sejak dahulu sebagai bahan pakaian. Busana pengantin wanita berhias motif-motif berbentuk geomotris yang terbuat dari serat dan kulit kayu yang diaplikakasikan pada kain berwarna merah. Ada tiga...

avatar
OSKM18_16118085_Margareth
Gambar Entri
Tari bedayo tulang bawang
Tarian Tarian
Lampung

Tari Bedayo Tulang Bawang adalah salah satu tarian tradisional yang ada di Tulang Bawang memiliki usia yang sangat tua dibandingkan dengan tarian lainnya yang ada di Menggala. Marwansyah Warganegara mengatakan, bahwa Tari Bedayo Tulang Bawang dulunya diciptakan atas permintaan Menak Sakaria dan adiknya Menak Sangecang Bumi keturunan ari puti Bulan, di kampung Tus Bujung Menggala kecamatan Tulang Bawang Udik. Konon munculnya tari Bedayo Tulang Bawang akibat adanya wabah penyakit yang melanda kampung Bujung Menggala di masa itu. Berbagai usaha yang dilakukan pada saat itu, namun tidak kunjung hilang, selama pertapaannya menak Sakaria mendapatkan wangsit agar mengadaan upacara dan memotong kambing hitam diiringi sebuah tarian yang dibawakan penari wanita yang masih suci berjumlah 12 orang. Ratu Dandayanti menerangkan, bahwa pada mulanya tari Bedayo Tulang Bawang disebut tari pemujaan atau penyembuh penyakit. Tarian pemujaan itu dipentaskan di candi Gughi yang disaksikan oleh banyak...

avatar
OSKM_16618352_yusi lorencia
Gambar Entri
Tradisi Neloni
Ritual Ritual
Jawa Timur

  Kehamilan merupakan suatu fase yang ditunggu oleh setiap pasangan suami-istri yang telah sah menikah. Awal kehamilan sampai melahirkan membawa banyak perubahan pada diri seorang ibu. Tapi hal itu tidak menjadikan seorang ibu terbebani, bahkan dengan kehamilannya sosok ibu merasa bangga karena telah menjadi sosok wanita yang sempurna. Sebagai ungkapan rasa syukur keapada Tuhan Yang Maha Esa atas amanah berupa buah hati, biasanya diadakan acara neloni. Tradisi ini masih diadakan oleh masyarakat Jawa Timur.   Neloni dilaksanakan ketika kandungan berusia tiga bulan, sesuai dengan arti kata neloni sendiri yaitu telu atau tiga. Masyarakat mengartikan bahwa saat itu janin yang ada dalam kandungan telah diberi nyawa oleh sang pencipta. Tradisi neloni sendiri dihadiri oleh keluarga, teman, dan para tetangga. Ciri dari tradisi ini adalah nasi tumpeng, nasi putih yang dibentuk mengerucut. Lauk-pauk tumpeng tersebut adalah gundangan, yang terdiri dari beberapa...

avatar
OSKM_16018283_Artike Ayu Melinia
Gambar Entri
Ajian Jaran Goyang #OSKMITB2018
Ritual Ritual
Jawa Barat

                          “Apa salah dan dosaku sayang Cinta suciku kau buang-buang Lihat jurus yang kan ku berikan Jaran goyang jaran goyang."   Cinta ditolak, pelet pun bertindak . Ajian Jaran Goyang merupakan salah satu mantra kuno yang sudah melegenda di kalangan nenek moyang terdahulu. Keampuhannya dalam urusan percintaan, khususnya cinta yang bertepuk sebelah tangan, membuat kaum adam maupun kaum hawa melakukan salah satu ilmu pengasihan tingkat tinggi ini. Ajian Jaran Goyang sendiri diciptakan oleh seorang Mpu Sakti bernama Ki Buyut Mangun Tapa, dimana Ki Buyut Mangun Tapa banyak menciptakan ajian-ajian spiritual yang termasuk dalam ilmu pelet. Ki Buyut Mangun Tapa menyusun berbagai macam mantra pelet dan rahasia ilmu percintaan menjadi sebuah kitab yang diberi nama Mantra Asmara.   Menurut legenda, Mantra...

avatar
OSKM18_19918008_[ AULIA ] RESKY
Gambar Entri
Asal Usul Budaya Randai
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

            Randai  adalah salah satu permainan tradisional di  Minangkabau  yang dimainkan secara berkelompok dengan membentuk  lingkaran , kemudian melangkahkan kaki secara perlahan, sambil menyampaikan cerita dalam bentuk nyanyian secara berganti-gantian. Randai menggabungkan seni  lagu ,  musik ,  tari ,  drama  dan  silat  menjadi satu. Randai merupakan salah satu kesenian tradisional yang kompleks dan memerlukan keahlian yang tinggi karna si pemain harus bisa memeragakan beberapa keahlian di beberapa cabang seni.             Awalnya randai merupakan alat untuk menyampaikan pesan melalui cerita jadi di setiap pentas selalu diselipkan cerita-cerita yang berisi pesan-pesan nasihat. Pertunjukkan randai berkembang berkembang pesat di luhak Lima Puluh Kota dimana wilayah ini tradisi minangkabau berkembang dalam kehidupan bermasyarakat. Semu...

avatar
Oskm18_16418160_admirosadi
Gambar Entri
Tradisi Nyiramkeun Arca Talaga manggung dalam Memepertahankan Kearifan Lokal Sunda
Ritual Ritual
Jawa Barat

Tradisi Nyiramkeun merupakan sebuah tradisi yang berada di Kecamatan Talaga Kabupaten Majalengka. Tradisi  Nyiramkeun  merupakan tradisi berupa mencucikan benda-benda pusaka peninggalan Kerajaan Talaga Manggung. Kata  Nyiramkeun  berasal dari kata Sunda yaitu  Siram  yaitu mencuci dengan menggunakan air. Tradisi ini berguna untuk melestarikan benda-benda penginggalan kerajaan Talaga tersebut. Tradisi  Nyiramkeun  dilaksanakan secara turun temurun oleh yayasan Talaga Manggung yang merupakan keluarga keturunan Kerajaan Talaga Manggung pada hari senin pada tanggal belasan Bulan Safar. Benda-benda yang dicuci dalam upacara ini adalah patung simbarkencana, patung raden panglurah, genta, uang koin kuno, gamelan, senjata keris, golok dan pedang, meriam, senjata, dan baju zirah (perang). Air untuk penyucian benda-benda pusaka tersebut berasal dari 9 sumber mata air ( Ci Nyusu ) yang diambil oleh kuncen menggunakan tempat penyimpanan y...

avatar
Oskm18_16018333_aziibnus
Gambar Entri
Mengapa Mempelai Wanita Nias Ditandu dan Diberi Nama Baru?
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Pernikahan merupakan sebuah upacara yang masih sangat kental dengan unsur kedaerahan. Upacara pernikahan di seluruh wilayah Indonesia tentu memiliki ciri khas masing-masing yang dituangkan dalam pakaian adat, perhiasan, makanan tradisional, tarian, ataupun tradisi pernikahan lainnya. Sama seperti setiap suku dari berbagai daerah di Indonesia, Suku Nias juga memiliki sebuah keunikan dalam upacara pernikahannya. Selain Lompat Batu (Fahombo) dan Tari Maena, ada hal menarik yang akan kita jumpai saat menghadiri pernikahan adat Nias. Mempelai Wanita yang Ditandu. Suku Nias menganut sistem kekerabatan patrilineal yang melakukan pernikahan hanya sekali seumur hidup. Hal ini disebabkan oleh mayoritas penduduk pulau Nias beragama Nasrani, sehingga perkawinan bagi Suku Nias sangatlah sakral. Kesakralan dari makna pernikahan tersebut tercermin dalam perlakuan khusus kepada mempelai wanita. Pada hari pernikahan, seorang mempelai wanita akan ditandu (digotong) dari rumahnya menuju rumah mem...

avatar
OSKM18_19918136_George Michael