monedas para FC 26 Visité Buyfc26coins.com. La mejor experiencia de compra de monedas ever..m71u
198 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Olahan Ikan Khas Palembang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Selatan

Tidak diragukan lagi Indonesia adalah negara yang memiliki banyak sekali keragaman. Dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua banyak sekali keragaman yang dapat kita jumpai, tidak hanya budayanya saja namun juga berbagai olahan khas daerah. Di Palembang, Sumatera Selatan olahan yang paling sering kita jumpai tidak lain adalah pempek dan tekwan. Kedua makanan ini identik sekali sebagai makanan khas Palembang. Bahan dasar dari kedua makanan ini adalah ikan dan sagu. Ikan yang dapat digunakan untuk membuat makanan ini tidak sembarangan. Ikan yang harus digunakan adalah ikan tenggiri ataupun ikan kacangan. Untuk rasa terbaik sering kali menggunakan ikan tenggiri. Kedua makanan ini diolah dengan cara yang tidak terlalu berbeda. Tahap awal pembuatan kedua makanan ini ialah dengan mengulek daging ikan yang ingin kita olah sampai halus. Setelah itu, adonan diberi air es, bawang putih, garam, merica, lada, dan sedikit gula. Lalu, campurkan sagu ke dalam adonan. Untuk pembuatan tekwan, sagu...

avatar
OSKM_19918053_Satria Ramadhan
Gambar Entri
Gangan Begelayan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Selatan

Gangan Begelayan ini merupakan makanan khas Desa Pedamaran. Desa Pedamaran ini sendiri terletak di Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatra Selatan. Desa ini hanya berjarak kurang lebih 3 jam dari Kota Palembang. Terdapat sungai yang cukup besar di sepanjang desa, yaitu Sungai Babatan. Sungai ini menjadi sumber segala sesuatu penduduk desa, seperti sebagai sumber air untuk mandi, cuci, dan lain lain. Selain itu, sungai ini juga digunakan sebagai sumber makanan. Terdapat banyak sekali jenis ikan air tawar yang hidup di sungai ini, sehingga para penduduk kerap kali memancing beberapa ikan kemudian dijadikan santapan yang lezat di rumah. Oleh karena itu, para penduduk Desa Pedamaran ini sangat kreatif dalam membuat berbagai olahan makanan yang berbahan baku ikan. Makanan khas Palembang seperti pempek, tekwan, dan model pun banyak di buat di rumah-rumah penduduk. Tentunya, ada suatu makanan khas yang menjadi ciri Desa Pedamaran ini. Gangan Begelayan. Pada dasarnya prinsip memas...

avatar
OSKM18_16718240_Syerin
Gambar Entri
Tari Tanggai : Gerak Tari dari Bumi Sriwijaya
Tarian Tarian
Sumatera Selatan

Indonesia memang dikenal dan dipandang dunia sebagai negara dengan keberagaman dan kemajukannya, baik dari aspek kebudayaan, bahasa, ras, keyakinan dan lain-lain. Hal tersebutlah yang menjadikan Indonesia kaya yang tak hanya dilihat dari aspek sumber daya alam yang melimpah saja namun juga kebudayaan yang diwariskan turun-menurun dari generasi ke generasi. Setiap daerah di Indonesia, pasti dan tentu, memiliki keberagaman budayanya masing-masing. Namun hebatnya, Indonesia tetap dalam satu yang diikat dalam negara, bangsa dan bahasa Indonesia. Dari Bumi Sriwijaya, yang berasal dari kawasan Sumatera Selatan, banyak sekali kebudayaan atau bisa dikatakan “warisan dunia” yang dimiliki. Salah satu yang menjadi harta warga Sriwijaya yang dikemas menjadi suatu gerakan yang indah gemulai, memiliki simbol sakral dan melambangkan kekratonan kerajaan Sriwijaya, yaitu Tari Tanggai. Tari Tanggai merupakan tarian yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan yang disajikan untuk...

avatar
Oskm18_16418086_Piqri
Gambar Entri
Asal Nama Pempek
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Selatan

Ada sejarah yang menarik mengenai pempek, makanan khas Kota Palembang, Sumatera Selatan. Salah satunya yaitu asal nama "pempek" ini berasal. Pempek/ empek-empek dipercayai telah berada di Palembang sejak abad ke-16. Masa dimana banyak perantau dari Cina yang datang ke Palembang. Nama pempek atau empek empek dipercayai berasal dari kata 'apek' yang merupakan sebutan bagi lelaki tua keturunan Cina. Berdasarkan cerita rakyat setempat, sekitar tahun 1617 seorang 'apek' yang hidup di lingkungan tepian sungai Musi merasa prihatin memerhatikan tangkapan ikan sungai yang berlimpah di sungai Musi. ikan- ikan tersebut metode pengolahannya hanya sebatas digoreng ataupun dijadikan pindang. Si 'apek' pun mencoba mencari cara baru untuk mengolah ikan tersebut. Ikan tersebut digiling kemudian dicampur dengan tepung tapioka dan terciptalah makanan baru. Makanan ini dijajakan oleh para 'apek' dengan bersepeda mengelilingi Kota. Orang-orang yang ingin membeli makanan ini kerap memanggil dengan sebutan...

avatar
Hatwim_komas
Gambar Entri
Menikmati Jok Jok di Sawah
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Selatan

Jok Jok adalah makanan tradisional yang asalnya dari Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur) provinsi sumatera selatan. Jok Jok sendiri terbuat dari ikan dan sambal . Pada masa lampau, ikan yang digunakkan untuk hidangan ini ialah ikan air tawar yang biasanya dapat dicari di area rawa-rawa atau sungai sekitar persawahan. Contoh ikan yang digunakan adalah ikan gabus, ikan betok (papuyu di kalimantan), ikan sepat, ikan lele dan ikan lainnya. Ikan-ikan ini digunakkan karena mudah untuk dicari oleh petani jika ingin makan siang tengah bekerja di sawah. Para petani biasanya mencari ikan-ikan ini dengan cara memasang bubu(perangkap ikan) di aliran sungai pada sore hari atau waktu petang. Lalu di ke esokan harinya pun para petani mengecek isi bubunya apakah sudah ada ikan yang tertangkap atau belum. Ikan-ikan yang berhasil tertangkap itu akan di masak dengan cara dipanggang di bara api setelah bara api digunakkan untuk menanak nasi. Selain ikan, bahan baku jok jok ini adalah sambal...

avatar
Oskm18_16818125_siti
Gambar Entri
Suku Belida (Belide)
Ritual Ritual
Sumatera Selatan

Di Indonesia, terdapat salah satu suku yang unik di provinsi Sumatera Selatan, yakni suku Belida . Menurut penuturan masyarakat setempat, Suku Belida merupakan suku yang asal penduduknya berdomisili di wilayah perairan atau disekitar anak sungai Musi dimana terdapat ikan Belida yang akhirnya menginspirasi nama suku tersebut.   Suku Belida ini tersebar di beberapa daerah di Provinsi Sumatera Selatan . Di kabupaten Muara Enim, yaitu di kecamatan Gelumbang, kecamatan Lembak, kecamatan Sungai Rotan dan kecamatan Belida. Suku Belide juga terdapat di kotamadya Prabumulih yaitu di kecamatan Cambai, kecamatan prabumulih barat, kecamatan prabumulih timur, serta juga terdapat di Ogan Ilir dan sekitar Gandus kota Palembang Sumatra Selatan.   Secara bahasa, Suku Belida ini masih tergolong ke kelompok bangsa Melayu karena bahasa Belide ini mirip seperti bahasa Melayu Pesisir. Bahasa Belida memiliki logat yang berbeda dengan bahasa-bahasa lain di sekitar w...

avatar
OSKM18_19918216_Audi
Gambar Entri
Sejarah Benteng Kuto Besak
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Selatan

Benteng Kuto Besak adalah bangunan keraton yang pada abad XVIII menjadi pusat Kesultanan Palembang. Gagasan mendirikan Benteng Kuto Besak diprakarsai oleh Sultan Mahmud Badaruddin I (1724-1758) dan pelaksanaan pembangunannya diselesaikan oleh penerusnya yaitu Sultan Mahmud Bahauddin (1776-1803). Sultan Mahmud Bahauddin ini adalah seorang tokoh kesultanan Palembang Darussalam yang realistis dan praktis dalam perdagangan internasional, serta seorang agamawan yang menjadikan Palembang sebagai pusat sastra agama di Nusantara. Menandai perannya sebagai sultan, ia pindah dari Keraton Kuto Lamo ke Kuto Besak. Belanda menyebut Kuto Besak sebagai nieuwe keraton alias keraton baru. Benteng ini mulai dibangun pada tahun 1780 dengan arsitek yang tidak diketahui dengan pasti dan pelaksanaan pengawasan pekerjaan dipercayakan pada seorang Tionghoa. Semen perekat bata menggunakan batu kapur yang ada di daerah pedalaman Sungai Ogan ditambah dengan putih telur. Waktu yang dipergunakan untuk...

avatar
OSKM18_16418113_Said Zikril F.
Gambar Entri
Tari stabek
Tarian Tarian
Sumatera Selatan

Tari Setabik dapat digolongkan kepada tari tradisional, apabila dilihat dari segi karakter (sifat), segi penyajian, tata rias, tata busana dan musik pengiring . Tari Setabik merupakan rangkaian upacara penerimaan tamu agung di Kabupaten Musi Banyuasin. Tari Setabik telah ada di Kabupaten Musi Banyuasin cukup lama, yaitu sejak zaman penjajahan Belanda. Ini dapat dilihat dari nama tari tersebut yaitu Setabik. Setabik berasal dari dari kata tabik (tabe, artinya menghormat, atau penghormatan). Kemudian nama tersebut beradaptasi dengan daerah setempat menjadi setabik. Dari asal kata itulah kemudian terbentuk sebuah tarian daerah yang bersifat penghormatan kepada tamuÃÆ'‚¬tamu (Pemerintah dan pemuka adat) yang datang ke Musi Banyuasin (MUBA). Salah satu ciri tari Setabik tersebut ada gerakan menghormat (tabik). Dari sisi penyajian, umumnya tari-tari penyambutan yan...

avatar
Wahyuzuhri
Gambar Entri
Surat Ulu ( Ka-Ga-Na)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Selatan

Aksara Surat Ulu diperkirakan adalah aksara khas yang digunakan oleh masayarakat Ogan Komering Ulu pada masa lalu. Dikarenakan tulisan-tulisan dalam surat ulu yang digunakan berupa huruf huruf jawa, dan juga mirip dengan percampuran dengan huruf jepan, banyak yang mengira kalau surat ulu merupakan turunan dari bahasa jepang dan diterima ketika Indonesia sedang dalam masa pendudukan Jepang. Sebenarnya akasara ini berkembang dari aksara Pallawa dan aksara Kawi yang digunakan oleh kerajaan Sriwijaya di Sumsel. Bahkan, budaya tulis yang tinggi jauh sebelum kerajaan Sriwijaya, atau sudah ada sejak 2500 sebelum masehi. Di mana para leluhur (nenek moyang) mereka menjadikan batu, kayu dan tanduk sebagai media tulis. Dulu, surat ulu digunakan sebagai alat komunikasi dan pengganti tulisan modern atau huruf alfabet. Masih banyak masyarakat tua yg menggunakakn aksara tesebut untuk berkomunikasi di masa modern ini. Surat ulu di masyarakat modern ini hanya diturunkan secara turun te...

avatar
Oskm18_16718216_angga