Cerita tentang Kadipaten Donan diperkirakan pada periode awal perkembangan Islam di Tanah Jawa. Donan tidak berlokasi di dekat pantai selatan Cilacap, tetapi di daratan bagian utara, sekarang masuk sekitar Kota Cilacap. Dalam cerita itu dikatakan bahwa Donan pada mulanya merupakan daerah hutan. Daerah itu mulai dibuka menjadi daerah pemukiman migrasi orang-orang Banyumas. Salah satu kelompok pendatang adalah rombongan Raden Ronggosengoro utusan dari Adipati Mrapat, seorang menantu dari Adipati Wirasaba. Raden Songgosengoro beserta rombongannya akhirnya menetap di wilayah itu. Ia pandai memimpin rakyat dengan mengubah daerah Donan yang semula sepi menjadi pemukiman yang ramai. Ronggosengoro kemudian diangkat menjadi Adipati di Donan oleh Adipati Wirasaba. Di bawah kepemimpinan Adipati Ronggosengoro daerah Donan secara berangsur-angsur berubah menjadi daerah yang ramai dan makmur. Penduduknya hidup dalam kecukupan, tidak kekurangan sandang maupun pangan. Keam...
Motif batik Sido Luhur merupakan jenis batik keraton yang berasal dari Keraton Yogyakarta dan Keraton Surakarta. Di Keraton Surakarta, biasanya motif Sido Luhur dikenakan oleh temanten putri pada malam pengantin. Batik motif Sido Luhur memiliki filosofi keluhuran. Bagi orang Jawa, hidup memang untuk mencari keluhuran materi dan non materi. Keluhuran materi artinya bisa tercukupi segala kebutuhan ragawi dengan bekerja keras sesuai dengan jabatan, pangkat, derajat, maupun profesinya. Sementara keluhuran budi , ucapan, dan tindakan adalah bentuk keluhuran non materi. Orang Jawa sangat berharap hidupnya kelak dapat mencapai hidup yang penuh dengan nilai keluhuran. Motif Sido Luhur juga bermakna harapan untuk mencapai kedudukan yang tinggi, dan dapat menjadi panutan masyarakat. Filosofi Filosofi makna di balik motif batik Sido Luhur juga berarti berhasil mengembangkan, menyempurnakan diri menjadi manusia yang berb...
Singkong adalah salah satu tanaman ubi-ubian yang bisa di buat menjadi banyak sekali jenis olahan masakan. Dan makanan hasil olahan singkong ini banyak sekali kita temui di daerah jawa tengah, Jogja dan jawa timur. Dari nenek moyang sampai tahun ini pun singkong masih merajai sebagai bahan olahan yang memiliki banyak macam olahan. Beberapa makanan yang di hasilkan dari singkong adalah getuk, Potil, Slondok, keripik singkong dan Samiler atau samier. Tidak hanya itu banyak makanan-makanan yang ada di minimarket terdekat yang berbahan dasar singkong dan rasanya pun enak sekali. Dan harganya cukup untuk di kantong. Akan tetapi makanan olahan singkong yang biasa kita beli diminimarket memilki bumbu yang kurang begitu sehat untuk anak-anak dan kita. karena banyak menggunakan penyedap rasa yang jika di konsumsi terlalu banyak akan membuat sakit. Untuk itu kami Ommasakom.com ingin membahas makanan olahan singkong...
Tahun 2018 ini paling seger bahas jajanan kekinian yang baru trending di kalangan anak muda dan emak-emak. Kalau kalaian ke jepang pasti banyak sekali yang jual namanya mochi. Kalau kita biasa menyebutnya kue mochi, bentuknya yang bulat teksturnya yang lembut dengan berbahan dasar beras ketan ini sangat banyak sekali peminatnya. Rasanya enak banget, gurih dan masir. Perayaan tahub baru jepang mochi akan banyak sekali yang jual, mungkin karena sudah menjadi budaya mereka membuat mochi pada tahun barunya sehingga perayaan itu di sebut dengan perayaan Mochitsuki. Akan tetapi kabarnya kue mochi juga di pakai di perayaan lain di negara bunga sakura tersebut. Mochi Ice Cream Warna-Warni Empuk dan Enak Kalau di Indonesia juga banyak yang menjual kue mochi, sangat mudah untuk di beli di tempat oleh-oleh apalagi di daerah magelang, bandung, jogja dan...
Gendu anak laki-laki yang tampan. Kulit tubuhnya kuning langsat, bersih, dan bercahaya. Mirip pangeran dari kerajaan meskipun ia hanyalah anak sepasang pencari kayu bakar yang miskin. Sayangnya, Gendu tak pernah mau pergi bersama kedua orangtuanya ke hutan mencari kayu bakar. Ia pun tak mau bertandang ke desa tetangga. Ia malu mempunyai orangtua yang hitam, dekil, dan miskin. Setiap pagi, saat Gendu masih tidur mendengkur, Bapak dan Emak sudah berangkat ke hutan. Menjelang siang, Gendu baru bangun. Yang dibuka pertama kali adalah tudung saji di atas meja kayu yang telah kusam dan lapuk. Semua yang terhidang itu dimakannya. Setelah itu, ia pergi dan bermain dengan anak-anak orang kaya. Selama ini Gendu mengaku pada mereka bahwa dirinya anak bangsawan. Ia tak pernah mengakui Bapak dan Emak sebagai orangtua kandungnya. Suatu hari, ia kepergok tiga orang pemburu yang mampir ke rumah. Saat itu ia sedang makan bersama kedua orangtuanya. “Lho...
Babon Angrem berarti ayam betina yang sedang mengerami telur. Batik babon angrem tergolong ke dalam motif batik non geometris, yaitu batik yang berbentuk flora atau fauna. Isen yang terdapat pada batik Babon Angrem adalah ukel yang diselingi dengan gambar dua unggas yang sedang berhadap-hadapan. Batik ini termasuk motif semen-latar hitam yang dipakai untuk orang dewasa dari semua golongan dan status. Motif batik ini tergolong besar-besar sehingga tidak baik dipakai oleh anak-anak. Filosofi Kasih sayang dan kesabaran ibu dalam mendidik anak-anaknya agar sifat tersebut dapat menurun ke anaknya. Batik motif ini digunakan pada saat upacara tujuh bulanan (mitoni) pada ibu hamil. Makna lain dari batik babon angrem ini adalah permohonan keturunan sebagai penyambung sejarah. Sumber: https://www.tokoseragambatik.com/2017/11/09/batik-yogyakarta-motif-semen-dan-filosofi-luhurnya/
Batik Motif Ceker Ayam termasuk motif ceplok yang tersusun atas garis putus-putus, titik, dan variasinya yang sepintas lalu seperti motif pada anyaman. Motif batik cakar ayam tersusun menurut bidang geometris. Arti kata cakar ayam berasal dari kata cakar dan ayam. Kesan pertama yang tampak dan menonjol adalah motif yang membentuk jari-jari ayam. Filosofi Kegiatan ayam dalam upaya mencari makan dengan cara menggunakan cakarnya melambangkan semangat hidup manusia di masa mendatang. Sesuai dengan fungsinya motif cakar ayam mengandung harapan dapat mencari nafkah sendiri, banyak rejeki, banyak anak, tenteram dan sejahtera sepanjang masa. Sumber: https://infobatik.id/batik-untuk-acara-adat-cakar-ayam/
Sothil sendiri dalam proses menggoreng berfungsi untuk membolak-balik lauk yang digoreng agak matangnya merata dan tentu saja agar tidak gosong. Selain itu, alat ini juga sekaligus berfungsi untuk mengangkat lauk yang sudah matang dari wajan. Sothil adalah alat dapur yang dipakai untuk menggoreng. Alat ini biasanya digunakan satu set dengan alat lain yakni wajan dan erok-erok untuk menggoreng. Ketiganya mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Sothil sendiri dalam proses menggoreng berfungsi untuk membolak-balik lauk yang digoreng agak matangnya merata dan tentu saja agar tidak gosong. Selain itu, alat ini juga sekaligus berfungsi untuk mengangkat lauk yang sudah matang dari wajan, kemudian ditaruh ke dalam erok-erok agar minyaknya tiris. Sothil juga disebut dengan susruk atau susuk. Bahan sothil beraneka ragam. Bisa terbuat dari aluminium, seng, maupun lempengan besi. Ada yang dipadukan dengan bahan lain, seperti kayu dan bambu. Umumnya sothil tradisional berbahan sede...
Enthong digunakan masyarakat Jawa untuk menanak nasi dan persiapan makan. Maka keberadaannya pasti ada di setiap dapur tradisional dan meja makan. Enthong biasanya terbuat dari kayu berbentuk lonjong dan dibuat pipih. Sementara pangkalnya dibuat mengecil yang berfungsi untuk pegangan. Fungsi utama enthong adalah untuk mengaduk beras yang sedang ditanak sekaligus sebagai alat untuk mengambil nasi yang sudah masak ke dalam wakul maupun saat hendak menuangkan nasi dari wakul ke piring makan. Ukuran enthong bermacam-macam, ada yang kecil, sedang, dan besar. Ukuran kecil, panjang sekitar 15-20 cm. Sementara yang besar bisa berukuran panjang hingga 45 cm. Besar kecilnya enthong disesuaikan dengan kapasitas tempat memanak beras atau tempat nasi. Jika menanak nasinya untuk ukuran rumah tangga, pada umumnya menggunakan enthong kecil. Begitu pula saat nasi sudah tanak dan ditempatkan dalam wakul. Namun, apabila menanak nasi untuk hajatan yang membutuhkan tempat menanak beruk...