Selanjutnya, di Desa Seni Kamasan juga mempunyai makanan khas tersendiri. Desa Kamasan selama ini kita kenal sebagai salah satu desa wisata. Desa Kamasan memiliki kelebihan dalam hal budaya tradisional yang masih dipertahankan hingga kini dan sekaligus menjadi identitas desa ini. Desa Kamasan ini terkenal sebagai kawasan yang mampu menghasilkan produk-produk kesenian unggul dan bernilai, seperti berbagai kerajinan perak, ukiran selongsong peluru, wayang tradisional, uang kepeng, dan emas. Ketika kalian mengunjungi Desa Kamasan, maka akan terlihat di sepanjang jalur jalur menuju ke desa ini para pengerajin yang sedang asyik dan khusyuk dengan pekerjaan seninya. Disini kalian tak hanya bisa melihat proses kerajinannya dan melihat benda-benda kerajinan yang dihasilkannnya, namun juga bisa memesan dan membeli benda-benda seni tersebut, baik untuk koleksi pribadi maupun untuk souvenir yang akan diberikan kepada teman, sahabat atau keluarga. Uang kepeng juga pernah mendapatka...
Nasi Gemuk Khas Jambi merupakan sajian spesial makanan masyarakat Jambi yang sangat populer, resep nasi gemuk secara turun-temurun sudah ada sejak tahun 1970 hingga saat ini masih turun-temurun dipertahankan masyarakatnya. Resep nasi gemuk memang tidak boleh dilupakan karena itu merupakan warisan budaya orang terdahulu yang harusnya kita lestarikan. Nasi gemuk rasanya hampir sama dengan nasi uduk namun ada sedikit perbedaan dari cita rasanya. RESEP NASI GEMUK KHAS JAMBI Bahan Nasi Gemuk : 1. 300 gr beras, cuci bersih 2. 500 ml santan dari ¼ butir kelapa 3. 1 lembar daun salam 4. 1 batang serai, memarkan 5. 1 sendok teh garam Bahan Sambal Terasi : 1. 8 buah cabe keriting, digoren 2. &nbs...
Kehadiran kuliner tradisional menjadi salah satu potensi sajian makanan leluhur yang telah menjadi topangan banyak keistimewaan di kota Yogyakarta selain pada kesenian maupun budaya. Jumlah makanan tradisional ini bisa terbilang tidak terhitung jumlahnya karena banyak sekali dijajakan di setiap daerah di Jogja dengan khas kuliner daerahnya masing-masing. Salah satunya yakni Mie Penthil dari Bantul. Mie Penthil ini merupakan makanan khas dari Bantul yang mana penamaannya serupa dengan karet atau pentil. Bentuknya yang panjang dan juga memiliki rasa gurih juga sedikit kenyal, mie pentil ini biasnya berwarna kuning atau putih. Penyajiannya dengan sambal dan juga brambang goreng. Mie ini juga hanya bisa ditemukan di pasar-pasar tradisional terlebih di wilayah Bantul. Proses pembuatan mie Penthik ini dapat dikatakan cukup unik yakni mulanya merebus pati aci yang merupakan bahan dasar dari mie Penthil. Kemudian dibumbui, selanjutnya barulah diinjak seperti diuleni denga...
Salah satu makanan unik yang mendapat pengaruh dari budaya kuliner India dan semakin sedikit penjualnya di Sumatera adalah ragit. Ragit adalah dadar yang bahan utamanya dari terigu dan telur. Tak banyak yang tahu bahwa ragit sebenarnya terdiri dari dua jenis, berbentuk rajut atau jala dan ragit gulung. Harga ragit jala lebih mahal dua kali lipat. Bila ragit dadar gulung dijual seharga Rp2.500 per potong, maka untuk ragit jala harganya sekitar Rp5.000 per potong. Ragit disantap bersama kuah kari yang ditaburi irisan cabai rawit hijau dan bawang goreng di atasnya. Kuah kari untuk ragit mengingatkan kepada kuah kari yang biasa disiramkan ke martabak Tambi. Tambi adalah sebutan bagi orang India yang berkulit gelap, yang kebanyakan berjualan martabak India. Kuah kari yang disiramkan ke martabak dan ragit biasanya lebih kental karena berisi irisan kentang dan daging. Penduduk lokal biasanya menyantap ragit ketika sarapan. Selama bulan puasa, lebih mudah menemukan ragit,...
Kris Muda Indonesia ditanah Mandar Meneruskan titipan leluhur yang masih tersisa
Kerajinan manik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari budaya dan tradisi suku Dayak Taman dan Tamambaloh yang berdiam di sekitar kawasan penyangga Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK) dan Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Manik bagi masyarakat Orang Tamambaloh memiliki nilai sakral. Jauh sebelum penggunaan manik menjadi bagian dari tradisi, tetua kampung mendapat “perintah” dari leluhur melalui mimpi tentang penggunaan manik dalam berbagai praktek kehidupan seperti upacara adat, persembahan, perkawinan, kelahiran, kematian, kegiatan pada saat berladang dan panen padi. Sejak itu, manik merupakan bagian tradisi masyarakat. Bentuk-bentuk manik sangat beragam disesuaikan dengan “perintah” Sao Gantung (Tuhan YME). Misalnya, untuk upacara pernikahan bentuknya lonjong memanjang (manik tolang tanjung); untuk upacara kelahiran bentuknya bulat dan harus berwarna coklat tua; dan untuk upacara penyambutan/peng...
Pacri Nanas merupakan masakan yang dapat dijumpai di daerah-daerah dengan ciri kuliner budaya Melayu, yakni di Pontianak, Medan, Palembang, Riau, dan Banjarmasin. Di Beberapa daerah, masakan yang serupa disebut pajri. Pacri atau Pajri nanas adalah masakan gulai versi vegetarian yang gurih dan segar. Penampilannya sederhana, namun ternyata proses pembuatannya rumit dan memerlukan waktu cukup lama, serta takaran bumbu-bumbu yang pas. Dalam pembuatannya memerlukan sekitar 15 jenis rempah dan bumbu. Pacri nenas dapat menggunakan santan kental atau santan encer. Tingkat kepedasannya pun dapat disesuaikan. Aroma harumnya muncul dari penambahan bunga lawang, cengkih, dan kayumanis. Segarnya pacri nanas dapat disajikan untuk mendampingi nasi kebuli dan kambing panggang atau lauk lain yang bercitarasa "berat". Masakan pacri nenas bisa dapat di berbagai warung makan Melayu dan warung makan Padang. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diperindagkop dan U...
Asal Usul Gabus Pucung: Namanya mungkin terdengar agak unik dan asing, hanya saja sebenarnya jika ditelaah lebih lanjut, nama gabus pucung diambil dari dua bahan utama pembuatnya, ikan gabus dan pucung. Gabus yang berasal dari ikan gabus dan pucung yang merupakan buah kluwak banyak digemari oleh masyarakat Betawi. Pada zaman dahulu, Jakarta memang didominasi oleh rawa-rawa, empang dan sungai yang menjadi tempat hidup dari ikan gabus. Di era penjajahan Belanda, jenis ikan seperti ikan mas dan mujaer terbilang mahal. Untuk menyiasatinya, warga Betawi memilih untuk menggunakan ikan gabus yang bebas mereka dapatkan karena berkembang secara liar di tempat-tempat tersebut. Gabus pucung sendiri masuk dalam salah satu tradisi budaya Betawi yang berkembang di zamannya. Tradisi itu biasa disebut nyorog atau mengantarkan makanan yang dimasak oleh anak untuk diberikan kepada orangtua atau oleh menantu kepada mertua. Tradisi ini biasa dilakukan menjelang puasa atau Lebaran sebagai pengi...
Siapa yang tak kenal Bandrék, minuman khas urang sunda sejak zaman dulu. Sensasi Bandrék akan lebih terasa jika disajikan hangat di saat turun hujan sambil berteduh di bawah riuh rumah bambu. Bukan bandrék namanya jika tidak mengundang rindu, ya karena bagi penulis Bandrék adalah salah satu minuman Nostalgia yang mana di zaman now ini sudah sangat jarang ditemukan penjual Bandrék keliling. Selain lezat kedua minuman ini juga menyehatkan yang memiliki khasiat dan manfaat lebih selain dapat menghangatkan badan atau tubuh, juga bisa mengurangi kelelahan, meredakan batuk, pilek dan flu, serta badan akan terasa lebih enteng setelah minum Bandrék. Bahan baku Bandrék sangat mudah didapat di pasar, kalo di kampung-kampung, bahan baku Bandrék masih bisa dicari di pekarangan belakang rumah atau di ladang. Untuk menyajikan 1-3 gelas Bandrék, penulis berikan tips yang sederhana : BAHAN BAKU : 100 gram...