Makanan Minuman
Makanan Minuman
Minuman Nostalgia Jawa Barat Bandung
BANDRÉK MINUMAN KHAS “URANG SUNDA”
- 16 Desember 2017

Bandrek disajikan dalam batok kelapa

Siapa yang tak kenal Bandrék, minuman khas urang sunda sejak zaman dulu. Sensasi Bandrék akan lebih terasa jika disajikan hangat di saat turun hujan sambil berteduh di bawah riuh rumah bambu. Bukan bandrék namanya jika tidak mengundang rindu, ya karena bagi penulis Bandrék adalah salah satu minuman Nostalgia yang mana di zaman now ini sudah sangat jarang ditemukan penjual Bandrék keliling.

Selain lezat kedua minuman ini juga menyehatkan yang memiliki khasiat dan manfaat lebih selain dapat menghangatkan badan atau tubuh, juga bisa mengurangi kelelahan, meredakan batuk, pilek dan flu, serta badan akan terasa lebih enteng setelah minum Bandrék.

Bahan baku Bandrék sangat mudah didapat di pasar, kalo di kampung-kampung, bahan baku Bandrék masih bisa dicari di pekarangan belakang rumah atau di ladang. Untuk menyajikan 1-3 gelas Bandrék, penulis berikan tips yang sederhana :

BAHAN BAKU :

  1. 100 gram jahe, digeprek
  2. 200 gram Gula aren secukupnya, ditumbuk halus
  3. 500 ml Air
  4. 2 lembar daun pandan
  5. 1 sdt cengkeh
  6. 1/2 sdt garam
  7. 5 cm kayu manis

 

CARA MEMBUAT MINUMAN BANDRÉK ASLI :

  • Rebus air bersama dengan bahan-bahan yang lainnya seperti gula aren, jahe, kayu manis, dan daun pandan. Jangan lupa untuk menambahkan garam dan juga cengkeh.
  • Rebus air sampai mendidih dan aromanya menjadi harum.
  • Angkat air yang sudah mendidih kemudian saring.
  • Siapkan daging kelapa yang sudah dikerok dari batoknya, lalu masukan rebusan rempah tadi kedalamnya
  • Bandrék lebih nikmat jika disajikan selagi panas dengan kacang rebus.

Perkembangan Bandrék sekarang ini masing-masing kota telah memiliki resep Bandrék khas kota masing-masing, contohnya, Bandrék Medan, Bandrék Aceh, Bandrék Padang, dll. Begitu juga dengan penggunaan aneka rasa dan aneka variasi bahan tambahan yang digunakan seperti ada Bandrék susu, Bandrék telur, Bandrék jahe merah, Bandrék durian, Bandrék ncc, Bandrék kelapa muda. dan yang lainya.

Nah, fenomena saat ini bandrék sudah banyak disajikan dalam bentuk serbuk atau siap saji, produk ini mudah didadpatkan di pasar, swalayan atau di supermarket. Cara menyajikannya sama seperti membuat kopi instan, tinggal mencampurnya dengan air panas kedalam gelas, untuk menambah sensasi keasliannya bisa ditambahkan kerokan daging kelapa asli. Bandrék instan juga banyak dijual di warung kopi atau rumah-rumah makan kecil. Di satu sisi hal ini merupakan sebuah kemajuan model kuliner, tapi di sisi lain mengurangi kualitas rasa dan kemurnian Bandrék itu sendiri

Karena penjual bandrék keliling semakin jarang, saat ini Bandrék sudah dianggap sebagai barang antik yang menjadi komoditas kelas atas, buktinya bandrék yang disajikan dengan cara tradisional dan rasa yang asli lebih mudah di dapatkan di rumah-rumah makan besar atau di hotel berbintang. jadi sangat besar harapan bahwa Kuliner khas kota kembang ini bisa menjadi salah satu icon kuliner Nusantara yang terus dilestarikan dan dinikmati oleh bangsa Indonesia.

 

:: Diaz Nawaksara

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Candi Miri: Peninggalan Arsitektur Hindu Kerajaan Mataram Kuno
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Candi Miri: Peninggalan Arsitektur Hindu Kerajaan Mataram Kuno Candi Miri merupakan salah satu situs candi Hindu yang menjadi bagian dari warisan arsitektur religius Kerajaan Mataram Kuno di Pulau Jawa. Keberadaannya di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menunjukkan penyebaran pusat-pusat keagamaan yang strategis pada periode klasik Jawa. Sebagai candi Hindu, Candi Miri mencerminkan adaptasi tradisi arsitektur India yang dikembangkan dengan karakteristik lokal Jawa Kuno, berdiri sebagai saksi bisu kejayaan peradaban Hindu-Buddha di Nusantara. Sejarah & Latar Belakang Candi Miri didentifikasi sebagai peninggalan Kerajaan Mataram Kuno (Sumber 4). Letaknya berada di wilayah administratif Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, yang merupakan salah satu kawasan terpenting dalam sejarah peradaban Jawa klasik. Terdapat variasi dalam pencatatan lokasi spesifik candi ini. Beberapa sumber merujuk lokasi Candi Miri di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo (Sumber 1, Sumber 2, Sumber...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Babi Panggang Karo: Simfoni Rasa dari Tanah Batak
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Babi Panggang Karo: Simfoni Rasa dari Tanah Batak Di tengah kekayaan kuliner Indonesia yang tak terhingga, Babi Panggang Karo (BPK) muncul sebagai sebuah mahakarya rasa yang menghadirkan jejak budaya dan tradisi dari tanah Sumatera Utara. Lebih dari sekadar hidangan, BPK adalah manifestasi dari identitas masyarakat Karo, sebuah sajian yang kaya akan aroma, rempah, dan cerita. Mengapa BPK begitu istimewa, dan bagaimana ia menjadi simbol kebanggaan kuliner bagi suku Karo? Mari kita telusuri keunikan dan daya pikatnya. Andaliman: Jantung Rasa BPK Rahasia di balik kelezatan BPK terletak pada penggunaan rempah-rempah khas, dan yang paling menonjol adalah andaliman . Dikenal juga sebagai "merica Batak" atau "sichuan pepper"-nya Indonesia, andaliman memberikan sensasi rasa yang unik dan tak tertandingi: pedas, sedikit asam, dan efek kebas atau "getar" di lidah (Sumber 2). Rasa yang identik dan aroma yang kuat dari andaliman inilah yang membuat BPK berbeda dari hid...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Batik Kamoro: Mengenal Keindahan Seni Batik dari Papua Batik Kamoro merupakan salah satu jenis
Motif Kain Motif Kain
Papua

Batik Kamoro: Mengenal Keindahan Seni Batik dari Papua Batik Kamoro merupakan salah satu jenis batik khas Papua yang dikenal dengan corak unik dan makna mendalam. Berbeda dengan batik dari daerah lain di Indonesia, batik Papua, termasuk Kamoro, memiliki ciri khas motif yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya suku asli di sana (Sumber 1, Sumber 3). Batik ini secara spesifik menampilkan corak khas Timika, yang terinspirasi dari suku Kamoro dan keindahan alam sekitarnya (Sumber 1). Batik Kamoro tidak hanya sekadar kain bermotif, tetapi juga merupakan representasi semangat dan keberanian penduduk asli Papua (Sumber 2). Simbol-simbol yang terkandung di dalamnya merefleksikan kehidupan masyarakat adat, menjadikannya salah satu warisan budaya yang patut dilestarikan. Motif dan Makna Batik Kamoro Motif utama batik Kamoro sangat khas dan mudah dikenali. Corak yang sering ditemukan pada batik ini meliputi: Simbol Patung Salah satu motif yang paling menon...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Dendam Rajo sang Manusia Harimau Putih
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Karya: Mahlil Azmi Di sebuah perkampungan kecil bernama Desa Pucok Krueng, di Aceh bagian barat selatan, hiduplah sebuah keluarga kecil yang damai dan bahagia. Mereka berjumlah empat orang: sang ayah bernama Uda Bintang Puteh berumur 40 tahun, ibu Nyak Bulan berumur 30 tahun, anak pertama Rajo Puteh berumur 10 tahun, dan adik perempuannya bernama Nyak Puteh yang berumur 5 tahun.Kedua orang tua mereka adalah petani dan pekebun pala. Sementara itu, Rajo adalah anak yang nakal dan sering berkelahi dengan teman-temannya hingga meresahkan orang tuanya. Walaupun begitu, ia sangat menyayangi keluarganya, terutama adiknya. Nyak Puteh adalah anak yang ceria, patuh, rajin mengaji, dan suka membantu orang tua mencuci piring. Setiap menjelang pagi, ayah dan ibu berpamitan untuk bekerja di ladang memetik buah pala, dan terkadang menjadi buruh tani di sawah milik saudagar kampung. Walaupun upah yang mereka dapatkan sedikit, mereka tetap bersyukur.Beberapa tahun kemudian, saat Rajo berumur 17 tahun,...

avatar
Mahlil Azmi
Gambar Entri
Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta Sejarah & Latar Belakang Candi Miri adalah salah satu candi Hindu yang terletak di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Diperkirakan dibangun pada abad ke-9, Candi Miri merupakan bagian dari warisan budaya Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini berdiri tidak jauh dari beberapa candi lain yang juga bersejarah, seperti Candi Banyunibo dan Candi Barong, menjadikannya sebagai bagian penting dari kompleks candi yang memiliki nilai arkeologis yang tinggi (Sumber 2, 4, 14). Candi Miri, yang terletak di bukit karst dengan ketinggian sekitar 300 meter, menjadi lokasi yang strategis untuk aktivitas keagamaan dan pemujaan. Meskipun saat ini kondisinya mengalami kerusakan dan belum dilakukan pemugaran, keberadaannya tetap menarik perhatian para peneliti dan wisatawan yang ingin menyelami sejarah kekayaan budaya Indonesia (Sumber 1, 8, 14). Karakteristik Arsitektur Candi Miri memiliki...

avatar
Kianasarayu