Pacri Nanas merupakan masakan yang dapat dijumpai di daerah-daerah dengan ciri kuliner budaya Melayu, yakni di Pontianak, Medan, Palembang, Riau, dan Banjarmasin. Di Beberapa daerah, masakan yang serupa disebut pajri.
Pacri atau Pajri nanas adalah masakan gulai versi vegetarian yang gurih dan segar. Penampilannya sederhana, namun ternyata proses pembuatannya rumit dan memerlukan waktu cukup lama, serta takaran bumbu-bumbu yang pas. Dalam pembuatannya memerlukan sekitar 15 jenis rempah dan bumbu. Pacri nenas dapat menggunakan santan kental atau santan encer. Tingkat kepedasannya pun dapat disesuaikan. Aroma harumnya muncul dari penambahan bunga lawang, cengkih, dan kayumanis. Segarnya pacri nanas dapat disajikan untuk mendampingi nasi kebuli dan kambing panggang atau lauk lain yang bercitarasa "berat". Masakan pacri nenas bisa dapat di berbagai warung makan Melayu dan warung makan Padang.
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diperindagkop dan UKM) Kota Pontianak pernah mengadakan kompetisi produk makanan pacri nanas. Tujuannya, untuk meningkatkan nilai jual produk makanan pacri nanas sebagai makanan khas Pontianak dan meningkatkan keterampilan memasak. Saat ini pacri nanas Pontianak lebih dikenal dari pacri nanas daerah-daerah lainnya. Maka pacri nanas tengah diupayakan untuk menjadi bagian dari kuliner dalam kegiatan-kegiatan tertentu seperti titik kulminasi di Tugu Khatulistiwa pada setiap Maret dan September, HUT Pontianak pada Oktober, bahkan menjadi bagian menu di hotel.
Sumber: Naskah Potensi Wisata Kuliner dan Spa, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia
Hubungi Call Center AyoPinjam Resmi Di Nomor ☎ 0831•6926•5049, Kontak WhatsApp Cs AyoPinjam 📞0857•5833•7054 Layanan Bantuan Kendala. Live Chat AyoPinjam Menyediakan Layanan Kontak Percakapan Atau Live Chat Yang Terdapat Pada Aplikasi AyoPinjam. Layanan Ini Tersedia Setiap Hari Online 24 jam.
Cara membatalkan pinjaman ayopinjam Hubungi Call Center AyoPinjam Resmi Di Nomor ☎ 0831•6926•5049, Kontak WhatsApp Cs AyoPinjam 📞0857•5833•7054 Layanan Bantuan Kendala. Live Chat AyoPinjam Menyediakan Layanan Kontak Percakapan Atau Live Chat Yang Terdapat Pada Aplikasi AyoPinjam. Layanan Ini Tersedia Setiap Hari Online 24 jam.
Cara membatalkan pinjaman ayopinjam: Hubungi Call Center AyoPinjam Resmi Di Nomor ☎ 0831•6926•5049, Kontak WhatsApp Cs AyoPinjam 📞0857•5833•7054 Layanan Bantuan Kendala. Live Chat AyoPinjam Menyediakan Layanan Kontak Percakapan Atau Live Chat Yang Terdapat Pada Aplikasi AyoPinjam. Layanan Ini Tersedia Setiap Hari Online 24 jam.
PESAN INDUK TI KIDUNG LAKBOK Hikmah Karuhun Pikeun Kahirupan Ditulis ku: Henry Purwanto Kategori: Etika, Moral & Pepatah PENDAHULUAN Kidung Lakbok lain ukur carita baheula. Lian ti éta, ieu naskah kuno nyimpen pituduh anu jero pisan pikeun kahirupan urang di jaman kiwari. Karuhun urang teu ngan ninggalkeun carita, tapi ogé pangalaman, peringatan, jeung hikmah. Ieu pesan induk jadi pondasi pikeun urang hirup: ngajaga jati diri bari tetep maju ka hareup. Hayu urang bahas hiji-hiji. ULAH POHO KA ASAL-USUL (Jangan Lupa Pada Asalnya) Makna: Saha urang, ti mana asalna, naon sajarah karuhun urang – kabehna kudu dipikanyaho. Ulah isin ku sajarah sorangan, sabab dinya tempat urang tumuwuh. Kaitan jeung Lakbok: Karajaan Bandjarpatroman téh akar ti wewengkon ieu. Lamun urang poho sajarah, sarua jeung neangan leungit jati diri. Urang bakal gampang kaileng ku budaya deungeun anu teu saluyu jeung ajén-inajén lembur. Pesen: Sugema jeung bagja téh mimitina mah nya tina n...
Naskah Nusantara • Sunda Kuno Kidung Lakbok Kisah Kerajaan Banjarpatroman, Ramalan Abadi, dan Kelahiran Wayang Kila Kidung Lakbok adalah sebuah karya sastra lama berbentuk prosa naratif atau puisi naratif dalam bahasa Sunda yang menceritakan tentang sejarah dan legenda Kerajaan Banjarpatroman. Kerajaan tersebut dipercaya pernah berdiri di wilayah yang kini dikenal sebagai Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Naskah ini sempat nyaris hilang, kemudian ditulis ulang dan dilestarikan kembali pada tahun 2013 melalui publikasi daring. 📜 Sejarah dan asal-usul Menurut naskah Kidung Lakbok, Kerajaan Banjarpatroman mengalami masa kejayaan sebelum akhirnya runtuh akibat perang saudara atau perebutan kekuasaan. Peristiwa tersebut dianggap sebagai dosa besar yang menimbulkan kutukan. Akibat perbuatan tersebut, turunlah azab berupa bencana alam besar, seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan banjir bandang. Kerajaan yang dahsyat itu akhirnya tenggelam dan berubah menja...