Ludruk merupakan salah satu kesenian teater tradisional yang berasal dari Jawa Timur tepatnya di surabaya. Ludruk adalah drama tradisional yang dipentaskan pada panggung dengan mengambil cerita kehidupan sehari-hari rakyat, pejuangan pahlawan, serta diiringi dengan lagu menggunakan alat musik gamelan dan beberapa lawakan yang disajikan. Percakapan dialog maupun monolog pada Ludruk bersifat menghibur dan lucu sehingga membuat penonton Ludruk tertawa. Ludruk juga menggunakan bahasa khas Surabaya sebagai bahasa pengantarnya namun terkadang terdapat bintang tamu dari luar daerah seperti Malang, Madura, Madiun yang meggunakan logat yang berbeda beda. Bahasa yang digunakan pada drama Ludruk merupakan bahasa yang mudah dimengerti sehingga mudah diserap bagi penonton yang kurang berpendidikan sekalipun seperti sopir angkot, tukang becak, dan lain-lain. Uniknya, kesenian teater tradisional ini diperankan oleh laki-laki saja maupun tokoh perempuan sekalipun harus laki-laki yang me...
Prasasti Mula Malurung Jump to navigation Jump to search Prasasti Mula Malurung adalah piagam pengesahan penganugrahan desa Mula dan desa Malurung untuk tokoh bernama Pranaraja. Prasasti ini berupa lempengan-lempengan tembaga yang diterbitkan Kertanagara pada tahun 1255 sebagai raja muda di Kadiri , atas perintah ayahnya Wisnuwardhana raja Singhasari . Kumpulan lempengan Prasasti Mula Malurung ditemukan pada dua waktu yang berbeda. Sebanyak sepuluh lempeng ditemukan pada tahun 1975 di dekat kota Kediri , Jawa Timur . Sedangkan pada bulan Mei 2001, kembali ditemukan tiga lempeng di lapak penjual barang loak, tak jauh dari lokasi penemuan sebelumnya. Keseluruhan lempeng prasasti saat ini disimpan di Museum Nasional Indonesia , Jakarta . [1] Naskah prasasti pada 10 lempeng pertama telah diterjemahkan dan dianalis oleh Slamet...
Apa itu Cedhak Sinten? dalam bahasa Indonesia sering dikenal dengan sebutan turun tanah, yang merupakan budaya warisan leluhur masyarakat Jawa, untuk bayi yang berusia tujuh bulan dalam kalender Jawa atau delapan bulan dalam kalender masehi. Budaya turun tanah ini sendiri juga memiliki ciri khas yang berbeda-beda di setiap daerah. Namun, di Jawa Timur biasa dikenal dengan cedhak sinten atau nginjek tetel. Upacara cedhak sinten ini dilakukan sebagai rangkaian acara yang bertujuan agar anak tumbuh menjadi anak mandiri. Selain itu juga diiringi dengan do'a-do'a orang tua dan sesepuh sebagai pengharapan agar anaknya kelak menjadi sukses menjalani kehidupannya. Ciri Khas: -Tradisi ini dijalankan saat anak berusia hitungan ke tujuh bulan dari hari kelahirannya dalam hitungan pasaran Jawa -Sebagai penghormatan kepada bumi tempat anak mulai belajar menginjakkan kakinya ke tanah -Menyediakan sebuah tetel atau jadah yang memiliki warna yang bervariasi, beserta makanan yaitu tumpeng dan ayam...
Malang, merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang terkenal akan apelnya yang khas. Masyarakat disana sangat beragam mulai dari masyarakat modern hingga masyarakat tradisional. Malang sendiri menyimpan banyak tradisi dari berbagai macam elemen budaya, salah satunya adalah elemen budaya ritual. Malang sebagai kampung halaman ayahku memiliki beberapa ritual khusus salah satu contohnya ialah budaya tahlilan saat ada yang meninggal. Di Malang sendiri, setiap kali ada warganya yang meninggal, satu kampung langsung riuh, kabar meninggal yang sangat cepat menyebar, warga yang berdatangan untuk mengunjungi keluarga yang ditinggalkan, ada yang menyediakan keperluan-keperluan jenasah, seperti kursi, meja, keranda, kain kafan, sembako dll. Para warga disana melakukan apapun yang mereka bisa untuk meringankan beban dari keluarga yang ditinggalkan seakan akan yang wafat tersebut merupakan keluarga mereka juga. Apabila memungkinkan proses pemandian dan penguburan akan dilakuka...
Kampung Gandongan terletak di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.Sebuah Kampung yang berada di sebelah utara Kota Malang dan berbatasan dengan Kabupaten Malang. Ada sebuah tradisi yang dianut oleh masyarakat Kampung Gandongan berkaitan dengan cara menenangkan bayi yang rewel. Kadang-kadang bayi menangis terus-menerus tanpa tahu apa penyebabnya. Setelah berbagai cara, biasanya ibu membawa bayinya ke "orang pintar" atau dukun bayi untuk menenangkan bayinya. Dukun bayi tersebut akan membacakan mantera dengan komat-kamit dengan meletakkan tangan kanannya di kening bayi. Setelah selesai, dukun bayi itu akan meniup kening si bayi. Alhasil, walaupun terdengar aneh, si bayi berhenti menangis dan langsung tertidur lelap. Kata dukun bayi itu, biasanya bayi yang menangis tak kunjung henti disebabkan arwah leluhur yang mengunjungi mereka, seperti nenek atau kakek. Sebagai ganti resep, dukun bayi meminta sesajen berupa 1 ekor ikan bandeng goreng, 1 batang rokok dan 1 cangkir k...
Pulau Madura terkenal dengan sebutan pulau garam atau bahkan ada yang menyebutnya pulau gersang. Keaadaan di Madura memang panas dan hal itu yang mendukung banyaknya tambak garam di pulau ini. Namun, bukan berarti tidak ada hal lain lagi yang dapat dibanggakan orang Madura. Kerapan sapi, sape sono’, carok, musik tradisional daol dan tari ghettak adalah sederetan budaya yang sudah terkenal sampai manca negara. Ibarat laut, kita hanya akan menjupai sedikit sekali jenis ikan jika kita hanya menyelam di laut dangkal. Marilah menyelami lebih dalam lagi untuk mendapatkan sebuah kenyataan bahwa diversitas budaya Madura yang sangat tinggi. Kerapa sapi, sape sono dan tari ghettak hanyalah ikan kecil di samudera budaya Madura yang dalam dan luas. Terdapat sebuah desa bernama desa Bulay yang jaraknya sekitar 10 KM dari pusat kota Pamekasan. Desa kecil damai yang menyimpan kebudayaan unik yang ti...
Kerajinan Meubel Kayu Djati Bojonegoro Kayu jati merupakan salah satu kayu yang memiliki kualitas terbaik, kayu ini juga mudah untuk ditanam dan dapat dengan mudah tumbuh didaerah tropis, seperti Indonesia. Bojonegoro merupakan sentra budidaya dan kerajinan kayu jati di Indonesia yang menghasilkan kerajinan meubel kelas dunia. Bahkan trofi piala presiden pun juga menggunakan kayu jati. Kerajinan meubel di Bojonegoro sendiri sudah terjadi secara turun temurun di masyarakat, terutama pada masyarakat desa sukorejo. Tangan tangan mereka mahir dalam memahat, memotong, maupun megukir hiasan pada karya mereka. Hal itulah yang membuat kualitas kerajinan meubel di Bojonegoro memiliki kualitas yang baik dan banya peminat.
Pada bulan Muharam atau Suro (penanggalan Jawa), ritual kebo-keboan digelar setahun sekali. Banyak orang mempercayai bahwa bulan tersebut memiliki kekuatan magis. Ritual ini, konon, muncul sejak abad ke-18. Kebo-keboan dilestarikan di dua tempat yakni di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, dan Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi di Banyuwangi. Ritual adat ini digelar sebagai bentuk permohonan kepada Tuhan agar sawah subur dan panen berlangsung sukses. Munculnya ritual kebo-keboan di Alasmalang berawal terjadinya musibah pagebluk ( epidemi - red ). Kala itu, seluruh warga diserang penyakit. Hama juga menyerang tanaman. Banyak warga kelaparan dan mati akibat penyakit misterius. Dalam kondisi genting itu, sesepuh desa yang bernama Mbah Karti melakukan meditasi di bukit. Selama meditasi, tokoh yang disegani ini mendapatkan wangsit. Isinya, warga disuruh menggelar ritual kebo-keboan dan mengagungkan Dewi Sri atau yang dipercainya sebagai simbol kemakmuran. Mereka pun...
Kerupuk Upil adalah makanan khas daerah Kediri Jawa Timur. Berdasarkan namanya kerupuk, biasanya kerupuk dibuat camilan saat makan ataupun diluar makan. Kerupuk ini memiliki rasa asin dan renyah, kerupuk upil ini berbeda dengan krupuk yang lain karena kerupuk upil ini tidak digoreng dengan minyak melainkan digoreng dengan pasir yang tentunya pasir khusus bahan makanan dimana pasir ini bisa berasal dari pasir sungai yang bersih dan tentunya dengan goreng pasir ini kerupuk upil dapat dikonsumsi oleh kalangan anak-anak karena menyehatkan. Berikut alat bahan yang perlu disiapkan dan cara membuatnya. Bahan : 1. Tepung tapioka secukupnya 2. Bawang putih 3. Garam secukupnya 4. Air 5. Pasir sungai yang telah steril atau bersih Cara Membuat : 1. Siapkan alat untuk membuat kerupuk upil, diantaranya pisau, timbangan, dan baskom sebagai wadah 2. Haluskan bawang putih dan tepung tapioka. Campur kedua bahan dengan rata dan jangan lupa tambahkan garam secu...