Meski bernama Didara belanda, namun kue ini asli buatan masyarakat Bugis dan merupakan salah satu kue tradisional. Bahan utama untuk membuat kue ini adalah tepung terigu dengan telur yang nantinya akan menghasilkan warna oranye indah sekaligus kuning. Rasanya sudah tentu sangat manis dan lembut. Meski demikian, masih belum diketahui asal usul nama dari kue tersebut dan banyak pihak yang berpendapat jika warna oranye ini sangat identik dengan warna favorit orang Belanda sehingga diberi nama itu. sumber: perutgendut.com
Beppa Pute dalam bahasa Bugis berarti kue putih. Suku Makassar menyebutnya se’ro’—se’ro’. Kue ini memang berwarna putih dengan taburan gula putih halus di atasnya. Kue tradisional Bugis Makassar ini berbahan dasar putih telur yang mempunyai rasa khas, manis serta renyah. Kue ini sudah mulai agak sulit didapatkan kecuali pada acara-acara pernikahan dan di pasar tradisional tertentu. Ada pun makna dari beppa pute bagi suku Bugis dan Makassar adalah harapan dapat membawa berkah dari Allah SWT, seperti murah rejeki, keselamatan, juga harapan akan terwujudnya keluarga sakinah mawaddah warrahmah bagi kedua mempelai. Adapula yang memaknai kue se’ro’-se’ro’ sebagai harapan kelak kedua mempelai saling melayani dan melengkapi. Se’ro’-se’ro’ dalam bahasa Makassa sendiri berarti timba yang dahulu dipakai untuk mengambil air. Dahulu, pasangan suami istri yang baru menikah mesti bergantian saling...
Ada banyak nama lain dari kue tradisional Bugis Makassar . Suku Makassar menyebutnya Bannang-Bannang, suku Bugis menyebutnya Nennu-nennu’. Bannang-bannang dalam bahasa Makassar bermakna benang yang saling membentuk jalinan. Sepintas kue yang bercitarasa manis ini memang terlihat seperti lilitan benang yang saling jalin menjalin. Bannang-bannang kerap dimaknai sebagai simbolisasi dari hubungan yang saling kait mengait, itulah mengapa kue ini selalu hadir dalam upacara pernikahan sebagai simbolisasi saling terkaitnya dan eratnya hubungan antara dua keluarga yang sedang melaksanakan upacara pernikahan. Kedua mempelai dan keluarga nantinya diharapkan saling membutuhkan dan bekerjasama hingga maut memisahkan mereka. Bannang-bannang terlihat seperti benang kusut berbentuk persegi panjang. Rasanya yang gurih dan manis, cocok untuk dijadikan kudapan saat menyeruput teh atau kopi pada saat pesta perkawinan. Bannang-bannang terbuat dari tepung beras dan gula merah. Mas...
Katirisala, kue tradisonal ini bahan utamanya beras ketan hitam, gula merah dan telur yang memilki rasa enak, manis dan khas. Dalam pembuatannya kue ini biasanya memilki cetakan khusus berbentuk bundar, kue yang satu ini terdiri dari dua lapisan dimana lapisan bawahnya terbuat dari beras ketan dan lapisan atasnya terbuat dari campuran gula merah dan telur. Katirisala menjadi salah satu jamuan bosara (baca : bugis) yakni hidangan kue yang biasanya selalu ada dalam acara pernikahan atau acara-acara masyarakat Bugis Makassar. Bahan 1 300 gr beras ketan 200 ml santan sedang 1/2 sdt garam Bahan 2 350 gr gula merah, iris halus 100 ml santan kental 7 butir telur ayam ukuran besar 2 sdm gula pasir Cara membuat: rendam ketan selama 2 jam tumbuk menggunakan lesung atau remas-remas ketan hingga terbelah menjadi dua rendam ketan dalam santan yang sudah diberi garam, hin...
Sop Konro Karebosi adalah makanan tradisional Indonesia, berupa sop iga sapi yang kaya rempah dan dimasak dengan bumbu kluwak sehingga warnanya menjadi cokelat kehitaman. Sop konro merupakan masakan khas Bugis dan Makasar. Kuahnya memang gurih sedap cenderung berlemak, namun juga segar karena diberi air perasan jeruk nipis. Sop konro ini rasanya begitu nikmat saat disantap dengan sepiring nasi hangat atau buras. Tak heran jika sajian ini menjadi masakan kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Selatan. Bahan yang diperlukan: Air sebanyak 2l Daging iga sapi sebanyak 1 1/2 kg Air asam jawa sebanyak 100 ml Daun salam sebanyak 5 lembar Kaldu bubuk sebanyak 1 sdt Lengkuas sebanyak 2 ruas, memarkan Bawang merah sebanyak 5 butir, iris tipis Secukupnya bawang goreng untuk taburan Garam sebanyak 1 sdm Gula pasir sebanyak 1/2 sdm Daun bawang sebanyak 2 batang (iris halus) Kapulaga sebanyak 3 butir Cengkeh sebanya...
Berasal dari bahasa Bugis yaitu cukke yang artinya ungkit. Dengan demikian, maccukke berarti bermain ungkit. Permainan cukke termasuk permainan musiman yang umumnya dilakukan sedudah panen sampai pada waktu menjelang turun ke sawah dan dilakukan pada siang hari. Sumber: https://anditenribaliidotcom.wordpress.com/2012/09/01/maggasingmaccuke-dan-maggaleceng/
Pakaian Adat Suku Makassar ini disebut dengan “Baju Bodo”. Baju bodo merupakan busana adat khas suku bugis makassar yang hanya dapat dipakai oleh kaum wanita saja. Baju bodo ini kerap dipakai pada acara adat. Tetapi seiring dengan perkembangan zaman bukan hanya wanita bugis yang mengenakannya. Wanita dari daerah lain pun juga dapat mengenakan baju bodo itu. Seperti saat acara carnaval atau parade yang menggunakan pakaian adat khas indonesia. Ciri Baju Bodo ini yaitu memiliki bentuk segi empat, sisi samping pakaian atas yang dijahit, tidak berlengan, terbentuknya gelembung dibagian tubuh, tak ada sambungan jahitan dibagian bahu, terdapatnya hiasan berbentuk bulatan kepingan logam di seluruh bagian tepi, dan permukaan blus. pakaian yang tebuat dari tenunan kapas atau sutra, tenunan sederhana tanpa potongan kemudian dilipat dua, diberi lubang leher dan tangan. Pada umumnya tenunan untuk Baju Bodo ini dibuat menerawang. Baju bodo diproduksi untuk kalangan sendiri d...
http://tradisinusantara.blogspot.co.id/2013/02/permainan-tradisional-bugis.html Marraga 1. Asal Usul marraga berasal dari kata bugis,sedangkan orang makassar, sering menyebut permainan ini dengan akraga (olahraga). marraga termasuk jenis permainan yang memadukan unsur olahraga dan seni.permainan ini memerlukan kecekatan,ketangkasan dan kelincahan. permainan yang berasal dari malaka ini, konon hanya dimainkan oleh para bangsawan Bugis pada saat diadakan upacara-upacara resmo kerajaan seperti,pelantikan raja dan perkawinan anggota kerajaan.Versi ini yang lain menyebutkan bahwa permainan ini berasal dari Pulau Nias (SUmatera Utara). Dewasa ini marraga bukan hanya dimainkan oleh para bangsawan, tetapi juga oleh orang kebanyakan. 2. Pemain &nbs...
Kue Barongko atau yang terkenal dengan sebutan nama kue bugis ini adalah salah satu kue basah tradisional dari daerah Sulawesi Selatan khususnya daerah Bugis Makassar. terbuat dari santan, gula, telur dan irisan pisang kepok menjadi ciri khas dari kue barongko bugis. rasanya yang enak dengan tekstur yang lembut membuat kue barongko makassar banyak disukai oleh banyak orang. dari anak kecil, para remaja, orang dewasa dan orang tua. Kue barongko yang Enak jika dilihat dari tektsur dan cara pembuatannya mirip sekali dengan kue carang gesing atau pipes kopyor ya. sama-sama mempunyai tekstur lembek yang dibungkus dengan daun pisang lalu dikukus hingga matang. berkembanganya kue barongko pisang yang merupakan kue barongko original, untuk saat ini dapat dikreasikan dengan aneka bahan lainnya. misalnya diberi tambahan bahan seperti buah nangka dan parutan kelapa. Hasil kreasi kue barongko modern cukup enak dan oke juga. hasilnya semakin legit dan harum khas dari nangka dan kelapa se...