Sambal oen peugga atau sambal daun pegagan atau daun antanan adalah salah satu sambal khas Aceh yang banyak ditemui ketika bulan Ramadan. Khasiat daun pegagan yang baik bagi pencernaan akan sangat membantu tubuh agar lebih sehat di bulan Ramadan. Secara tampilan sambal ini seperti sayur urap, karena ada campuran kelapa parut sangrai, kacang tanah goreng, bawang merah, cabai rawit, asam sunti, dan udang-udang kecil rebus. Dengan mencampurkan semua bahan tersebut lalu ulek kasar dan siram dengan perasan air jeruk nipis serta bubuhi garam. Cita rasa sambal ini paduan pedas, asam, dan gurih. Alamat dan Kontak Penjual: Atjeh Rayeuk Jln. Ciranjang No. 38 Kebayoran Baru - Jakarta Selatan Tlp. 0878 8484 8892 Sumber: Jajanan Indonesia - Citilink Inflight Magazine - Juni 2017
MEZUBI Asal: Nanggroe Aceh Darussalam Sumber: Adaptasi dari buku "Periuk Nusantara" karya Suryatini N. Ganie Ada berbagai sajian traditional dengan bahan dasar daging kambing. misalnya Sate Kambing, Gule Kambing, Tongseng Kambing, Karsigu, dll. Sekilas masakan ini mirip sambal goreng tetapi ada tambahan rempah utuh yang dimasukkan ke dalam kaldu. Rasanya menurut saya ideal karena tidak mengandung bumbu kategori berat semacam kari. Catatan: Pada saat praktek pertama kali sesuai resep aslinya bumbu halus langsung saya campurkan dengan santan tanpa ditumis. Rasanya menurut saya kurang nendang. Ekperimen kedua, bumbu saya tumis terlebih dulu baru saya campurkan dengan kuah dan santan, menurut saya rasanya lebih sedap. Di resep ini juga saya tambahkan sedikit asam jawa. Selain untuk menetralisir bau prengus dari kambing, kehadiran asam membuat kuahnya semakin lezat. Cara Membuat: Potong2 daging kambing bentuk d...
Pernahkah Anda melihat kue di atas? Kue tersebut adalah apam atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan serabi. Kue gurih yang terbuat dari campuran tepung beras dan santan ini hanya disajikan pada waktu-waktu tertentu oleh masyarakat Aceh. Salah satunya adalah pada bulan Ra’jab sehingga bulan Ra’jab juga dikenal dengan buleun Apam dalam Almanak Aceh. Suara jingki terdengar jelas di telinga saat saya menelpon mamak di Tangse. Tuk. Tuk.Tuk. Di balik suara mamak dan jingki, juga terdengar riuh suara milik perempuan yang tidak asing lagi bagi saya, ada Po Chen, Po Saba, Po Rasyidah, dan juga Kak Na. Mereka adalah tetangga merangkap teman-teman ngerumpi mamak di kampung kami, Pulo Mesjid II, Tangse, Pidie. “ Kamoe teungoh top teupong. Singoh na khanduri apam (Kami sedang menumbuk tepung. Besok rencananya mau kenduri apam ),” ucap mamak lewat telepon. “ Apam ???” spo...
Jika Mesir dikenal sebagai negeri seribu masjid, maka Provinsi Aceh dikenal dengan nama negeri seribu warung kopi. Sebutan ini tak lain karena kegemaran warga setempat meminum kopi. Bahkan di daerah Gayo, dataran tinggi di Aceh yang menjadi penghasil kopi terbaik, aktivitas pagi hari ‘wajib’ diawali dengan menenggak segelas kopi. Selain kebiasaan rutin, minum kopi bagi warga Aceh ternyata juga dianggap sebagai penambah stamina 'pria' alias obat kuat. Kopi yang dianggap bisa menambah stamina pria ini punya nama khusus, yakni 'poding'. Poding sejatinya adalah kopi campur telur. Kopi telur kocok ini mudah didapati di kedai-kedai kopi yang tersebar di Aceh. Namun, di Kabupaten Pidie, ada kedai kopi yang biasa dikunjungi para penikmat kopi telur kocok. Kedai tersebut dikenal dengan nama Warung Kopi Boh Manok Lameue. Lokasinya berada di Desa Lameue, Kecamatan Sakti, Pidie. Kedai ini sangat ramai dikunjungi para pria yang ingin menambah staminany...
Nahhh...!! Untuk kesempatan kali ini saya akan bercerita tentang mie Aceh dengan citarasa yang berbeda, yaitu "Mie Eungkot Suree" atau yang lebih dikenal dengan "mie ikan tongkol", ada juga yang menyebutnya "Mie Tongkol" saja. Mie Aceh yang satu ini punya cita rasa yang berbeda dengan yang lain karena ditambahkan ikan Tongkol untuk menambah aroma dan rasa nikmatnya, sehingga mempunyai perbedaan daya tarik tersendiri dari kenikmatan dan rasanya tersebut. Bila ingin merasakan mie Eungkot Suree ini, anda bisa lansung datang dan mengunjungi tempatnya di daerah Laweung, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. selain terkenal dengan destinasi wisata Guha Tujoh, daerahLaweung juga terkenal dengan kuliner mie ikan tongkol ini. Letaknya pun tidak terlalu jauh, sekitar 2 jam perjalanan dari kota Banda Aceh. Bagi anda yang berminat untuk merasakan aroma dan nikmatnya mie ikan tongkol yang menggugah selera ini, silahkan berkunjung langsung ke "Warmindo Ungkot Suree" Laweung, tepatnya di jalan p...
Rasanya seperti kerupuk ikan. Renyah. Namun terbuat dari teripang dan tepung sagu. Kerupuk ini diberi nama Kerupuk Teripang Raja Gobang. Dan kini oleh oleh khas dari Kabupaten Simelue telah ada dan dijual di toko-toko souvenir di Kota Banda Aceh. Kerupuk Teripang Raja Gobang merupakan oleh oleh khas Kabupaten Simeuleu, Provinsi Aceh. Si renyah yang masih mentah ini dikemas dengan kemasan kotak dan dijual Rp15 ribu/kotak dengan berat 200 gram. Pemasarannya tidak saja di seputar Aceh, tetapi sudah sampai kebeberapa kota di Indonesia dan luar negeri. Antaranya Kota Medan, Kalimantan, Jakarta, Surabaya, Papua, dan Thailand. Kabupaten Simeulue yang kaya dengan hasil laut salah satunya teripang, akhirnya memutuskan putra daerah yang akrab disapa Zul ini, mengolah teripang yang dicampur tepung sagu menjadi cemilan menarik yang enak disantap saat santai atau dijadikan kawan nasi. Teripang adalah hewan invertebrata Holothuroidea yang dapat dimakan manusia....
Ie Bu Peudah (baca: i-bu-pedah), makanan takjil Ramadhan jenis bubur rempah nasi pedas dari beras khas Aceh yang dimasak dalam sebuah kuali besar yang dibuat permanen di atas tungku yang dicor semen. Usai mencuci beras dan mencampurinya dengan bumbu, lalu dituangkan dalam kuali. Lalu mengaduknya terus-menerus, sambil menjaga nyala api. Menu yang hanya di masak di bulan Ramadhan itu unik, karena diolah dari 44 macam jenis tanaman dan dedaunan hutan. Misalnya, lada,kunyit, lengkuas, bawang putih, kelapa parut, daun cengkeh dan biji cengkeh, daun sitahe, daun seumalu bate, daun sukun, daun pandan dan aneka lainnya. Tongkat pengaduknya adalah batang rebung kala,yang punya dapat meninggalkan aroma tersendiri di dalam makanan. Penggunaan aneka rempah membuat rasa takjil itu pedas, oleh karenanya disebut Ie Buu Peudah. Rasa dan tradisi itu diyakini masyarakat Daerah Istimewa Aceh dapat membuat badan segar sepanjang hari di bulan suci Ramadhan. Selain itu, Ie Bu Peudah juga dinilai baik unt...
Ikan depik adalah khas dari Kota Takengon yang dibudidayakan di Danau Lut Tawar, yaitu danau besar pinggir Kota Takengon. Ikan kecil sebesar kelingking ini memiliki cita rasa gurih dan renyah. Alamat dan Kontak Penjual: Rumah Makan Spesifik Aceh Jl. T Hasan Dek no. 14-16, Banda Aceh 0651 637771 Sumber: Jajanan Indonesia - Citilink Inflight Magazine - Juni 2017
Tumeh engkot seumilang atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Tumis Ikan Sembilang. Menurut salah satu warga asli kota Langsa, masakan ini sudah eksis sejak berpuluh tahun yang lalu dan menjadikannya salah satu tujuan utama bagi para wisatawan yang mengunjungi kota Langsa. Tak lengkap rasanya mengunjungi Kota Langsa tanpa mencicipi Tumis Ikan Sembilang ini. Bumbu-bumbu yang digunakan pada masakan ini antara lain: cabe, jintan manis, kemiri, ketumbar, jahe, kunyit, bawang putih, bawang merah, kelapa ginseng, santan, daun jeruk purut dan bumbu pelengkap lainnya. Cara pembuatannya, pertama-tama semua bumbu digiling, kemudian serai, cengkeh, daun kari dan kapulaga di tumis. Lalu campurkan bumbu yang sudah digiling tadi dan masak hingga matang, setelah itu baru dimasukkan ikan sembilang yang sudah dipotong-potong sesuai selera. Selanjutnay dimasak hingga ikan menjadi matang dan siap untuk dihidangkan. http://helloacehku.com/gurihnya-sembilang-dari-aceh-timur/