Gerga Perbunga Koning Perbunga Koning Sumber : Arsip Batak Pakpak Ornamen ini melambangkan puncak keindahan bagi kaum wanita, gerga ini juga melambangkan keindahan agar penghuninya disukai orang lain seperti bunga kunyit (bunga koning) yang harum semerbak. Letaknya membujur memotong ujung dari pada nengger sebagai bidang yang menghubungkan kedua sisi atap. (berbagai sumber/int) Sumber : https://bataksiana.blogspot.com/2017/07/jenis-jenis-gerga-ornamen-suku-pakpak.html
Dalam Bahasa Indonesia, ipon adalah gigi. Manusia tanpa gigi tentulah tak sempurna, begitu juga ukiran Batak, harus ada ipon-ipon sebagai pelengkap kurang keindahan dan keharmonisan terdapat dibagian tepi dari Gorga ipon-ipon dalam Bahasa Indonesia adalah Gigi. Manusia tanpa gigi sangat kurang menarik, begitulah ukiran Batak, tanpa adanya ipon-ipon sangat kurang keindahan dan keharmonisannya. Ipon-ipon ada beraneka ragam, tergantung dari kemampuan para pengukir untuk menciptakannya. Biasanya Gorga ipon-ipon ini lebarnya antara dua sampai tiga sentimeter dipinggir papan dengan kata lain sebagai hiasan tepi yang cukup menarik Sumber : Arsip Dok Batak Toba Sumber : https://solup.blogspot.com/2018/07/jenis-jenis-gorga-ornamen-batak-toba.html
Singa adalah raja hutan yang kuat, kokoh, dan berwibawa. Gorga singa-singa melambangkan kesejahteraaan dan status sosial ekonomi. Hanya orang mampu yang mendirikan rumah dan membuat gorga ini sebagai hiasannya. Sumber : Arsip Dok Batak Toba Sumber : https://solup.blogspot.com/2018/07/jenis-jenis-gorga-ornamen-batak-toba.html
Sumber : Resep Masakan Suku Mandailing Bahan Sayur 1 ikat kangkung petikin Sejumput toge 3 kacang panjang petik ukuran 3 cm Bumbu halus 3-4 ruas kencur 4 buah cabai setan 5 buah cabai keriting 4 buah bawang merah 1 buah bawang putih 1 bgks Terasi goreng hingga harum 3 buah kemiri 1/2 bongkah gula merah yg bulat kecil Bumbu 1/2 kelapa parut 1 bgks Asam jawa harga 500an ambil airnya 3 lembar daun jeruk 2 lembar daun salam secukupnya Minyak goreng secukupnya Garam dan pe...
Bahan-bahan Tepung terigu Tepung maizena Gula Garam Santan kelapa Air Langkah-langkah 1.Tepung terigu dan tepung maizena aduk rata buat seperti adonan setelah itu bentukan adonan menjadi bulat seperti bulat bakso 2.Rebus air lalu setelah air direbuskan masukan adonan yang sudah dibentuk bulat tadi tunggu sampai mendidih 3.Setelah mendidih masukkan kecap santan kelapa dan masukkan gula sesuai selera terus kasih garam sedikit baru hidupkan kompor aduk sama dia mendidih atau sampai masak dia tambahkan daun pandan agar wangi 4.Setelah mendidih atau masak siap disajikan Sumber : https://cookpad.com/id/resep/5032826-bubur-chaca-ala-mandailing
Kopi Sidikalang Jenis kopi yang satu ini datang dari Sumatera Utara, tepatnya di daerah Sidikalang, ibukota dari Kabupaten Dairi yang merupakan daerah pegunungan sejuk. Ciri khas Kopi Sidikalang sendiri diperoleh dari kombinasi hawa dingin dan jenis tanah di kawasan Bukit Barisan dengan ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut. Kopi Sidikalang ini memiliki tekstur yang sangat halus, namun rasanya paling berat. Kenikmatan rasanya yang khas membuat kopi ini mampu bersaing dengan kopi dari Brazil yang juga disebut sebagai salah satu kopi terbaik di dunia. https://www.tokopedia.com/blog/kopi-asli-indonesia/
sumber : Arsip resep makanan khas batak toba Bahan-bahan 275 gram beras,cuci bersih dan rendam semalaman 1,5 butir kelapa muda parut(kerok kulit dan parut kasar) 150 gram gula merah cincang kasar 3 sdm gula pasir Sejumput garam Daun pandan Langkah 1.Setelah merendam beras selama semalaman,segera tiriskan hingga air betul betul kering.meniriskannya butuh waktu agak lama,sekitar 3 jam.lalu giling dan tapis hingga menjadi butiran tepung yang halus.seperti yang sudah saya tulis di atas,jika di tempat kamu ada penggilingan beras,itu akan sangat menyingkat waktu. 2.Didihkan air dalam dandang.Lapisi permukaan dandang dengan daun pisang,lalu kukus tepung beras tadi dengan daun pandan hingga matang dan agak bergumpal.tunggu hangat dan pisahkan gumpalan h...
Sumber : Arsip Museum Provinsi Sumatera Utara Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara, atau yang biasa dikenal dengan sebutan Museum Negeri, merupakan museum umum terbesar dan terpenting di Provinsi Sumatera Utara di bawah pengelolaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara. Museum ini terletak di Jalan H.M. Joni No. 51 Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Lokasi ini berada sekitar 1 kilometer arah timur Taman Makam Pahlawan Bukit Barisan. Museum ini diresmikan pada tanggal 19 April 1982 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan DR. Daoed Joesoef, akan tetapi peletakan koleksi pertama yang berupa makara dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia yang pertama, Ir. Soekarno, pada tanggal 28 Oktober 1954, yang selanjutnya terkenal dengan nama Kebun Arca Medan. Bangunan museum berdiri di atas lahan seluas 10.468 m², yang terdiri dari bangunan induk dua lantai yang difungsikan untuk ruang pamera...
Sumber : Arsip Museum Provinsi Sumatera Utara Sejarah heroik yang dimiliki bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan merupakan kebanggaan tersendiri bagi para generasi penerus. Untuk itulah, keberadaan museum sanggup memotret kisah-kisah heroik tersebut untuk diberikan sebagai warisan bagi para “pejuang” muda. Ketika Anda berada di Medan, sempatkanlah untuk berkunjung ke Museum Perjuangan ‘45 TNI yang kerap dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menengok sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang merangkum perjungan Tentara Nasional Indonesia menghalau para penjajah sekaligus memuliakan sejarah yang turut membangun citra bangsa Indonesia. Museum ini juga dikenal dengan nama Museum Bukit Barisan. Menurut sejarahnya, bangunan museum ini didirikan pada tahun 1928. Sebelum menjadi museum, bangunan ini merupakan kantor Perusahaan Asuransi Belanda. Kemudian pada tahun 1942, ketika Jepang berhasil menguasai Indonesia, bangunan ini kem...