Budaya Indonesia
226 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Pantangan Imlek
Ritual Ritual
Banten

Di Indonesia, orang keturunan Tionghoa masih banyak yang memercayai kepercayaan dari nenek moyangnya. Misalnya, pada saat imlek. Imlek adalah hari besar yaitu tahun baru cina yang biasanya dirayakan bersama keluarga dengan pertemuan dan makan-makan. Biasanya juga orang yang telah menikah memberi angpao, amplop berisi uang, kepada sanak saudara yang masih belum menikah. Pada saat imlek ini, orang Tionghoa percaya apapun yang dilakukan akan memengaruhi kehidupan setahun ke depan. Maka dari itu, kita harus berhati-hati dalam bertindak sehingga tidak membawa kesialan ataupun membuat keberuntungan surut. Contoh pertama adalah makan bubur. Dahulu di Tiongkok bubur dianggap sebagai makanan orang miskin. Oleh karena itu bubur dihindari sebagai makanan imlek sebab diharapkan kita dapat memulai tahun baru dengan makmur sehingga akan terus berlanjut. Lalu kita juga pantang menyapu di hari imlek. Hal ini dapat menyebabkan rejeki tersapu juga ke luar. Pada hari imlek juga tidak boleh keramas,...

avatar
Janicefelicia
Gambar Entri
Tari Cokek Tarian Asal Betawi
Tarian Tarian
Banten

Apakah itu Tari Cokek? Tari Cokek  merupakan tarian yang berasal dari budaya Betawi tempo dulu. Dewasa ini orkes (gambangkromong) biasa digunakan untuk mengiringi tari pertunjukan kreasi baru, seperti tari Sembah Nyai, Sirih Kuning dan sebagainya, di samping sebagai pengiring tari pergaulan yang disebut tari cokek. Tari cokek ditarikan berpasangan antara laki-laki dan perempuan. Tarian khas Tangerang ini diwarnai budaya Tiongkok. Penarinya mengenakan kebaya yang disebut cokek. Tarian cokek mirip sintren sinetron dari Cirebon atau sejenis ronggeng di Jawa Tengah. Tarian ini kerap identik dengan keerotisan penarinya, yang dianggap tahu oleh sebagian masyarakat. Pembukaan pada tari cokek ialah wawayangan. Penari cokek berjejer memanjang sambil melangkah maju mundur mengikuti irama gambang kromong. Rentangan tangannya setinggi kepala meningkah gerakan kaki. Setelah itu mereka mengajak tamu untuk menari bersama, dengan mengalungkan selendang. pertama-tama kepada tamu...

avatar
OSKM18_19718103_Sayyidah Zahra
Gambar Entri
Tari Lenggang Cisadane
Tarian Tarian
Banten

Tari tradisional merupakan gabungan beberapa gerakan yang mengandung makna. Tari tradisional dibentuk oleh para leluhur dengan tujuan tertentu dan tentunya berbeda di setiap daerah tergantung kebudayaannya. Tarian tradisional bisa juga menjadi daya tarik tersendiri bagi turis baik mancanegara maupun domestik. Di Indonesia sendiri bisa dibilang setiap daerah memiliki kebudayaan dengan ciri khas masing-masing. Salah satu contohnya adalah Tari Lenggang Cisadane. Tarian ini berasal dari kota Tangerang. Tarian ini cukup unik karena tarian ini bukan justru menonjolkan kebudayaan Tangerang, melainkan justru menunjukkan kebudayaan yang terkontaminasi kebudayaan Betawi. Sayangnya tarian ini kurang berkembang di mata masyarakat, artinya bahwa kurang adanya eksistensi mengenai tarian khas Banten ini. Tulisan in ibertujuan untuk menambah wawasan terhadap tari Lenggang Cisadane ini. Sejarah Tari Lenggang Cisadane Tari lenggang cisadane merupakan salah satu kebudayaan di kota tangerang....

avatar
OSKM18 16918031 Nikolas
Gambar Entri
Golok
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Banten

Assalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh Halo teman-teman, di kesempatan ini saya akan berbagi mengenai budaya di daerah saya yaitu Banten. Budaya daerah saya yang akan paparkan adalah Golok, yang merupakan salah satu senjata tradisional dari daerah Banten yang terkenal. Golok yang berasal dari Banten ini adalah sebuah pisau yang merupakan benda bersejarah yang cukup dikenal oleh masyarakat Banten dan masyarakat luar Banten baik pada zaman dahulu maupun sekarang. Karena dahulu, golok ini merupakan salah satu simbol dari peradaban pada zaman kerajaan Banten. Dulu golok digunakan sebagai alat perang untuk mempertahankan diri dari musuh atau dari orang yang berniat mengancam keselamatan diri masyarakat Banten pada zaman itu. Namun, kini golok lebih sering digunakan untuk memotong sesuatu yang keras (biasanya terbuatan dari kayu, seperti buah-buahan (kelapa, durian, dan lain-lain) dan sangat sering pada zaman ini digunakan sebagai alar untuk berkebun, seperti untuk m...

avatar
OSKM2018_16018179_Hilda Nuraulia
Gambar Entri
KAIN TENUN TRADISIONAL KHAS SUKU BADUY
Motif Kain Motif Kain
Banten

Kerajinan tangan biasa menjadi ciri khas tradisional yang identik dengan daerah tertentu. Dengan diversitas budaya yang kita punyai, Indonesia memliki beragam macam kerajinan tangan. Salah satu yang ingin saya bahas berdasarkan pengalaman kunjungan saya adalah kerajinan tangan khas suku Baduy dari daerah Pegunungan Kendeng, Banten. Kain tenun khas Suku Baduy merupakan kerajinan tangan tradisional dari Desa Kanekes, Lebak, sebuah desa terpencil yang merupakan daerah asal mereka. Kain ini dapat digunakan sebagai pakaian adat, ikat kepala, taplak meja, dekorasi rumah, maupun busana modern pada umumnya. Kain ini ditenun oleh kaum perempuan sebagai salah satu mata pencaharian mereka. Proses pembuatan kain ini dapat berlangsung dari berminggu-minggu hingga berbulan-bulan, sehingga harganya pun juga berbeda-beda yang dijual di sepanjang toko-toko desa mereka untuk para wisatawan yang berkunjung. Saya sendiri sempat menyaksikan betapa rumitya proses pembuatan kain ini, dimulai dari...

avatar
OSKM18_19918127_NADHIF
Gambar Entri
Kuliner Khas Tangerang, Laksa #OSKMITB2018
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

KULINER KHAS TANGERANG, LAKSA #OSKMITB2018   Berbagai daerah di Indonesia memiliki cita rasa masakan nya masing-masing. Banyak daerah memiliki bentuk dan tipe masakan yang sama seperti contoh nya soto, mie, nasi goreng, sate dan bubur ayam. Ke empat makanan ini adalah contoh yang menggambarkan bahwa banyak daerah memiliki ciri khas nya masing masing dalam mengolah tipe makanan yang sama, tak terkecuali Tangerang. Tangerang yang mulai terjamah dalam zona pembangunan urban swasta, sudah dianggap kehilangan cita rasa kuliner nya dikarnakan banyak nya budaya yang berdatangan secara masif. Namun, Tangerang sejati nya tidak pernah kehilangan cita rasa nya sedikit pun hanya saja masyarakat sudah mulai beralih pada kuliner kuliner baru yang berdatangan dari luar daerah.   Ciri khas kuliner Tangerang sendiri banyak terpengaruh oleh budaya tiongkok. Pedagang-pedagang Negri Cina pada awal nya berdatangan untuk berdagang di Banten. Namun, seiring berjalan nya waktu mer...

avatar
OSKM_SBM_Ahmad Muzhaffar
Gambar Entri
Cara Asyik Orangtua Banten dan Bayinya Bermain
Ritual Ritual
Banten

      Banyak tradisi/ritual unik yang dilakukan orangtu-orangtua di Indonesia untuk berinteraksi dengan bayi mereka. Baik bertujuan untuk menidurkan, menenangkan, maupun bermain. Salah satunya tradisi di Provinsi Banten, dimana beberapa orang tua bermain dengan anaknya dengan cara menyanyikan syair berbahasa Sunda sesuai dengan masa perkembangan mereka. Syair pertama yaitu: "Neleng nengkung, neleng nengkung  Geura gede, geura jangkung  Geura bisa lumpat ka Bandung  Geura bisa maraban Indung" (Neleng nengkung, neleng nengkung  Cepat besar, cepat tinggi  Cepat bisa berlari ke Bandung  Cepat bisa berbakti ke Ibu)       Dinyanyikan orang tua kepada bayi mereka yang berusia tiga bulan. Ketika si bayi sudah mampu berguling ke pinggir (Dalam bahasa Sunda adalah Nyangigir) dan ketika dinyanyikan, orang tua menggunakan kain dan sapu padi yang dipukul-pukul ringan ke bayi. Syair kedua yaitu...

avatar
OSKM18_16718039_Yosef Juliyus Kevin Yosef Juliyus Kevin
Gambar Entri
Masjid Pintu 1000 Tangerang
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Banten

Masjid Pintu 1000 Tangerang Nah, kali ini saya akan mengorek tentang Bangunan Bersejarah di Tangerang. Dulu, banten merupakan pusat penyebaran agama Isalm di ujung barat Pulau Jawa. Maka tak heran, banyak bangunan bersejarah yang bisa dijadikan tempat wisata yang bernuansa Religi. Salah satunya adalah Masjid Pintu Seribu , nama asli masjid ini adalah Masjid Nurul Yaqin . Lokasi Masjid ini terletak di Kampung Bayur, Priuk Jaya, Jatiuwung, Kabupaten Tangerang, Banten. Masjid ini dinamakan “Masjid Pintu Seribu” karena Pintunya BANYAAK banget, bahkan jika kita ingin masuk ke dalam masjid tersebut, kita harus didampingi oleh guide agar tidak tersesat. Dalam sejarahnya, masjid ini didirikan pada tahun 1978 oleh seorang warga keturunan Arab yang biasa dipanggil Al-Faqir, Beliau membangun masjid tersebut secara spontan dan dibiayai oleh beliau sendiri. Dia adalah seorang santri dari Syekh Hami Abas Rawa Bokor yang memulai mendirikan bangunan tersebut dengan membuat...

avatar
Oskm_16818150_miftahuljanah
Gambar Entri
Daerah Penyebaran Qasidah
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Banten

Daerah Penyebaran Qasidah               Qasidah berasal dari kata "qasidah" (bahasa Arab) yang artinya "lagu" atau "nyanyian". Arti qasidah yang lainnya yaitu menunjuk kepada lagu dengan syair-syair yang bertemakan agama islam atau da'wah islam. Qasidah juga menunjukkan grup kesenian musik dengan alat musik yang paling pokoknnya adalah rebana, kecrek, dan lain-lain. Di dalam satu grup kesenian qasidah itu sendiri terdiri atas lima orang atau bahkan lebih yang memainkan rebana dengan berbagai ukuran. Seni qasidah lahir bersamaan dengan kelahiran Islam. Qasidah ditampilkan untuk pertama kalinya oleh kaum Anshar yaitu penolong Nabi Muhammad SAW. beserta sahabat-sahabatnya dari kaum Muhajirin dalam perjalanan hijrah dari tanah kelahirannya, Makkah ke Madinah.              Qasidah sebagai salah satu bentuk kesenian musik dapat bertahan sejak mulai...

avatar
OSKM18_19718026_ReythaAmalia