Ini merupakan makanan khas madiun. Krupuk yang berbahan dasar tepung beras ini sangat renyah jika tepat cara membuat dan menggorengnya. Berikut ini adalah bahan-bahan untuk membuat Krupuk Puli dan cara membuatnya : Bahan-bahan kripik puli rasa bawang 1kg tepung beras 2/3 bungkus kecil ketok/ chenthitet / puli Garam secukupnya satu bongkok bawang putih air Daun pisang Cara membuat kripik puli rasa bawang Letakan tepung dalam wadah Haluskan bawang putih dan ketok / puli / chenthitet Masukan bahan yang telah di haluskan kedalam tepung Beri air secukupnya Beri garam jika menurut anda kurang asin. karena pulinya sudah ada rasa asinnya. Uleni hingga menjadi adonan Suir daun pisang ukuran 15 cm Ambil 1 sdt adonan dan pipihkan di atas daun pisang dengan bentuk bulat atau persegi panjang. Pipihan jangan terlalu besar, buat berjajar sampai daun penuh. Kukus adonan yang telah di...
Madumongso adalah camilan khas yang dibuat dari ketan hitam. camilan dengan rasa yang manis ini hampir tidak pernah tertinggal untuk suguhan dalam sebuah hajatan masyarakat Kota Madiun. Camilan yang dibungkus dengan bentuk lonjong ataupun bulat dengan kertas warna-warni ini sangat banyak di minati oleh banyak kalangan dari yang anak-anak sampai orang tua. Harganya juga sangat terjangkau. Kita dapat menjumpai camilan khas ini di pasar-pasar tradisional ataupun dipusat oleh-oleh Kota Madiun. Jika kita ingin membuat camilan ini sendiri, cara membuatnya juga tidak terlalu rumit. Berikut ini saya beri tips untuk membuat Madumongso : Bahan : 300 gram tape ketan hitam 100 gram gula pasir 300 ml santan kental garam secukupnya kertas minyak untuk membungkus Cara Membuat: Masak gula, santan, tape, dan garam hingga kental dan kalis. Angkat dan dinginkan. Ambil satu sendok makan adonan kemudian bungkus dengan kertas miny...
Candi Boyolangu merupakan kompleks percandian yang terdiri dari tiga bangunan perwara. Masing-masing bangunan menghadap ke barat. Candi ini ditemukan kembali oleh masyarakat pada tahun 1914 dalam timbunan tanah. Bangunan pertama disebut dengan bangunan induk perwara, karena bangunan ini berukuran lebih besar dibanding dengan bangunan kedua dan bangunan lainnya. Letak bangunan ini di tengah bangunan lainnya. Candi Boyolangu berada di tengah pemukiman penduduk di wilayah Dusun Dadapan, Desa Boyolangu, kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulunaggung, Wilayah Provinsi Jawa Timur. Bangunan induk perwara terdiri dari dua teras berundak yang hanya tinggal bagian kakinya. Bentuk bangunan berdenah bujur sangkar dengan panjang dan lebar 11,40 m dengan sisa ketinggian kurang lebih 2,30 m (dengan mengambil sisi selatan). Di dalam bangunan ini terdapat sebuah sempalan arca w...
Upacara Adat Temanten Kucing adalah tradisi masyarakat Desa pelem Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung. Upacara ini merupakan tradisi di msuim kemarau jika desa dilanda kekeringa. Dengan ritual ini masyarakat berharap Tuhan menurunkan hujan. Ritual Temanten Kucing ini tak bbisa dilepaskan dari upaya warga untuk memohon turunnya hujan ketika musim kemarau panjang di Desa Pelem. Sayangnya perhelatan ritual Temanten Kucing kini tak sesakral ritual serupa yang dilangsungkan pada jaman dahulu. Sekarang ritual ini cenderung makin instant. Tradisi Temanten Kucing sudah semakin punah. Mitos-mitosnya pun jarang diperhatikan masyarakat. Temanten Kucing adalah salah satu upacara yang ada di Kab.Tulungagung yang dilestarikan sebagai cagar budaya dan juga sebagai upaya warga Desa Pelem untuk memohon turunnya hujan saat musim kemarau panjang. Menurut Murkidi (56 thn,Dsn.Bangak,Ds.Pelem) Dahulu, pada saat di Desa Pelem...
Grebeg Pancasila adalah suatu upacara hari lahirnya Pancasila pada tanggal 1 Juni yang didesain sebagai peristiwa budaya. Upacara ini berbeda dengan upacara lainnya. Ritus upacara ini berisi 3 (tiga) mata acara pokok yaitu: Upacara Budaya Kirap Gunungan Limo Kenduri Upacara ini selalu diadakan sekali dalam setahun di kabupaten Blitar. Hal ini ditujukan untuk mengenang proses pembuatan Pancasila yang menjadi landasan hukum Indonesia. Upacara ini juga diikuti oleh semua masyarakat Blitar dan sering dihadiri oleh pejabat-pejabat Indonesia.
Banyuwangi memiliki budaya yang sangat beragam . salah satu hal yang menarik dari banyuwangi adalah makanan tradisional. salah satunya Jangan klentang, Jangan (Sayur) Kelenthang adalah sayur dengan bahan utama buah dari pohon kelor, bagi kebanyakan orang makanan ini sedikit aneh.. karna tidak lazimnya bahan bakunya. namun, di Bayuwangi Jawa Timur ini menjadi hal yang sangat lumrah.. suku osing salah satunya, yang sanagt suka memasak masakan satu ini. Berikut resep sederhananya klenthang 10 buah Bawang Merah 8 buah Bawang Putih1 buah Cabai (Cabe) Rawit Merah 5 buah Lengkuas (Laos) 2 iris Garam secukupnya Gula Kastor secukupnya Belimbing Wuluh 6 buah Cara Membuat Langkah 1 bersihkan kulit luar kelenthang, potong-potong dan cuci bersih Langkah 2 haluskan semua bumbu, bawang merah, bawang putih, cabe rawit, gula, garam, dan laos Langkah 3 did...
Seblang Dari berbagai macam adat dan seni-budaya yang ada di Banyuwangi, yang hingga saat ini nyaris utuh bila dibandingkan dengan yang lain, adalah ritual adat Seblang . Ritual adat ini diselenggarakan di dua tempat, yaitu di Kelurahan Bakungan dan di Desa Olehsari, yang keduanya berada di wilayah Kecamatan Glagah. Seblang Bakungan menampilkan sosok penari tua-renta yang sudah menopouse sebagai tokoh sentralnya. Sedangkan Seblang Olehsari menampilkan sosok penari yang masih muda belia sebagai tokoh sentralnya. Ritual ini pada mulanya adalah merupakan bentuk ritual pemujaan yang berasal dari agama Hindu atau kepercayaan Syiwaistis yang dianut oleh masyarakat kala itu, dengan menampilkan seorang penari yang menari-nari dalam keadaan kesurupan ( trance ), yang dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan pada Sang Hyang Widari . Dalam agama Hindu memang dikenal adanya...
Patrol merupakan musik etnik khas Banyuwangi yang seluruh instrumennya terbuat dari Bambu dengan bentuk : kitir, gong, kempul, angklung renteng, keethuk, kendang dan sruling. Komposisi ini merupakan merupakan aktifitas budaya masyarakat asli Banyuwangi, Using, yang ditampilkan pada malam bulan Romadhan baik untuk ronda siskampling maupun untuk membangunkan orang sahur. Syair-syair yang dinyanyikan mengambil dari kitab berjanji dan lagu-lagu daerah Banyuwangi dengan teknis tabuh sistim timpalan. Pada saat festifal, biasanya diikuti grup-grup patrol dari desa dan kelurahan se kabupaten Banyuwangi dengan jumlah personal 1 grup minimal 15 orang.
Damarwulan adalah salah satu konsep kesenian drama tari tradisional isoterik daerah Banyuwangi. Prinsipnya Damarwulan itu adalah suatu bentuk kesenian tari yang di-drama-kan atau boleh dikatakan sebuah drama yang di-tari-kan. Secara visual mirip dengan Drama Gong di Bali, dimana para tokoh dituntut untuk dapat menari didalam membawa penokohannya. Suatu ujud nyata dari dialog budaya terjadi disini. Banyuwangi memang tidak jauh dari Bali, interaksi antara keduanya adalah sangat wajar. Damarwulan merupakan dampak interaksi tersebut, akulturasi budaya. Sebutan DAMARWULAN itu berasal dari nama seorang pemuda yang 'gagah berani' pada jaman kerajaan Blambangan. Karena terlampau sering membawakan lakon yang mengisahkan tentang Damarwulan (dan masyarakat menyukainya), maka disebutnya nama kesenian itu dengan Damarwulan. Orang luar daerah menyebutnya sebagai "Janger". Cukup kontradiktif, masyarakat yang mendewakan Minakjinggo sebagai seorang Pahlawan Blambangan dan dimithoskan...