Sukong adalah salah satu alat musik tradisional khas betawi. Alat musik ini biasanya terdapat di kesenian gambang kromong. Sukong juga merupakan alat musik tradisional yang berembrio dari tradisi tionghoa. Jika dilihat dari bentuk dan cara memainkanya, alat musik sukong ini menyerupai alat musik rebab yang berasal dari arab. Hanya saja dari segi ukuran sukong lebing kecildan hanya memiliki 2 dawai. Alat musik sukong dimainkan dengan cara digesek. Bagian badan dari sukongini terbuat dari batok kelapa. Sedangkan pada busurnya terbuat dari batang pohon yang elastis dan rambut yang biasa digunakan dalam busur menggunakan rambut dari ekor kuda jantan berwarna putih keemasan. Alat musik tradisional sukong umumnya digunakan untuk mengiringi kesenian Betawi seperti ondel- ondel dan juga pementasan lenong. Sebagai alat musik yang fungsinya sebagai melodi, sukong dapat menghasilkan irama lagu lagu betawi seperti kicir – kicir dan jalai – jali. Sukong ini merupaka...
Permainan coko sudah berkembang di DKI Jakarta sejak zaman penjajahan Belanda dan Jepang. Permainan yang secara harafiah diartikan sebagai “perebutan” ini dahulu sering diselenggarakan oleh orang Belanda untuk memeriahkan pesta-pesta yang mereka adakan. Pesertanya adalah kaum pribumi yang menjadi buruh pekerja di perkebunan-perkebunan milik orang-orang Belanda tersebut. Hadiahnya berupa makanan (keju, gula, susu, roti) dan pakaian yang digantungkan di puncak batang pinang yang telah dilumuri minyak. (id.wikipedia.org) Setelah Bangsa Indonesia merdeka permainan ceko berganti namanya menjadi lomba panjat pinang. Penyelenggaraannya pun dilakukan bertepatan pada hari kemerdekaan tanggal 17 Agustus setiap tahunnya. Sedangkan tujuannya, selain untuk memeriahkan hari kemerdekaan, juga sebagai sarana hiburan pelepas rutinitas keseharian. Pemain Permainan panjat batang pinang dapat dikategorikan sebagai permainan remaja dan dewasa yang umumnya...
Dalam khazanah cerita rakyat Betawi terdapat sebuah cerita yang terkenal yaitu “Nyai Dasima”. Ketenaran cerita ini dapat dibuktikan dengan kemunculan dalam berbagai bentuk : prosa (novel, bacaan anak – anak), puisi (syair, pantun), drama (Komedie Stamboel, Miss Riboet), film dan sinetron. Cerita ini semakin bertambah popular karena adanya lintas budaya. Cerita ini tidak saja terdapat dalam budaya Betawi dengan ditampilkan dalam pertunjukan lenong, misalnya, tetapi juga dalam budaya Sunda (Gending Karasmen), dan budaya Jawa (Rombongan Sandiwara Lokaria). Pada tahun 1896 G. Francis menerbitkan novel yang diberi judul Tjerita Njai Dasima . Henry Chambert – Loir dalam “Malay Literature in the 19th Century” menyebutkan bahwa di Leningraad terdapat cerita “Nyai Dasima” dalam koleksi Akhmad Beramka tentang syair nomor 68. Tidak disebutkan tahun penciptaan manuskrip ini, namun Akhmad Beramka aktif menulis antara tahun 1906 sampa...
Si Pitung adalah salah satu pendekar Betawi berasal dari kampung Rawabelong Jakarta Barat. Selain itu Si Pitung menggambarkan sosok pendekar yang suka membela kebenaran dalam menghadapi ketidakadilan yang ditimbulkan oleh penguasa Hindia Belanda pada masa itu. Kisah pendekar Si Pitung ini diyakini nyata keberadaannya oleh para tokoh masyarakat Betawi terutama di daerah Kampung Marunda di mana terdapat Rumah dan Masjid lama yang dibangun oleh si Pitung, di Jakarta Utara. Si Pitung lahir di daerah Pengumben, di sebuah kampung di Rawabelong yang pada saat ini berada di sekitar lokasi Stasiun Kereta Api Palmerah. Ayahnya bernama Bang Piung dan ibunya bernama Mpok Pinah. Pitung menerima pendidikan di pesantren yang dipimpin oleh Haji Naipin, seorang pedagang kambing. Si Pitung merupakan nama panggilan asal kata dari bahasa Sunda pitulung (minta tolong atau penolong). Kemudian, nama panggilan ini menjadi Pitung. Nama asli si Pitung sendiri adalah Salihun (Salih...
Perkenalkan saya Syifa dari SBM ITB 2021 dan saya berasal dari DKI Jakarta. Saya akan menjelaskan salah satu seni tarian asal betawi yaitu Tari Yapong. Pada tahun 2015, saya berkesempatan mempertunjukkan tarian Yapong ini ke masyarakat Mexico dan disambut baik oleh mereka. Dari situ saya baru tahu kalau ada tarian namanya Yapong yang berbeda dengan Jaipong yang sering saya dengar. Sama seperti tarian khas lain, Tari Yapong diiringi dengan musik yang dimainkan langsung berbarengan dengan penampilan tari. Pastinya dengan alat musik betawi sebagai berikut, Rebana Biang, Rebana Hadroh, dan Rebana Ketimpring. Ciri khasnya, Tari Yapong diberikan sentuhan nyanyian "ya-ya-ya" dan "pong-pong-pong" yang akhirnya diberi nama Yapong. Tari Yapong dapat disebut tari yang menggembirakan karena didapat dari musiknya yang ramai, penari yang berekspresi ceria, serta kostum yang berwarna mencolok. Warna merah menyala dengan corak biru dan kuning, ditambah tutup kepala yang ramai, sudah mengesa...
Banyak dari kita yang tidak asing dengan permainan Betawi yang satu ini. Banyak dari kita yang memainkan permainan ini saat masih kecil bersama teman-teman kita. Sampai sekarang pun, masih banyak kita lihat anak-anak memainkan permainan ini. Permainan satu ini adalah permainan simpel yang bisa dimainkan di lapangan luas tanpa alat peraga atau pembantu dan dimainkan sebanyak 10 orang umumnya, namun jumlah pemain sebenarnya boleh diganti dengan jumlah minimal 4 orang. Tapi tentu saja akan lebih menyenangkan bila dimainkan lebih banyak orang. Nama "Ular Naga" sendiri dikarenakan barisan pemain yang panjang bagaikan ular atau naga. Walaupun sudah ada sejak lama, namun masih belum diketahui secara jelas asal usul dari permainan tradisional ini. Namun ada mitos dari permain ular naga ini. Cara bermainnya pun sangat mudah, berikut adalah cara bermainnya : 1. Dua orang anak yang dipilih sebagai induk (biasanya yang paling tinggi) menentukan nama s...
Budaya kerokan sudah ada sejak zaman kerajaan dahulu. Kerokan berasal dari kata bahasa Jawa yaitu kerok yang berarti garuk. Bahkan,raja-raja dan petinggi kerajaan Nusantara banyak yang melakukan terapi ini untuk kesehatan. Kerokan adalah sebuah terapi pengobatan alternatif untuk mengatasi gejala masuk angin dengan metode menggaruk sambil menekan bagian permukaan kulit menggunakan minyak dan benda tumpul seperti uang logam sebagai alat pengerok, yang selanjutnya menyebabkan guratan merah pada kulit. Semakin merah dan gelap tanda guratannya menandakan "angin" yang terdapat didalam tubuh sudah keluar. Pengobatan tradisional ini kebanyakan menggunakan semacam benda tumpul seperti koin, batu giok, gundu, potongan jahe, potongan bawang, atau benda tumpul lainnya yang digunakan untuk menggosok bagian punggung. Selain benda tumpul tadi, pengobatan kerokan ini juga menggunakan cairan licin seperti minyak telon, minyak kelapa, atau lotion. Cairan licin ini digunakan agar tidak terjadi iritas...
Nasi ulam merupakan makanan khas Betawi yang mendapat pengaruh dari budaya kuliner Cina. Nasi ulam biasanya memakai nasi pera yang disiram dengan semur kentang/ semur tahu/ semur telur. Nasi ulam juga ditambah dengan cumi asin goreng, bihun goreng, telur dadar iris, dan perkedel kentang. Nasi ulam bertambah nikmat dengan tambahan daun kemangi, sambal, bawang goreng, dan taburan kacang tanah tumbuk., nasi ini sudah lama sekali di abaikan oleh masyarakat dikarenakan budaya jakarta yang sudah kekiniian,padahal nasi ini memiliki cita rasa yang enak. Nasi ulam Betawi terdapat dua jenis, nasi ulam berkuah yang berasal dari Jakarta Utara dan Pusat, serta nasi ulam kering yang ditemukan di Jakarta Selatan. · Bahan Utama Nasi Ulam · 800 gram beras · 1 liter air · &nb...
Gambar 1. Ornamen Gigi Balang pada lisplang rumah adat Betawi Sumber: jakarta-tourism.go.id Kota Jakarta dipenuhi dengan beragam seni dan kebudayaan Betawi yang sarat akan makna dan filosofi. Hal ini tentunya juga tidak terlepas dari peran para pendatang di Jakarta yang turut mempengaruhi kekayaan seni dan budaya Betawi, baik dalam bidang musik, pertunjukan, makanan dan minuman, maupun arsitektur, yakni rumah adat Betawi. Pada rumah adat Betawi, kita akan menjumpai beragam ornamen, dengan berbagai warna maupun bentuk. Salah satu ornamen yang sering dijumpai pada rumah adat Betawi adalah Gigi Balang. Ornamen yang menghiasi lisplang pada rumah-rumah Betawi ini terbuat dari kayu yang dipotong membentuk lubang bulat dan ujung yang runcing pada salah satu sisinya. Tidak hanya sebagai hiasan belaka, gigi balang memiliki makna yang mendalam. Ornamen berbentuk segitiga berjajar yang menyerupai gigi belalang yang melambangkan sikap hidup belalang, yakni selalu jujur, ra...