monedas para FC 26 Visité Buyfc26coins.com. La mejor experiencia de compra de monedas ever..m71u
297 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Roti Jok
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Roti jok, jok dalam bahasa indonesia berarti diguyur. Merupakan kegemaran sultan HB VII. Hidangan ini mirip dengan apem. Terbuat dari campuran tepung beras dan tepung terigu yang ditambah dengan gula, margarine,,telur, dan santan dan dimasak dengan cetakan apem. Dihidangkan bersama dengan semur lidah atau semur ayam, yang diguyurkan (dijok) di atas rotinya.       Sumber: https://cerryku.blogspot.co.id/2016/05/keunikan-kudapan-kegemaran-para-raja.html

avatar
Oase
Gambar Entri
Songgo Buwono
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Songgo buwono,merupakan makanan yang dulu sering dibagikan oleh pihak keraton pada masa pemerintahan sultan HB VII di bulan puasa untuk meningkatkan gizi rakyatnya. Ide pembuatannya datang langsung dari Sultan HB VII, dan merupakan modifikasi dari roti burger.Songgobuwono berbentuk roti soes yang diisi dengan daging giling, telur, sayur, tomat dan diberi saos mayones..lezat sekali. Oh ya, songgo.buwono memiliki makna filosofis, songgo artinya menyangga, buwono dunia, jadi songgo buwono merupakan makanan yang menggambarkan dunia dan seisinya.   RM/Toko yang Menyediakan :     Bale Raos Kraton Rumah Makan Alamat: Jalan Magangan Kulon No.1, Panembahan, Kraton, Panembahan, Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55131 Telepon: (0274) 415550     https://cerryku.blogspot.co.id/2016/05/keunikan-kudapan-kegemaran-para-raja.html

avatar
Oase
Gambar Entri
Bendul
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Bendul, merupakan kegemaran sultan HB VIII, terbuat dari singkong kukus yang dihaluskan dan dicampur dengan kelapa parut dan gula yang dibentuk bulat gepeng kemudian dipanggang. Untuk penyajian, bendul tadi ditusuk dengan stick es krim. Rasanya hampir mirip dengan gethuk, cuma lebih lembut teksturnya.Mungkin dinamai bendul karena bentuknya bulat gepeng, seperti tonjolan pada kulit muka kita kalau terantuk benda keras sehingga meninggalkan bekas berbentuk bulat gepeng yang orang jawa biasa sebut mbendul.           Sumber: https://cerryku.blogspot.co.id/2016/05/keunikan-kudapan-kegemaran-para-raja.html

avatar
Oase
Gambar Entri
TARI BEKSAN LAWUNG AGENG, TARIAN TRADISIONAL KERATON YOGYAKARTA
Tarian Tarian
Daerah Istimewa Yogyakarta

Tari Beksan Lawung Ageng atau yang kerap disebut juga Tari Beksan Lawung merupakan tarian tradisional yang berasal dari Keraton Yogyakarta. Tarian ini pada umumnya akan dibawakan oleh 16 orang penari yang keseluruhannya adalah laki-laki dan terdiri dari 2 orang botoh, 4 orang jajar, 4 orang pengampil, 4 orang lurah, dan 2 orang salaotho. Menurut sejarahnya, salah satu tarian beksan ini diciptakan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I atau Pangeran Mangukubumi di tahun 1755-1792. Beksan ini diilhami dalam keadaan di mana ada kegiatan para prajurit sebagai abdi dalam raja selalu mengadakan latihan watangan. Latihan watangan ini sendiri merupakan latihan ketangkasan berkuda dengan membawa sebuah watang atau lawung, yakni sebuah tongkat panjang yang ukurannya sekitar 3 meter dengan ujungnya yang tumpul, serta silang menyodok untuk menjatuhkan lawan. Tari Beksan Lawung Ageng ini adalah bentuk usaha dari sang Sultan dalam mengalihkan pehatian penjajah Belanda terhadap kegiatan para prajur...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Kesenian Peksimoi
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Daerah Istimewa Yogyakarta

Peksimoi adalah kesenian dalam bentuk slawatan yang dipentaskan oleh para penari yang juga merangkap sebagai vokalis. Kata peksimoi sendiri diambil dari kata peksi yaitu burung dan moi yaitu baik, berarti peksiomi artinya adalah mempunyai cita-cita yang tinggi, yang mendambakan kebaikan atau keluhuran. Sama seperti slawatan pada umumnya, Peksimoi ini sendiri mengisahkan riwayat nabi Muhammad S.A.W. Syair yang ada di dalamnya terdiri dari 2 macam yaitu yang berbahasa Arab dan berbahasa indonesia. Pada syair berbahasa Arab ini diambilkan dari buku Tlodo Barzanji dan berisikan dakwah dalam pendidikan Islam. Pada syair berbahasa Indonesia ini berisikan ucapan selamat datang, terima kasih dan lain-lainnya. Fungsi dari pertunjukan Peksimoi ini adalah sebagai sarana hiburan atau tontonan bagi masyarakat. Jumlah para penari pada kesenian ini bebas, yaitu tergantung dari banyaknya anggota dan juga luasnya arena. Jenis kesenian ini yaitu tidak memakai naskah, namun menggunakan ped...

avatar
Novan
Gambar Entri
Kesenian Emprak
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Daerah Istimewa Yogyakarta

Emprak merupakan sendra tari yang diiringi dengan musik slawatan yang bercerita tentang kisah kelahiran Nabi Muhammad S.A.W. Emprak dapat dibilang merupakan suatu peragaan dari isi cerita yang terdapat di dalam Kitab Barzanji. Fungsi kesenian ini hanyalah sebuah hiburan atau tontonan biasa. esenian ini terlahir pada sekitar tahun 1927 di desa Pleret atau Mejing, Gamping, Sleman. Pencipta dari Emprak ini adalah Kyai Derpo, beliau merupakan putra dan seorang abdi dalem dari kraton yang bernama Dipowedono. Jumlah pemain dalam kesenian ini berkisar antara 30 orang yang terdiri dari 20 orang sebagai penari dan 10 orang sebagai pemain alat musik atau pengiring. Awal mulanya para penari Emprak terdiri dari seorang pria semua, tetapi ditahun 1950 mulai ada penari seorang wanita. Para penari ini berusia antara 15 tahun sampai 35 tahun. Kostum yang dipakai para pemain Emprak bersifat realistis dan juga berorientasi ke Arab. Kostum para pemain yaitu terdiri dari serban, kupluk atau pec...

avatar
Novan
Gambar Entri
Tari Lengger Tapeng
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Daerah Istimewa Yogyakarta

Tari Lengger Tapeng merupakan seni pertunjukan yang berasal dari Desa Nglinggo, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta. Tarian ini menggunakan topeng dan melibatkan beberapa penari dengan berbagai macam karakter. Seperti bidadari, hanoman, raksasa, hingga beberapa makhluk lainnya. "Lengger, artinya tari dan Tapeng itu Tayub Topeng, makai topeng. Karena para penarinya memakai topeng ketika menari," ujar Teguh Kumoro, Kepala Desa Nglinggo, akhir pekan lalu. Tarian ini termasuk langka dan jarang ditemui karena berasal dari desa setempat, Nglinggo. Bukan hanya sekedar warisan budaya, tarian ini juga memiliki beberapa makna. Jer basuki mawa bea, yang artinya membutuhkan sebuah modal untuk mencapai sebuah kesuksesan dalam pepatah Jawa. Lengger Tapeng, juga menjadi salah satu bentuk ungkapan penebus nazar bagi masyarakat di Desa Nglinggo. "Kalau warga sini punya doa, atau nazar, biasanya Lengger Tapeng ini jadi nazarnya. Digelar semalaman, mulai dari jam 8 malam. Selesainya bisa p...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Limun Sarsaparilla
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Saparilla atau minuman limun sarsaparilla adalah minuman yang dihasilkan dari tanaman Sarsaparilla yang dalam bahasa Latinnya dinamakan Smilax Aristolochiaetolia. Konon minuman ini merupakan minuman para raja-raja pada masanya, hal ini pun bisa ditanyakan langsung pada masyarakat Yogyakarta, khususnya di daerah Sleman. Minuman ini merupakan minuman soda asli Indonesia sekaligus minuman soda pertama yang dimiliki oleh Indonesia dan cukup populer pada tahun 1960an. Bisa dikatakan bahwa minuman ini merupakan sebuah simbol kemajuan ketika menjamu tamu-tamu. Selain itu minuman ini pada masa jayanya menjadi minuman khusus untuk orang yang memiliki hajat tertetu seperti pernikahan maupun sunatan. Minuman yang memiliki warna ungu kehitaman ini memilki rasa semriwing yang berasal dari karbonasi disertai rasa manis yang khas. Efek soda ini dapat menimbulkan sendawa yang dipercaya dapat menyembuhkan masuk angin. Banyak orang yang menyukai minuman ini tak hanya karena rasa...

avatar
Oase
Gambar Entri
Tongseng Codot
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Tongseng codot merupakan makanan khas yang berasal dari Bantul, Jogjakarta. Codot atau kelelawar adalah bahan utama pembuatan masakan ini, codot yang siap diolah menjadi tongseng terlebih dahulu di bersihkan dari bulu yang menempel pada tubuh codot setelah itu codot dibumbui dengan bumbu dan rempah-rempah khusus. Makanan ini pertama kali muncul dari ide pemberantasan hama codot yang sering merusak tanaman para petani. Saat dimasak tongseng, daging codot atau kelelawar ini telah di rebus terlebih dahulu sehingga dagingnya tidak alot. Rasa daging codot yang sudah gurih berpadu pas dengan beragam bumbu rempah tongseng yang terdiri dari bawang putih, merica, ketumbar, dan bawang merah serta sedikit kecap. Menu satu ini cocok dikonsumsi dengan nasi hangat dan lalapan kubis, timun, dan tomat. Gurih dan renyah akan Anda rasakan saat mencicipi kuliner satu ini.   RM/Toko yang Menyediakan :   Tongseng Emprit Diner Address: Jl. Imogiri Timur, Trimulyo, J...

avatar
Andri77