Anak
119 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Ular N'daung
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Pada zaman dahulu kala, di kaki sebuah gunung di daerah Bengkulu hidup seorang janda tua bersama dengan tiga orang anaknya. Mereka hidup sangat kekurangan di sebuah gubug tua berdinding anyaman bambu dan beratap daun rumbia. Untuk dapat menyambung hidup sang janda beserta anak-anaknya menjual buah-buahan hasil kebun mereka yang tidak seberapa luas. Suatu hari sang janda tua itu sakit keras. Ia lalu dibawa berobat ke orang pintar yang ada di desanya. Kata sang orang pintar, dia harus diberi ramuan khusus berupa daun-daunan hutan yang dimasak secara gaib dari bara yang ada di puncak gunung. Apabila hal itu tidak segera dilakukan, maka penyakitnya semakin bertambah parah dan akan berujung pada kematian. Alangkah sedihnya anak-anak sang janda mendengar berita tersebut. Mereka menjadi sedih karena konon bara yang ada di puncak gunung itu dijaga oleh seekor ular gaib bernama n’Daung. Ular itu dipercaya oleh penduduk sekitar akan memangsa siapa saja yang mencoba mendekati bara....

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Raja Api dan Putri Sulita
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Pada Zaman dahulu kala, di suatu negeri tersebutlah seorang raja bernama Api. Raja api ini tinggal di istana yang sangat indah. Hidupnya sangat senang karena negerinya aman, makmur, dan sentosa. Di setiap halaman istananya terdapat pengawal bersenjata lengkap. Tetapi, anehnya, di istana itu tidak tampak seorang wanita pun. Semuanya laki-laki, kecuali permaisuri yang sedang hamil tua dan para dayang. Hewan yang amat disenangi oleh raja adalah seekor burung gagak buta. Raja menyenanginya karena burung gagak itu sangat setia, jujur, dan pandai berbicara. Pada suatu hari, berkatalah Raja Api kepada permaisurinya yang bernama Putri Hijau, "Permaisuriku tercinta, aku akan berangkat ke luar kota melaksanakan kunjungan kerja. Jika engkau sudi, ada tiga hal yang aku minta kepadamu." "Apakah tiga hal yang hendak engaku minta kepadaku, wahai Kanda? Katakanlah terus terang, mungkin aku bisa membantu," sahut sang permaisuri. "Baiklah. Dengarkan baik-baik! Pertama, jagalah dir...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Bunda Sejati
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Menceritakan tentang seekor anak kucing pemalas dan ibunya. Alkisah zaman dahulu, di sebuah hutan lebat, hidup seekor induk kucing dengan anaknya. Si induk kucing sangat menyayangi anaknya, karenanya ia selalu memanjakan anaknya. Setiap hari ia selalu mencari makan untuk anaknya, bahkan ketika anaknya sudah mulai besar. Akibatnya, si anak kucing tumbuh menjadi seekor kucing pemalas.   Suatu hari si induk kucing jatuh sakit. Ia kelelahan karena selalu bekerja keras untuk mencari makan keluarganya. Si induk kucing lalu memanggil anaknya. Induk kucing memberi tahu bahwa ia tengah sakit. Ia kemudian menasehati anaknya agar belajar mencari makan sendiri.   “Anakku, Engkau telah beranjak dewasa. Belajarlah mencari makan sendiri agar mampu hidup mandiri. Ibu saat ini sedang sakit keras nak. Ibu tidak sanggup lagi mencarikan makan untukmu.” kata induk kucing.   Anak Kucing Pergi Meninggalkan Ibunya Si anak kucing yang telah terbiasa hid...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Si Raja Tidur
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Raja Jancur namanya. Ia raja adil dan bijaksana yang berkuasa di tanah Rejang. Rakyat Rejang menghormati dan mencintainya. Mereka hidup berkecukupan di bawah kepemimpinan Raja Jungur. Raja Jungur dikaruniai seorang putri yang amat jelita parasnya. Putri Serindu namanya. Berita kecantikan Putri Serindu tersebar luas hingga ke negeri-negeri jauh. Para pangeran dan bangsawan merindukan dapat memperistri Putri Serindu. Lamaran mereka tertuju ke tanah Rejang. Namun, semua pinangan itu ditolak Putri Serindu. Penolakan itu sangat mengherankan Raja Jungur dan permaisuri. Padahal, mereka sangat menginginkan Putri Serindu segera menikah dan memberikan cucu kepada mereka. Raja Jungur dan permaisuri berharap cucu lelaki. Kelak, anak lelaki Putri Serindu itu akan mewariSi takhta Raja Jungur. Permaisuri berusaha mengetahui penyebab Putri Serindu selalu menolak datangnya lamaran padanya. Jawaban Putri Serindu mengejutkan permaisuri, “Ibunda, hamba hanya bersedia menikah dengan Ra...

avatar
Roro
Gambar Entri
Mematah Danau, Tradisi Unik Danau Gedang
Ritual Ritual
Bengkulu

Danau Gedang terletak di Desa Padang Betuah, Bengkulu Tengah, Bengkulu. Dari Ibu Kota Provinsi Bengkulu, jaraknya hanya 25 kilometer. Bisa diakses dengan kendaraan roda dua maupun empat. Danau seluas 10 hektare ini memiliki keunikan alam beserta tradisi nelayan yang terus dipertahankan. Mematah danau adalah salah satu tradisi yang biasa dilakukan warga untuk menangkap ikan, udang, dan kepiting. Tradisi yang dilakukan bukan berdasarkan bulan atau periodesasi tertentu, melainkan tergantung cuaca atau kondisi danau. Biasanya, tiga hingga enam bulan sekali. Tradisi ini, diikuti ribuan orang: dewasa, remaja, dan anak-anak. Pesertanya bukan hanya masyarakat setempat, tetapi juga dari desa tetangga, bahkan warga dari kabupaten/kota tetangga. Mematah Danau dilakukan bila air danau dinilai melimpah. Bergotong royong, warga menggali pasir pemisah danau dan pantai untuk mengalikannya ke pantai. Setelah air danau kering, warga bergegas menangkap ikan, udang, dan kepiting. sumber : h...

avatar
Aze
Gambar Entri
Legenda Danau Dendam Tak Sudah
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Pada zaman dahulu tersiarlah kisah muda-mudi yang saling jatuh cinta. Si gadis bernama Esi Marliani dan si perjaka sering dipanggil Buyung. Esi si gadis jelita bunga desa, Buyung pria tampan perkasa terkenal dengan keberaniannya. Kisah-kasih mereka sangat indah dan mempesona. Rasa cinta mereka ditunjukkan dengan ekspresi diri yang terkadang tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Seolah dunia ini hanya milik berdua. Suatu hari di hamparan padang ilalang dan pohon-pohon cempedak yang sedang berbuah, mereka memadu kasih. Berdua bernyanyi dan bersenda gurau. Canda tawa membuat iri setiap orang yang melihatnya. Termasuk para hewan penghuni hutan, rusa, tupai, dan biawak menyaksikan pertunjukan kemesraan dua insan yang sedang kasmaran. Tak urung, mereka saling mengejar dan berkeliling mengitari pohon cempedak. Akar-akar pohon beringin pun tidak dapat mengingkari besarnya cinta mereka ketika tangan-tangan penuh kelembutan sang gadis dibarengi ketangkasan sang perjaka, memegang kuat ak...

avatar
Roro
Gambar Entri
Umang-uman
Alat Musik Alat Musik
Bengkulu

Anak umang adalah salah satu lagu khas Bengkulu. Umang adalah nama yang umum disebut untuk anak laki-laki di Bengkulu.   Informasi Lagu Anak Umang Judul : Anak Umang Pencipta : Daerah : Bengkulu Golongan : lagu daerah / lagu wajib daerah   Lirik Lagu Anak Umang Ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang Ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang Tebo leceak be pagar pinang Tebo dawen be deret bae Api madeak gicolak senang Cuma babagei tenimo bae Ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang Ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang Karang tinggei nak lubuk tabah Dalen belek kak tabeak penanjung Amen cigei indok ngen bapak Awei ba kacang gi pateak junjung Ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang Ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang Ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang Ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang Keleak doo si burung po...

avatar
Roro
Gambar Entri
Ibo
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Bengkulu

Lirik Lagu Ibo, Lagu daerah Dari Bengkulu Ibo…oi ibo Atie ku ibo… Kwaei bi cigei sepasoak bi laleu Ibo…oi ibo Anak ku ibo… Anak ku suang bi cigei kulo Oi…alang ke malang Alang ke malang nasib ku iyo oi…alang ke saro Alang ke saro idup ku iyo Idup bekinai nak ipe bae Malang ko nasib ku temaen bae Oi…alang ke malang Alang ke malang nasib ku iyo oi…alang ke saro Alang ke saro idup ku iyo Idup bekinai nak ipe bae Malang ko nasib ku temaen bae Ibo…oi…ibo Atie ku ibo Idupku peset api ginamen idupku peset api giname Sumber : https://lirik-okee.blogspot.com/2018/02/lirik-lagu-daerah-bengkulu.html

avatar
Roro
Gambar Entri
Jibeak Awieo
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Bengkulu

Lirik Lagu Jibeak Awieo - Bengkulu Lak mumei coade lapen, ade lapen pucuk ubei Lak betunak coade lawen ade lawen semulen tuwei Lak betunak coade lawen, ade lawen semulen tuwei   Jibeak weo, jibeak weo jibeak weo weo Jibeak weo, jibeak weo jibeak weo weo   Jangan Begitu Mau makan tak berlauk, ada lauk pucuk ubi Mau beristri tak ada jodoh, ada jodoh perawan tua (2x)   Jangan begitu, jangan begitu, jangan begitu-begitu (2x)   Anak ikan dipanggang saja, mau digulai tak bergaram Anak orang dipandang saja, mau dipinang tak berduit (2x)     Jangan begitu, jangan begitu, jangan begitu-begitu (2x) Sumber : https://lirik.kapanlagi.com/artis/bengkulu/jibeak-awieo/

avatar
Roro